Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS BIAYA LOGISTIK PETANI BAWANG MERAH KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI NINGSIH NASER, VIRNA ALISHA
JURNAL ILMU MANAJEMEN UNIVERSITAS TADULAKO Vol 4, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.348 KB)

Abstract

This study aims to determine and analyze the logistics cost structure, logistics costs incurred, and the total cost of logistics onion farmer Sigi Biromaru District Sigi Regency. Population in this study is onion farmers in Sigi Biromaru District Sigi Regency with a land area of ½ ha with sampling technique is culster random sampling, with the number of samples of 12 groups of farmers. The results showed that the logistics cost structure of onion farmers in Sigi Biromaru sub-district of Sigi Regency consists of 4 activities, namely packing of Rp.23.382.000, warehousing or warehousing of Rp.31.370.000, order processing and information system of Rp.1.804.000 and transportation amounting to Rp 13,380,000 with total total cost of losing Rp.69.936.000 for all existing farmer groups with all activities occurring on shallot farming.
ANALISIS PEMELIHARAAN MESIN CCO (CRUDE COCONUT OIL) STUDI KASUS PADA PT. SPO AGRO RESOURCES Sartika, Dewi; Asngadi, Asngadi; Syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako
Publisher : Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.475 KB)

Abstract

This  study  aims  to  determine  and  analyze  machine  maintenance carried  out  by  PT.  SPO  Agro Resources and to find out whether the presence of preventive maintenance policies can improve the effectiveness  of  time  and  costs.  This  research  uses  qualitative methods  by  describing  maintenance activities carried out by PT. SPO Agro Resources, as well as using quantitative methods in the form of mathematical  statistics  as  a  tool  to  help  decide  policies  to  be taken  at  a  certain  time  period  and efficiency  measurements  using descriptive  percentages.  The  results  showed  preventive  maintenance costs  once  a  month  Rp.138,012,968, - efficiency  value  was  39.63%, preventive  maintenance  costs every two months Rp.196,689,315, - efficiency value was 56.48%, preventive maintenance costs every three months  Rp.  258,731,341, - the  efficiency  value  is  74.29%,  repair maintenance  costs Rp.247,164,000, - the efficiency value is 70.97%. Based on the calculation it is known that the policy that  makes maintenance  costs  efficient  is  maintenance  once  a  month  because this  policy  is  the smallest maintenance cost compared to other policies, where the percentage value is smaller which is 39.63%,  according  to table  2 which  states  if  the  calculation  results  are  below 60%  said  to  be  very efficient. Penelitian  ini bertujuan  untuk  mengetahui  dan  menganalisis pemeliharaan  mesin  yang  dilakukan oleh PT. SPO Agro Resources dan untuk mengetahui apakah dengan adanya kebijakan pemeliharaan pencegahan  dapat  meningkatkan  efektivitas  waktu  dan  biaya. Penelitian  ini menggunakan metode kualitatif dengan menjabarkan aktivitas kegiatan pemeliharaan yang dilaksanakan oleh PT. SPO Agro Resources, serta  menggunakan  metode  kuantitatif  berupa  statistik matematik  sebagai  alat  untuk membantu  memutuskan  kebijakan yang  akan  diambil  pada jangka  waktu  tertentu  dan pengukuran efisiensi  menggunakan deskriptif  presentase.  Hasil  penelitian menunjukkan  biaya pemeliharaan pencegahan sebulan sekali Rp.138.012.968,- nilai efisiensinya 39,63%,  biaya pemeliharaan pencegahan  dua  bulan  sekali  Rp.196.689.315,- nilai  efisiensinya 56,48%,  biaya pemeliharaan pencegahan  tiga  bulan  sekali Rp.258.731.341,- nilai  efisiensinya 74,29%, biaya pemeliharaan perbaikan Rp.247.164.000,- nilai  efisiensinya 70,97%.  Berdasarkan perhitungan diketahui bahwa kebijakan yang mengefisiensikan  biaya pemeliharaan  yaitu pemeliharaan  sebulan  sekali karena kebijakan ini biaya  pemeliharaannya paling  kecil  dibandingkan  dengan  kebijakan yang  lain, dimana nilai  persentasenya  lebih  kecil  yaitu  39,63%, sesuai  dengan tabel  2 yang  menyatakan  apabila  hasil perhitungan di bawah 60% maka dikatakan sangat efisien.
ANALISIS BIAYA LOGISTIK PETANI BAWANG MERAH KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Virna Alisha Ningsih Naser; Saharuddin Kaseng; Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako (JIMUT) Vol 4, No 3 (2018): Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jimut.v4i3.131

