Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Relationship Between Academic Stress and Menstrual Cycle Disorders in Adolescents Indriani, Vivi; Puspasari, Jehan; Rahmawati, Veronica Yeni
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v5i3.564

Abstract

Adolescence is a developmental phase that is highly vulnerable to physiological and psychological changes, including disturbances in the menstrual cycle. Academic stress is suspected to be one of the contributing factors to menstrual irregularities among female students. The purpose of this study was to analyze the relationship between academic stress and menstrual cycle disorders in adolescents. This research employed a quantitative design with a cross-sectional approach and total sampling technique, involving 136 first-year female students. The study was conducted at STIKes RS Husada Jakarta during April–May 2025. Academic stress was measured using the 42-item Depression Anxiety Stress Scale (DASS) with a scoring range of 0–3. The results showed that 93 respondents (68.4%) experienced severe to very severe stress, and 87 respondents (64.0%) had abnormal menstrual cycles. The Chi-Square test yielded a p-value < 0.001, indicating a significant relationship between academic stress and menstrual cycle disorders. These findings emphasize that academic stress has a strong influence on adolescents’ menstrual patterns and should be a priority for educational institutions when strengthening stress management programs and psychosocial support to maintain reproductive health. In conclusion, the higher the level of academic stress, the greater the risk of menstrual cycle disturbances among adolescents.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN JUMLAH PARITAS TERHADAP PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR DI WILAYAH PUSKESMAS PADEMANGAN Presillia, Arimbi; Puspasari, Jehan; Rahmawati, Veronica Yeni
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i1.933

Abstract

Pemilihan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya adalah dukungan suami dan jumlah paritas. Dukungan suami memiliki peranan penting dalam proses pengambilan keputusan terkait kesehatan reproduksi, sedangkan jumlah paritas menggambarkan pengalaman kehamilan dan persalinan yang dapat mempengaruhi jenis kontrasepsi yang dipilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dan jumlah paritas terhadap pemilihan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur di wilayah Puskesmas Pademangan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional dan teknik purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi (p = 0,027), dan hubungan yang sangat signifikan antara jumlah paritas dengan pemilihan alat kontrasepsi (p = 0,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dukungan suami dan jumlah paritas berpengaruh terhadap pemilihan alat kontrasepsi. Oleh karena itu, keterlibatan suami dalam program keluarga berencana dan edukasi tentang kontrasepsi berdasarkan jumlah paritas sangat penting untuk ditingkatkan.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI MAWAR TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA DI STIKES RS HUSADA Putri, Afina Eka; Puspasari, Jehan; Rahmawati, Veronica Yeni
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i1.937

Abstract

Gangguan menstruasi termasuk dismenore merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh perempuan, ditandai dengan nyeri hebat saat menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Aromaterapi merupakan salah satu cara non-farmakologis, yaitu terapi yang memanfaatkan minyak essensial untuk membentu memelihara kesehatan dan menenangkan jiwa serta tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi mawar dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi pada remaja. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 36 orang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara 2 kelompok (p = 0,000). Dengan demikian aromaterapi mawar efektif dalam mengurangi intensitas nyeri menstruasi, memberikan alternatif non-farmakologis yang aman untuk mengatasi dismenore.