Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Gender Contribution in Management of Agrforestry to Household Income in Sumbermulyo Village Banyuwangi Joko Triwanto; Lela Afinatus Saadah; Tria Wahidiah; Ali Mahmud; Febri Arif Cahyo Wibowo
Jurnal Ilmu Ilmu Kehutanan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forest management as stated in the forestry law no. 41 of 1999 it is explained that forest management must be carried out in a sustainable manner in compliance with the principles of sustainable forest management. The purpose of the study was to analyze the contribution of agroforestri management activities to household income in Sumbermulyo Village, Pesanggaran District, Banyuwangi Regency. The research was conducted in November 2020 at the coordinates of 8o32'46.3"S 114o 06'35.0"E. In this study, the samples to be taken were all respondents, namely 70 people who were obtained from the number of agroforestri management communities in Sumbermulyo Village. The data analysis carried out was the sperman rank correlation test for the contribution of agroforestri management to farmers' income. Based on the results of the study, it was shown that the working time of the male sex contributed more to the management of agroforestri than the female sex. The contribution of agroforestri shows that the variables of agroforestri type, marketed selling price of agroforestri, amount of fertilizer, and production costs per harvest have a correlation with household income.
Conservation of Soil Physical and Chemical Properties by Application of Compost and Biochar in Tambakrejo Village, Malang Regency Wibowo, Febri Arif Cahyo; Alkornea, Dea; Chanan, Mochamad
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.3.435

Abstract

Soil degradation is often indicated by reduced land productivity, which affects soil physical, chemical, and biological properties. The application of compost and biochar fertilizer serves as an alternative method for improving the physical and chemical properties of the soil. This study was conducted to determine the effect of applying compost and biochar to the soil on its physical and chemical properties. The research was conducted in Tambakrejo Village, Sumbermanjing Wetan, South Malang. The study employed a Randomized Complete Block Design (RCBD) with four treatments: control (P0), 15 kg of compost and 5 kg of biochar (P1B3), 10 kg of compost and 10 kg of biochar (P2B2), and 5 kg of compost and 15 kg of biochar (P3B1). The results indicated that the most effective application of compost and biochar in improving bulk density, soil temperature, Corganic, and available P content of the soil was the P3B1 treatment. The composition of compost and biochar P2B2 was found to increase soil pH. Additionally, the composition of P1B3 increased soil moisture, total N, and total K. Based on the results, the application of compost and biochar can reduce soil bulk density, improve soil temperature, pH, and moisture, as well as increase soil Corganic and NPK content.
Budidaya lebah klanceng : penambahan kapasitas lebah madu dan proses panen madu bagi masyarakat sekitar KHDTK Pujon Hill Wibowo, Febri Arif Cahyo; Aryanti, Nirmala Ayu; Yasarah, Anindya Nareswara; Syabrina, Alva; Kirana, Areta Akbar; Widiarto, Dhaniel Putra; Faisal, Ikhsandi; Chanan, Mochamad
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34066