Abstract

This study aims to determine and analyze the logistics cost structure, logistics costs incurred, and the total cost of logistics onion farmer Sigi Biromaru District Sigi Regency. Population in this study is onion farmers in Sigi Biromaru District Sigi Regency with a land area of ½ ha with sampling technique is culster random sampling, with the number of samples of 12 groups of farmers. The results showed that the logistics cost structure of onion farmers in Sigi Biromaru sub-district of Sigi Regency consists of 4 activities, namely packing of Rp.23.382.000, warehousing or warehousing of Rp.31.370.000, order processing and information system of Rp.1.804.000 and transportation amounting to Rp 13,380,000 with total total cost of losing Rp.69.936.000 for all existing farmer groups with all activities occurring on shallot farming. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis struktur biaya logistik, biaya logistik yang dikeluarkan, dan total biaya logistik petani bawang merah Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.Populasi dalam penelitian ini adalah petani bawang merah yang berada di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi dengan luas lahan ½ ha dengan teknik penarikan sampel ialah culster random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 12 kelompok petani. Hasil penelitian menunjukan bahwa struktur biaya logistik petani bawang merah di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi terdiri dari 4 kegiatan yaitu packing sebesar Rp.23.382.000, warehousing atau pergudangan sebesar Rp.31.370.000, order processing and information system sebesar Rp.1.804.000 dan transportation sebesar Rp.13.380.000 dengan total biaya losgitik yang dikeluarkan secara keseluruhan sebesar Rp.69.936.000 untk semua kelompok petani yang ada dengan semua aktivitas yang terjadi pada pertanian bawang merah.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TELUR AYAM PADA UD AMINA KELURAHAN PETOBO DI KOTA PALU Diah Anggraeni Mahid; Saharuddin Kaseng; Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako (JIMUT) Vol 4, No 3 (2018): Jurnal Ilmu Manajemen Universitas Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.727 KB) | DOI: 10.22487/jimut.v4i3.130

Abstract

This study aims to determine and analyze the quality control of chicken eggs in an effort to control the level of chicken egg disability and whether the level of disability is within the limits of control at UD Amina Palu. Quality control process applied. UD Amina Palu in chicken egg production is using vasninator service provider of medicines. A common defect criteria for chicken egg production in UD Amina is egg crack criteria as much as 209 eggs, of the four criteria, ie cracking, hollow, thin, pale and broken. The method used is descriptive method with census sampling technique where the samples taken as much as the population produced during 25 working days. This research uses product quality control analysis tool based on Statistical Quality Control (SQC) method for attribute data by using Check Sheet and P-chart disability proportion control chart with standard deviation 3. The result of this research shows that the quality control of defect product done by UD Amina The hammer is in a controlled state or is within the limits of control. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengendalian kualitas telur ayam dalam upaya mengendalikan tingkat kecacatan telur ayam dan apakah tingkat kecacatan berada dalam batas pengendalian pada UD Amina Palu. Proses pengendalian kualitas yang diterapkan. UD Amina Palu dalam produksi telur ayam adalah menggunakan jasa vasninator penyedia obat-obatan. Kriteria kecacatan yang sering terjadi pada produksi telur ayam di UD Amina adalah kriteria telur retak sebanyak 209 butir, dari keempat kriteria, yaitu retak, berlubang, tipis, pucat dan pecah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara sensus dimana sampel yang diambil sebanyak populasi yang dihasilkan selama 25 hari kerja. Penelitian ini menggunakan alat analisis pengendalian kualitas produk berdasarkan metode Statistical Quality Control (SQC) untuk data atribut dengan menggunakan Check Sheet dan peta kendali proporsi kecacatan P-chart dengan standar deviasi 3. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengendalian kualitas produk cacat yang dilakukan oleh UD Amina Palu dalam keaadaan terkendali atau berada dalam batas pengendalian.
Penguatan Ekonomi Rumah Tangga Melalui Pemanfaatan Lahan Tidur (Pengabdian Pada Masyarakat Vatutela Tondo) Bakri Hasanuddin; Harnida Wahyuni Adda; Syamsuddin; Yoberth Kornelius; Pricylia Chintya Dewi Buntuang
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8266

