Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Inklusif Multikultural dalam Pembentukan Karakter Budi Pekerti Siswa Studi Kasus di Min 2 Gunungkidul Yogyakarta: Studi Kasus di MIN 2 Gunungkidul Yogyakarta Defi Firmansah; Pitaloka Jati Kumolo Dewi; Heru Saiful Anwar
Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/miftahulilmi.v3i3.484

Abstract

Multicultural education offers hope in addressing various social tensions that have emerged in recent times, as it is an educational approach that consistently upholds values, beliefs, heterogeneity, plurality, and diversity in all aspects of education. This study aims to describe the implementation of multicultural inclusive learning in developing students’ moral character and to identify the challenges of its implementation at MIN 2 Gunungkidul Yogyakarta. The study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, teachers, and students as sources of information. The data were analyzed through data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The findings show that multicultural inclusive learning was implemented through the habituation of the 5S values (smiling, greeting, addressing, politeness, and courtesy), inclusive classroom arrangement for students with special needs, and the strengthening of discipline, responsibility, independence, care, and religious activities within the madrasah environment. These practices contributed to a warmer learning atmosphere, acceptance of differences, and social interaction between regular students and students with special needs. The main challenges included the limited availability of special assistant teachers, teachers’ limited competence in handling students with special needs, and insufficient inclusive learning facilities
Implementasi Sistem Pendidikan Tauhid Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMPIT Bias Yogyakarta Syarifah Syarifah; Saepul Anwar; Heru Saiful Anwar; Alwi Yusron; Destianingsih Destianingsih
Sustainable Vol. 5 No. 2 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i2.3204

Abstract

Kajian ini dilatar belakangi oleh kurangnya penanaman pendidikan agama di sekolah serta lingkungan masyarakat yang kurang memadai terlaksananya pendidikan agama. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, hasilnya menunjukkan bahwa 1). Implementasi sistem pendidikan tauhid di SMP Bina Anak Sholeh boarding school Yogyakarta berupa pendidikan tauhid shahih yang itba‟ kepada rasul dan sahabat. Implementasi sistem pendidikan tauhid di SMP bina anak sholeh boarding school terintegrasi kedalam kurikulum, yaitu dengan mengkolaborasikan kurikulum nasional dan kurikulum yayasan, dengan materi tambahan yaitu kitab burhan, nahwu shorof, tahfidzul qur‟an dan tahsinul qiroah dengan pembelajaran tauhid (kitab burhan) menjadi pembelajaran utama sebagai kurikulum yayasan, dengan menggunakan berbagai metode antara lain: (a). ceramah. (b). demonstrasi (c). diskusi. (d). simulasi (e). pengalaman lapangan. (f). halaqoh (g). sima‟an dan (h). tanya jawab, yang dilaksanakan pada corekurikuler,, intrakurikuler, dan ekstrakurikuler. 2). faktor pendukung implementasi sistem pendidikan tauhid yang diterapkan di SMP bina anak sholeh boarding school yogyakarta adalah sebagai berikut: (a) sumber daya manusia yang memenuhi kompetensi. (b). adanya pembinaan guru-guru SMP bina anak sholeh boarding school yogyakarta.(c). Mengkolaborasikan kurikulum nasional dan kurikulum pesantren. d). bersistem boarding school (pesantren). sedangkan faktor penghambat dalam implementasi sistem pendidikan tauhid yang diterapkan di SMP bina anak sholeh boarding school yogyakarta antara lain adalah: a). guru kurang menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran di kelas. b). latar belakang siswa yang berbeda-beda.