Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perkembangan Wisata Belanja “Oleh-Oleh Makanan” di Kota Malang Nonny Aji Sunaryo; I Nyoman Darma Putra; Made Heny Urmila Dewi
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 06, Nomor 01, Juli 2019
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2019.v06.i01.p02

Abstract

Shopping currently recognize as a tourism attraction. Malang is one of shopping tourism destinations in Indonesia, tourist go to Malang for bought food souvenirs. This study is aimed to find out the development of food souvenirs in Malang. This study uses a qualitative method. The results of this study indicate that the development of food shopping tourism has gone quickly within these past four years, starting from 2014 to 2018. This development is not only seen by the number of food souvenirs businesses, but also the variety of food souvenirs that are available in the market. There are 9 types of food souvenirs in Malang. Keywords: Shopping Tourism, Souvenirs, Food, Malang City
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Pelatihan Mengolah Jagung di Desa Srigading Kecamatan Lawang Kabupaten Malang Nonny Aji Sunaryo; Mazarina Devi; Soenar Soekopitojo; Narju Najah Afnany; Yunus Fandi Prasetyo; Tata Sekar Juang Asmarani; Naufal Taufiqurrahman
Jurnal Abdimas Pariwisata Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Abdimas Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1365.155 KB) | DOI: 10.36276/jap.v2i2.293

