Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital dengan Libre Office di SMA Negeri 3 Ambon Limehuwey, Resti; Kotarumalos, Sitti Hafsa; Patty, Philipus Josepus; Multi, Warni; Uzda, Rabiyatul; Kololu, Micky; Hutagalung, Robert
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i2.76458

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut peserta didik dan tenaga pendidik di jenjang menengah untuk memiliki literasi digital yang baik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Ambon dengan tujuan meningkatkan literasi digital melalui pengenalan penggunaan LibreOffice, sebuah perangkat lunak open source yang gratis dan legal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan ini mendapat respons positif, terlihat dari antusiasme peserta selama sesi pemaparan dan diskusi. Sebagai bentuk evaluasi, peserta mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman peserta terhadap materi mencapai 65,7%, tergolong dalam kategori cukup baik. Pernyataan nomor 3 memperoleh skor rata-rata tertinggi (3,34), sedangkan pernyataan nomor 4 dan 6 memiliki skor terendah (2,51), yang menunjukkan bahwa aspek waktu dan minat terhadap penggunaan LibreOffice masih perlu ditingkatkan.
Analisis Kestabilan Lereng Di Daerah Hative Besar Kota Ambon Menggunakan Metode Elemen Hingga Dan Metode Kesetimbangan Batas kololu, micky; Rikumahu, Marcia V.; Hutagalung, Robert
Jurnal Teknik AMATA Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v6i2.342

Abstract

Lereng adalah permukaan tanah yang memiliki dua elevasi yang berbeda. Perbedaan elevasi pada permukaan tanah seperti lereng dapat mengakibatkan pergerakan massa tanah dari bidang dengan elevasi yang tinggi menuju bidang dengan elevasi yang lebih rendah. Pergerakan atau gaya tersebut akan menghasilkan tegangan geser yang berfungsi sebagai gaya penahan dan apabila berat massa tanah yang bekerja sebagai gaya pendorong itu lebih besar dari tegangan geser tersebut maka akan mengakibatkan kelongsoran. Suatu lereng dikatakan stabil apabila lereng tersebut tidak mengalami kelongsoran. Analisis kestabilan lereng memiliki peran penting, untuk itu perlu dilakukannya penelitian agar mengetahui apakah lereng tersebut dalam kondisi yang stabil atau tidak stabil. Pendekatan yang dilakukan untuk menganalisis kestabilan lereng adalah dengan pendekatan metode elemen hingga dan metode kesetimbangan batas. Dari hasil penelitian menggunakan metode kesetimbangan batas dan metode elemen hingga memperlihatkan kondisi lereng apabila menggunakan support dengan jenis end anchor menghasilkan Faktor Keamanan (FK) yang lebih dari 1,3. Penggunaan metode kesetimbangan batas  dengan spasi anchor 1m dan panjang 5m menghasilkan FK = 1,580 dan paada saat spasi anchor diperbesar menjadi 1,5m menghasilkan FK = 1,396, sedangkan jika menggunakan metode elemen hingga dengan spasi anchor 1m diperoleh nilai FK = 1,46 dan jika spasi anchor diperbesar menjadi 1,5m, diperoleh nilai FK = 1,35.
Pemanfaatan Teknologi Penginderaan Jauh untuk Analisis Urban Heat Island di Kecamatan Sirimau Ambon Resti Limehuwey; Sitti Hafsa Kotarumalos; Warni Multi; Micky Kololu; Philipus Josepus Patty; Robert Hutagalung
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1887

Abstract

Urban Heat Island (UHI) is a phenomenon of increasing temperature in urban areas influenced by reduced vegetation and increasing surface temperature. This study aims to analyze vegetation distribution, land surface temperature, and UHI intensity in Sirimau District using Landsat imagery from 2019 and 2022. The analysis was conducted using the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Land Surface Temperature (LST), and Urban Heat Island (UHI) parameters. The results showed that NDVI values in 2019 ranged from −0.0127 to 0.8531, while in 2022 they ranged from −0.017 to 0.8309. Low NDVI values were generally found in the urban center, whereas high NDVI values were identified in areas with dense vegetation. LST values in 2019 ranged from 18.524 °C to 28.546 °C, while in 2022 they ranged from 15.359 °C to 25.382 °C. Higher surface temperatures were concentrated in urban and settlement areas, while lower temperatures were found in vegetated areas. UHI values in 2019 ranged from −1.946 °C to 2.555 °C, while in 2022 they ranged from −2.489 °C to 2.942 °C. The study indicates an inverse relationship between NDVI, LST, and UHI, where areas with low vegetation density tend to have higher surface temperatures and stronger UHI intensity compared to vegetated areas. These findings highlight the important role of vegetation in reducing surface temperature and mitigating UHI effects. The results of this study are expected to support sustainable urban planning, the development of green open spaces, and climate adaptation strategies in Sirimau District.
Edukasi Mitigasi Bencana Gempabumi dan Tsunami Bagi Siswa SMA Negeri 7 di Saparua, Maluku Tengah Resti Limehuwey; Micky Kololu; Sitti Hafsa Kotarumalos; Robert Hutagalung; Philipus Josepus Patty
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i2.2297

Abstract

State Senior High School 7 Saparua in Central Maluku Regency is one of the schools located in an island region with potential vulnerability to earthquakes and tsunamis. This condition makes it important to develop students' knowledge and preparedness for disasters from an early age. This community service activity aims to provide education and understanding about earthquakes, tsunamis, and their mitigation to students. The method of implementation was carried out through material delivery, interactive discussions, and question and answer sessions related to earthquakes and tsunamis, as well as mitigation steps before, during, and after a disaster. The results of the activity showed that students showed high enthusiasm throughout the activity. This was evident in their active involvement in the discussion and various questions asked regarding the timing of mitigation implementation, appropriate mitigation strategies, and other factors that can trigger a tsunami. This activity provided students with an understanding of the importance of disaster preparedness. Through this activity, it is hoped that students of State Senior High School 7 Saparua will be able to increase awareness of disaster risks and disseminate this knowledge within the school and community.