Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Budidaya Lebah Trigona Sp. Upaya Meningkatkan Produktivitas Masyarakat Dusun Tretes Sekitar Khdtk Pujon Hill Febri Arif Cahyo Wibowo; Muhammad Rhino Ramadhan; Bintang Adji Saputra; Destara Destara; Moh. Syarief Hidayatulloh; Fadhillah Rachmania Kusumaningrum; Nirmala Ayu Aryanti
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v4i2.6779

Abstract

Lebah Trigona sp. merupakan jenis lebah yang menghasilkan madu klanceng dan mudah dibudidayakan di Indonesia. Salah satu daerah yang berpotensi untuk dapat dibudidayakan yaitu di Dusun Tretes yang terletak pada kondisi lahan pegunungan berada disekitar kawasan hutan. Sebagian besar masyarakatnya bekerja pada sektor pertanian dan peternakan yang memanfaatkan sumberdaya dalam kawasan KHDTK Pujon Hill. Produk budidaya lebah berupa madu klanceng bertujuan untuk meningkatkan aktivitas harian serta perekonomian masyarakan dusun Tretes. Mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan pada lahan kosong, kebun atau lahan-lahan kering sehingga mengalihkan perhatian masyarakat beraktivitas dalam kawasan hutan. Pelaksanaan program diawali dengan koordinasi dengan pihak dusun Tretes dimana melibatkan ketua dusun Tretes serta Kepala Desa Bendosari sebagai tahap awal perizinan kegiatan dilaksanakan. Selanjutnya pelaksanaan sosialisasi dan pembekalan budidaya lebah yang telah kami pelajari dari peternak lebah professional dan proses meonitoring budidaya lebah.
Analisis Kandungan Timbal (Pb) pada Daun Pterocarpus indicus dan Mimusops elengi di Jalan Protokol Kabupaten Banyuwangi Febri Arif Cahyo Wibowo; Amir Syarifuddin; Andy Danang Pratama
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 3 (2024): May 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.3.687-692

Abstract

Pencemaran udara merupakan isu lingkungan yang penting pada kawasan perkotaan khususnya senyawa timbal (Pb) yang berasal dari aktivitas kendaraan bermotor yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Besarnya pengaruh negatif Pb sehingga dibutuhkan upaya dalam menanggulanginya yaitu menggunakan tanaman peneduh jalan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan timbal (Pb) yang terserap di daun angsana dan tanjung serta melihat posisi daun yang efektif dalam menyerap timbal (Pb). Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2023 yang bertempat di Jalan Letjen S Parman Kabupaten Banyuwangi untuk pengambilan sampel daun dan Laboratorium Kimia Universitas Negeri Malang untuk analisis kandungan Pb. Metode penelitian ini menggunakan purposive random sampling dengan tiga kali ulangan pada setiap jenis tanaman. analisis kandungan timbal (Pb) pada daun menggunakan alat Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Analisis data yang digunakan yaitu dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu kandungan timbal (Pb) tertinggi terletak di tanaman angsana sebanyak 0,1029 ppm dan terendah di tanaman tanjung sebesar 0,0704 ppm. Berdasarkan letak posisi daun di tanaman angsana pada tajuk bawah bagian tengah memiliki kandungan Pb lebih tinggi dibandingkan bagian depan dan belakang, sedangkan di tanaman tanjung pada tajuk bawah bagian depan memiliki kandungan Pb lebih tinggi dibandingkan bagian tengah dan belakang. Perbedaan kandungan timbal (Pb) pada kedua tanaman tersebut dapat disebabkan oleh faktor internal tanaman (fisiologis dan morfologis) serta faktor eksternal (intensitas kendaraan, suhu, kelembapan, dan kecepatan angin).
Mitigasi Emisi Gas Metana: Identifikasi Bakteri Metanotrof pada Sistem Agroforestri di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Pujon Hill Waskitho, Nugroho Tri; Wahidiah, Tria; Wibowo, Febri Arif Cahyo; Pradipta, Abyan; Romadloni, Mokhamad Yusuf
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i1.26865

