Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PEMANFAATAN GARAM SEBAGAI MEDIA DALAM PEMBUATAN PRODUK HALOTHERAPY DI SMKN 1 LAMBOYA SUMBA BARAT Meiyasa, Firat; Henggu, Krisman Umbu; Tega, Yatris Rambu; Ndahawali, Suryaningsih; Tarigan, Nurbety
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Abdi Wina Edisi Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/abdiwina.v3i1.469

Abstract

Garam adalah salah satu komoditas perdagangan yang cukup penting dan Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu daerah penghasil garam. Tingginya produksi garam di NTT tidak sejalan dengan mutu yang sesuai dengan SNI dan harga garam relatif rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan di SMKN 1 Lamboya Sumba Barat. Adapun yang menjadi alasan pengabdian di lokasi ini adalah sekolah tersebut merupakan sekolah kejuruan yang berorientasi pada perikanan. Dengan demikian, tujuan dari kegiatan PkM ini adalah diharapkan siswa dan guru memiliki kompetensi terkait dengan pembuatan produk halotherapy dan mengetahui fungsi dan desain kemasan produk. Berdasarkan hasil dari kegiatan PkM di SMKN 1 Lamboya maka siswa dan guru mampu menerima materi yang diberikan oleh Tim PkM dengan dihasilkannya produk halotherapy dan juga desain kemasan untuk produk tersebut. Terlihat bahwa siswa dan guru sangat antusias dan berparisipasi dalam kegiatan PkM yang dilakukan oleh Tim dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Dengan demikian, dari hasil PkM ini memberikan pengaruh positif untuk siswa dan guru SMK Negeri 1 Lamboya.
Pkm Pemberdayaan Jemaat Gks Hanggaroru Melalui Program Ikan Asap Ndahawali, Suryaningsih; Meiyasa, firat; Tega, Yatris Rambu; Henggu, Kisman Umbu; Retang, Elfis Umbu
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): Abdi Wina Edisi Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/abdiwina.v3i2.470

Abstract

Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur merupakan daerah yang potensi perikanan melimpah dilihat dari hasil pengkapan masyarakat pesisir yang merupakan nelayaan kecil mendaptakan tangkapan lebih banyak atau melimpah, dengan menggunakan alat pengkapan yang sederhana atau minim. Desa dengan potensi laut yang tinggi dapat dilakukan pengembangan industri atau usaha pengasapan aneka hasil laut. Hasil tangkap yang melimpah dengan proses pemasaran yang dilakukan masyarakat dalam bentuk segar dan jarak desa yang cukup jauh, serta belum ada sarana dan prasaran yang mendukung atau dapat menjaga kualitas hasil tangkapan masyarakat, sehingga hasil tangkap dapat menjadi busuk dan rusak. Berdasarkan masalah tersebut, maka solusi yang ditawarkan adalah perlunya melakukan pemberdayaan masarakat seperti sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pada masyarakat dalam pembuatan ikan asap mengunakan bahan dan alat lokal yang ada di sekitar Desa Hanggaroru. Selanjtnya juga diberi pelatihan dan pendampingan dalam proses pemasaran hasil ikan tangkapan berupa ikan segar maupun ikan asap. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kepada masyarakat mengenai pengolahan hasil tangkapan yang berlimpah dengan biaya yang murah dan dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Sehingga dapat mendukung ekonomi dan pendapatan masyarakat pesisir Hanggaroru. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM adalah metode pendekatan seperti, peoses penyuluhan atau sosialisasi pembuatan ikan asap, materi sosialisasi yang diberikan adalah Thapan pembuatan ikan asap, desain kemasan dan pembuatan lemari pengasapan. Kata kunci: ikan tapa, drum vertikal, sanitasi
KAJIAN MUTU PRODUK LOKAL “IYANG PADENGI” DI DESA MONDU KECAMATAN KANATANG KABUPATEN SUMBA TIMUR Ama, Jekson T.; Tega, Yatris Rambu
JURNAL PENGOLAHAN PERIKANAN TROPIS Vol. 1 No. 01 (2023): Artikel Juni 2023
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/planet.v1i01.506

