Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pseudocode

Perancangan Aplikasi Absensi Online Dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman Kotlin Arafat Febriandirza
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 September 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.222 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.2.123-133

Abstract

Pada saat ini banyak perusahaan yang masih menggunakan absensi manual khususnya di perusahaan atau instansi kecil, tentunya sangat disayangkan apabila di era digital ini tidak memanfaatkan teknologi yang makin berkembang, dalam hal ini banyak karyawan masih melakukan kecurangan dalam memanipulasi data absensi manual yang merugikan perusahaan sehingga menghambat kinerja kemajuan perusahaan, selain menimbulkan banyak resiko dan kecurangan yang dapat dilakukan karyawan, menggunakan metode manual pada sistem absensi juga menghabiskan banyak waktu karena harus mencatat satu per satu absensi setiap karyawan tentu saja hal ini tidak efektif. Oleh karena itu, penulis membuat suatu sistem perangkat android untuk menentukan posisi karyawan. Manajer dapat memantau posisi karyawan menggunakan absensi berbasis kotlin yang terhubung satelit dengan menggunakan metode Agile. Dengan adanya sistem ini membuat disiplin karyawan, mengurangi potensi kecurangan, meningkatkan efesiensi dan akurasi, dapat memantau karyawan yang sering absen, dapat memantau karyawan dalam penugasan, mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif, mengetahui posisi karyawan yang sedang bekerja.Kata Kunci: Absensi, Agile, Android, Digitalisasi, Kotlin
Perancangan Data Warehouse Untuk Data Penelitian Di Perguruan Tinggi Menggunakan Pendekatan Nine Steps Methodologhy Firman Noor Hasan; Arafat Febriandirza
Jurnal Pseudocode Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.558 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.8.1.49-57

Abstract

Data yang berada dan digunakan pada perguruan tinggi bermacam-macam seperti data akademik, data mahasiswa, data penelitian, dan lain-lain. Penggunaan teknologi data warehouse banyak digunakan oleh berbagai industri karena memungkinkan integrasi berbagai macam aplikasi atau sistem. Desain data warehouse yang efektif dapat membantu manajemen lembaga untuk memutuskan evaluasi kritis untuk organisasinya. Penelitian ini membahas tentang perancangan data warehouse untuk data penelitian di perguruan tinggi menggunakan pendekatan nine steps methodology. Data warehouse penelitian yang telah dibuat, berguna didalam menganalisis data-data penelitian di perguruan tinggi. Sebelumnya perguruan tinggi tersebut belum mempunyai database untuk data penelitian. Sehingga dapat dijadikan sebagai analisis data menggunakan OLAP untuk dijadikan pendukung pengambilan keputusan.
Rancang Bangun Dispenser Otomatis Untuk Tunanetra Berbasis Microcontroller Arafat Febriandirza; Abdiel Alpriyan Gempa Alamsyah Sahuri
Jurnal Pseudocode Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 September 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.357 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.8.2.143-152

Abstract

Air bagi manusia merupakan kebutuhan primer, karena 70% tubuh manusia terdiri dari air. Penggunaan dispenser di masyarakat sering ditemukan, karena kemudahan dan kebersihan untuk menyimpan persediaan air minum. Tunanetra adalah istilah di masyarakat untuk orang yang memiliki keterbatasan indra penglihatan. Tidak jarang penyandang tunanetra mengalami kesulitan dalam melakukan aktifitas pengambilan air. Penelitian ini bertujuan untuk membangun rancangan dispenser otomatis yang mampu membantu penyandang tunanetra untuk menghindari cidera saat mengambil air di dispenser. Dispenser otomatis dirancang menggunakan dua mikrokontroler yaitu atmega32 dan esp8266 dimana mikrokontroler esp8266 tersebut sudah memiliki fitur wifi yang dapat terkoneksi dengan internet. Dispenser otomatis memiliki 2 buah sensor ultrasonik sebagai input sinyal untuk mendeteksi objek yang menghalangi pancaran sensor ultrasonik. Hasil penelitian menunjukan bahwa dispenser otomatis mampu bekerja dengan dua mikrokontroller dan dapat saling komunikasi antar mikrokontroller, dapat terkoneksi dengan telegram melalui modul wifi di nodemcu, saling mengirim dan menerima pesan. Mikrokontroler Arduino uno atmega32 sebagai pusat pengendalian sistem.Kata Kunci: Tunanetra, Dispenser Otomatis, Arduino Uno Atmega32, NodeMCU ESP8266, Sensor Ultrasonik