Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengelolaan Anggaran UMKM Menghadapi Tatanan Kehidupan Baru Covid 19 Desa Banjasari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik Aristha Purwanthari Sawitri; Widhayani Puri S; Moch Munir Rachman; Bayu Adi; Nurdina
Ekobis Abdimas Vol 1 No 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.1.2.3061

Abstract

Pandemi Covid 19 yang telah melanda berbagai negara mengakibatkan beberapa dampak permasalahan keuangan khususnya bagi pelaku usaha. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar pelaku usaha kecil menengah tetap bertahan menghadapi tatanan kehidupan baru covid 19, salah satunya dengan memmberikan relaksasi pajak dan kredit. Pelaku usaha memiliki tantangan besar dalam menghadapi tatanan kehidupan baru covid 19. Hal yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha yaitu dengan melakukan evaluasi mengenai kinerja usahanya melalui analisis laporan keuangan. Laporan arus kas ini merupakan laporan yang memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar dari sebuah usaha dalam periode tertentu. Laporan arus kas dapat memberikan informasi mengenai kemampuan usaha dalam menghasilkan kas dari kegiatan operasi, mempertahankan serta meningkatkan kapasitas operasi dan kemampuan memeuhi kewajiban keuangan. Laporan arus kas ini bermanfaat bagi pelaku UMKM untuk mengevaluasi kegiatan oeprasi selama periode tertentu dan membantu pemilik usaha untuk membuat perencanaan aktivitas pendanaan dan investasi di masa mendatang. Berdasarkan pada permasalahan tersebut maka tim melalui kemitraan antara akademisi dan pelaku UMKM melakukan penyulukan mengenai pengetahuan pengelolaan anggaran (manajemen keuangan) melalui penyusunan laporan arus kas. Kegiatan ini dilakukan dengan harapan pelaku UMKM dapat bertahan di tatanan kehidupan baru Covid-19. Kata Kunci: Pengelolaan anggaran, Laporan Keuangan, Pengambilan Keputusan
Meningkatkan Pangsa Pasar UMKM Di Desa Banjarkemantren, Kabupaten Sidoarjo Melalui Digital Marketing Mochammad Munir Rachman; Aristha Purwanthari Sawitri; I Made Bagus Dwiartha; R. Bambang Dwi Waryanto
Ekobis Abdimas Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.1.3908

Abstract

Usaha pada sektor UMKM di desa Banjarkemantren yang ditekuni oleh para pelaku usaha home industry belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal. Karena pelaku usaha rumahan memasuki pangsa pasar di era pandemi, agak sulit terutama dalam cara memasarkan produk olahannya. Observasi ini dilakukan dengan metode eksplanatif terhadap 15 pelaku usaha rumahan. Hasil temuan menunjukkan bahwa sebagian warga Desa Banjarkemantren belum memahami penggunaan media sosial sebagai sarana penjualan produk olahan rumah tangga. Dukungan tim dalam menggunakan media sosial untuk berkreasi dan memberikan informasi kepada konsumen antara lain melalui BBM (blackberry Messenger), FB (Facebook), WA (Whatsapp), IG (Instagram), Youtube, email dan Tik Tok, sangat positif dengan penggunaan tersebut. dari pemasaran digital. Oleh karena itu, peluang seperti ini sangat bagus, dan warga tidak merasa kehilangan kesempatan yang bermanfaat untuk menimba ilmu tentang teknologi digital. Warga desa sebagai pelaku bisnis mendapatkan pembinaan dan pelatihan dari tim dalam memanfaatkan digital marketing. Hal ini menjadi salah satu cara untuk membangkitkan semangat para pengusaha home industry dalam meraih kesuksesan bisnis melalui digital marketing.
Pendekatan Sales Booster Dan Marketing Dalam Upaya Optimalisasi Usaha Di Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Dukuh Menanggal Kecamatan Gayungan Kota Surabaya Tahun 2021 Yuli Kurnia Firdausia; Sugijanto Sugijanto; Teguh Purwanto; Edy Sulistiyawan; Moch. Munir Rachman
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4997