Abstract

Ikan teri putih merupakan salah satu sumber yang kaya akan protein, dengan komposisi kandungan kimia serta kandungan polyunsaturated fatty acid (PUFA) serta memiliki dari kandungan gizi kadar air, kadar protein 20,15%, kadar lemak 3,39%, kadar abu 1,94%, dan karbohidrat 2,35%. (Intarasirisawat et.al, 2011). Pengolahan iyang padengi di Kabupaten Sumba Timur khususnya di Kecamatan Kanatang telah turun-temurun dengan menerapkan kearifan lokal yang ada secara tradisional. iyang padengi karena memiliki kandungan proksimat yang sesuai dengan SNI yaitu pada kadar air 16,39±0,24, kadar abu 14,47±0,84, kadar lemak 3,51±0,0, kadar protein 2,14±0,19, karbohidrat 63,48±0,73.
Substitusi Rumput Laut Eucheuma Cottonii Dalam Pembuatan Mie Basah. Mehang, Yeheskiel Djawa; Tega, Yatris Rambu
JURNAL PENGOLAHAN PERIKANAN TROPIS Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Desember 2023
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/planet.v2i2.509

Abstract

Mie merupakan suatu produk makanan yang sangat disukai dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Mie bukanlah suatu makanan yang istimewa, dikarenakan pada umumnya kandungan gizi pada produk mie dan olahannya masih sangat rendah, terutama pada kandungan protein. Untuk mengetahui kandungan proksimat pada mie basah yang disubstitusikan dengan rumput laut Eucheuma cottonii dengan konsentrasi yang berbeda 20%, 25%, dan 30% dan Untuk mengetahui konsentrasi terbaik pada pembuatan mie basah. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan 20%, 25%, 30% masaing-masing perlakuan dilakukan 4 kali ulangan sehingga diperoleh jumlah satuan percobaan sebanyak 12 unit percobaan. Tah pembuatan mie basah dimulai dengan Persiapan bahan baku rumput laut Eucheuma cottonii, Persiapan bahan baku rumput laut Eucheuma, Penghalusan rumput laut dengan penambahan air 1:1, Pencampuran bahan baku dengan konsentrasi rumput laut 20%, 25%, 30%, Pencetakan mie. Produk yang dihasailkan kemudian di lakukan analisis karakteristik kimia meliputi kadar air, karbohidrat, protein, kadar abu, kadar lemak. Berdasarkan hasil uji statistik ANOVAmenunjukan pelakuan konsentrasi 20% mie basah yang berbeda memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap karakteristik kimia mie basah yang diperoleh.
Analisis Kualitas Produk Budu Kepiting (Parathelphusa Convexa) Yang Berasal Dari Kecamatan Umbu Ratu Nggay Tengah Tega, Yatris Rambu
JURNAL PENGOLAHAN PERIKANAN TROPIS Vol. 2 No. 1 (2024): Vol 2. No 1 Jurnal Pengolahan Perikanan Tropis
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/planet.v3i1.819

Abstract

Olahan kepiting budu merupakan olahan khas masyarakat Kecamatan Umbu Ratu Nggay Tengah serta proses pengolahannya sangat sederhana. Olahan budu merupakan olahan tradisional yang meliputi proses fermentasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan proksimat, organoleptik dan Angka Lempeng Total (ALT) dari pengolahan budu yang dilakukan secara tradisional. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pada kandungan proksimat untuk kadar air yaitu 71,006 %, kadar abu 16,127 %, kadar protein 4,032 %, kadar lemak 3,438 %, dan kadar karbohidarat 5,396%. Untuk pengujian secara organoleptik aroma yaitu 6,13 (sangat suka), rasa dengan nilai 5,63 (suka), warna dengan nilai 4,33 (biasa atau netral), serta pengujian ALT untuk umur simpan 0 hari yaitu 3,08x103CFU/gram dan penyimpanan 4 hari yaitu 4,77x103CFU/gram dan masih sesuai SNI.
KAJIAN MUTU GARAM DI BEBERAPA SENTRA PRODUKSI DI KABUPATEN SUMBA TIMUR Amah, Yudelvina Ana; Meiyasa, Firat; Tega, Yatris Rambu
Jurnal Aquatik Vol 5 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v5i2.8462