Abstract

Background: Ketidakmampuan secara finansial dalam kehidupan sosial masyarakat yang bermukim di wilayah Vatutela Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore, tampak nyata. Salah satu ukurannya adalah ketidakmampuan pembiayaan sekolah terhadap anak-anak mereka. Banyak anak usia sekolah tidak dapat melanjutkan pendidikannya karena tidak adanya jaminan pembiayaan dari kepala rumah tangga. Wilayah Vatutela sesungguhnya mememiliki potensi alam yang cukup bagi masyarakatnya, yang dapat dikembangkan sebagai lahan pertanian, perkebunan, atau ladang. Nantinya lahan teresbeut dapat dikelola dan menjadi pekerjaan tetap bagi masyarakatnya. Beranjak dari kenyataan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan; 1) Menciptakan kerja yang menghasilkan pendapatan bagi rumah tangga; 2) Menginisiasi pengelolaan lahan yang selama ini terabaikan menjadi lahan produktif; 3) Dukungan dan pembinaan motivasi berwirausaha. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pembelajaran andragogi yang bertujuan menciptakan para mitra dapat mengarahkan dirinya sendiri dan mampu menjadi guru bagi dirinya sendiri. Hasil: Tampak pada perluasan lahan garapan masyarakat oleh karena tersedianya air yang lebih dekat pada lahan perkebunan. Kesimpulan: Penguatan ekonomi rumah tangga mulai tampak dengan menghasilkan produksi perkebunan yang dapat dikonsumsi sendiri ataupun dijual di pasar seperti, jagung, kacang tanah, dan sayur-sayuran.
Humanitarian Logistics Distribution In Natural Disaster Risk Mitigation In Central Sulawesi Syamsuddin Syamsuddin; Sulaiman Miru; Saharuddin Kaseng; Fatlina Z; Asngadi Asngadi; Suci Rohmawati
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 2 No. 3 (2022): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3724.844 KB) | DOI: 10.59141/jrssem.v2i03.261

Abstract

This research aims to find out the distribution model of humanitarian logistics applied when dealing with natural disasters in Pasigala (Palu, Sigi, and Donggala) and to find out the optimal humanitarian logistics distribution model in dealing with natural disasters in Pasigala, Central Sulawesi. The paradigm in this research is based on the phenomenological paradigm and is qualitative. The research was conducted in the affected area of Pasigala through data collection techniques in the form of interviews with informants consisting of disaster survivors and disaster management institutions from both government and non-government. The analysis tool in this research uses the NVIVO 12 Plus software. The results of the research show that the humanitarian logistics distribution model that has been carried out by the relevant institutions has a different structure. The distribution of logistics is still considered not optimal because there are obstacles that have an impact on new problems such as overlapping logistical assistance in several areas therefore it is necessary to propose a redesign of the humanitarian logistics distribution model based on the results of the analysis that has been carried out
Model of Cooperative Business Competitiveness Based on Business Type in Hammer City Syamsul Bahri Dg. Parani; Syamsuddin
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 3 No. 2 (2023): February 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v3i2.2957