Abstract

Mayoritas UMKM sebesar 82,9% merasakan dampak negatif dari pandemi ini dan hanya 5,9% yang mengalami pertumbuhan positif. Kondisi Pandemi ini bahkan menyebabkan 63,9% dari UMKM yang terdampak mengalami penurunan omzet lebih dari 30%. Hanya 3,8% UMKM yang mengalami peningkatan omzet. Beruntung dengan di era sekarang ini hidup kita sudah erat dengan globalisasi dan kemajuan yang pesat dalam bidang teknologi. Hal ini dikarenakan dengan kemudahan mengakses komunikasi yang dapat mengikis ruang dan waktu, sehingga orang dari seluruh dunia dapat berinteraksi dengan mudah melalui internet, termasuk interaksi jual beli antara penjual dan pembeli. Dengan menggunakan media sosial sebagai sales booster, para pelaku UMKM meningkatkan penjualan mereka. Kelurahan Dukuh Menanggal Kecamatan Gayungan Kota Surabaya, adalah salah satu wilayah kelurahan di kota Surabaya yang berada di jalan Dukuh Menanggal XII/6 Surabaya. Warga Dukuh Menanggal yang mempunyai pendapatan perkapita rendah juga mengakibatkan kemampuan Sumber Daya Manusia ( SDM ) menjadi rendah. Maka dari itu ada benarnya dilakukan pemberdayaan pedagang kaki lima dan para pelaku UMKM di Dukuh Menanggal. Hal ini menjadi latar belakang Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk menjadikan Desa Dukuh Menanggal Surabaya sebagai tempat untuk pengabdian masyarakat.
Pentingnya Penerapan Pola Pikir Entrepreneurship Pada Masyarakat Guna Menghadapi Kehidupan Normal Baru Evita Purnaningrum; Sutama Wisnu Dyatmika; Moch. Munir Rachman; Bayu Adi; Sigit Prihanto Utomo
Ekobis Abdimas Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fase Pemulihan setelah pandemi terjadi di berbagai sektor dan seluruh lapisan masyarakat. Berbagai cara dilakukan untuk memperbaiki keadaaan terutama perekonomian dan mengkaji apa solusi yang tepat untuk preventif terkait pandemi. Salah satunya adalah peningkatan kegiatan wirausaha di masyarakat yang berakar di area keluarga. Untuk itu diperlukan penanaman pola pikir terkait wirausaha yang dapat dikelola sendiri oleh keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan informasi dan pengetahuan terbaru terkait wirausaha yang mudah dan mampu mempertahankan perekonomian rumah tangga di saat kondisi lingkungan yang tidak stabil. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memiliki keinginan dan ide usaha yang dikembangkan sebagai produk home industri.
Strategi Peningkatan Penjualan Melalui Packaging Produk Yang Menarik Pada Umkm Di Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik Siti Samsiyah; Eddy Sulistyawan; Moch. Munir Rachman; Sigit Prihanto Utomo
Ekobis Abdimas Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.3.2.6703

