Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PROMOSI MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN Teo Filus Fredik; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.265 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i2.1433

Abstract

Abstract: Social media instagram is used as promotion media by DW Coffee Shop to attract the audience atention, so visit DW Coffee Shop. Instagram also can be used as promotion media. The focus of this study is examining the instagram effect as a promotion media of purchasing decisions. The theory used is medium theory with quantitative research method. The quantitative method is used to analize the instagram effect as a promotion media of purchasing decisions. The population in this study is DW Coffee Shop’s consument. Sampling technique is probability method with 97 respondents as sample. Variable (x) is instagram as a promotion media and variable (y) is the purchasing decisions. The data analysis which used is linear regression analysis with SPSS 17 as the application.       The results showed that instagram has a positive influence for promotion. As big as 33,2 % on DW Coffee Shop’s products purchasing decisions. The influence obtained through from t test process, linear regression analysis, and determination test. So that, the result is in accordance with the content of medium theory that media affects the audience. Key words: Instagram, Promotion, Purcasing Decisions Abstrak: Media sosial instagram digunakan sebagai media promosi oleh DW Coffee Shop agar menarik perhatian khalayak, sehingga mengunjungi DW Coffee Shop. Fokus penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh instagram sebagai media promosi terhadap keputusan pembelian. Teori yang digunakan adalah teori ekologi media dengan metode penelitian kuantitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisa pengaruh instagram sebagai media promosi terhadap keputusan pembelian. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen DW Coffee Shop. Teknik pengambilan sampel dengan metode probabilitas dengan jumlah sampel 97 responden. Variabel (x) adalah instagram sebagai media promosi dan variabel (y) adalah keputusan pembelian. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear dengan aplikasi SPSS 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instagram memiliki pengaruh positif untuk promosi sebesar 33,2 % terhadap keputusan pembelian produk DW Coffee Shop. Pengaruh tersebut didapatkan melalui proses uji t, analisis regresi linear, dan uji determinasi. Oleh karena itu, hasil penelitian sesuai dengan isi teori ekologi media bahwa media mempengaruhi khalayak. Kata Kunci: Instagram, Promosi, Keputusan Pembelian
PEMANFAATAN LPPL BELU TV SEBAGAI MEDIA PROMOSI DALAM PENGEMBANGAN WISATA DAERAH Prima Januaria Kehi; Sulih Indra Dewi; Ellen Meianzi Yasak
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.39 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.368

Abstract

Abstract : In the global life, tourism become the most prospective sector for Indonesia economic. Therefore, it must be developed also increased. By promoting the regional tourism and using the local mass medias. The function of local television is becoming the promotion media for local product. The function of local television is becoming the product promotion media also helping the regional tourism development. As the one of local television at Belu region, it applied the function as the promotion media by promoting the regional potencial at Belu region. In this research, the writer used qualitative descriptive method by collecting the data through interview and documentation. 1). In operating the function as the promotion media, LPPL Belu television did a program production form. It was Jelajah wisata program, Kreasi budaya program, Potret desa program and lintas Belu program. 2). The impact of the promotion is the local tourist grew up significantly every year, also the society around knew further about their tourism there. 3). The problem were the minimal human resources for each division or part, the minimal facilities and the operational cost. Key words: Local television, Promotion media,Tourism. Abstrak : Dalam kehidupan global, pariwisata memiliki kedudukan sebagai sektor unggulan dalam perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, pariwisata di Indonesia perlu dikembangkan dan ditingkatkan. Salah satunya yaitu dengan cara mempromosikan wisata daerah yang ada dengan memanfaatkan media-media massa lokal. Fungsi televisi lokal sebagai media promosi produk lokal, dapat membantu pengembangan wisata daerah. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan antara lain; 1) LPPL Belu TV menerapkan fungsi promosinya dalam bentuk produksi program. Program yang digunakan diantaranya yaitu Program Jelajah Wisata, Program Kreasi Budaya, Potret Desa, dan melalui program pemberitaan Lintas Belu. 2) Dampak yang terjadi dengan adanya promosi wisata daerah yang dilakukan oleh LPPL Belu TV yaitu semakin meningkatnya wisatawan lokal disetiap tahun, dan juga mayarakat sekitar pun mengetahui keberadaan wisata daerah di Kabupaten Belu. 3) Hambatan yang dihadapi oleh LPPL Belu TV diantaranya kekurangan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidangnya, minimnya sarana dan prasarana, dan kurangnya biaya operasional. Kata Kunci : TV lokal, Media Promosi, Pariwisata
NILAI BUDAYA MADURA PADA PROGRAM TELEVISI J-TOWN DI NET TV Muhammad Tohirin; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.858 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i3.1411

