Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Community Empowerment Through Tourism Awareness Group (POKDARWIS): Study On The Development Of Pasir Putih Tourism Village (WPP) In Dalegan Village, Panceng Sub-District, Gresik Regency Islamiyah, Mufidatul; Ariefianto, Lutfi; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 8 No 1 (2024): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v8i1.49169

Abstract

This study aims to identify and describe community empowerment efforts through tourism awareness groups (POKDARWIS) in the development of Pasir Putih Tourism villages (WPP) in Dalegan Village, Panceng Sub-District, Gresik Regency. This study uses a descriptive type of research with a qualitative approach. Determination of the location using a purposive area, located in the Pasir Putih Tourism Village, Dalegan Gresik. The technique of determining the informants is purposive sampling, for data collection using interview, observation and documentation techniques. Checking the validity of the data using the observation extension technique, increasing persistence, triangulation data source and triangulation technique. Data analysis uses the Miles and Huberman model which includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that community empowerment efforts have been carried out quite well through three stages, called enabling, empowering, and protecting. The development of this tourist village is driven by the natural and cultural potential, the physical environment, and the economic potential which have been utilized quite well through the actions taken by Pokdarwis so as to be able to develop potential in the community.
SANTRI RECEPTION AGAINST SAMADIYAH RECITATION TO FREE THE CORPSE FROM THE TORMENT OF THE GRAVE Romziana, Luthviyah; Fatimah, Fatimah; Putri, Amelia; Fajarwati, Linda
MUSHAF: Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan Vol 2, No 2 (2022): Living Qur'an and the Holy Book of Religions in Indonesia
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/mushaf.v2i2.3306

Abstract

Today, the Qur’an is not only studied textually but has begun to be examined in the dialectical realm, which is familiar with the term living Qur’an. This can be highlighted through the reading of S}amadiyah (100,000 Sūrah Al-Ikhlāṣ), which has become a tradition in the archipelago, including the students of the Al-Lathifiyah area of the Pondok Pesantren Nurul Jadid in Paiton Probolinggo. This study aims to analyze the reception of students in the Al-Lathifiyah region towards the reading of S}amadiyah addressed to people who have died. These activities are carried out within a certain period using calculating tools such as prayer beads, coffee, corn, etc. The reading of the S}amadiyah is believed to be an intermediary for releasing the corpse from the torment of the grave. The meaning of reading S}amadiyah implies a desire to be able to atone for the sins of people who have died. In this study, we used qualitative research with a phenomenological approach. The data collection techniques we use are observation, interviews, and documentation. From the reception of the students of the Al-Lathifiyah region towards the tradition of reciting S}amadiyah for the dead, it can be concluded that the reading of S}amadiyah can send blessings to those who have died so that they can atone for the torment of the grave and their sins.
Keberdayaan Pemuda Melalui Gerakan Pendidikan Etika Lingkungan Dalam Komunitas Garis Pena Jember Nuranita, Wilda Tsani; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 2 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i2.16782

Abstract

Krisis etika lingkungan pada manusia saat ini memiliki pengaruh besar dalam kerusakan lingkungan. Perlu ditegaskan pula bahwa peran pemuda saat ini sangat berpengaruh dalam kondisi lingkungan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tempat yang dipergunakan untuk penelitian berada di Komunitas Garis Pena Jember. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling kemudian teknik dalam memperoleh data dari informan atau teknik wawancara menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Supaya derajat kepercayaan terhadap data menjadi tinggi maka digunakan teknik peningkatan ketekunan, perpanjangan keikutsertaan, triangulasi. Analisis data dilakukan dengan analisis sebelum di lapangan dan analisis di lapangan. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah terdapat dua ukuran pemuda berdaya, yaitu kesadaran dan keinginan untuk berubah serta kerjasama dan solidaritas antar anggota. Demi tercapainya dua ukuran keberdayaan tersebut Komunitas Garis Pena Jember menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah dan strategi pembelajaran kooperatif sedangkan metode yang mereka gunakan yaitu metode diskusi dan metode pressing
PERAN INSTRUKTUR PROGRAM MOBILE TRAINING UNIT TERHADAP KEBERDAYAAN PESERTA PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR DI UPT PELATIHAN KERJA KABUPATEN JEMBER Mukharromah, Maysaratul; Imsiyah, Niswatul; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 2 (2018): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i2.8785

