Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Pelaksanaan dan Penerapan Materi Sekolah Lapang Agroforestri Berbasis Kopi di Desa Bulu Mario Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Alwi Ananda; Nuraini Budi Astuti; Ferdhinal Asful
Jurnal Pertanian Khairun Vol 4 No 2: (Desember 2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v4i2.11148

Abstract

Salah satu sumber utama usaha masyarakat Desa Bulu Mario adalah pertanian kopi karena topografinya yang dingin dan terdiri dari gunung dan perbukitan. Namun disisi lain terdapat permasalahan yang kompleks pada lahan kopi masyarakat karena pertaniannya masih tradisional yang mengakibatkan tanaman kopi tidak berproduksi sesuai target yang diharapkan. Selain itu alih fungsi lahan turut merugikan keberlanjutan ekosistem lahan pertanian dan mengancam keberadaan hutan. Oleh karena itu SRI sebagai lembaga konservasi hutan mengadakan sekolah lapang agroforestri berbasis kopi yang bertujuan untuk memberikan pelatihan pengelolaan lahan secara agroforestri kepada petani desa Bulu Mario. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan menganilisis tingkat penerapan materi sekolah lapang agroforestri tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan teknik pengambilan responden secara sensus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, wawancara terstruktur, studi literature, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66% pelaksanaan sekolah lapang agroforestry tidak sesuai dengan panduan. Selanjutnya tingkat penerapan materi Sekolah Lapang Agroforestri Berbasis Kopi termasuk dalam kategori sedang dengan skor 1920. Dimana materi SL Agroforestri Berbasis Kopi yang berkaitan dengan pengendalian HPT dan pembuatan pestisida nabati adalah yang paling rendah tingkat penerapannya. Rendahnya tingkat penerapan tersebut disebabkan karena tingkat kehadiran peserta yang juga rendah. Oleh karena itu disarankan agar peserta mengikuti seluruh proses pembelajaran dalam kegiatan SL. Selain itu  pemateri dalam kegiatan SL perlu mempersiapkan materi sesuai dengan kebutuhan peserta.
Government Agricultural Intervention and Farm Household Income Zednita Azriani; Hasnah Hasnah; Rika Hariance; Nuraini Budi Astuti; Syahdina Sarah
Journal of Economics, Entrepreneurship, Management Business and Accounting Vol 4 No 4 (2026): Volume 4, Issue 4, July 2026
Publisher : CV. Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jeemba.v4i4.1123

Abstract

Purpose – This study examines the effect of government agricultural intervention on farm household income and production across major agricultural subsectors. Design/methodology/approach - A quantitative approach was employed using data from 247 farmers who received government assistance across seven agricultural commodity-producing districts and cities. The analysis combines descriptive statistics and t-tests to assess changes in production and household income following intervention. Findings/Results - Government intervention increased agricultural production by approximately 7% overall. The largest increase occurred in the food crop subsector at 10%, followed by plantations at 8%, while the lowest increase was 4%. The t-test results confirm that government intervention significantly improves farm household income, with the strongest income response observed among food crop farmers. Originality/Value - This study demonstrates that government agricultural intervention can improve both production and household income, although its effectiveness varies across subsectors. The findings highlight the importance of combining production support with farm diversification and downstream processing to strengthen the sustainability of rural household income.