Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

IbM Aktualisasi Tes Dan Pengukuran Keterampilan Permainan Sepakbola Pada SSB Julubori Kabupaten Gowa Irfan Irfan; Ramli Ramli; Ihsan Abbas
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.15721

Abstract

Masalah pengabdian kepada masyarakat ini, adalah sebagai berikut: (1). Pelatih dan Pemain SSB belum mengetahui tes dan pengukuran keterampilan permainan sepak bola.Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan (teoritis) bagi pelatih dan pemain tentang tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola. (2) Untuk dapat meningkatkan pembinaan prestasi olahraga khususnya dalam permainan sepakbola pada jenjang usia dini, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama pelatih dan pemain agar terjalin kerjasama yang baik . Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini dibagi atas dua kegiatan yaitu: (1) kegiatan penjelasan secara teori dilakukan selama satu hari yaitu menjelaskan cara pelaksanaan tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola dan (2) kegiatan praktek, dilakukan selama 5 hari. mempraktekkan secara langsung tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa: (1) Peserta dapat menerima materi dengan bersemangat dan kemauan yang besar sehingga dapat diserap oleh seluruh pelatih dan pemain dengan baik dan mampu dipraktekkan dengan baik. (2) Motivasi peserta cukup tinggi mengikuti pelatihan tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola. (3) Peserta menyadari bahwa materi yang diberikan adalah pengetahuan tambahan yang sangat bermanfaat bagi mereka untuk melakukan pembinaan prestasi olahraga sepakbola pada jenjang usia dini.
Semiotika Dekonstruksi dan Post-Strukturalis Pemikiran Jacques Derrida Dan Roland Barthes Irfan Irfan
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 2 (2022): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i2.33302

Abstract

Semiotika dalam seni rupa dan desain dapat digunakan sebagai salah satu alat bedah  karya, khususnya  yang sarat makna dan pesan untuk  diungkap agar dapat dipahami bersama. Masalah yang dihadapi adalah masih kurangnya pemahaman terhadap semiotika dan berbagai istilahnya sehingga masih belum optimal digunakan sebagai alat bedah karya, oleh sebab itu diperlukan kajian untuk menjelaskan tentang semiotika dan berbagai istilahnya. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif yang menjelaskan data secara apa adanya, data akan diperoleh secara purposive sampling dari berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, maupun prosiding melalui kajian pustaka yang membahas tentang semiotika, dekonstruksi, dan post-strukturalis pemikiran J. Derrida dan Roland Barthes, data yang diperoleh kemudian  dianalisis dengan sistem interaktif yang meliputi, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, defenisi semiotika pada awalnya muncul dari para tokoh strukturalis yang menafsirkan teks dan tanda berdasarkan struktur tertentu yang disepakati bersama dan tidak boleh disalah artikan, namun para tokoh pos-strukturalis justru mengembangkan defenisi tersebut dengan lebih memperluas penafsiran tersebut. Derrida maupun Roland Barthes dengan teori dekonstruksinya membongkar struktur tanda  tersebut dan memberi ruang yang lebih luas terhadap alternatif-alternatif penafsiran terhadap tanda.
STUDY OF PENDANTS MADE OF RESIN PRODUCED BY THE ART FOLK VILLAGE INSTITUTION Israwati Hamsar; Ismayanti Hamsar; Hasnawati Hasnawati; Irfan Irfan
JURNAL PAKARENA Vol 7, No 1 (2022): Jan-Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v7i1.35125

Abstract

The background of the problem in this study is the lack of craftsmen in making pendants made from resin, this becomes a problem because this pendant is quite a in demand to be used as souvenirs at weddings, by doing this research the public can be invited directly to see the process of making this pendant. , as an effort to find people who are interested in becoming a pendant craftsman made of resin. This study aims to describe the process of making pendants made from. The type of research is survey research with a descriptive qualitative data analysis technique. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques in the form of data collection, data reduction, data presentation, and data verification. The results showed 1) the pendant manufacturing process consisted of several stages, first: preparation of tools and materials, second: selection of raw materials, third: assembling the main material with additional materials such as resins, catalysts, and dyes, fourth: printing process, fifth: drying process, sixth: finishing includes sanding and brassoing.
IbM Aktualisasi High-Intensity Interval Training Pada Pemain SSB Syekh Yusuf U-15 Kabupaten Gowa Irfan Irfan; Sudirman Burhanuddin; Muhammad Harliawan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.729 KB)

