Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Desain dan Konstruksi Alat Desalinasi Air Laut Dengan Menggunakan Metode Destilasi Konvektif Dipaksakan Muhammad Irham; Sangian, Hanny Frans; Bobanto, Maria Daurina
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.9.1.2024.51260

Abstract

Kebutuhan akan air bersih telah menjadi perhatian utama bagi banyak negara di seluruh dunia. Indonesia, sebagai salah satu negara yang memiliki risiko tinggi (probabilitas tinggi sekitar 40-80%) terkait kelangkaan sumber daya air tawar, menduduki peringkat ke-51 secara global. Teknologi desalinasi hadir dan memberikan solusi yang sangat efektif dalam mengatasi masalah kelangkaan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, menghitung rasio kecepatan proses produksi, dan melakukan analisis pada air hasil desalinasi. Teknologi desalinasi air laut menggunakan metode konvektif dipaksakan berfungsi secara optimal, dimensi komponen inti: volume boiler (36.000 cm³), volume pipa kondensor dalam (1.353,39 cm³) dan volume pipa kondensor luar (1.594,67 cm³). Dimensi komponen pelengkap: statif dengan panjang 82 cm, lebar 50 cm dan tinggi 117 cm, serta dimensi stop kran 0,5 inch dengan panjang 10 cm. Dalam penggunaan pompa udara sebagai peningkat tekanan, waktu proses mencapai 66 menit dengan rasio kecepatan proses produksi sebesar 98,48% dan debit air sebesar 36,37cc/min saat pompa udara digunakan setelah uap air berhasil terkondensasi setelah pemanasan dengan heater. Hasil analisis air desalinasi menunjukkan bahwa air laut telah berhasil bebas dari kandungan garam dengan tingkat salinitas 0 ppt pada pengujian parameter salinitas. Kata kunci : Desain, Konstruksi, Desalinasi, Air Bersih.
Studi Komposisi Bahan Bakar Campuran Etanol Berair, Bensin(RON 90) dan Butanol Emulsi Stabil pada Suhu Rendah R. BENAINO, LETIA; Sangian, Hanny Frans; As'ari, As'ari
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 8 No. 2 (2023): JLPPM SAINTEK 8(2), 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.8.2.2023.51602

Abstract

Tujuan penelitian adalah: Untuk menentukan komposisi bahan bakar campuran Etanol berair, Bensin (RON 90) dan Butanol, Emulsi stabill dan untuk menganalisis komposisi bensin, etanol dan butanol pada keadaan satu fasa pada suhu rendah. Alat dan bahan yang digunakan yaitu gelas ukur dengan ukuran 100 ml dan 500 ml sebagai wadah untuk pencampuran, pipet tetes digunakan memindahkan larutan dari suatu wadah ke wadah yang lain. Dan bahan yang digunakan yaitu Etanol, Air, Bensin (RON 90) dan Butanol. Penelitian komposisi bahan bakar campuran etanol, bensin (RON 90) dan butanol, awalnya dilakukan pengenceran etanol 96% menjadi 70%, 75%, 80%, 85% dan 90%. Berdasarkan penelitian ini komposisi yang diperoleh dari kosentrasi etanol 70%-90% dengan suhu -15,00 sampai 30,40°C diperoleh : bensin sebanyak 54,74% – 59,09%, etanol sebanyak 29,47% – 31,82%, dan butanol 15,79% – 9,09%. Dapat diintrepretasikan bahwa komposisi bahan bakar campuran, etanol berair, bensin (RON 90) dan butanol berhasil dibuat dengan suhu -15,00 sampai 30,40°C.
APLIKASI BIOETANOL AREN SEBAGAI DISINFEKTAN UNTUK PETERNAKAN AYAM: (Application of Palm Bioethanol as a Disinfectant for Chicken Farming) Sangian, Hanny F; Lengkong, Hanry; Setlight, Mercy M.M.
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i3.57858

Abstract

This work explores the application of bioethanol derived from the sap of Arenga pinnata (sugar palm) as a disinfectant in poultry farming. Bioethanol, commonly known as an alternative fuel, also has strong antimicrobial properties, making it effective in eliminating bacteria, viruses, and fungi. Using Arenga pinnata as a bioethanol source provides a sustainable solution by leveraging renewable resources and reducing reliance on more hazardous chemical disinfectants. The study covers bioethanol production through fermentation, optimizing fermentation conditions to maximize ethanol yield. The antimicrobial efficacy tests show that bioethanol significantly reduces microbial load on poultry farm equipment and surfaces. Furthermore, feeding sick poultry with bioethanol-enhanced feed led to noticeable improvements within 2-3 days. These findings highlight bioethanol’s potential as an eco-friendly and safe disinfectant for both workers and poultry, offering practical guidelines for its application in farming. ABSTRAK Kegiatan ini membahas penggunaan bioetanol yang dihasilkan dari nira pohon aren (Arenga pinnata) sebagai disinfektan untuk peternakan ayam. Bioetanol, yang biasanya dikenal sebagai bahan bakar alternatif, juga memiliki kemampuan antimikroba yang kuat, sehingga efektif dalam membunuh bakteri, virus, dan jamur. Penggunaan pohon aren sebagai bahan baku bioetanol menawarkan solusi berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada disinfektan kimia yang lebih berbahaya. Studi ini melibatkan produksi bioetanol melalui proses fermentasi dan optimalisasi kondisi fermentasi untuk memaksimalkan produksi etanol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bioetanol ini efektif dalam mengurangi jumlah mikroba pada peralatan dan permukaan di peternakan. Penggunaan bioetanol dalam pakan unggas yang sakit juga menghasilkan peningkatan kesehatan yang signifikan dalam 2-3 hari. Hasil ini menunjukkan potensi besar bioetanol sebagai disinfektan ramah lingkungan yang aman bagi pekerja dan unggas, sekaligus memberikan panduan penerapan praktis di peternakan..