Abstract

ABSTRAK Persaingan yang muncul antar perusahaan merupakan sebuah respon dari kemajuan industri yang berkembang sangat pesat. Persaingan tersebut yang membawa perusahaan berlomba dalam menyediakan kebutuhan masyarakat di pasar agar bisa bertahan dalam persaingan. Setiap perusahaan tentunya memiliki visi dan misi yang berbeda-beda untuk terus berkembang dan mendapatkan keuntungan. Persaingan yang muncul tersebut menghadirkan sebuah permasalahan baru bagi para pelaku UMKM dimana saat ini semua masyarakat berlomba-lomba untuk mempelajari teknik packaging yang baik dengan tujuan menarik minat masyarakat untuk membeli produk yang ditawarkan oleh UMKM. Strategi penjualan harus bisa memberikan motivasi dalam kemasan sebuah produk memiliki peran penting dalam proses penjualan, karena dengan adanya sebuah kemasan tersebut produk yang ditawarkan oleh UMKM memiliki branding untuk membedakan dengan produk lain. Program pengabdian kepada masyarakat mendapat respon positif dari pelaku UMKM, ibu-ibu PKK, dan warga setempat. Hasil program yang telah dilaksanakan menunjukkan peningkatan pengetahuan strategi peningkatan penjualan dan packaging produk pelaku UMKM untuk memasarkan produknya
Strategic Transformation In Uncertain Situation For UMKM At Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik Edy Sulistiyawan; Siti Isthikoroh; Untung Lasiyono; Moch. Munir Rachman; M. Afrizal Miradji; Noerchoidah; Imam Chambali; Ali Hasan
Ekobis Abdimas Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.3.2.6818

Abstract

The PPM program carried out by a team of lecturers and students at the Adi Buana PGRI Graduate School, Surabaya, has had a positive impact on MSME actors in Banjarsari Village, Cerme District, Gresik Regency in dealing with the current uncertain situation. So that MSME actors can anticipate situations that occur for the existence of MSME businesses. The PPM program began in the post-pandemic period for MSMEs in Banjarsari Village, Cerme District, Gresik Regency to anticipate uncertain business situations, a strategy was needed that was able to enable MSMEs to anticipate uncertain economic conditions. Uncertainties like today (and for who knows how long) make it difficult for many MSMEs, so they need to review and reformulate their strategic plans. The ability of MSMEs to deal with uncertain economic situations and conditions keeps MSMEs running well. The method for implementing the PPM program is carried out in several stages, namely: counseling, mentoring, and evaluation of implementation. Activities that can be carried out to improve the ability to implement the strategy are: 1). Innovation; 2). Collaboration ; 3). Experience; 4). Infrastructure Modernization; 5). Success of Operational Process; 6).Information and Insights.
Pelatihan Pajak UMKM Sebagai Sarana Peningkatan Kepatuhan Pajak Rina Fariana; Edy Sulistiyawan; Moch. Munir Rachman; Yuni Sukandani
Ekobis Abdimas Vol 4 No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia. UMKM merupakan penyokong terbesar dalam penerimaan negara. UMKM yang terus berkembang, artinya juga akan terus meningkatkan perekonomian negara dari sisi penerimaan pajak. Namun penerimaan negara ini menjadi tidak maksimal jika penerimaan pajak tidak maksimal. Penyebab tidak maksimalnya penerimaan pajak karena ketidaktahuan mayarakat akan perpajakan atau kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Seperti halnya di lingkungan Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo sudah banyak warganya yang bekerja di bidang pengelolaan UMKM. Pada saat tim PPM FEB Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo ditemukan banyak pelaku UMKM yang masih belum paham mengenai kewajibannya untuk membayar pajak. Mereka merasa tidak paham atau takut salah sehingga kewajiban mereka untuk membayar pajak jadi terabaikan. Maka dari itu tim PPM FEB Universitas PGRI Adi Buana Surabaya memberikan pembekalan mengenai materi pelatihan pajak UMKM. Tujuan dari kegiatan ini yaitu membuka pikiran peserta akan pentingnya membayar pajak sebagai upaya ikut serta dalam pembangunan ekonomi negara dan menghindari sanksi pajak maupun pajak berganda. Hasil kegiatan ini yaitu setelah dilakukan pembekalan oleh Tim PPM FEB Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, pelaku UMKM di lingkungan Kelurahan Taman menjadi paham pentingnya pembayaran pajak. Pelaku UMKM di lingkungan Taman mampu mengimplementasikan penghitungan tarif dan pembayaran pajak. Mereka juga paham bahwa diperlukannya surat keterangan bagi mereka yang menjual barang kepada pihak ketiga.
Pentingnya Public Speaking Dan Negoisasi Bisnis Bagi UMKM Desa Wage Kecamatan Taman-Sidoarjo Noerchoidah; Nurdina; Yuli Kurnia Firdausia; Moch. Munir Rachman; R Bambang D W
Ekobis Abdimas Vol 4 No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.4.2.8318