Abstract

Masalah pengabdian kepada masyarakat ini, adalah sebagai berikut: (1). Pemain SSB Syekh Yusuf kurang mengetahui High-Intensity interval training.Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan (teoritis) bagi pemain tentang High-Intensity interval training. (2) Untuk dapat meningkatkan komponen fisik khsusnya VO2max pemain dalam permainan sepakbola pada jenjang usia dini, serta mempererat tali persaudaraan antar pemain agar terjalin kerjasama yang baik .Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini dibagi atas dua kegiatan yaitu: (1) kegiatan penjelasan secara teori dilakukan selama satu hari yaitu menjelaskan cara pelaksanaan High-Intensity interval training dan (2) kegiatan praktek, dilakukan selama 5 hari. mempraktekkan secara langsung High-Intensity interval training.Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa: (1) Peserta dapat menerima materi dengan bersungguh-sungguh dan perhatian yang besar sehingga dapat diserap oleh seluruh pemain dengan baik dan mampu dipraktekkan dengan baik. (2) peserta memilik motivasi yang cukup tinggi mengikuti pelatihan High-Intensity interval training. (3) Peserta menyadari bahwa materi yang diberikan adalah penguatan pengetahuan tambahan yang sangat bermanfaat bagi mereka untuk melakukan peningkatan komponen fisik khusunya VO2max dalam menunjang prestasi olahraga sepakbola pada jenjang usia dini. Kata Kunci: Hight-Intesity Interval Training
LOGO MAKER APP USER INTERFACE ANALYSIS Irfan Irfan; Satriadi Satriadi; Jalil Jalil
JURNAL PAKARENA Vol 7, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v7i2.37752

Abstract

This research seeks to provide an overview of the quality of the user interface in logo maker applications. The results of this analysis can be used to consider users in choosing applications, especially MSME actors in designing the visual identity of their products. The user interface analysis used is reviewed from the aspects of clarity, conciseness, familiarity, responsiveness, consistency,  aesthetics,  efficiency, and forgiveness.  The results of the analysis show that these criteria show good results so that the two applications are suitable for use by UMKM actors in creating logos or other visual identities for their products.
Interpreting the Placeness of Scavenger Children through Dream Houses Images Andi Karina Deapati; Mohammad Mochsen Sir; I Irfan
Architectural Research Journal Vol. 2 No. 2 (2022): ARJ: Architectural Research Journal
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/arj.2.2.2022.51-56

Abstract

Home and neighborhood are sight that are attached to the memory of every child and will provide a different experience for each of them. A child who lives in a city has a different experience of space from one who lives in a village, as well as those who live by the river and those who live on the edge of the railroad tracks. This study aims to trace the meaning of placeness for children in suburbs with weak economic conditions and still living in non-permanent homes. Placeness will be tracked through the resulting image. The method used is observation and interpretation. Observations are done by looking at the condition of the house and the surrounding environment, then giving instructions and facilities for children to draw a house according to their dreams. The drawing process is observed with minimal guidance so that children can be more free, imaginative, and creative in producing drawings. After that, the drawings were collected and asked each child to explain its meaning, the child's explanation was added with a description of the interpretation using a content analysis approach. Research showed that each child draws a dream house that is different from the house they live in, the drawing of the house is made permanent, larger and mostly multi-storey (two floors), there is a river, a swimming pool, with trees and flowers around it and a picture of the sun and clouds in the background. This phenomenon is the condition of the environment that is close to his house, rivers, various luxury two-story housing, swimming pools and the sun and clouds are common objects and are always present every day in children's lives.
PERANCANGAN ILUSTRASI UNTUK CERITA DONGENG TOMENJARI LUYUNG Irfan Arifin; Dina Izzati; Irfan Irfan
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 10, No 1 (2023): Januari - April
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v10i1.35707