Abstract

Abstract: Culture is one of inheritances that must be preserved, cultural traits that are binding on a community group must be lowered early on to children. J-Town is one of the cultural-charged Madurese animations that can be a means to introduce culture. This study aims to understand how Madura cultural values and the meanings contained in Madurese cultural values are presented in the J-Town television program. This study uses a qualitative approach with Roland Barthes's semiotic analysis method, the researcher divides the shot which is then determined to mean signs through denotative, connotative, and mythical levels. The results obtained from Madurese cultural values in this animation include the use of Madurese language accents, migration of Madurese, Madurese in the field of work, Islam in Madura, Madurese in dealing with conflict, processing of Madurese inheritance, excessive use of gold jewelry, and color on traditional Madurese clothing. Keywords: Animation - J-Town – Madura Culture - Semiotic Abstrak: Budaya adalah salah satu warisan yang harus dilestarikan, sifat budaya yang mengikat dalam suatu kelompok masyarakat harus diturunkan sejak dini kepada anak. J-Town merupakan salah satu animasi bermuatan budaya Madura dapat menjadi sarana untuk mengenalkan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana nilai-nilai budaya Madura dan makna yang terkandung daru nilai budaya Madura dipresentasikan dalam program televisi J-Town. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes, peneliti membagi shot yang kemudian ditentukan pemaknaan tanda melalui tataran denotatif, konotatif, dan mitos.  Hasil yang didapat dari nilai budaya Madura dalam animasi ini  diantaranya penggunaan aksen bahasa Madura, migrasi orang Madura, orang Madura dalam bidang pekerjaan, islam di Madura, orang Madura dalam menghadapi konflik, pengolahan harta waris masyarakat Madura, penggunaan perhiasan emas secara berlebihan, serta warna pada pakaian adat Madura. Kata Kunci : Animasi – J-Town - Budaya Madura – Semiotika 
STRATEGI KOMUNIKASI KOMUNITAS LEMBATA UNDERWATER DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA BAHARI DI KABUPATEN LEMBATA Dewi Dora; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.074 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1441

Abstract

ABSTRACT: Lembata Regency is one of the islands in NTT which has potential in marine tourism to be developed. One part that responsible for developing marine tourism in Lembata Regency is Lembata Underwater community. The purpose of this research was to find out the communication strategy that was done by Lembata Underwater Community in promoting marine tourism. This research is a qualitative research with data collection technique in the form of direct observation and in-depth interview to Lembata Underwater community. The result of this research showed that, (1) Lembata Underwater Community applied some communication strategies in promoting Lembata tourism, they were; involving Lembata society in carrying out each program, educating the Lembata youth about the marine world, providing tour and travel services and promoting in various ways, (2) With the community's ongoing promotion, more tourists knew about the marine objects in Lembata, and also increased the number of tourists. It could be seen from the number of tourists that has increased in the last two years. Keywords: Communication Strategy, Marine Tourism, Lembata Underwater Community ABSTRAK: Kabupaten Lembata adalah salah satu pulau di NTT yang memiliki potensi wisata bahari yang potensial untuk dikembangkan. Salah satu bagian yang bertanggung jawab dalam mengembangkan wisata bahari  yang ada di Kabupaten Lembata adalah komunitas Lembata Underwater.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan Komunitas Lembata Underwater dalam mempromosikan wisata bahari yang ada di kabupaten Lembata. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pengamatan langsung dan wawancara mendalam terhadap komunitas Lembata Underwater. Hasil dari penelitan ini menunjukan bahwa, (1) Komunitas Lembata Underwater menerapkan beberapa strategi komunikasi dalam mempromosikan wisata bahari Kabupaten Lembata yaitu; melibatkan masyrakat Lembata dalam melaksanakan setiap program kerja, megedukasi pemuda-pemudi Lembata tentang dunia bahari, menyediakan jasa tour and travel dan melakukan promosi dengan berbagai cara, (2) Dengan promosi yang terus dilakukan komunitas membuat makin banyak wisatawan yang tahu tentang objek wista bahari yang ada di Lembata, dan juga adanya peningkatan jumlah wisatwan, hal itu bisa dilihat dari jumlah wisatwan yang terus meningkat pada dua tahun belakangan ini. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Wisata Bahari, Komunitas Lembata Underwater
NILAI BUDAYA DAYAK PADA DESAIN PRODUK FLEKSIBEL MERCHANDISE Silvian Jati Putra; Akhirul Aminulloh; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.295 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i1.95