Abstract

Peran masyarakat lokal dapat memecahkan masalah krisis lingkungan hidup dan kemiskinan. Adapun salah satu program kehutanan yang melibatkan peran serta masyarakat melalui kelembagaan lokal adalah hutan produksi. Bentuk pengelolaan lahan pada program tersebut menggunakan pola tanam agroforestri. Agroforestri dikembangkan untuk memberi manfaat kepada manusia atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan memperoleh isolat bakteri metanotrof yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai agen hayati dalam mendukung upaya penurunan emisi gas metan di kawasan sistem agroforestri. Metode  penelitian ini yaitu melakukan isolasi bakteri metanotrof dari sampel tanah kelima petak di kawasan sistem agroforestri menggunakan media selektif NMS (Nitrate Mineral Salts). Koloni bakteri yang tumbuh diamati secara makroskopis (Warna, bentuk, ukuran, elevasi, topografi dan sifat optiknya), sifat biokimia (uji gram dan uji katalase), serta didukung dengan telusur pustaka untuk menentukan jenis bakterinya. Kelimpahan koloni bakteri metanotrof tertinggi terdapat pada isolat Hagr-3-B sebesar 6,9 X 103 , sedangkan kelimpahan koloni bakteri metanotrof terendah pada isolat Hagr-4-B dan Hagr-4-C, yaitu sebesar 1,0 X 104. Jenis bakteri metanotrof yang telah diidentifikasi yaitu Methylophilus sp., dan Methylobacterium sp. Bakteri metanotrof yang berhasil diidentifikasi tersebut merupakan bakteri kategori gram negatif (-) dan katalase positif (+).
Lead Level Analysis in Roots and Leaves of Mangrove Plants Ceriops tagal and Rhizophora apiculata in Clungup Mangrove Conservation Wibowo, Febri Arif Cahyo; Chanan, Mochamad; Pratama, Suci Intan
Media Konservasi Vol. 29 No. 2 (2024): Media Konservasi Vol 29 No 2 May 2024
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/medkon.29.2.137

Abstract

Indonesia is an archipelago with more water than land, which is battling water and land pollution. One form of pollution is lead which is commonly caused by battery waste, fishing boat activities, diesel waste. One solution is phytoremediation using hyperaccumulator plants such as mangroves. Mangroves can absorb heavy metals and maintain ecosystem stability. The dominant species in Clungup Mangrove Conservation are Ceriops tagal and Rhizophora apiculata. The objectives of this study were: 1) To determine the level of lead metal (Pb) pollution in mangrove sediments in the area. 2) To determine the levels of lead metal (Pb) in the roots and leaves of mangrove species Ceriops tagal and Rhizophora apiculata. 3) To determine the ability of lead metal (Pb) absorption in mangrove plants Rhizophora apiculata and Ceriops tagal. Research activities began on February 20th - May 31th, 2023. The research was conducted at Clungup Mangrove Conservation in Sumbermanjing Wetan District, Malang Regency. Lab tests were conducted at the Unism Integrated Laboratory and Halal Center. Lead test results in sediments in this area are classified as very low. Lead levels in the roots of Ceriops tagal were higher than Rhizophora apiculata. Pb levels in the leaves of Ceriops tagal were also higher than the leaves of Rhizophora apiculata. Bioconcentration Factor (BCF) values were higher than Rhizophora apiculata, but both were categorized as lead removal plants (BCF < 1). The Transfer Factor (TF) value showed a lower value for Ceriops tagal than Rhizophora apiculata, indicating that Rhizophora apiculata has better translocation ability. However, both are categorized as unstable plants (TF < 1). The results of the phytoremediation calculations showed that Ceriops tagal had superior absorption potential compared to Rhizophora apiculata.
Gender Contribution in Management of Agrforestry to Household Income in Sumbermulyo Village Banyuwangi Triwanto, Joko; Saadah, Lela Afinatus; Wahidiah, Tria; Mahmud, Ali; Wibowo, Febri Arif Cahyo
JURNAL ILMU-ILMU KEHUTANAN Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jiik.8.1.54-57

