Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Muhammadiyah’s Application Technology

Perbandingan Parameter Hidrograf Satuan Sintesis Terhadap Hidrograf Satuan Amatan Collins pada Das Bialo Khafifa Khafifa; Yusril Yusril; Abd. Rakhim Nanda; Agusalim Agusalim; Nurnawaty Nurnawaty; Andi Bunga Tongeng; Kasmawati Kasmawati
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i2.10269

Abstract

Banjir rencana (design flood) adalah salah satu klasifikasi besaran rencana untuk pembuatan struktur atau bangunan hidrolik, yang keberadaannya (fungsi dan kestabilannya) dipengaruhi oleh karakteristik aliran banjir. Banjir rencana dapat diperoleh melalui kegiatan analisis hidrologi yang hasilnya biasanya dapat berupa debit banjir maksimum, volume banjir atau hidrografi banjir. Tujuan untuk mengetahui keandalan metode Hidrograf Satuan Sintetis pada daerah aliran sungai (DAS) Bialo dan metode collins sebagai pembandingnya. Metode penelitian yang direncanakan akan memberikan informasi tentang parameter yang berpengaruh dalam menghitung hidrograf satuan. Adapun hasil penelitian dalam perhitungan metode HS amatan dan HSS yang diamati keduanya menggunakan persamaan empiris, perbedaan yang paling signifikan membedakan adalah waktu mencapai puncak (Tp).
Uji Metode Hidrograf Satuan Sintetis pada Das Bialo dengan Menggunakan Hidrograf Satuan Amatan Collins Khafifa Khafifa; Yusril Yusril; Abd. Rakhim Nanda; Agusalim Agusalim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.9214

Abstract

Banjir rencana (desain banjir) adalah salah satu rencana besar untuk suatu rencana pembuatan bangunan udara atau bangunan yang keberadaannya (fungsi operasi dan stabilitas) dipengaruhi oleh karakteristik aliran banjir. Rencana banjir dapat diperoleh melalui kegiatan analisis hidrologi yang secara umum hasilnya dapat berupa debit banjir maksimum, volume banjir, ataupun hidrograf banjir. Tujuan untuk menyempurnakan metode Hidrograf Satuan Sintetis pada daerah aliran sungai (DAS) Bialo dan metode collins sebagai pembandingnya. Metode penelitian yang direncanakan akan memberikan informasi tentang parameter yang berpengaruh dalam perhitungan hidrograf satuan. Adapun hasil penelitian dalam perhitungan metode HS amatan dan HSS masing-masing menggunakan persamaan empiris, yang paling signifikan yang membedakan adalah metode HS Amatan Collins menggunakan data AWLR sedangkan hidrograf satuan sintetis tidak. Metode HSS Gamma 1 menggunakan parameter lebar DAS sedangkan metode yang lain tidak menggunakan lebar DAS, metode HSS Snyder dan metode HSS Limantara menggunakan koefisien karakteristik cekungan sedangkan yang lainnya tidak.
Uji Metode Hidrograf Satuan Sintetis pada Das Bialo dengan Menggunakan Hidrograf Satuan Amatan Collins Khafifa, Khafifa; Yusril, Yusril; Nanda, Abd. Rakhim; Agusalim, Agusalim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.9214

Abstract

Banjir rencana (desain banjir) adalah salah satu rencana besar untuk suatu rencana pembuatan bangunan udara atau bangunan yang keberadaannya (fungsi operasi dan stabilitas) dipengaruhi oleh karakteristik aliran banjir. Rencana banjir dapat diperoleh melalui kegiatan analisis hidrologi yang secara umum hasilnya dapat berupa debit banjir maksimum, volume banjir, ataupun hidrograf banjir. Tujuan untuk menyempurnakan metode Hidrograf Satuan Sintetis pada daerah aliran sungai (DAS) Bialo dan metode collins sebagai pembandingnya. Metode penelitian yang direncanakan akan memberikan informasi tentang parameter yang berpengaruh dalam perhitungan hidrograf satuan. Adapun hasil penelitian dalam perhitungan metode HS amatan dan HSS masing-masing menggunakan persamaan empiris, yang paling signifikan yang membedakan adalah metode HS Amatan Collins menggunakan data AWLR sedangkan hidrograf satuan sintetis tidak. Metode HSS Gamma 1 menggunakan parameter lebar DAS sedangkan metode yang lain tidak menggunakan lebar DAS, metode HSS Snyder dan metode HSS Limantara menggunakan koefisien karakteristik cekungan sedangkan yang lainnya tidak.
Perbandingan Parameter Hidrograf Satuan Sintesis Terhadap Hidrograf Satuan Amatan Collins pada Das Bialo Khafifa, Khafifa; Yusril, Yusril; Nanda, Abd. Rakhim; Agusalim, Agusalim; Nurnawaty, Nurnawaty; Tongeng, Andi Bunga; Kasmawati, Kasmawati
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i2.10269

