Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Kebidanan

HUBUNGAN PENDIDIKAN, PARITAS, DAN PEKERJAAN IBU DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS BANGETAYU KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG TAHUN 2011 Bunga Widita Kartikasari; Mifbakhuddin Mifbakhuddin; Dian Nintyasari Mustika
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.903 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.9-18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan, paritas, dan pekerjaan ibu dengan status gizi ibu hamil trimester III di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan crossectional menggunakansampel 36 ibu hamil trimester III di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang pada bulan Juli-Agustus 2011. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengisian kuesioner. Temuan hasil penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis hubungan antara pendidikan dengan status gizi ibu hamil trimester III diperoleh hasil penghitungan menggunakan Rank Spearman dengan nilai r = 0,195 dan diperoleh nilai p = 0,255 (p>0,05), sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan status gizi ibu hamil trimesterIII. Analisis hubungan antara paritas dengan status gizi ibu hamil trimester III diperoleh hasil penghitungan menggunakan Rank Spearman dengan nilai r = 0,157 dan diperoleh nilai p = 0,361 (p>0,05), sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan status gizi ibu hamil trimester III. Analisis hubungan antara pekerjaan dengan status gizi ibu hamil trimester III diperoleh hasil penghitungan menggunakan uji koefisien korelasi point biserial didapatkan nilai p = 0,004 (p<0,05), sehingga dapat disimpulkanbahwa ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan status gizi ibu hamil trimester III. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dan paritas ibu dengan status gizi ibu hamil trimester III. Ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan status gizi ibu hamil trimester III.
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KELURAHAN PALEBON KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG Dahlan, Arvina; Mubin, Fatkhul; Mustika, Dian Nintyasari
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.168 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.56-60

Abstract

Latar belakang : Pemberian ASI di Indonesia belum dilaksanakan sepenuhnya dan masih sangat rendahnya pemberian ASI eksklusif terutama pada ibu bekerja. Dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti di kelurahan Palebon kecamatan Pedurungan kota Semarang di peroleh data bahwa 8 dari 10 ibu bekerja yang menyusui (bayi umur 6-12 bulan) tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya, dan 9 dari 10 ibu tidak bekerja yang menyusui (bayi umur 6-12 bulan) memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan status pekerjaanterhadap pemberian ASI eksklusif. Metode : jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional, dengan status pekerjaan sebagai variabel independendan pemberian ASI eksklusif sebagai variabel dependen, menggunakan 90 populasi dan 47 sampel, dan menggunakan uji chi square sebagai uji statistik. Hasil : penelitian ini dilakukan dengan menggunakan cara menganalisis hubungan antara status pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif diperoleh hasil perhitungan menggunakan Continuity Correction dengan nilai R = 10,28 dan diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara status pekerjaan dengan pemberian ASI ekslusif. Simpulan : ada hubungan antara status pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BERDASARKAN STATUS BEKERJA IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 6-11 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGAWEN 1 KABUPATEN DEMAK Marisa Fergie Anggraeni; Susi Herawati; Dian Nintyasari Mustika
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2015): February 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.579 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.1.2015.50-56

