Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERAN DAN KEBERADAAN ENZIM METALLOTHIONEIN SEBAGAI PENGIKAT LOGAM BERAT Pb PADA PANGKAL DAN UJUNG RUMPUT LAUT GRACILARIA sp. Tega, Yatris Rambu; Herawati, Endang Yuli; Kilawati, Yuni
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2440

Abstract

Produksi limbah Industri dan juga buangan limbah rumah tangga yang semakin meningkat dan terjadi terus-menerus, menjadikan sungai tempat pembuangan terakhir sehingga dapat mencemari biota yang berada disekitaran sungai tersebut. Masyarakat di Desa Kupang memanfaatkan aliran sungai tersebut sebagai sumber air untuk budidaya rumput laut Gracilaria sp. Salah satu untuk mengetahui cemaran logam berat pada perairan tersebut dengan mengecek keberadaan kadar Metallothionein pada rumput laut, karena sifat Metallothionein adalah protein yang dapat mengikat logam esensial maupun non esensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Metallothionein pada Gracilaria sp. yang terekspresi pada bagian pangkal dan ujung rumput laut Gracilaria sp. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Analisis pengujian kadar Metallothionein menggunakan Eliza rider. Hasil penelitian ini bahwa kondisi perairan budidaya tambak Gracilaria sp. untuk parameter suhu, pH, DO sesuai dengan kondisi perairan tambak, tetapi pada parameter salinitas tidak sesuai yaitu melebihi SNI 40 ppt, karena penguapan yang tinggi pada saat musim kemarau, sehingga kadar garamnya tinggi. Kualitas perairan sangat berpengaruh dengan keberadaan Enzim Metallothionein pada pangkal dan ujung rumput laut, Kadar enzim Metallothionein tertinggi terdapat pada bagian ujung Gracilaria sp. yaitu berkisar antara 2.026-2.734 mg/mL. Terjadinya penyerapan yang tinggi karena pada bagian ujung terdapat banyak percabangan kecil dan masih muda sehingga proses penyerapannya masih kuat, sedangkan pada bagian pangkal terdiri dari sel-sel yang sudah tua dengan percabangan yang sedikit dan jumlahnya juga sedikit.
Identifikasi Jenis Siput (Gastropoda) Di Perairan Moudolung, Kabupaten Sumba Timur: Identification of Gastropod Species in the Waters of Moudolung, East Sumba Regency Ndahawali, Suryaningsih; Tega, Yatris Rambu
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v5i2.7243

Abstract

The intertidal zone is an area that has a narrow area because it borders land and is influenced by tides. The types of biota in tidal areas have high diversity. There are many types of biota such as fish, bivalves, coral reefs, gastroda and there are also types of plants such as macroalgae, seagrass and mangroves. One of the biota found in tidal areas is Gastropods from the phylum mollusca which has quite abundant species diversity. With location conditions such as sandy, muddy and rocky substrates. Moudong waters are waters that have rocky and muddy topography, so they are a place/habitat for gastropod species. The aim of this research was to see the level of diversity of gastropod types and nutritional content. The method used is the observation and line transect method, with 9 stations and 9 plots on each transect. Based on the results of research on the types of gastropods in Moudong waters, there are 5 types of gastropods, namely Oliva fordi, Telescopium Telescopium, Steromphala umbilicalis, Canarium labiatum, Familia muricidae. The level of diversity of gastropod species is low with an H' index < 2.0, because there is only 1 type at each sampling station. For nutritional content (proximate analysis results), it was found that the nutritional content of the gastropod species obtained in Moudolung waters was quite high, one of which was that the protein content of each type was quite high.
Pengembangan Potensi Nelayan Melalui Pelatihan Manajemen Usaha Pengolahan Ikan Asap Di Gks Hanggaroru, Desa Kaliuda Yatris Rambu Tega; Elfis U. K. Retang; Krisman U. Henggu; Suryaningsih Ndahawali; Firat Meiyasa
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v4i2.3686