Abstract

Banjir rencana (design flood) adalah salah satu klasifikasi besaran rencana untuk pembuatan struktur atau bangunan hidrolik, yang keberadaannya (fungsi dan kestabilannya) dipengaruhi oleh karakteristik aliran banjir. Banjir rencana dapat diperoleh melalui kegiatan analisis hidrologi yang hasilnya biasanya dapat berupa debit banjir maksimum, volume banjir atau hidrografi banjir. Tujuan untuk mengetahui keandalan metode Hidrograf Satuan Sintetis pada daerah aliran sungai (DAS) Bialo dan metode collins sebagai pembandingnya. Metode penelitian yang direncanakan akan memberikan informasi tentang parameter yang berpengaruh dalam menghitung hidrograf satuan. Adapun hasil penelitian dalam perhitungan metode HS amatan dan HSS yang diamati keduanya menggunakan persamaan empiris, perbedaan yang paling signifikan membedakan adalah waktu mencapai puncak (Tp).
Kinerja Penstock Terhadap Fluktuasi Debit pada PLTA Bili Bili Pratama, Bagus Fadil; Maricar, Farouk; Nanda, Abd. Rakhim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/xvxrpj51

Abstract

ABSTRAK: Penstock merupakan komponen vital dalam sistem pembangkitan listrik tenaga air karena berfungsi menyalurkan aliran air bertekanan dari bendungan menuju turbin. Kinerja penstock sangat dipengaruhi oleh kondisi hidraulik di dalamnya, khususnya fluktuasi debit yang dapat menimbulkan perubahan tekanan, kehilangan energi, dan potensi terjadinya water hammer. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja penstock pada PLTA Bili Bili di bawah kondisi variasi debit operasi, serta menganalisis pengaruh fluktuasi debit terhadap parameter-parameter hidraulik utama seperti tekanan, kecepatan aliran, dan efisiensi penyaluran energi. Data yang dikaji meliputi karakteristik penstock, variasi debit harian, tekanan operasi, serta data kinerja turbin. Analisis dilakukan untuk mengetahui hubungan antara perubahan debit dengan perubahan tekanan internal, head loss, dan respons sistem terhadap potensi transien aliran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi debit memiliki pengaruh signifikan terhadap karakteristik hidraulik penstock. Pada debit tinggi terjadi peningkatan tekanan statis dan kehilangan energi yang lebih besar, sedangkan pada debit rendah penurunan tekanan menyebabkan efisiensi penyaluran energi menurun. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam optimasi operasi penstock dan peningkatan keandalan sistem pembangkitan pada PLTA Bili Bili.KATA KUNCIPenstock, Fluktuasi Debit, Hidraulika Penstock, PLTA Bili Bili, Water hammer, Head loss. ABSTRACT: Penstock is a vital component in a hydropower generation system because it functions to channel the flow of pressurized water from the dam to the turbine. The performance of the penstock is greatly influenced by the hydraulic conditions in it, especially discharge fluctuations that can cause pressure changes, energy loss, and the potential for water hammering. This study aims to examine the performance of the penstock in the Bili Bili hydropower plant under conditions of operating discharge variations, as well as analyze the effect of discharge fluctuations on key hydraulic parameters such as pressure, flow speed, and energy distribution efficiency. The data studied included penstock characteristics, daily discharge variations, operating pressure, and turbine performance data. The results of the study show that the discharge fluctuations have a significant influence on the hydraulic characteristics of the penstock. At high discharge there is an increase in static pressure and greater energy loss, while at low discharge there is a decrease in pressure causing the efficiency of energy distribution to decrease. This study is expected to contribute to the optimization of penstock operations and improve the reliability of the generation system at the Bili Bili hydropower plant.Keywords:Penstock, Discharge Fluctuation, Penstock Hydraulics, Bil Hydropower, Water hammer, Head loss