Abstract

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani  (KWT) merupakan sumberdaya manusia yang potensial berperan aktif meningkatkan perekonomian desa. Namun, perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas mereka salah satunya adalah pemberdayaan dengan bentuk giat pelatihan mengolah bahan pangan potensi lokal yang ada. Di Desa Srigading Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, jagung merupakan potensi bahan pangan lokal, namun hingga saat ini pemanfaatanya masi belum maksimal. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan KWT Desa Srigading agar mereka memiliki kekuatan berupa pengetahuan dan keterampilan untuk membentuk suatu usaha yang bisa mendatangkan keuntungan dan menggerakan perekonomian desa. Metode yang pelatihan yang digunakan adalah learning by doing. KWT diajak langsung untuk mengolah jagung menjadi produk setengah jadi (kulit samosa dan frozen samosa jagung) dan produk jadi atau siap makan (samosa jagung dan stik kulit samosa jagung). Olahan yang dibuat dalam pelatihan ini berpotensi menjadi produk usaha oleh-oleh makanan ataupun dapat sebagai variasi menu makanan yang ditawarkan pada usaha penyedia makanan di destinasi wisata yang ada di Desa Srigading, Kecamatan  Lawang, Kabupaten Malang. Community Empowerment of Woman Farmer Groups by Corn Processing Training in Srigading Village, Lawang District, Malang Regency Women Farmers Group (WFG) is a human resource that has the potential to play an active role in improving the village economy. However, efforts need to be made to improve their quality, one of which is empowerment by means of active training in processing existing local potential food ingredients. In Srigading Village, Lawang District, Malang Regency, corn is a potential local food ingredient, but until now its utilization has not been maximized. This training activity aims to empower the KWT of Srigading Village so that they have the strength in the form of knowledge and skills to form a business that can bring profits and move the village economy. The training method used is learning by doing. KWT are invited directly to process corn into semi-finished products (samosa skins and frozen corn samosas) and finished or ready-to-eat products (corn samosas and corn samosa skin sticks). The preparations made in this training have the potential to become a food souvenir business product or can be a variety of food menus offered to food service businesses in tourist destinations in Srigading Village, Lawang District, Malang Regency.
Edukasi dan Pelatihan Pencegahan Stunting dengan Pembuatan Makanan Balita di Desa Sumberpasir Anggi M.J. Saputri; Lismi Animatul Chisbiyah; Nonny Aji Sunaryo; Ummi Rohajatien; Melati Azizah; Citra Diah Permata
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak karena kurang gizi secara kronis dan infeksi berulang. Hal ini ditandai dengan tinggi badannya berada di bawah standard. Stunting dapat disebabkan oleh beberapa hal salah satunya adalah kekurangan asupan protein pada anak dan ibuhamil, karena protein dinilai mahal. Desa Sumberpasir merupakan salah satu desa mitra Universitas Negeri Malang dalam program pengabdian masyarakat. Desa Sumberpasir memiliki potensi bahan pangan yangmengandung protein melimpah yaitu ikan lele. Ikan lele merupakan ikan yang memiliki nutrisi yang tinggi dan dapat mencegah stunting.   Kegiatan ini diinisiasi dari hasil wawancara dengan Kepala Desa, yang berharap adanya pelatihan mengolah makanan untuk balita yang stunting. Produk olahan ikan lele yang dibuat pada kegiatan ini adalah mie ikan lele.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi dan melatih kader posyandu tentang pengolahan makanan untuk balita stunting berupa mie lele. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat Desa Sumberpasir terampil membuat olahan mie lele. dimana nantinya ketrampilan tersebut dapat digunakan sebagai bekal membuat makanan untuk anak stunting di desa Sumberpasir. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pengolahan makanan balita yang stuntingi. Sehingga penderita stunting di desa Sumberpasir dapat berkurang.
Pelatihan Pembuatan Minuman Instan Rempah Menjadi Produk Bernilai Jual Di Desa Kemantren Kabupaten Malang Naafi'dah Hilwa Tsabita; Citra Diah Permata; Dara Henindaning Putri; Nonny Sunaryo Aji
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kematren terletak di Kecamatan Jabung, Malang, memiliki sumber daya alam yang melimpah berupa rempah-rempah. Dalam proses pemanfaatan dan pengolahannya hanya menghasilkan produk yang standart dan kurang memiliki value tinggi. Oleh karena itu perlu adanya suatu tindakan untuk mendongkrak nilai ekonomis dalam pengolahan rempah-rempah sehingga masyarakat Kemantren, khususnya ibu-ibu PKK dan pemilik UMKM dapat memasarkan produk dengan nilai tinggi. Kegiatan pelatihan dalam rangka pengabdian masyarakat oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Mahasiswa Departemen Pendidikan Tata Boga dan Busana di Desa Kemantren dilakukan dengan cara memanfaatkan sumber daya alam berupa rempah-rempah menjadi minuman instan yang bernilai jual tinggi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah Pemberian materi tentang pembuatan dan Pelatihan pengolahan rempah-rempah menjadi minuman instan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk mengedukasi dan melatih warga desa Kemantren tentang pengolahan rempah-rempah yang bernilai ekonomis. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat Desa Kemantren terampil membuat olahan rempah-rempah, dimana nantinya ketrampilan tersebut dapat digunakan sebagai modal atau bekal membuka usaha dan sebuah inovasi baru bagi pemiliki UMKM di desa Kemantren. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pengolahan rempah-rempah menjadi produk minuman instan rempah yang memiliki nilai jual menjadi lebih tinggi. Sehingga masyarakat dapat mendapatkan keuntungan tambahan sehingga meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat setempat. Kata kunci: pengabdian masyarakat, pelatihan pembuatan minuman, minuman instan rempah