Abstract

Salah satu programnya adalah Mobile Training Unit kejuruan budidaya jamur yang berada di Desa Kasemek. Program Mobile Training Unit sering disebut dengan MTU, MTU adalah program pelatihan yang tumbuh dari bawah (bottom-up) yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat. Program MTU berfungsi untuk melatih para pencari kerja dan pengangguran di daerah pelosok. Program MTU mempunyai beberapa komponen penting dalam pelaksanaannya, salah satunya adalah instruktur. Instruktur mempunyai peran yang sangat penting selama proses pelatihan berlangsung untuk meningkatkan SDM peserta pelatihan sehingga secara langsung berdampak pada tingkat keberdayaan masyarakat Desa Kasemek. Perumusan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran instruktur program MTU terhadap keberdayaan peserta pelatihan?. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peran instruktur MTU terhadap keberdayaan peserta pelatihan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, dengan metode kualitatif. Tempat digunakan sebagai penelitian berada di Desa Kasemek yang merupakan salah satu desa binaan UPT Pelatihan Kerja. Alasan tempat yang digunakan di Desa Kasemek yaitu penelitian berdasarkan metode Purposive Area. Teknik penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Adapun teknik keabsahan data yakni perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, dan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yakni, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan analisis data tersebut bahwa instuktur program MTU mempunyai peran yaitu fasilitasi dan edukasi. Melalui peran instruktur yang optimal dalam pelaksanaan MTU dapat mendorong peserta menuju kemandirian yaitu mampu berwirausaha dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan MTU. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa instruktur mempunyai peran yaitu peran fasilitasi dan edukasi. Saran dari penelitian untuk peneliti selanjutnya adalah fokus kajian penelitian yang hendaknya diteliti mengenai dampak pelatihan MTU terhadap keberdayaan peserta pelatihan
Peran Pelatihan Tata Kecantikan Rambut Terhadap Peningkatan Sikap Kewirausahaan Peserta Pelatihan Di Lembaga Kursus Dan Pelatihan Atika Bondowoso Agustina, Ferra Dwi; Indrianti, Deditiani Tri; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 2 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i2.16799

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran Pelatihan Tata Kecantikan Rambut Terhadap Peningkatan Sikap Kewirausahaan Peserta Pelatihan Di Lembaga Kursus Dan Pelatihan Atika Bondowoso. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan tempat penelitian menggunakan teknik purposive area yaitu bertempat di LKP Atika Bondowoso. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian terdiri atas data primer dan sekunder. Data primer yang diperoleh dari wawancara dan observasi pada informan dan data sekunder diperoleh dari dokumentasi dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan peran pelatihan rambut dapat meningkatkan sikap kewirausahaan peserta pelatihan
Literasi Kesehatan Fisik Melalui Pembelajaran Area Putra, Firdaus Ferdhiansyah; Indrianti, Deditiani Tri; Alkornia, Sylva; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6 No 2 (2022): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v6i2.34390

Abstract

Literasi kesehatan fisik adalah pengetahuan yang mengenai kesehatan secara fisik. Literasi kesehatan sangatlah perlu dilakukan di masa new normal ini. Selain mengenai literasi kesehatan adapun juga mengenai peran nutrisi dan gizi. Mengingat anak usia dini mudah terkena penyakit jika imun di tubuh kita menurun. Namun, para orang tua disini masih saja kurang memperhatikan tentang kesehatan anak. Tujuan penelitian ini yakni mengedukasi orang tua dan anak melalui model pembelajaran area yang mencakup bermain peran dan juga perkembangan kognitif di SPS Bina Sejahtera Kota Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ditentukan dengan teknik purposive area dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan snowball sampling. Informan penelitian terdiri dari informan kunci yaitu kepala sekolah dan pendidik, dan informan pendukung yakni para orang tua. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi (triangulasi sumber, teknik dan waktu) dan perpanjangan pengamatan. Teknik analisis data menggunakan reduksi data setelah itu penyajian dan verifikasi data, adapun hasil dari penelitian ini yaitu para orang tua dan anak usia dini dapat menangkap penjelasan literasi kesehatan yang melalui model pembelajaran area yang mencakup bermain peran dan kognitif
Perempuan Dalam Tumbuh Kembang Anak (Studi Motivasi Belajar Anak Di Era Revolusi Industri 4.0) Ramadhani, Yenny Suci; Indrianti, Deditiani Tri; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6 No 1 (2022): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v6i1.30843