Abstract

Fisheries, especially capture fisheries, have quite large potential in the coastal area of ​​East Sumba. One of the potential catch fisheries in East Sumba is Kaliuda Village. The GKS Hanggaroru congregation is a community in Kaliuda village whose entire community depends on fishery products, both capture and aquaculture. Fisheries problems that often occur in Kaliuda village are the large number of catches that are damaged due to the way they are handled after being caught, due to the unavailability of ice, and the length of the marketing process. This results in losses at the community level so it is necessary to find a solution regarding partnerships and marketing the catch. This mentoring activity was carried out for 1 month through socialization and mentoring. Implementation of this activity includes socialization, distribution of leaflets on procedures for making smoked fish, training in making smoked fish using a cabinet with a separate smoke source using a drum, as well as designing packaging and packaging using a vacuum sealer. Partners are happy with the training activities carried out by the PKM team.
Heavy Metal (Pb) and Its Bioaccumulation in Red Algae (Gracilaria sp.) At Kupang Village, Jabon Sub-District, Sidoarjo District Tega, Yatris Rambu; Herawati, Endang Yuli; Kilawati, Yuni
The Journal of Experimental Life Science Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1146.597 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2019.009.02.13

Abstract

Seaweeds have an inherent capacity to absorb heavy metals from marine water. This intrinsic ability allows these organisms to accumulate much amount of heavy metals over time. This study conducted at Kupang Village, Jabon Sub-District, Sidoarjo District, where almost 40% of the area consists of Gracilaria sp. ponds cultured. The purpose of this study was to analyze the Pb heavy metals concentration in water culture and its concentration in holdfast and thallus of Gracilaria sp. In this research, determination of samples in each pond was taken on day 0 (before planting), 20 days (Initial Production) and on day 40th (Post/Harvest). The aquatic parameters include salinity, temperature, acidity (pH), and dissolved oxygen (DO). Quantitative determination of heavy metals on sample using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Determinations of heavy metal accumulation in organism using Bioconcentratin factor (BCF) and Translocation factor was used to calculate the Pb heavy metal translocation process from the base to the tip of Gracilaria sp. The results of the study showed the highest Pb concentration found in the second sampling age 20 days, in pond 1 with 7.61 ± 0.18 mg.kg-1, and pond 2 was 5.35 ± 0.09 mg.kg-1. This concentration has not exceeded the threshold value that might have an effect if more than 8.6 mg.kg-1. The highest Pb level at the holdfast of Gracilaria sp. found at age 0 days before planting, which is 3.38 ± 0.23 mg.kg-1 and decreases to post-harvest (age of 40 days) which is 0.84 ± 0.00 mg.kg-1. The Transaction Factor (TF) of Pb heavy metal value from holdfast to thallus is 1,015 thus Gracilaria sp. absorbs heavy metals in high concentrations at the beginning of planting and is able to release it again before harvest time. Keywords: Bioaccumulation, Gracillaria sp., Heavy Metal, Histological, Red Algae.
PENGOLAHAN MANGGULU DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG HATI AYAM SEBAGAI PANGAN LOKAL BERNUTRISI TINGGI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PULUPANJANG Ina, Yessy Tamu; Tega, Yatris Rambu; Adindarena, Vindya Donna; Taka, Maria Anjelina; Wunga, Apriningsih; Ama, Kelvin Daniel Tamu
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3680

Abstract

Meningkatnya angka stunting di Desa Pulupanjang yaitu berjumlah 28 orang yang mana di dominasi oleh anak-anak. Tindakan pencegahan stunting yang dilakukan selama ini yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mana pelayanannya 90 hari pemberian atau pemberian makanan tambahan ini dari hari Senin sampai dengan Sabtu. Bentuk makanan yang diberikan pada anak- anak yang terkena stunting yaitu diberikan kolak, susu, daging dan telur. Tujuan pengabdian yaitu sebagai upaya pemberdayaan terhadap masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan, pemberian ilmu pengetahuan dalam rangka mengurangi prevalensi stunting di Desa Pulupajang sehingga hal ini berdampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan anak- anak, serta meningkatkan kualitas hidup dan masa depan mereka. Metode yang digunakan adalah Edukasi dan penyuluhan pada kelompok posyandu tentang bahaya stunting dan upaya pencegahan stunting melalui pengolahan produk Manggulu dan pentingnya tepung hati. Melakukan pelatihan dan praktikum pengolahan Manggulu dengan subsitusi tepung hati ayam. Mitra PKM adalah Kelompok Dasawiswa Desa Pulupanjang. Hasil Evaluasi yang dilakukan adalah mitra puas terhadap kegiatan PkM yang dilaksanakan dengan rata-rata yang dihasilkan yaitu 97,61%. Kegiatan PKM berhasil meningkatkan kesejahteraan, dan kecerdasan mitra serta Impact (Kebermanfaatan dan Produktifitas) kegiatan ini yaitu masyarakat menjadi paham pemanfaatan hati ayam serta pengolahan manggulu dengan pertimbangan nilai gizi yang baik.
Rehabilitasi Hutan Mangrove sebagai Solusi Mitigasi Perubahan Iklim di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur Umbu Domu Wora; Krisman Umbu Henggu; Suryaningsih Ndahawali; Yatris Rambu Tega; Nurbety Tarigan; Firat Meiyasa; Evan Haru Hami
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10149