Pelatihan Pengolahan Potensi Pangan Lokal Desa Sumbersekar Anggi M.J. Saputri; Laili Hidayati; Nonny Aji Sunaryo; Alief Lukman Syafi'i; Fadila Khoirunisa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sumbersekar adalah desa yang terletak di Kecamatan Dau, Malang. Desa ini adalah desa mitra Universitas Negeri Malang dalam program pengabdian Masyarakat. Potensi pangan yang dimiliki diantaranya sawi hijau dan jeruk. Pada musim panen raya, jeruk dan sawi hijau dijual murah. Oleh karena itu perlu adanya suatu tindakan untuk mendongkrak nilai ekonomis sehingga masyarakat Sumbersekar, khususnya petani jeruk dan sawi hijau tidak mengalami kerugian. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan cara memanfaatkan hasil panen jeruk dan sawi hijau. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah Pemberian materi tentang pembuatan olahan jeruk dan sawi dan Pelatihan pengolahan brownies lapis jeruk dan cendol sawi.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk mengedukasi dan melatih warga desa Sumbersekar tentang pengolahan jeruk dan sawi. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat Desa Sumbersekar terampil membuat olahan kedua bahan tersebut, dimana nantinya ketrampilan tersebut dapat digunakan sebagai modal atau bekal membuka usaha di desa Sumbersekar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pengolahan hasil bumi khususnya jeruk dan sawi hijau sebagai produk olahan memiliki nilai jual menjadi lebih tinggi. Sehingga masyarakat dapat mendapatkan keuntungan tambahan sehingga meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat setempat. 
Pelatihan Pengolahan Jagung pada Ibu-Ibu PKK Desa Talok Malang Anggi M.J. Saputri; Nonny Aji Sunaryo; Wiwik Wahyuni; Riana Nurmalasari; Alief Lukman Syafi'i; Syamsudin Habibullah Djan Djanany
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Talok Kabupaten Malang merupakan salah satu desa mitra Universitas Negeri Malang dalam program pengabdian masyarakat. Salah satu potensi bahan pangan yang melimpah di Desa Talok adalah jagung. Dimana jika panen jagung, jagung hanya diolah direbus, dibakar dan di buat jenang. Kegiatan ini diinisiasi dari hasil wawancara dengan Kepala Desa, yang berharap adanya pelatihan mengolah jagung menjadi olahan pangan yang memiliki kandungan gizi dan nilai jual yang tinggi. Produk olahan jagung yang dibuat pada kegiatan ini adalah brownies kukus jagung, dan dawet jagung. Selain diajarkan mengolah produk, masyarakat khususnya Ibu-Ibu PKK Talok juga dibekali teknik menyimpan dan mengemas produk makanan.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk mengedukasi dan melatih warga desa Talok tentang pengolahan jagung. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat Desa Talok terampil membuat olahan dari jagung, dimana nantinya ketrampilan tersebut dapat digunakan sebagai modal atau bekal membuka usaha di desa Talok. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pengolahan jagung sebagai produk olahan memiliki nilai jual menjadi lebih tinggi. Sehingga masyarakat dapat mendapatkan keuntungan tambahan sehingga meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat setempat.
Edukasi Dan Pelatihan Makanan Asuh (Aman, Sehat, Utuh, Halal) Di SMK Cendika Bangsa Kepanjen Kabupaten Malang Nonny Aji Sunaryo; Riana Nurmalasari; Anggi M.J Saputri; Lismi Animatul Chisbiyah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengkonsumsi makanan yang sehat berdampak pada kesehatan, faktanya anak sekolah cenderung beresiko mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Terbukti pada penelitian-penelitian yang telah dilakukan banyak jajanan yang mereka konsumsi tenyata mengandung zat berbahaya. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yaitu edukasi berupa ceramah tentang konsep makanan ASUH, dan pelatihan berupa praktek membuat produk makanan berdasarkan konsep tersebut. Melalui kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh TIM Satgas Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang, berupaya untuk mengedukasi siswa-siswi SMK Cendika Bangsa khususnya agar memahami konsep makanan ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal). Harapannya, jika siswa-siswi paham, mereka akan lebih bijak dalam memilih makanan atau jajanan yang akan dikonsumsi. Selain edukasi, pada kegiatan PKM ini siswa-siswi juga diberikan pelatihan membuat makanan berupa Dessert Box Brownis Jasuke, untuk mengimplementasikan konsep yang sudah diajarkan. Pemilihan produk pelatihan berbahan dasar jagung, ditujukan untuk memanfaatkan salah satu hasil ladang SMK Cendika Bangsa. Produk pelatihan diharapkan dapat menjadi ide bisnis bagi siswa-siswi, dan juga sebagai produk unggulan SMK Cendika Bangsa. Kegiatan PKM ini berjalan lancar, para peserta sangat aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Hasil dari PKM ini semua siswa-siswi SMK Cendika Bangsa yang mengikuti kegiatan ini pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan membuat produk makanan ASUH bertambah. Kata kunci—pengabdian kepada masyarakat, edukasi, pelatihan, makanan ASUH.
PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KREATIFITAS KWT MENGOLAH KULINER BERBAHAN KOPI DI DESA WISATA KOPI SERAYU SRIGADING KABUPATEN MALANG Nonny Aji Sunaryo; Riana Nurmalasari; Anggi MJ Saputri; Ni'matul Istiqomah; Tiara estu amanda
BINA CIPTA Vol 2 No 2 (2023): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v2i2.19