Abstract

Forest management as stated in the forestry law no. 41 of 1999 it is explained that forest management must be carried out in a sustainable manner in compliance with the principles of sustainable forest management. The purpose of the study was to analyze the contribution of agroforestri management activities to household income in Sumbermulyo Village, Pesanggaran District, Banyuwangi Regency. The research was conducted in November 2020 at the coordinates of 8o32'46.3"S 114o 06'35.0"E. In this study, the samples to be taken were all respondents, namely 70 people who were obtained from the number of agroforestri management communities in Sumbermulyo Village. The data analysis carried out was the sperman rank correlation test for the contribution of agroforestri management to farmers' income. Based on the results of the study, it was shown that the working time of the male sex contributed more to the management of agroforestri than the female sex. The contribution of agroforestri shows that the variables of agroforestri type, marketed selling price of agroforestri, amount of fertilizer, and production costs per harvest have a correlation with household income.
Pelatihan Pembuatan Kompos dari Seresah Daun dan Sampah Organik untuk Ibu-ibu PKK Dusun Tretes dan Kelompok Tani Hutan Pujon Hill Wibowo, Febri Arif Cahyo; Fitri, Ayu Chandra Kartika; Boedirochminarni, Arfida; Prakosa, Galit Gatut; Aditya, Sukma Arty Purwa; Nurmalasari, Desi; Handayani, Novita Safitri; Alhaqie, Iqbal Arif; Dinata, Muhammad Agung
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i2.6294

Abstract

The village development program is an initiative aimed at improving the welfare of rural communities through various training and empowerment activities carried out by UMM and UNITRI Malang lecturers with target partners, the Pujon Hill Forest Farmer Group (KTH) and the PKK mothers of Tretes Hamlet along with the Government/Local Government. Bendosari Village is one of the villages located in the mountains and highlands of Pujon District. Almost all of the community's land is used for agriculture and plantations. There are several spots of waste accumulation at the service location, ranging from livestock waste to household organic waste, which is a significant problem that needs to be addressed because there is no location for waste disposal. Thus, composting technology is required for leaf litter, household waste, and livestock waste. The stages of the Community Service activity method are: a). Establishment of KTH and PKK mothers' institutions, b). Training in processing household, agricultural, livestock, and forest leaf litter waste into organic compost, then analyzing its quality with laboratory tests; c). application of leaf waste shredding machine technology, plastic drums/composters, and demonstration plots for compost storage; d). Packaging technology training and compost product packaging design, e). Introduction and planting of essential plants that play a role in inhibiting soil erosion and have the potential to become essential oils, such as citronella. The results that have been achieved include organic compost products that can be marketed under the Ekombi brand, activity posters, activity videos, Partner Institutional Decrees, ISBN books, HKI Waste shredder tools, and participation in National seminars. This program has succeeded in providing a positive impact, especially in increasing public awareness of the importance of waste processing and sustainable forest land management.ABSTRAKProgram bina desa merupakan salah satu inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan melalui berbagai kegiatan pelatihan, dan pemberdayaan yang dilakukan oleh dosen UMM dan UNITRI Malang dengan mitra sasaran Kelompok Tani Hutan Pujon Hill (KTH) dan Ibu-ibu PKK Dusun Tretes beserta Pemerintah/Pemda. Desa Bendosari  merupakan salah satu desa yang berada di pegunungan dan dataran tinggi kecamatan pujon. Hampir seluruh lahan masyarakat yang ada digunakan untuk pertanian dan perkebunan. Terdapat beberapa spot penumpukan sampah di lokasi pengabdian, mulai dari kotoran ternak, dan limbah organik rumah tangga menjadi permasalahan penting yang perlu diatasi karena belum ada lokasi untuk pembuangan sampah. Sehingga, diperlukan adanya teknologi pembuatan kompos dari serasah daun, limbah rumah tangga, dan kotoran ternak. Tahapan metode kegiatan Pengabdian yaitu: a). Pembentukan kelembagaan KTH dan Ibu-Ibu PKK, b). Pelatihan pengolahan limbah rumah tangga, pertanian, peternakan dan serasah daun hutan menjadi kompos organik, lalu menganalisa kualitasnya dengan uji laboratorium, c). penerapan teknologi mesin pencacah sampah daun dan drum plastic/komposter serta demplot untuk tempat penyimpanan kompos, d). Pelatihan teknologi pengemasan dan desain pengemasan produk kompos, e). Pengenalan dan penanaman tanaman atsiri yang berperan dalam menahan laju erosi tanah dan berpotensi menjadi minyak atsiri, seperti serai wangi. Hasil yang sudah dicapai, antara lain produk kompos organik yang bisa dipasarkan dengan merk ekombi, poster kegiatan, video kegiatan, SK Kelembagaan Mitra, buku ber-ISBN, HKI Alat pencacah limbah, dan keikutsertaan dalam seminar Nasional. Program ini berhasil memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah dan pengelolaan lahan hutan yang berkelanjutan.
Identifikasi Bakteri Metanotrof pada Hutan Mangrove dan Hutan Produksi di Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Waskitho, Nugroho Tri; Nugrahini, Anisa Faleri Hawa; Wahidiah, Tria; Wibowo, Febri Arif Cahyo
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i1.25685