Abstract

Tujuan dari penelitian ini merancang ilustrasi dari cerita dongeng Tomenjari Luyung yang mengkomunikasikan nilai moral kasih sayang bagi anak sekolah. Ada beberapa alasan mengapa mengangkat kisah Tomenjari Luyung menjadi ilustrasi. Pertama, kisah Tomenjari Luyung mengandung nilai-nilai moral yang dapat dijadikan pengajaran bagi anak. Kedua, dapat meningkatkan imajinasi dan kreativitas anak. Ketiga, dapat membantu anak dalam belajar bahasa dan meningkatkan kemampuan membaca. Keempat, dapat digunakan sebagai media untuk mengenalkan anak pada budaya dan sejarah. Metode yang digunakan dalam perancangan ilustrasi cerita bergambar adalah Research and Concept Development, 1) Melakukan riset terkait tema, latar belakang, dan karakter dongeng yang akan digambar; 2) Membuat sketsa konsep dan; 3) Menentukan konsep visual yang akan digunakan. Hasil dari penelitian ini berupa buku cerita yang berisi ilustrasi cerita dongen Tomenjari Luyung yang menyajikan: 1) Konsep visual yang sesuai dengan tema cerita dongeng dan sesuai dengan selera anak-anak; 2) Ilustrasi yang menarik, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh anak-anak; 3) Buku  dengan penggunaan warna yang tepat untuk meningkatkan efek visual dan menarik perhatian anak-anak 4) Desain layout yang baik, membuat buku cerita dongeng menjadi lebih mudah dibaca dan menyenangkan sehingga dapat digunakan dalam proses pembelajaran anak-anak.
Kelayakan Isi Buku Teks “Asyiknya Belajar Kaligrafi (Cara Praktis Belajar Kaligrafi)” Ditinjau Dari Standar Kelayakan Bahasa Sesuai Badan Standar Nasional Pendidikan Muhammad Syafruddin Akmal; Irfan Irfan
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v7i1.46265

Abstract

Asyiknya Belajar kaligrafi (Cara Praktis Belajar Kaligrafi) dalam buku terbitan AFKARI publishing memuat materi dan bahan ajar mengenai sejarah singkat kaligrafi, perspektif dan kaidah dalam membuat kaligrafi, biografi tokoh dalam kaligrafi, bahkan memuat evaluasi sebagai bahan ajar yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar di Sekolah. Pada kesempatan kali ini kita akan membuat penelitian kajian buku teks yang dimaksud, untuk mendeskripsikan kelayakan isi buku teks Asyiknya Belajar Kaligrafi (Cara Praktis Belajar Kaligrafi). Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif dengan buku teks Asyiknya Belajar Kaligrafi (Cara Praktis Belajar Kaligrafi) sebagai objek kajian penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji muatan standar kelayakan bahasa dalam buku teks Asyiknya Belajar Kaligrafi (Cara Praktis Belajar Kaligrafi) yang sesuai dengan aspek penilaian yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelayakan bahasa dalam buku teks Asyiknya Belajar Kaligrafi (Cara Praktis Belajar Kaligrafi) telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh BSNP. Dalam buku bacaan tersebut berisi materi yang lugas, komunikatif, dialogis dan interaktif, ada kesesuaian dengan pembaca (seseorang yang ingin belajar), kesesuaian dengan bahasa Indonesia, serta penggunaan istilah, simbo dan ikon pelajaran seni budaya terkhusus seni rupa. Serta buku bacaan tersebut ditulis mengikuti kaidah Bahasa Indonesia dan peristilahan yang benar dan jelas.
Penerapan Ukiran Lokal pada Mebel Kayu Guna Meningkatkan Nilai Tambah Usaha Mebel di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan Irfan Irfan; Muh. Saleh Husain
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.511 KB)