Abstract

Advances in science and technology in the current century have changed the face of the world in various aspects of life, especially in the economic field. Where the economic world order becomes centered on individual profits, namely the owners of capital (capitalism). So that an economic system is needed that does not only enrich the owners of capital. One of the economic systems that can be applied to overcome this gap is the people's economy or known as cooperatives. Cooperatives that are expected by the constitution as a people's economic movement known as the pillars of the national economy have not been able to keep up with the efforts of other economic actors, due to internal and external factors, which have an impact on weak business competitiveness. Therefore, the purpose of this research is to find out and analyze how the competitiveness model of savings and loan cooperatives, services, consumers, and producers in Palu City. The analysis technique used is descriptive SWOT technique combined with generic strategies and the 2020 policy of the Indonesian Ministry of Cooperatives and SMEs on cooperative empowerment. The results obtained competitiveness strategies used by each cooperative are: savings and loan cooperatives use aggressive strategies, service cooperatives use defensive strategies, consumer cooperatives use turn-around strategies, and producer cooperatives use diversification strategies
DESAIN DAN PRIORITAS RESPON TEKNIS PEGEMBANGAN INDUSTRI ROTAN KOTA PALU MELALUI IMPLEMENTASI MODEL FUNGSI PENYEBARAN MUTU (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) Asngadi; Syamsuddin; Sulaiman Miru; Saharuddin Kaseng; Husein HM Saleh
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 1: Agustus 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rotan telah menjadi ikon pengembangan industri Kota Palu melalui penetapan menjadi kompetensi inti industri daerah (KID). Pada sisi yang lain, hingga kini perkembangan industri belum menunjukkan geliat yang kuat, terutama untuk menumbuhkan klaster industri yang tangguh. Peran Akademik-bisnis-government merupakan potensi yang dapat dioptimalkan untuk menjadikan idustri rotan Kota Palu untuk tumbuh dan berkembang di masa depan. Untuk itu, penentuan priotitas respon teknis dalam pengembangan industri rotan menjadi sesuatu yan sangat esensial. IKM akan menjadi tangguh jika memiliki human capital yang kuat, organisational yang mapan dan relational capital yang kuat yang menciptakan sinergi dalam menciptakan lingkungan bisnis yang kuat di masa mendatang.
Tata Kelola Persediaan Bahan Baku Usaha Djamoe Van Java untuk Meningkatkan Efisiensi Pembuatan Jamu Mohamad Rifky Fahrian Hidayat; Sulaeman Miru; Syamsuddin Syamsuddin; Juliana Kadang
JURNAL RISET MANAJEMEN DAN EKONOMI (JRIME) Vol. 2 No. 2 (2024): APRIL: JURNAL RISET MANAJEMEN DAN EKONOMI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jrime-itb.v2i2.1588

Abstract

Raw material inventory is unprocessed basic material provided by the company for later use in the company's production process. Raw materials are important in production companies. Limited or excess supplies of raw materials can be a problem for the company. A shortage of raw materials can result in problems with company activities, especially in the production process, while excess supplies of raw materials can lead to excessive costs in maintaining raw materials and the value of raw materials will decrease over time (Anista & Widiyastuti, 2016). The method used in this research is quantitative descriptive. According to Winartha (2006: 155), the quantitative descriptive method is analyzing, describing and summarizing various conditions and situations from various data in the form of numbers collected from the results of analysis and interviews or observations regarding the problems being studied that occur in the field. Based on the calculation results, the optimal quantity of raw material orders for the Djamoe Van Java business is 10 Kg. Based on the results of the research and discussion described previously, it can be concluded that to obtain optimal raw material inventory management for the Djamoe Van Java business, the quantity The economic purchase (EOQ) that the company must provide is 10 kg. The results of calculations that have been carried out in Total Inventory Cost (TIC) show that after implementing an appropriate and optimal inventory control system, the company can save costs of IDR 150,000. Companies should determine Reorder Points in carrying out raw material inventory control to anticipate possible delays in ordering raw materials.
Analisis Rantai Pasok Bahan Baku Utama Agroindustri Keripik Pisang Arzizah Hairurnisa, Rifda; Zainuddin, Fatlina; Syamsuddin, Syamsuddin; Hadi, Suryadi
Revenue Manuscript Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Asosiasi Riset dan Pengembangan Manusia Berkelanjutan (ORBIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atau menganalisis rantai pasok pada Keripik Pisang Arzizah yang terletak di Jl. Karana No. 21, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu. Paradigma dalam penelitian ini adalah paradigma konstruktivisme dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan jumlah informan sebanyak 13 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan melakukan wawancara kepada informan. Metode analisis data yang digunakan yaitu software NVivo 12 Plus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rantai pasok di Keripik Pisang Arzizah tidak lepas dari jalur upstream supply chain, internal supply chain, dan downstream supply chain. Hasil penelitian ini menunjukkan upstream supply chain berkaitan dengan aktivitas menyuplai bahan baku yang dimulai dari pedagang pisang di Pasar Mamboro, Pasar Virgo, dan Pasar Tawaeli – Pengecekan – Keripik Pisang Arzizah. Internal supply chain berkaitan dengan proses produksi yang meliputi Penyortiran – Pengupasan – Pencucian – Penirisan Air – Pengirisan – Penggorengan – Penirisan Minyak – Pemberian Bumbu – Pengemasan. Downstream supply chain berkaitan dengan aktivitas mendistribusikan produk akhir kepada konsumen, yang dilakukan dengan 2 jalur yaitu distribusi langsung kepada konsumen akhir dan distribusi tidak langsung melalui retailer. Efektivitas dan efisiensi rantai pasok Keripik Pisang Arzizah sudah berjalan dengan baik namun belum optimal sehingga perlu dilakukan beberapa evaluasi.