Abstract

Keseimbangan Gas Rumah Kaca (GRK) berdampak bagi lingkungan bumi karena dapat mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim yang ekstrim. CH4 merupakan gas rumah kaca yang dapat menyebabkan peningkatan potensi pemanasan global 80% selama 20 tahun terakhir. Bakteri metanotrof memiliki enzim monooksigenase yang digunakan dalam proses oksidasi metan. Bakteri yang aktif pada kondisi aerobik ini memiliki peran penting dalam siklus gas metan dan menjadi solusi untuk mengurangi emisi gas metan di udara. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi genus isolat bakteri metanotrof serta menganalisis keadaan makroskopis dan sifat biokimia bakteri metanotrof pada kawasan hutan mangrove dan hutan produksi. Metode penelitian ini yaitu melakukan isolasi bakteri metanotrof dari sampel tanah kelima petak di kawasan hutan mangrove dan hutan produksi. Isolasi bakteri metanotrof menggunakan media selektif NMS (Nitrate Mineral Salts). Koloni bakteri yang tumbuh diamati secara makroskopis berupa (Warna, bentuk, ukuran, elevasi, topografi dan sifat optiknya), sifat biokimia (uji gram dan uji katalase), serta analisis data dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengujian sifat makroskopis pada kedua kawasan (hutan mangrove dan hutan produksi) tidak terdapat perbedaan mendasar. Genus Bakteri Metanotrof pada kawasan hutan mangrove ditemukan 3 genus yaitu Methylophaga, Methylobacterium, dan Methylococcus. Sedangkan pada hutan produksi terdapat 2 genus yaitu Methylobacterium, dan Methylovorus.
Diversity and Ecophysiological Performance of Coffee under Dry-Field and Homegarden Agroforestry in Yogyakarta Mursyid, Harsanto; Suryanto, Priyono; Fadhilla, Suri; Silmia, Betha; Wibowo, Febri Arif Cahyo
Jurnal Sylva Lestari Vol. 13 No. 1 (2025): January
Publisher : Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsl.v13i1.1005

Abstract

Coffee is commonly cultivated under agroforestry systems, including dry-field and homegarden. These systems were differentiated based on their proximity to the settlements, which might influence the species composition. This study aimed to observe plant composition, diversity, vegetation structure, and microclimate in coffee agroforestry systems and the physiological conditions of coffee. The experimental design was based on purposive sampling. A total of 100 nested plots were established in Glagaharjo and Balerante of Yogyakarta, each consisting of a dry-field and homegarden. Higher diversity and potential products were observed in dry-field agroforestry. There was no significant difference in microclimate between both systems. However, a significantly higher number of poles (p < 0.001) and trees (p < 0.001) in dry-field compared to homegarden contributed to lower light interception, higher humidity and temperature in dry-field, which could be associated with the higher physiological performance of coffee despite the non-significant difference between the systems (p > 0.05). Therefore, microclimate conditions under dry-fields were considered suitable for improving coffee growth performance.   Keywords: agroforestry, coffee, dry-field, eco-physiology, homegarden
Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Kelompok Tani Hutan Tentang Pupuk Organik Bebas Mikroplastik Sutanto, Adi; Rahayu, Imbang Dwi; Wibowo, Febri Arif Cahyo; Iswahyudi, Iswahyudi; Ahmad, Ahmad; Soheh, Moh; Tuarita, Mirna Zena
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 01 (2025): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2025.6.01.99-105

Abstract

Peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, khususnya kelompok tani hutan, sangat bergantung pada kelestarian lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya kelompok tani hutan, tentang bahaya mikroplastik terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Selain itu, program ini bertujuan untuk mengajarkan teknik pembuatan kompos yang bebas dari kontaminasi mikroplastik, sehingga dapat meningkatkan kualitas tanah dan hasil pertanian. Metode yang digunakan pendampingan dan pengembangan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan mitra. Dimulai dari diskusi serap aspirasi mitra, dilanjutkan sosialisasi kegiatan dan praktek pembuatan pupuk. Hasil pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan mitra sebesar 80%, meningkatnya perilaku akan sadar lingkungan sebesar 85%, memahami praktek pembuatan pupuk organik 95%. Hasil peningkatan pengetahuan, perilaku dan praktek > 76% menyatakan bahwa pengabdian ini berhasil diterapkan pada mitra.
Konservasi tanah hutan pada implementasi praktik perhutanan sosial di Sumbermanjing, Malang Selatan: Conservation of forest land in the implementation of social forestry practices in Sumbermanjing, South Malang Wibowo, Febri Arif Cahyo; Wulandari, Aisyah Rizki; Verdani, Rani; Toha, Muhammad; Ramadhan, Ramli; Waskitho, Nugroho Tri
Jurnal Ilmu Ilmu Kehutanan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jiik.9.1.25-31