Abstract

Ekosistem Mangrove merupakan salah satu ekosistem yang memiliki peran penting bagi wilayah pesisir. Ekosistem mangrove memiliki fungsi baik secara ekonomi maupun ekologi, secara ekologi mangrove berfungsi sebagai pelindung wilayah pesisir, habitat bagi organisme laut, dan penyerap karbon yang efektif sedangkan secara ekonomi ekosistem mangrove berfungsi sebagai tempat mencari penghidupan bagi masyarakat pesisir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang fungsi dan manfaat hutan mangrove bagi masyarakat pesisir. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah survei awal, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan dan pemantaun. Sosialisasi pengabdian pada masyarakat ini telah dilakukan agar masyarakat pesisir kelurahan Temu mengetahui dan memahami tentang fungsi hutan mangrove secara ekologi maupun ekonomi serta penanaman mangrove disekitar wilayah pesisir dilakukan sebagai upaya rehabilitas dan pelestarian hutan mangrove secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN GURU DAN SISWA SMK NEGERI 3 KECAMATAN PAHUNGA LODU, KABUPATEN SUMBA TIMUR MELALUI PELATIHAN DESAIN STIKER KEMASAN STIK RUMPUT LAUT [EMPOWERMENT OF TEACHERS AND STUDENTS OF SMK NEGERI 3 PAHUNGA LODU, EAST SUMBA REGENCY THROUGH TRAINING PACKAGING DESIGN OF SEAWEED STICKS PRODUCTS] Firat Meiyasa; Nurbety Tarigan; Yatris Rambu Tega; Suryaningsih Ndahawali; Lusianus Heronimus Sinyo Kelen; Vindya Donna Adindarena; Yulita Milla Pakereng
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 4 No. 3 (2020): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v4i3.2462

Abstract

Packaging has a very important role to increase shelf life and the economic value of food products. In addition, packaging is able to attract attention of consumers so that they are interested in buying these food products. The purpose of this community service activity is that teachers and students of SMK Negeri 3 Pahungga Lodu are able to independently design packaging stickers for seaweed stick products. The method included giving materials, training in packaging design by using microsoft power point, making stick products, and accompanying of teachers and students. The results of the community service activity are in the form of seaweed stick products, knowledges and skills to produce packaging stickers for seaweed stick products. This community service activity received a positive response from teachers and students of SMK Negeri 3 Pahunga Lodu in the form of knowledge about the manufacture of seaweed stick products and attractive packaging sticker designs for seaweed stick products.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kemasan memiliki peranan yang sangat penting untuk meningkatkan umur simpan dan menambah nilai ekonomis pada produk pangan. Selain itu, kemasan juga mampu menarik perhatian konsumen sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk pangan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru dan siswa mampu membuat desain stiker kemasan secara mandiri untuk produk stik rumput laut yang dihasilkan oleh SMK Negeri 3 Pahungga Lodu. Metode pelaksanaan pengabdian ini meliputi: pemberian materi, pelatihan desain kemasan menggunakan Microsoft Power Point, tahap pembuatan produk stik, dan pendampingan pada guru dan siswa. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah berupa produk stik rumput laut, pengetahuan dan keterampilan dalam menghasilkan desain stiker kemasan untuk produk stik rumput laut. Kegiatan pengabdian ini mendapatkan respon positif dari guru dan siswa SMK Negeri 3 Pahunga Lodu berupa pengetahuan tentang pembuatan produk stik rumput laut dan desain stiker kemasan yang menarik untuk produk stik rumput laut.