Abstract

Budaya merupakan hasil dari sebuah peradaban yang turun temurun dan menjadi identitas suatu golongan, pada era modern, budaya juga dapat menjadi sebuah produk melalui bentuk kesenian. Desain dari produk “Fleksibel” Merchandise merupakan bentuk kesenian visual dalam wujud produk kaos yang memiliki tema kebudayaan Dayak dan unsur musik death metal pada desainnya. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes untuk mengungkap makna denotatif dan konotatif yang berkaitan dengan mitos dari tanda – tanda dalam bentuk visual pada desain. Didalam desain produknya, “Fleksibel” merchandise menggunakan unsur - unsur death metal seperti kematian, kesadisan. dan unsur kepercayaan melalui beberapa tradisi, dan mitologi pada masyarakat Dayak. Penelitian ini mengungkap bagaimana “Fleksibel” merchandise mempresentasikan budaya Dayak didalam desainya. Serta bagaimana desain tersebut dapat merepresentasikan komunitas death metal di Kalimantan Barat. Kata kunci : Budaya Dayak, Desain, Semiotika, Fleksibel Merchandise
PERAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PUBLIKASI HASIL FOTOGRAFI UKM X-FLASH Marcy Adiningsih Djamilay; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.443 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v9i2.2223

Abstract

Abstract: The purpose of the research is to find out and study the Instagram social media role in the publication of photography results of X-Flash student activity unit and photo publication on Instagram supporting the creativity of members. Technology advance nowadays make it easier for people to find out the needed information easily just by using the internet and what's new in the internet world is social media. One of the most popular social media today is Instagram with its advantages that it can beautify photos with various existing features, distribute photos and to market products or sell online. The existence of Instagram is used by those who have a hobby of photography to show their works. Therefore, this study aims to examine the role of Instagram social media on the publication of the X-Flash photography results. The data analysis technique used were data reduction, data presentation and verification. Based on the result of data analysis, it was found that the role of Instagram social media were as a media for publication and promotion to increase popularity, increase the existence of X-Flash, give or receive online invitation from off-campus photography communities and introduce the work of X-Flash to the public. There were ways to increase the creativity of members, namely by sharing, hunting together, holding exhibition and re-uploading members' work.Keywords: Social Media Instagram, Instagram, Photography, UKM X-FlashAbstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mempelajari peran media sosial instagram terhadap publikasi hasil fotografi UKM X-Flash serta publikasi foto di instagram yang mendukung kreativitas anggota. Kemajuan teknologi saat ini memudahkan masyarakat untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan dengan mudah hanya dengan menggunakan internet dan yang baru di dunia insternet adalah media sosial. Salah satu media sosial yang terpopuler saat ini adalah instagram dengan kelebihannya yang bisa memperindah foto dengan berbagai fitur yang ada, menyebarkan foto dan untuk memasarkan produk atau berjualan online. Adanya instagram ini dimanfaatkan oleh mereka yang memiliki hobi dalam dunia fotografi untuk memperlihatkan hasil karyanya. Oleh karena itu, pada penelitian ini ingin meneliti peran media sosial instagram terhadap publikasi hasil fotografi UKM X-Flash. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh peran media sosial instagram yaitu sebagai media publikasi dan promosi untuk meningkatkan popularitas, meningkatkan eksistensi UKM X-Flash, memberikan atau menerima undangan online dari komunitas fotografi luar kampus dan mengenalkan hasil karya UKM X-Flash kepada khalayak. Adapun cara untuk meningkatkan kreativitas anggota yaitu dengan melakukan sharing, hunting bersama, mengadakan pameran dan mengunggah kembali karya anggota.Kata Kunci: Media Sosial, Instagram, Fotografi, UKM X-Flash
KONSTRUKSI BERITA PEMERKOSAAN PADA MEMO-X.COM (EDISI BULAN JANUARI-FEBRUARI 2016 DAN BULAN MARET-MEI 2017) Maria Elisabet M; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.673 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i2.1607