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil garam yang cukup besar. Garam merupakan salah satu pelengkap untuk pangan dan sumber elektrolit bagi tubuh manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas garam di beberapa sentra produksi garam di Kabupaten Sumba Timur. Sampel garam dikoleksi dari beberapa sentra produksi seperti di Temu, Kawangu, Watumbaka dan Kayuri. Sampel tersebut kemudian diuji kadar air di Laboratorium Terpadu, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, sedangkan kadar natrium klorida (NaCl), iodium, magnesium (Mg) dan kalsium (Ca) dilakukan pengujian di Laboratorium Aneka BBIA (Balai Besar Industri Agro) Bogor. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis data menggunakan aplikasi program Microsoft Excel dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu garam dari keempat sentra produksi garam yang memenuhi standar adalah Kelurahan Kawangu dengan nilai kadar air sebesar 2.69%, NaCl sebesar 99.8%, iodium sebesar 8.13 mg/kg, magnesium sebesar 0.06%, dan kalsium sebesar 0.04%. Kata kunci: Iodium, Mutu Garam, Magnesium, Natrium Clorida
Pengaruh Pemberian Asap Cair Yang Berbeda Terhadap Karakteristik Kimia Dan Organoleptik Abon Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Muri, Yanto Umbu; Henggu, Krisman Umbu; Tega, Yatris Rambu; Manteu, Shindy Hamidah; Batubara, Pebry Aisyah Putri
Jambura Fish Processing Journal Vol 5, No 2 (2023): VOLUME 5 NOMOR 2, JULY 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v5i2.19484

Abstract

Abon ikan seringkali mengalami kerusakan secara kimiawi dan fisik akibat oksidasi dan mikrobiologi. Oleh sebab itu diperlukan proses pengawetan untuk mempertahankan mutu dan kualitas abon, salah satunya proses pengasapan. Penelitian ini didesain menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) sederhana yang terdiri dari 3 konsentrasi asap cair (3%,6%,9%) yang diujicobakan pada abon ikan tongkol (Euthynnus affinis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konsentrasi asap cair yang berbeda pada abon ikan tongkol (Euthynnus affinis) memiliki kadar air berkisar antara 9,2%-13,1%, kadar abu 7,1%-7,4%, lemak 12,1%-13,2%, protein 32,3%-34,1% dan karbohidrat 33,9%-36,9%. Tingkat penerimaan panelis terhadap produk ikan asap (Euthynnus affinis) umumnya memberikan skor suka hingga sangat suka. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa penggunaan asap cair 3%, 6% dan 9% pada abon ikan tidak memberikan pengaruh (P0,05) terhadap karakteristik kimia dan tingkat penerimaan panelis. Rerata tingkat penerimaan panelis terhadap abon ikan (Euthynnus affinis) asap cenderung meningkat seiring kenaikan konsentrasi asap cair.
Pengembangan Potensi Nelayan Melalui Pelatihan Manajemen Usaha Pengolahan Ikan Asap Di Gks Hanggaroru, Desa Kaliuda Yatris Rambu Tega; Elfis U. K. Retang; Krisman U. Henggu; Suryaningsih Ndahawali; Firat Meiyasa
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v4i2.3686