Abstract

Konservasi tanah telah diatur dalam undang-undang. Implementasi pada lahan di Indonesia perlu dikontrol untuk mengurangi lahan kritis. Perhutanan sosial yang menjadi peluang pemanfaatan lahan oleh masyarakat. Selain itu, perhutanan sosial terfokus pada kebijakan dan konflik namun pembahasan terkait konservasi dan kesehatan tanah yang membutuh evaluasi untuk langkah perbaikan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk informasi kebutuhan perbaikan sifat fisik dan kimia tanah, selain itu untuk melihat korelasi kondisi berbagai variabel terhadap bulk density tanah perhutanan sosial. Pengambilan sampel tanah yang dikoleksi adalah 10 plot. Sampel tanah terdiri dari 5 plot di lokasi Perhutanan Sosial. Penggunaan petak ukur adalah 5 m x 5 m dengan jalur transek secara purposive sampling di hutan yang menereapkan perhutanan sosial. Posisi petak pertama dengan metode random sampling dan dilanjutkan pada petak kedua dengan jarak 100 m hingga petak terakhir. Sampel tanah yang diuji meliputi sifat fisik dan kimia tanah. Analisis data menggunakan uji independent sample t test dan uji korelasi pearson. Hasil menunjukkan pada lokasi penelitian memiliki kategori yang perlu dilakukan perbaikan pada sifat fisik dan kimia tanah. Sedangkan untuk uji korelasi, terdapat hubungan negatif pada prositas tanah dengan bulk density.
Co-Authors Adi Sutanto Aditya, Sukma Arty Purwa Agus Dwi Sulistyono Ahmad Ahmad Alhaqie, Iqbal Arif Ali Mahmud Ali Mahmud Alisa Lila Nidha Alkornea, Dea Amir Syarifuddin Amir Syarifuddin Andy Danang Pratama Arfida Boedirochminarni Ayu Chandra Kartika Fitri Bintang Adji Saputra Destara Destara Destara, Destara Dinata, Muhammad Agung Eny Faridah Eny Faridah Fadhilla, Suri Fadhillah Rachmania Kusumaningrum Faisal, Ikhsandi Frita Kusuma Wardhani Galit Gatut Prakosa Galit Gatut Prakosa Handayani, Novita Safitri Hidayatulloh, Moh. Syarief I Komang Tri Wijaya Kusuma Imbang Dwi Rahayu Iswahyudi Iswahyudi Joko Triwanto Kirana, Areta Akbar Kusumaningrum, Fadhillah Rachmania Lela Afinatus Saadah Lela Afinatus Saadah Mahidi Mahidi Mei Dina Amelia Mirna Zena Tuarita Mochamad Chanan Moh. Syarief Hidayatulloh Muhammad Rhino Ramadhan Mursyid, Harsanto Nirmala Ayu Aryanti Nugrahini, Anisa Faleri Hawa Nugroho Tri Waskitho Nurmalasari, Desi Pradipta, Abyan Pratama, Suci Intan Priyono Suryanto Priyono Suryanto Rahman, Yusri Tsulatsir Ramadhan, Muhammad Rhino Ramli Ramadhan Ramli Ramadhan Risna Noviati Amalia Romadloni, Mokhamad Yusuf Rosa Septiana Mieske Putri Rugayah Rugayah Saadah, Lela Afinatus Saddam Affandy Yusuf Saputra, Bintang Adji Silmia, Betha Soheh, Moh Suci Nur Fauziah Suci Nur Fauziah Sukadaryati Sukadaryati Sukadaryati Syabrina, Alva Tatag Muttaqin Toha, Muhammad Tri Kurniawan, Edwin Tria Wahidiah Verdani, Rani Wahidiah, Tria Widiarto, Dhaniel Putra Wulandari, Aisyah Rizki Yasarah, Anindya Nareswara Yusri Tsulatsir Rahman