Abstract

Abstrack: Violence Against Women (VOW) has increased from year to year. One of the violence experienced by women is rape. This often becomes media coverage, but unfortunately women in the media coverage are often harmed. Memo-X.com, one of the online news portals in the Legal Criminal channel contains news of rape. It can be seen from the writing of news titles that can attract readers, the selection of words and languages that are meaningful gender bias. The purpose of the research is to find out how the construction of the news of rape on Memo-X.com. This study uses a qualitative approach method with Teun Van Dijk's Critical Discourse Analysis (AWK) method. The results obtained from this study are the way journalists write news tends to blame rape victims, place victims as objects and also as sex objects, provide weak and passive stereotypes of victims, and demean victims through the selection of words and language in the news. Social Cognition journalists more focus on giving space to the perpetrators to talk, and making rape victims increasingly cornered. Social contexts bring readers' perceptions to blame rape victims. At present many victims do not dare to report rape that befell him for fear of being blamed by the public. Keywords: Construction News, Memo-X.com Abstrak: Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Salah satu kekerasan yang dialami perempuan yakni pemerkosaan. Hal ini sering menjadi pemberitaan media, namun sayangnya perempuan dalam pemberitaan di media sering dirugikan. Memo-X.com, salah satu portal berita online, dalam kanal Hukum Kriminal memuat berita pemerkosaan. Terlihat dari penulisan judul berita yang dapat menarik minat pembaca, pemilihan kata dan bahasa yang bermakna bias gender. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konstruksi berita pemerkosaan pada Memo-X.com. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun Van Dijk. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah cara wartawan dalam menuliskan berita cenderung menyalahkan korban pemerkosaan, menempatkan korban sebagai objek dan juga sebagai objek seks, memberikan stereotip korban lemah dan pasif, serta merendahkan korban lewat pemilihan kata-kata dan bahasa dalam berita. Kognisi Sosial wartawan lebih fokus memberikan ruang lebih kepada pelaku untuk berbicara, dan membuat korban pemerkosaan semakin terpojok. Kontek sosial membawa perepsi pembaca untuk menyalahkan korban pemerkosaan. Saat ini banyak korban yang tidak berani melaporkan pemerkosaan yang menimpa dirinya karena takut disalahkan masyarakat. Kata Kunci : Konstruksi Berita, Memo-X.com
BUDAYA PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESETARAAN GENDER MASYARAKAT MADURA Munawara .; Ellen Meianzi Yasak; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.206 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i3.123

Abstract

Madura masih terkenal sebagai masyarakat yang kental terhadap budaya dan adat istiadat nenek moyang. Salah satu budaya yang ada sejak jaman nenek moyang dan berlangsung sampai saat ini bahkan menjadi hukum adat yang dilegalkan yaitu pernikahan dini. Dalam budaya pernikahan dini di Madura terutama di dusun Jambu Monyet, Lenteng Barat, Sumenep terdapat beberapa proses yaitu perjodohan anak sejak kecil, adanya praktik jampi-jampi, dan manipulasi usia menikah. Posisi perempuan dalam pernikahan dini adalah sebagai orang yang dipilih, ditunjuk, dan dinikahi, tanpa memiliki hak untuk menolak atau mempertimbangkan. Hak anak perempuan sejak lahir sudah diarahkan oleh para orang tua bahkan dalam dunia pendidikan pun seorang anak perempuan dianggap tidak penting, sehingga para perempuan merasa tidak memiliki hak kebebasan apapun. Penelitian ini dianggap penting untuk mengetahui bagaimana posisi perempuan dalam budaya pernikahan dini di dusun Jambu Monyet dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan etnografi komunikasi. Selain itu penelitian ini menggunakan beberapa hal untuk bisa memperoleh data, yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang akhirnya di analisa menggunakan teori Creswell yaitu dengan cara deskripsi, analisis, dan interpretasi. Kemudian untuk memeriksa keabsahan data yang sudah dianalisis menggunakan teknik triangulasi data. Kata Kunci : Budaya, Pernikahan Dini, Kesetaraan Gender, Perempuan
REPRESENTASI KARIKATUR COVER MAJALAH DETIK TENTANG ISU POLITIK DAN HUKUM DI INDONESIA Khusnul Abid; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.081 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.300

