Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Eco Forest Journal

Eksistensi Ekowisata Bissoloro Terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Bissoloro Mukhlishah, Nurul; Muchtar, Andi Asikin; Herawaty; Mas’ud; Mahi, Faizah
Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ecoforest.v1i1.24

Abstract

Keberadaan Provinsi Sulawesi Selatan perlu mendapatkan dukungan dalam mengembangkan untuk pengelolaan kepariwisataan di Indonesia. Tujuan dari studi ini adalah mengetahui potensi ekowisata Bissoloro dan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan berupa survei dengan menggunakan instrumen wawancara dari responden. Purposive sampling digunakan untuk mengambil sampel responden dari 2250 kepala keluarga menggunakan rumus slovin didapatkan 34 responden. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dari data wawancara dan dokumen yang ada. Hasilnya Desa Bissoloro menawarkan sejumlah objek wisata menarik dan menunjukkan bahwa ekowisata memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan tahunan masyarakat Bissoloro yaitu kios, petani jagung, dan kuliner. Usaha kios campuran menjadi penyumbang terbesar dengan persentase 42,65%, diikuti oleh usaha petani jagung (18,96%), dan usaha kuliner (18%). Secara keseluruhan, usaha campuran, petani jagung, dan kuliner menyumbang lebih dari 80% terhadap pendapatan masyarakat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekowisata tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang memikat, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
Analisis Nilai Ekonomi Agroforestri Pekarangan Desa Umpungeng Kabupaten Soppeng Sultan, Dian Mirnawaty; Hasan, Hasnah; Herawaty; Mukhlishah, Nurul; Asjulia
Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ecoforest.v1i1.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai ekonomi berbagai komoditi pertanian di pekarangan rumah masyarakat Desa Umpungeng, Kabupaten Soppeng. Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan survei pada 12 sampel komoditi jenis tumbuhan yang ada di pekarangn masyarakat. Data dikumpulkan melalui survei lapangan dan observasi langsung, dengan fokus pada jenis tanaman agroforestri yang ditemukan di wilayah tersebut. Analisis data yang dipakai adalah nilai ekonomi dari tiap komoditi. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi yang signifikan dalam nilai ekonomi antara berbagai jenis komoditi, dengan komoditi cengkeh dan durian menonjol yang memiliki kontribusi ekonomi tertinggi. Di sisi lain, komoditi lain seperti gamal dan singkong menunjukkan nilai ekonomi yang lebih rendah. Implikasi dari hasil penelitian ini menyoroti pentingnya diversifikasi komoditas pertanian untuk meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat lokal serta merancang strategi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Desa Umpungeng. Kesimpulannya, pemahaman tentang nilai ekonomi komoditi pertanian di pekarangan rumah masyarakat memberikan wawasan yang berharga untuk pengembangan sektor pertanian lokal dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Kontribusi Penyadapan Pinus Terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Gantarang, Sinjai Mukhlishah, Nurul; Jusmin, Jusmin; Syam, Agus Salim; Sultan, Dian Mirnawaty
Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ecoforest.v1i2.31

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence pine resin production, income of tappers, and the contribution of tapping activities to household income in Gantarang Village. The research used a quantitative approach with survey methods, interviews, and direct observation of 15 respondents of pine resin tappers. Data collected included sap production, tapping costs, revenue, and income from other sectors. Analysis was conducted descriptively and quantitatively to evaluate the contribution of tapping to total household income. The results showed that pine resin production is influenced by internal factors such as tree health, diameter, and genetics, as well as external factors such as tapping methods and tapping location distance. The average annual income from tapping reached IDR 23,267,200, contributing 37.36% to total household income. Income from other sectors, especially agriculture, contributed more, at 62.64%. Overall, tapping activities provide significant benefits as an additional source of income for farmers, especially when facing the risk of crop failure due to climate change. The implications of this study indicate the importance of pine resin tapping as part of rural communities' income diversification. Optimizing production and accessibility of tapping locations through government support can increase the sector's contribution to the household economy, thereby supporting the economic sustainability of local communities.