Abstract

Dari berbagai identifikasi terhadap produk mebel kayu lokal, beberapa kelemahan yang ditemukan adalah bentuk tidak mengalami perkembangan, tidak memiliki ukiran khas lokal yang menjadi nilai tambah estetika, belum kompetitif untuk pasar ekspor, teknologi pengolahan kayu belum terstandar dan manajemen pemasaran yang masih tradisional. Penelitian ini bertujuan; Mengidentifikasi dan menjelaskan bentuk dan mebel kayu jenis lemari yang dibuat oleh perajin mebel lokal, Mengidentifikasi dan meganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan produk mebel kayu lokal, dengan menggunakan SWOT Analisis, merancang ukiran lokal dan menerapkan ukiran pada prototip mebel yang telah dieksplorasi sesuai dengan nilai seni budaya lokal agar bisa meningkatkan nilai tambah, kualitas estetika mebel kayu, dan mendapatkan hak cipta. Penelitian kualitatif terapan dengan analisis data menggunakan alur Miles dan Huberman. Luaran yang diharapkan adalah; Prototip desain mebel kayu dengan ukiran khas lokal Sulawesi Selatan, Publikasi ilmiah dalam jurnal nasional, Haki/Paten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aspek sumberdaya alam baik didarat maupu di laut dapat menjadi unsur pengembangan ukiran lokal, seperti di Takalar yang terkenal dengan kuliner jagung serta memiliki komoditas ekspor telur ikan terbang, oleh sebab itu, jagung dan ikan terbang menjadi dua ikon yang dikembangkan menjadi ukiran yang dapat diterapkan pada produk mebel lokal yang masih polos. Jagung dan Ikan terbang sebagai motif utama dengan diberi motif Toraja dan motif flora sebagai penunjang dari estetika mebel. Kata kunci: Mebel, Kayu, Ukiran, Lokal
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU DI SMA NEGERI 2 MAJENE Pangeran Paita Yunus; Sukarman Sukarman; Irfan Irfan; Hasnawati Hasnawati; Harmin Hatta
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.56561

Abstract

Kemampuan menulis bagi guru sangat penting karena menjadi tuntutan profesi. Bagi pengembangan karir dan untuk tetap belajar, guru wajib memenuhi syarat menulis karya ilmiah. Syarat ini seringkali menjadi penghambat kenaikan jenjang pangkat bagi guru mengingat rendahnya kemampuan dan minat menulis di kalangan guru. Selain menjadi syarat bagi pengembangan karir, menulis juga menjadi sarana bagi pengembangan diri seorang guru. Guru memiliki banyak potensi dan potensi yang dimilikinya akan berkembang secara optimal dengan menulis. Hal ini didukung oleh banyaknya kondisi guru yang memperkuat peluang berkembangnya kemampuan menulis. Kesatu, guru selalu berinteraksi dengan ilmu pengetahuan yang bisa menjadi bahan untuk menulis. Kedua, guru selalu berinteraksi dengan siswa saat kegiatan pembelajaran di kelas yang dapat dijadikan sumber tulisan. Ketiga, guru sering berinteraksi dengan dunia pendidikan dan kebijakannya yang dinamis, selalu menuntut untuk berpikir kritis, mengeluarkan ide-ide inovatifnya. Keempat, banyak peluang                lomba menulis, baik yang diselenggarakan Dinas Pendidikan maupun Departemen Agama sebagai instansi yang menaunginya. Kelima, media massa menyediakan banyak rubrik pendidikan yang memungkinkan bagi guru untuk mengekspresikan gagasan- gagasan inovatifnya. Permasalahan yang tampak pada guru di sekolah menengah, khususnya di SMA Negeri 2 Majene adalah: 1) Pengetahuan guru tentang teknik pembuatan laporan dan pembuatan artIkel penelitian dalam penulisan karya ilmiah masih sangat kurang, 2) Banyak laporan dan artikel penelitian guru yang belum sepenuhnya menggunakan sistem APA, sehingga masih banyak ditemui referensi termuat dalam tubuh karangan, namun tidak ditemukan dalam daftar pustaka. 3) Laporan dan artikel penelitian guru banyak ditemukan menggunakan buku sebagai referensi rujukan, sehingga menyulitkan untuk dimuat di jurnal. 4) Maraknya isu plagiasi dan mudahnya mengakses berbagai informasi melalui dunia maya menjadi   kendala   yang   cukup   berat  bagi guru.    Berdasarkan hal tersebut, dilaksanakan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat  berupa pelatihan menulis karya ilmiah berupa pembuatan laporan hasil penelitian dan artikel bagi guru di SMA Negeri 2 Majene.