Abstract

Abstract: Caricature is a depiction of a concrete object by way of exaggerating the hallmark of a particular object. This study sought to uncover the meaning contained in the magazine Seconds caricature as an expression critical of the legal and political issues in Indonesia. The theoretical basis of this research is the magazine Seconds As the Media of Mass Communication, caricature, semiotics Charles Sanders Pierce, Classification Signs, Colour Concepts, Politics, and the law in Indonesia. This study uses qualitative descriptive and belongs Pierce semiotic analysis using descriptive methods. directions of this research is leading to a form of representation cover caricature Magazine Second Edition January-February 2015 from this study showed that the magazine Seconds represents the sign as a symbol synergy with semiotic property of Charles Sanders Pierce about the triangle of meaning (Triangle Meaning). While the approach taken to parse the meaning contained in the magazine caricature Seconds also uses color theory belonging to Adi Kusrianto focusing on colors that are considered to have a force capable of influencing the image of the viewer, so the scope of the study focuses on the meaning of caricature cover has a message is then interpreted into a broad meaning that can be understood by the reader. Keywords : Karicature, Semiotics Charles Sander Peirce, Magazines Seconds, Politics, Law. Abstrak: Karikatur merupakan penggambaran dari suatu objek konkret dengan cara melebih-lebihkan ciri khas objek tertentu. Penelitian ini berusaha mengungkap makna yang terkandung pada karikatur pada Majalah Detik sebagai ungkapan kritis terhadap isu politik dan hukum di Indonesia. Landasan teori penelitian ini adalah Majalah Detik Sebagai Media Komunikasi Massa, Karikatur, Semiotik Charles Sanders Pierce, Klasifikasi Tanda, Konsep Warna, Politik, dan hukum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis semiotik milik Pierce dengan menggunakan metode deskriptif. arah dari penelitian ini adalah mengarah kepada bentuk representasi cover karikatur di Majalah Detik edisi Januari-Februari 2015, dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa Majalah Detik merepresentasikan tanda sebagai sebuah lambang yang bersinergi dengan teori semiotika milik Charles Sanders Pierce tentang segitiga makna (Triangle Meaning). Sementara pendekatan yang dilakukan mengurai makna yang terkandung dalam karikatur Majalah Detik juga menggunakan teori warna milik Adi Kusrianto yang berfokus terhadap warna yang dianggap memiliki kekuatan yang mampu memengaruhi citra orang yang melihatnya, sehingga ruang lingkup penelitian berfokus terhadap makna cover dari karikatur memiliki sebuah pesan kemudian diinterpretasikan menjadi sebuah makna luas yang bisa dipahami oleh para pembaca. Kata Kunci : Karikatur, Semiotika Charles Sander Peirce, Majalah Detik, Politik, Hukum.
PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP MINAT FOTOGRAFI PADA KOMUNITAS FOTOGRAFI KAMERA INDONESIA MALANG Fakhris Arbi; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.409 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1474

Abstract

Abstract: The benefits of social media Instagram is to promote various photos of the work of its users both aimed as a business or promotion or narcissistic activities. It will consciously enhance and develop the interest of photography on each instagram account owner to get the most beautiful photos. The purpose of this study was to determine the effect of social media instagram on photography interest in Photography Community Kamera Indonesia Malang. The research is a quantitative research. The sample of research was 57 members of Photography Community Kamera Indonesia Malang. While the data collection techniques used questionnaires. Data analysis method was simple linear regression test using SPSS program. The research result proved that social media instagram have positive effect on photography interest in Photography Community Kamera Indonesia Malang and the positive impact of instagram usage to its users would be motivated to learn and develop the interest of photography to produce a better photograph. Keywords: Social Media Instagram, Photography Interests, Photography Community Abstrak: Abstrak: Manfaat media sosial Instagram untuk mempromosikan berbagai foto hasil karya pengguna instagram baik bertujuan sebagai bisnis maupun ajang promosi atau narsistik. Hal tersebut secara sadar akan meningkatkan dan mengembangkan minat fotografi pada masing-masing pemilik akun instagram untuk mandapatkan hasil foto yang sebagus mungkin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media sosial instagram terhadap minat fotografi pada Komunitas Fotografi Kamera Indonesia Malang. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian yaitu 57 anggota Komunitas Fotografi Kamera Indonesia Malang. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji regresi linear sederhana menggunakan program SPSS.Hasil penelitian membuktikan bahwa media sosial instagram berpengaruh positif terhadap minat fotografi pada Komunitas Fotografi Kamera Indonesia Malang, dampak positif kegunaan instagram bagi penggunaanya akan termotivasi untuk belajar dan mengembangkan minat fotografi untuk menghasilkan foto yang lebih bagus. Kata Kunci:   Media Sosial Instagram, Minat Fotografi, Komunitas Fotografi