Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Heavy Metal Removal from Wastewater Using Synthesized Silicate-1 Nanocrystal Muhammad, Syaifullah; Syahputra, Edy; Nasrullah, Nasrullah; Suraiya, Suraiya; Wang, Shaobin; Tade, Moses O.
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Particle size reduction of zeolite to the nanometer scale leads to substantial changes in the properties of zeolite which make them promising materials for many applications including adsorption. Zeolite silicate-1 Nanocrystal was synthesized at temperatures of 800C, 1200C and 1500C by adding tetrapropylammonium hydroxide (TPAOH) into silica sources. The synthesis mixtures are 2TPAOH: 0.15Na2O: 4.5Si: 382H2O: 51EtOH (TEOS as silica source) and 2TPAOH: 0.15Na2O: 6SiO2: 532H2O: 51EtOH (Ludox LS as silica source). X-Ray Diffraction (XRD) and Scanning Electron Microscopy (SEM) were used to characterize the synthesised products. The nanosilicate-1 particle size were obtained in range of 119 nm 1678 nm. This research also confirmed that TEOS can make smaller particle size up to 36.43 % than Ludox LS due to an average hydrodynamic diameter of 4 nm of TEOS smaller than Ludox LS of 15-19 nm. In the heavy metal adsorption study, it was found that the adsorption capacity indicated by Qmax (Langmuir) and KF (Freundlic) shows higher Pb2+ adsorption than Cr3+. The maximum adsorption capacities of Pb and Cr at 300C are 131.58 mg/g and 129.87 mg/g, respectively. Further, it can also be seen that the KL values in the Langmuir isotherm indicate the higher selectivity of Pb on silicate-1 zeolite than Cr.Keywords :Adsorption capacity, Heavy metal, Isotherm, Silicate-1 nanocrystal
Development of Hand Sanitizer and Aromatherapy Perfume from Active Components of Patchouli Oil at MSME Ata Gampong Peurada: Pengembangan Hand sanitizer dan Parfum Aromaterapi dari Komponen Aktif Minyak Nilam pada UMKM Ata Gampong Peurada Muhammad, Syaifullah; Isnaini, Nadia; Indra, Indra; Sufriadi, Elly; Ernawati, Ernawati; Nisa, Khairun; Oktasya, Khairina Mutia; Nurul Akmal, Intan; Prajaputra, Vicky; Gusti Vonna, Adinda
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/q6655035

Abstract

Kelompok Ekonomi Produktif AGP (Ata Gampong Peurada) di Banda Aceh menghadapi kendala dalam pengolahan, pemasaran, dan legalitas produk berbasis minyak nilam. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan anggota pelatihan AGP melalui teknologi purifikasi minyak nilam Aceh menggunakan distilasi molekuler untuk menghasilkan minyak berkualitas tinggi, serta formulasi parfum aromaterapi dan hand sanitizer berbasis fraksi berat dan ringan minyak nilam. Dukungan berupa pengadaan mesin mixer, pengisian otomatis, dan pelatihan pemasaran digital membantu AGP memperluas jangkauan produk melalui e-commerce. Hasil program menunjukkan AGP mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 500 botol, pemasaran melalui tiga platform digital, dan mempersiapkan pendaftaran izin edar serta produk inovasi HKI. Program ini mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui produk inovatif yang memenuhi standar pasar dan penguatan kapasitas AGP sebagai kelompok usaha profesional.
Desa Nilam, Aceh: Model Pemberdayaan Petani Nilam Berbasis Klaster Hulu-Hilir untuk Ekonomi Berkelanjutan Irfan Zikri; Muhammad, Syaifullah; Erwan, Friesca; Zaudhatul Ulya; Ernawati; Sofia Keumalasari; Zubir, Awal Aflizal
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20924

Abstract

Background: Aceh merupakan salah satu daerah penghasil minyak nilam (Pogostemon cablin Benth) terbaik dunia yang memiliki keunggulan kadar patchouli alcohol tinggi dan telah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis. Namun, produktivitas dan kualitas minyak nilam yang dihasilkan petani masih rendah akibat keterbatasan teknologi, lemahnya kelembagaan, dan akses pasar yang belum optimal. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui pengembangan Desa Nilam sebagai model peningkatan kapasitas petani dan penguatan ekonomi berkelanjutan. Metode: Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan klaster inovasi hulu–hilir dengan kolaborasi academic–business–government–community-media, meliputi pemetaan calon petani dan calon lahan (CPCL), pembentukan kelembagaan petani Nilam Lhoong Aceh Sejahtera (PP NILAS), pelaksanaan sekolah lapang, penerapan Good Patchouli Farming Practices (GPFP), serta alih teknologi pascapanen dan penyulingan. Hasil: Intervensi yang dilakukan telah menujukkan hasil peningkatan kapasitas petani dalam melakukan praktik budidaya nilam yang baik, perbaikan tata kelola dan manajemen kelembagaan petani, serta penerapan teknologi pascapanen yang mampu meningkatkan kualitas minyak nilam dan mendorong pengembangan produk turunan. Kesimpulan: Model Desa Nilam efektif memperkuat kelembagaan petani, meningkatkan keterampilan dan produktivitas, berpotensi menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, serta berpotensi direplikasi untuk wilayah lain dan komoditas sejenis.