Abstract

Abstrak Kegiatan yang sudah dilakukan pada tahun 2022 dalam program pengabdian internal tentang ternak lebah klanceng berhasil disosialisasikan kepada ibu-ibu PKK dan membentuk satu plot contoh yang berhasil dikembangkan. Masyarakat memiliki problematika dalam ternak yang baru dikenalkan serta belum memahami cara pemanenan hasil dari lebah, sehingga ini kegiatan berkelanjutan yang penting dilakukan untuk membentuk desa tretes yang mandiri nantinya. Metode sosialisasi kepada mitra ibu-ibu PKK sebanyak 27 orang program madu dilakukan untuk memberikan informasi penambahan. Selanjutnya praktek budidaya oleh ahlinya yang kami datangkan oleh pelaku budidaya lebah klanceng urban. Pembuatan atau desain produk lebah klanceng dari Pujon Hill. Program ternak lebah klanceng memiliki keunggulan yakni mudah dilakukan dan Kawasan hutan sebagai habitat yang cocok. Focus selanjutnya yang dilakukan adalah penambahan kapasitas yang nantinya bisa memberikan hasil panen yang cukup untuk bisa dijual dalam satu botol. Serta memberikan pelatihan proses panen madu klanceng pada botol. Ibu-ibu PKK mendapatkan skill cara pemanenan madu lebah klanceng. Hasil madu dari lebah klanceng yang didapat sekirat 10-15 ml, hasil ini tidak sebanyak lebah pada umumnya maka penggunaan botol mini yang khas bisa dilakukan untuk menarik konsumen dalam pemasaran produk nantinya. Kegiatan ini sudah terlaksana dengan baik. Terutama dalam penambahan koloni, saat ini terdapat 6 box kolodi yang dekat dengan hutan dan kemasan yang sederhana. Kata kunci: trigona; pujon hill; madu; masyarakat. Abstract Activities conducted in 2022 within the internal community service program on stingless beekeeping were successfully socialized to women in the Family Welfare Movement (PKK) and established a successful demonstration plot. The community faced challenges with this new breed and lacked understanding of how to harvest bees, making sustainable activities crucial for the future development of a self-sufficient Tretes village. Socialization was conducted with 27 PKK women partners in the honey program to provide additional information. Furthermore, cultivation practices were conducted by experts brought in from urban stingless beekeeping. The stingless bee product design and production were conducted from Pujon Hill. The stingless beekeeping program offers advantages such as ease of implementation and suitable forest habitat. The next focus is increasing capacity, which will eventually yield sufficient yields for sale in bottles. Training is also provided on the process of harvesting stingless bee honey in bottles. The PKK women gained skills in harvesting stingless bee honey. The honey yield from stingless bees is approximately 10-15 ml, which is not as high as that of other bees, so the use of distinctive mini bottles can be used to attract consumers in future product marketing. This activity has been carried out well. Especially in terms of colony expansion, currently there are 6 colloid boxes near the forest and simple packaging containing. Keywords: trigona; bukit pujon; honey; community.
Budidaya Lebah Trigona Sp. Upaya Meningkatkan Produktivitas Masyarakat Dusun Tretes Sekitar Khdtk Pujon Hill Wibowo, Febri Arif Cahyo; Ramadhan, Muhammad Rhino; Saputra, Bintang Adji; Destara, Destara; Hidayatulloh, Moh. Syarief; Kusumaningrum, Fadhillah Rachmania; Aryanti, Nirmala Ayu
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lebah Trigona sp. merupakan jenis lebah yang menghasilkan madu klanceng dan mudah dibudidayakan di Indonesia. Salah satu daerah yang berpotensi untuk dapat dibudidayakan yaitu di Dusun Tretes yang terletak pada kondisi lahan pegunungan berada disekitar kawasan hutan. Sebagian besar masyarakatnya bekerja pada sektor pertanian dan peternakan yang memanfaatkan sumberdaya dalam kawasan KHDTK Pujon Hill. Produk budidaya lebah berupa madu klanceng bertujuan untuk meningkatkan aktivitas harian serta perekonomian masyarakan dusun Tretes. Mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan pada lahan kosong, kebun atau lahan-lahan kering sehingga mengalihkan perhatian masyarakat beraktivitas dalam kawasan hutan. Pelaksanaan program diawali dengan koordinasi dengan pihak dusun Tretes dimana melibatkan ketua dusun Tretes serta Kepala Desa Bendosari sebagai tahap awal perizinan kegiatan dilaksanakan. Selanjutnya pelaksanaan sosialisasi dan pembekalan budidaya lebah yang telah kami pelajari dari peternak lebah professional dan proses meonitoring budidaya lebah.
PENGARUH DIAMETER BATANG DAN STIMULAN ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS GETAH KARET (Hevea brisilliensis Muell. Arg) DI PT INDOCO SENDANG TULUNGAGUNG Suci Nur Fauziah; Galit Gatut Prakosa; Sukadaryati; Febri Arif Cahyo Wibowo
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 40 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2022.40.2.74%E2%80%9380

Abstract

Rubber (Hevea brasiliense Muell. Agr) is a highly traded commodity various industries. Indonesia is the second-largest rubberproducing country in Southeast Asia after Thailand, with most of the land owned by the people where farmers haven’t used renewabletechnology. This study conducted trials of wood vinegar stimulant and organic ethrel stimulant on various diameter classes to knowthe effect of latex productivity. The research was conducted for two months in July-August 2021 at PT Indoco Sendang Tulungagungplot Y, Picisan Village, Boso Hamlet. The variable observed was the weight of the rubber latex in each treatment. There are twotreatment factors, factor A stimulant consist of 4 levels: no treatment (A1), ethrel stimulant (A2), 100% wood vinegar stimulant(A3), 50% wood vinegar stimulant (A4). Factor B stem diameter consists of 3 levels: 10-15 (B1), 16-20 (B2), 21-25 (B3).The method used is a Randomized Block Design (RAK), Honest Significant Difference Test (BNJ) α 5%. There are threereplications with 36 samples. The concentration that has an influence on the weight of the sap is 100% wood vinegar stimulant.
ISOLASI BAKTERI PERLARUT FOSFAT (BPF) PADA HUTAN PRODUKSI DI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) PUJON HILL UMM, KABUPATEN MALANG Romadloni, Mokhamad Yusuf; Wibowo, Febri Arif Cahyo; Wahidiah, Tria; Pradipta, Abyan
Berita Biologi Vol 23 No 1 (2024): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/beritabiologi.2024.4148