Abstract

Keterampilan dan kreatifitas perlu dimiliki sumber daya manusia (SDM) yang mengelola destinasi pariwisata, tidak terkecuali perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT). Di Desa Wisata Kopi Serayu Srigading Malang, mereka sangat berperan dalam pengelolaan pariwisata. Pelaksanaan pengabdian masyarakt yang dilaksanakan Tim Satgas Universitas Negeri Malang bertujuan untuk memberikan ilmu dan pengetahuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreatifitas mereka dalam mengolah kuliner berbahan dasar kopi. Hal ini dikarenakan kopi sebagai sumber daya alam juga menjadi komoditas pariwisata, namun belum secara optimal dikembangkan. Produk kuliner yang dibuat adalah No Baked Dessert Box Coffee Based dan minuman kopi dengan teknik manual brew, dengan adanya pelatihan pembuatan makanan dan minuman ini diharapkan akan meningkatkan keterampilan dan kreatifitas KWT sehingga mendukung pengembangan wisata di desa mereka.
Teknologi Komposter dan Digester untuk Optimasi Pengolahan Sampah Organik Bagi Warga Desa Tempursari Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang Nurmalasari, Riana; Sutadji, Eddy; Aji Sunaryo, Nonny; Viona P.P.S, Gladis
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 1 No 3 (2023): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v1i3.78

Abstract

Environmental well-being is significantly impacted by public consciousness regarding waste management.   Households must be conscious of their ability to effectively utilize and manage waste before disposing of it in a landfill.   Tempursari Village, located in Donomulyo District, is a promising area in Malang Regency for implementing waste processing technology. This is due to the abundance of organic waste that remains unmanaged and underutilized.  The technologies in question are composters and digesters.   The implementation of composter and digester technology in Tempursari village results in a 55% reduction of organic waste generated by each household.   Previously unprocessed trash is now directly deposited into the composter bin for processing.   The application of composter technology extends beyond the management of organic waste.   Nevertheless, it is currently undergoing further development as a substrate for planting.   Using digester technology, it was discovered that each digester tube with a volume of 150-200 litres could produce biogas with a capacity of 500 litres. This biogas could be utilized for cooking purposes within a time frame of 60 to 120 minutes.   These findings significantly contribute to the community's endeavours to minimize the utilization of LPG gas.
Digitalisasi Kursus Produksi Patiseri Berbasis MOOC di Universitas Negeri Malang Sunaryo, Nonny Aji; Nurmalasari, Riana; Saputri, Anggi MJ; Prasetyo, Abdul Rahman
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v8i1.1655

Abstract

Belajar secara online saat ini semakin mudah dan digemari oleh masyarakat dengan adanya pengembangan-pengembangan yang terus dilakukan oleh penyelenggara pendidikan. Tak ketinggalan Universitas Negeri Malang sebagai learning university berkomitmen untuk menyelenggarakan pembelajaran digital yang bermutu dan inovatif. MOOC adalah salah satu platform LMS yang dikembangkan oleh UM untuk pelaksanaan pembelajaran bagi masyarakat umum. Tujuan Penelitian ini untuk mengembangkan konten pembelajaran digital untuk kursus daring berbasis MOOC. Kegiatan ini juga mewujudkan RENSTRA UM sebagai penyelenggara pembelajaran digital yang berkualitas yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Sasaran peserta merupakan masyarakat umum yang ingin mempelajari tentang seluk beluk produksi patiseri, sehingga pengetahuan dan keahlian mereka bertambah. Kursus produksi patiseri merupakan salah satu bidang kajian yang diminati masyarakat, ilmu dan keterampilan yang didapat bisa menjadi bekal mereka untuk mandiri dengan berwirausaha memproduksi produk patiseri yang dapat menjadi mata pencaharian mereka. Pengembangan konten yang berkualitas dapat meningkatkan kepercayaan masayarakat kepada UM sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang profesional dan berkualitas.