Abstract

Fisheries, especially capture fisheries, have quite large potential in the coastal area of ​​East Sumba. One of the potential catch fisheries in East Sumba is Kaliuda Village. The GKS Hanggaroru congregation is a community in Kaliuda village whose entire community depends on fishery products, both capture and aquaculture. Fisheries problems that often occur in Kaliuda village are the large number of catches that are damaged due to the way they are handled after being caught, due to the unavailability of ice, and the length of the marketing process. This results in losses at the community level so it is necessary to find a solution regarding partnerships and marketing the catch. This mentoring activity was carried out for 1 month through socialization and mentoring. Implementation of this activity includes socialization, distribution of leaflets on procedures for making smoked fish, training in making smoked fish using a cabinet with a separate smoke source using a drum, as well as designing packaging and packaging using a vacuum sealer. Partners are happy with the training activities carried out by the PKM team.
Analisis Mutu Sediaan Serbuk Minuman Rumput Laut Caulerpa lentillifera Frety, Rambu Frety Claritha Nganggu Djawa; Rambu Tega, Yatris
JURNAL PENGOLAHAN PERIKANAN TROPIS Vol. 2 No. 2 (2024): Vol. 2 No. 2 Jurnal Pengolahan Perikanan Tropis
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/planet.v2i2.1094

Abstract

Ketersediaan biota rumput laut Caulerpa lentiifera di perairan Sumba Timur cukup melimpah keberadaannya juga secara alamiah ada di perairan tanpa dilakukan budidaya. Salah satu pantai yang keberadaan rumput laut jenis Caulerpa lentiifera cukup melimpah yaitu di pantai Warambadi, Desa Palanggai, Kecamatan Pahunga Lodu, sehingga pemanafaatan oleh masyarakat akan rumput laut tersebut hanya diolah menjadi olahan lawar dan dijual dalam bentuk segar. Pada penelitian ini bertujuan untuk memanfaatan rumput laut Caulerpa lentillifera sebagai sediaan serbuk minuman instan. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan penambahan rumput laut Caulerpa lentillifera pada minuman instan dengan konsentrasi 10 gr, 20 gr, 30 gr, dan 40 gr. Adapun tahapan penelitian ini yaitu pengambilan sampel, pembuatan serbuk minuman Caulerpa lentillifera, serta dilakukan pengujian analisis proksimat (kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar karbohidrat dan kadar protein) dan uji organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji proksimat serbuk minuman instan rumput laut Caulerpa lentillifera dengan konsentrasi penambahan rumput laut yang berbeda untuk kadar air yang sudah sesuai SNI, sedangkan pada kadar abu yang sesuai SNI pada P1 sedangkan P2, P3 dan P4 tidak sesuai SNI, untuk kadar protein sudah sesuai SNI, dan pada kadar lemak dan karbohidrat belum adanya standar yang menentukan batasan maksimum. Pada pengujian organoleptik menunjukkan sediaan serbuk minuman instan rumput laut Caulerpa lentillifera berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, cita rasa dan tekstur pada sediaan serbuk minuman instan rumput laut . Panelis lebih menyukai sediaan serbuk minuman instan rumput laut yang bertekstur halus dan tidak kasar.
Identifikasi Jenis Siput (Gastropoda) Di Perairan Moudolung, Kabupaten Sumba Timur: Identification of Gastropod Species in the Waters of Moudolung, East Sumba Regency Ndahawali, Suryaningsih; Tega, Yatris Rambu
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v5i2.7243

Abstract

The intertidal zone is an area that has a narrow area because it borders land and is influenced by tides. The types of biota in tidal areas have high diversity. There are many types of biota such as fish, bivalves, coral reefs, gastroda and there are also types of plants such as macroalgae, seagrass and mangroves. One of the biota found in tidal areas is Gastropods from the phylum mollusca which has quite abundant species diversity. With location conditions such as sandy, muddy and rocky substrates. Moudong waters are waters that have rocky and muddy topography, so they are a place/habitat for gastropod species. The aim of this research was to see the level of diversity of gastropod types and nutritional content. The method used is the observation and line transect method, with 9 stations and 9 plots on each transect. Based on the results of research on the types of gastropods in Moudong waters, there are 5 types of gastropods, namely Oliva fordi, Telescopium Telescopium, Steromphala umbilicalis, Canarium labiatum, Familia muricidae. The level of diversity of gastropod species is low with an H' index < 2.0, because there is only 1 type at each sampling station. For nutritional content (proximate analysis results), it was found that the nutritional content of the gastropod species obtained in Moudolung waters was quite high, one of which was that the protein content of each type was quite high.