Abstract

Ketersediaan unsur fosfat dalam tanah yang rendah disebabkan karena terikat oleh koloid tanah. Tanah yang memiliki pH asam maka fosfat akan diikat oleh unsur seperti Al, Fe sedangkan tanah yang memiliki pH basa maka akan diikat oleh unsur Ca. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi rendahnya unsur fosfat yang tersedia di dalam tanah adalah dengan memanfaatkan Bakteri Perlaut Fosfat (BPF), karena mikroba tersebut merupakan jasad renik tanah yang memiliki kemampuan melepaskan ikatan fosfat dan berperan penting dalam melarutkan unsur fosfat yang tidak tersedia menjadi tersedia. Tujuan pertama dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi BPF dan untuk mengidentifikasi BPF yang dapat digunakan sebagai agens hayati untuk mendukung konservasi tanah. Dan tujuan kedua dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan koloni BPF. Metode yang digunakan yaitu menggunakan pengujian secara makroskopis dan biokimia. Analisis yang digunakan adalah menggunakan deskriptif kuantitatif. Koloni paling banyak ditemukan yaitu pada kode sampel HP-1-D dengan jumlah koloni 266 x 104 cfu/μl dan paling sedikit yaitu pada kode sampel HP-2-B dengan jumlah isolat 6 x 104 cfu/μl. Jenis genus Bakteri Pelarut Fosfat (BPF) yang berhasil di identifikasi pada Hutan Produksi di KHDTK Pujon Hill UMM diantaranya yaitu genus Micrococcus sp dan Bacillus sp yang memiliki sifat yaitu gram positif dan katalase positif.  
Co-Authors Adi Sutanto Aditya, Sukma Arty Purwa Agus Dwi Sulistyono Ahmad Ahmad Alhaqie, Iqbal Arif Ali Mahmud Ali Mahmud Alisa Lila Nidha Alkornea, Dea Amir Syarifuddin Amir Syarifuddin Andy Danang Pratama Arfida Boedirochminarni Ayu Chandra Kartika Fitri Bintang Adji Saputra Destara Destara Destara, Destara Dinata, Muhammad Agung Eny Faridah Eny Faridah Fadhilla, Suri Fadhillah Rachmania Kusumaningrum Faisal, Ikhsandi Frita Kusuma Wardhani Galit Gatut Prakosa Galit Gatut Prakosa Handayani, Novita Safitri Hidayatulloh, Moh. Syarief I Komang Tri Wijaya Kusuma Imbang Dwi Rahayu Iswahyudi Iswahyudi Joko Triwanto Kirana, Areta Akbar Kusumaningrum, Fadhillah Rachmania Lela Afinatus Saadah Lela Afinatus Saadah Mahidi Mahidi Mei Dina Amelia Mirna Zena Tuarita Mochamad Chanan Moh. Syarief Hidayatulloh Muhammad Rhino Ramadhan Mursyid, Harsanto Nirmala Ayu Aryanti Nugrahini, Anisa Faleri Hawa Nugroho Tri Waskitho Nurmalasari, Desi Pradipta, Abyan Pratama, Suci Intan Priyono Suryanto Priyono Suryanto Rahman, Yusri Tsulatsir Ramadhan, Muhammad Rhino Ramli Ramadhan Ramli Ramadhan Risna Noviati Amalia Romadloni, Mokhamad Yusuf Rosa Septiana Mieske Putri Rugayah Rugayah Saadah, Lela Afinatus Saddam Affandy Yusuf Saputra, Bintang Adji Silmia, Betha Soheh, Moh Suci Nur Fauziah Suci Nur Fauziah Sukadaryati Sukadaryati Sukadaryati Syabrina, Alva Tatag Muttaqin Toha, Muhammad Tri Kurniawan, Edwin Tria Wahidiah Verdani, Rani Wahidiah, Tria Widiarto, Dhaniel Putra Wulandari, Aisyah Rizki Yasarah, Anindya Nareswara Yusri Tsulatsir Rahman