Abstract

Latar Belakang : Cakupan ASI eksklusif masih rendah di Indonesia. Status bekerja merupakan salah satu penyebabnya. Dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti di Puskesmas Karangawen 1 ternyata ada ibu yang tidak bekerja tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pemberian ASI eksklusif berdasarkan status bekerja ibu yang memiliki bayi usia 6-11 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karangawen 1. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 70, dengan variabel bebas yaitu status bekerja dan variabel terikatnya adalah pemberian ASI eksklusif. Uji statistik yang dipakai adalah uji chi square. Hasil: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan 70 responden. Jumlah pemberian ASI eksklusif 11, ASI eksklusif 59, jumlah ibu bekerja 56 dan jumlah ibu tidak bekerja 14. Setelah dilakukan analisis diperoleh nilai p= 0,001 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan Ho ditolak. Kesimpulan: Ada perbedaan pemberian ASI eksklusif berdasarkan status bekerja. Diharapkan untuk semua ibu agar tetap memberikan ASI eksklusif walaupun ibu bekerja. Kata kunci: Pemberian ASI Eksklusif , Status Bekerja
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BALITA DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU DI DESA SUMBEREJO KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK Siti Nur Lailia Sakbaniyah; Susi Herawati; Dian Nintyasari Mustika
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.809 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Posyandu adalah salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia dengan tujuan utamanya yaitu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Kunjungan balita di Desa Sumberejo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak semakin rendah, hal ini kemungkinan disebabkan beberapa faktor antara lain pengetahuan, umur, pendidikan, pekerjaan , jarak dan keterjangkauan Posyandu. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu balita terhadap kepatuhan kunjungan balita ke Posyandu di Desa Sumberejo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik korelasi dengan metode pendekatan cross sectional. Total populasi 459 balita dan 83 sampel yang dipilih dengan cara Stratified Random Sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner . Analisis data dengan menggunakan uji statistik Korelasi Rank Sperman didapatkan nilai ρ = 0,00 yang artinya < 0,05 H0 diterima, ada hubungan antara pengetahuan ibu balita terhadap kepatuhan kunjungan balita ke Posyandu. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu terhadap kepatuhan kunjungan balita ke posyandu di Desa Sumberejo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak diharapkan tenega kesehatan terutama bidan dapat memberikan penyuluhan tentang pentingnya posyandu yaitu untuk meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia. Kata kunci : pengetahuan, kepatuhan kunjungan balita
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN IBU BERSALIN TENTANG PELAYANAN PERSALINAN PROGRAM JAMPERSAL DI BPM YULIA KOTA SEMARANG Apriyani Putri; Susi Herawati; Dian Nintyasari Mustika
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.919 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Jampersal adalah salah satu terobosan pemerintah yang membantu menurunkan AKI dan AKB untuk mencapai target MDGs. Jampersal meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan. AKI meningkat dikarenakan salah satunya yaitu terlambatnya mengambil keputusan akibat dari faktor ekonomi. Telah diketahui bahwa Jampersal adalah pelayanan yang gratis tetapi pelayanan Jampersal harus berfokus pada mutu pelayanan sehingga pelanggan akan merasa puas. Jenis penelitian kualitatif dengan teknik sampling purposive sampling. Sampel sebanyak 3 orang yang diambil dari ibu-ibu yang bersalin ikut program Jampersal di BPM Yulia dan triangulasi 2 orang yaitu bidan Yulia dan kader. Dilakukan wawancara mendalam (in deepth interview) tentang faktor-faktor kepuasan yaitu keandalan (reability), ketanggapan (responsiveness), jaminan keamanan (assurance), empati (emphaty), dan kenyamanan (tangibles). Dari hasil penelitian diketahui bahwa berdasarkan ketanggapan (responsiveness), empati (emphaty), dan kenyamanan (tangibles) sebagian besar ibu bersalin sudah merasa puas terhadap pelayanan persalinan program Jampersal di BPM Yulia. Tetapi, berdasarkan keandalan (reability) dan jaminan keamanan (assurance) didapatkan bahwa ibu bersalin merasa sudah cukup puas terhadap pelayanan persalinan program Jampersal di BPM Yulia. Hal ini dikarenakan keberadaan bidan Yulia yang tidak selalu ada di tempat praktik dan salah satu responden tidak memperhatikan surat ijin praktik bidan yang berada di ruangan praktik. Sebagian besar responden sudah merasa puas terhadap pelayanan persalinan program Jampersal di BPM Yulia dan ada salah satu responden yang merasa cukup puas terhadap pelayanan persalinan program Jampersal di BPM Yulia. Sehingga faktor keandalan (reability) dan jaminan keamanan (assurance) harus lebih ditingkatkan. Kata kunci: Tingkat Kepuasan Ibu Bersalin, Pelayanan Persalinan Program Jampersal
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN, PEKERJAAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR DI DESA LETEH KECAMATAN REMBANG KABUPATEN REMBANG Azzade Ellyn Dardiana; Mifbakhudin Mifbakhudin; Dian Nintyasari Mustika
Jurnal Kebidanan Vol 3, No 2 (2014): August 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.868 KB) | DOI: 10.26714/jk.3.2.2014.20-25

Abstract

Latar Belakang :Teknik menyusui merupakan salah satu factor yang mempengaruhi produksi ASI dimana bila teknik menyusui tidak benar maka akan terjadi kegagalan dalam proses menyusui dan kegagalan tersebut sering disebabkan karena beberapa masalahpada ibu maupun bayinya. Masalah dari ibu disebabkan dari beberapa factor yaitu pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan. Tujuan :Penelitian untuk mengetahui adanya hubungan pendidikan pekerjaan dan pengetahuan ibu dengan teknik menyusui yang benar di Desa Leteh Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang. Metode : Jenis Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian analitik explanatory study dengan pendekatan cross sectional. Variable independen pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui dan variable dependen: teknik menyusui yang benar. Uji statistic yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ch- square.Jumlah populasi 37 ibu menyusui (0-6) bln, dengan kuesioner dan cheklist sebagai instrumen. Hasil : Penelitian yang diperoleh dari 37 responden, didapatkan 22 responden (62,2%) dengan pendidikan menengah yang dimiliki oleh ibu menyusui yang mempunyai teknik menyusui yang benar, ibu menyusui yang bekerja sebagian besar mempunyai teknik menyusui yang benar sebanyak 19 responden (51,4%), dan ibu menyusui yang mempunyai pengetahuan baik sebesar 17 (45,9%). Uji statistik yang digunakan Chi squaredi peroleh p value sebesar 0,000(p value< 0,05). Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan ibu dengan teknik menyusui yang benar, Ada hubungan yang bermmakna antara pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan dengan teknik menyusui yang benar.Kata Kunci: Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan dan Teknik Menyusui yang Benar