Abstract

Perkembangan UMKMi di Indonesia sebagai salah satu faktor yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Banyak faktor yang menjadi permasalahan dalam peningkatkan UMKM salah satunya yaitu kemampuan berkomunikasi yang menjadi sarana membangun kerja sama dan memperluas jaringan yaitu public speaking dalam promosi produk dan kemampuan bernegosiasi. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, bahwa public speaking dan negosiasi sangat penting bagi perkembangan dan peningkatan kinerja UMKM. Metode yang digunakan untuk penyampaian materi yaitu metode ceramah yang diberikan dalam penyuluhan dan pendampingan. Alur kegiatan terstuktur mulai dari observasi, persiapan, penyuluhan, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang disampaikan tentang public speaking dan kemampuan bernegosiasi. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarkat menunjukkan antusiasme peserta yang cukup baik. Selain itu, pelatihan keterampilan public speaking dan negosiasi juga berdampak positif pada kepercayaan diri dan motivasi para pelaku UMKM. Mereka merasa lebih percaya diri dalam mempresentasikan produk atau layanan mereka di depan publik, dan kemampuan negosiasi yang cukup baik dengan pihak konsumen yang dapat membantu dalam memperluas jaringan bisnis dan memperoleh peluang baru.
THE EFFECT OF COMPENSATION ON JOB SATISFACTION AND EMPLOYEE PERFORMANCE: Study on Employees of PDAM “Delta Tirta” Sidoarjo Rachman, Mochammad Munir
Acitya Wisesa: Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 Issue 1 (2022)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.492 KB) | DOI: 10.56943/jmr.v1i1.29

Abstract

Human resource in this era is important of its benefit because by the development of technology, it will force company side to accommodate the quality of labor as an essential requirement of labor (the employees) can be exploited as maximum for the efficacy of company, of course this matter relate to giving of compensation to employees. It is because employees compensation of company cannot fully improve activity of work that conducted to yield high achievement yet because the result did not influence by store; giving a bonus salary, main salary and also subvention as standard of work and also to the skilled person, therefore there is a need of consideration to company of including the role of companies head did not able to give compensation as a facility which will able to improve employee work performance and employees job satisfaction.
Pengelolaan SDM Menuju Digitalisasi Marketing: Optimalisasi Potensi UMKM Noerchoidah; Nashrudin Latif; Moch. Munir Rachman; Mutiara Rachma Ardhiani; Dicky Surya Putra Pradana
Ekobis Abdimas Vol 5 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.5.1.9160

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat cepat mengubah peran manusia dalam melakukan pekerjaan dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Menghadapi lingkungan yang sangat dinamis, pelaku UMKM dituntut untuk mampu menghadapi tantangan utamanya menghadapi kemajuan teknologi digital yang sangat pesat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu memberikan pengetahuan pengelolaan SDM untuk menuju digitalisasi marketing, salah satunya pemberian pelatihan bagi pelaku UMKM untuk membuka wawasan dan menambah ilmu mengenai dunia marketing dengan memanfaat dunia digital untuk meningkatkan kinerja UMKM di Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman – Sidoarjo. Saat ini, ditemukan masih terdapat UMKM dalam pengelolaan usahanya masih melayani secara konvensional. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan pengelolaan SDM kepada UMKM, salah satunya melalui pemberian pelatihan digital marketing. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari observasi, persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi pelaksanaan. Hasil pengabdian diharapkan bisa memotivasi dan menciptakan SDM yang unggul di era digitalisasi untuk memahami pengetahuan tentang pentingnya digitalisasi marketing, memberikan pelatihan seperti pembuatan Facebook, Instagram, Linkedln, blog, web yang bermanfaat dalam memperluas jaringan bisnis dan memperoleh peluang baru.