Abstract

Tujuan penelitian ini membahas tentang Peran Perempuan dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak di Era Revolusi Industri 4.0 di Dusun Bandaran, Desa Sukorejo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti menentukan informan penelitian menggunakan pendekatan Purposive Sampling, sedangkan untuk menggali data menggunakan metode Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yaitu peneliti itu sendiri yang disebut sebagai human instrument. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas yakni ketekunan pengamatan serta triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunanakan teori Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data verifikasi data. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa perempuan melakukan peran sebagai pemenuh kebutuhan, role model, serta menstimulasi anak dalam menggunakan media digital guna memotivasi pembelajaran anak di era revolusi industri 4.0.
HUBUNGAN ANTARA PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN KREATIVITAS PESERTA PELATIHAN HANTARAN LEVEL I DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN HANTARAN PARCELIA KABUPATEN JEMBER Hasanah, Duriyatul; Imsiyah, Niswatul; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 1 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i1.13523

Abstract

Bahan ajar merupakan komponen penting yang sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran. Pengembangan terhadap bahan ajar akan berpengaruh pada peningkatan kemampuan serta keterampilan peserta pelatihan, inovasi terhadap bahan ajar akan memunculkan ide-ide baru atau kreasi-kreasi baru berupa produk hantaran dari peserta pelatihan. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data menggunakan angket atau kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi tata jenjang yang dibantu dengan menggunakan alat bantu SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) seri 24.0. Adapun hasil korelasi yang diperoleh yakni sebesar 0,685 atau 46,92% dengan kategori tinggi untuk pengembangan bahan ajar dengan kreativitas peserta, 0,667 atau 44,48% dengan kategori tinggi untuk kurikulum dengan kreativitas peserta, 0,592 atau 27,98% dengan kategori cukup untuk karakteristik peserta dengan kreativitas peserta, dan 0,678 atau 45,96% dengan kategori tinggi untuk sarana dan prasarana dengan kreativitas peserta. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengembangan bahan ajar dengan kreativitas peserta pelatihan hantaran level I di Lembaga Kursus dan Pelatihan Hantaran Parcelia Kabupaten Jember. Saran dari penelitian ini yaitu bagi pengelola adalah perlunya peningkatan kedisiplinan pada peserta pelatihan sehingga penggunaan waktu yang fleksibel dapat berjalan dengan baik Bagi peneliti selanjutnya yaitu disarankan agar melakukan penelitian lanjutan mengenai faktor-fator yang menjadi permasalahan dalam pengembangan bahan ajar dalam pendidikan nonformal
PEMBENTUKAN SELF DIRECTION MELALUI PEMBELAJARAN METODE PRAKTEK PADA PELATIHAN OTOMOTIF DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PELATIHAN KERJA JEMBER Sri, Miftah Dini Sulas; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 2 (2018): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i2.8787

Abstract

Setiap individu dituntut untuk memiliki keterampilan agar dapat bersaing dalam dunia kerja. Namun banyak individu yang memiliki keterampilan tetapi tidak mampu menentukan arah dan tujuan yang ingin dicapainya. Hal tersebut muncul akibat kurangnya pengalaman, maka perlu adanya suatu latihan yang tidak hanya melibatkan aspek psikomotorik namun melibatkan aspek kognitif yang dapat memunculkan inisiatif dan sikap mandiri dalam diri individu. Ketika seorang individu bertanggung jawab untuk merencanakan, memulai dan melaksanakan pembelajarannya sendiri, perilaku tersebut disebut sebagai Self Direction. Tujuan penelitian untuk mengetahui pembentukan Self Direction melalui pembelajaran metode praktek pada pelatihan otomotif di UPT pelatihan Kerja Jember. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ditentukan menggunakan teknik Purposive Area, dan informan penelitian ditentukan menggunakan teknik Snowball Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peserta memiliki kesiapan belajar dalam mengikuti proses pembelajaran, memahami proses pembelajaran, mengerti akan kekurangan dan kesulitan yang dihadapi, mampu mengerjakan tugas secara mandiri, peserta mengaplikasikan hasil pelatihan untuk bekerja di bidang otomotif maupun menjadikannya sebagai peluang berwirausaha. Proses pelatihan yang dilakukan dapat membentuk kemampuan mengarahkan diri bagi peserta
Implementasi Proses Pelatihan Otomotif Di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Anugerah Lumajang Ningsi, Tri Juniar; Ariefianto, Lutfi; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5 No 2 (2021): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v5i2.30810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelatihan otomotif di LKP Anugerah Lumajang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian yaitu di LKP Anugerah Lumajang dengan menggunakan teknik purposive area. Teknik dalam menentukan informan penelitian yaitu menggunakan puposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dilakukan dengan menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data dalam penelitin ini dilakukan dengan teori Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa proses pelatihan otomotif di LKP Anugerah Lumajang mencakup analisis kebutuhan, seleksi peserta, penentuan materi pelatihan, seleksi instruktur, penentuan prinsip pembelajaran, penentuan metode pembelajaran, dan evaluasi