Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP OIKUMENE KENDARI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KOTAK ALJABAR Misliani Bungasari; Ikman Ikman; La Arapu La Arapu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v8i2.13655

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperoleh gambaran peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Oikumene Kendari melalui penggunaan media pembelajaran Kotak Aljabar.Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan jumlah peserta didik 16 orang.Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan skenario pembelajaran oleh guru pada siklus I mencapai rata – rata 88,55% dan pada siklus II mencapai 97,43%. Sedangkan keterlaksanaan skenario pembelajaran oleh peserta didik pada siklus I mencapai rata – rata 70,06% dan  pada siklus II mencapai 90,02%. Hasil evaluasi tes siklus I ketuntasan secara klasikalmencapai 62,50% . Hal ini berada pada kategori kurang baik karena belum memenuhi KKM yang telah ditentukan yaitu . Sedangkan untuk Tes siklus II ketuntasan mencapai 87,50%, hal ini menunjukkan bahwa nilai hasil belajar peserta didik telah berada pada kategori cukup. Disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Kotak Aljabar dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Oikumene Kendari.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 8 KENDARI Niko Ardyansya Putra; Muhammad Sudia; La Arapu La Arapu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v8i1.11157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruhpenerapan model problem based learning dan model pembelajaran langsung terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari tahun pelajaran 2019/2020 yang terdistribusi dalam 7 kelas.Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Dari cara tersebut, dipilih 2 kelas sebagai sampel, yaitu kelas VIII4 sebagai kelas eksperimen yang diterapkan model Problem Based Learning dan kelas VIII6 sebagai kelas kontrol yang diterapkan model pembelajaran langsung. Desain penelitian menggunakan Randomized Posttest Only Control Group Design.Data hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen berupa tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model Problem Based Learningterhadap kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 8 KONAWE SELATAN Ni Made Maetri Yanti; Muhammad Sudia; La Arapu La Arapu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v7i3.11375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Konawe Selatan. Populasi dalam penelitian ini melibatkan seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Konawe Selatan tahun pelajaran 2018/2019 yang terdistribusi dalam 5 kelas. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Dari cara tersebut, dipilih 2 kelas sebagai sampel, yakni kelas VIII­-D sebagai kelas ekperimen yang diterapkan model pembelajaran Mind Mapping dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol yang diterapkan model pembelajaran langsung. Desain penelitian menggunakan Posttest Only Control Group Design. Data hasil penelitian dikumpulkan melalui pemberian instrumen berupa tes kemampuan berpikir kreatif matematis berbentuk soal uraian dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Mind Mapping terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 8 Konawe Selatan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL DAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KENDARI Dwi Regita Mardianti; Muhammad Sudia; La Arapu La Arapu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v8i1.11135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran Reciprocal terhadap hasil belajar matematika siswa, (2) pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap hasil belajar matematika siswa, dan (3) perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran Reciprocal dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Desain penelitian menggunakan post-test two experimental groups design. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial terdapat uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan: (1) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Reciprocal terhadap hasil belajar matematika siswa, (2) tidak terdapat pengaruh yang signify kan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap hasil belajar matematika siswa, (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran Reciprocal dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Yani Windra; Jafar Jafar; La Arapu La Arapu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v8i3.16579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Populasi dalam penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sampara tahun pelajaran 2019/2020 yang terdistribusi dalam 3 kelas. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Dari cara tersebut, dipilih 2 kelas sebagai sampel, yakni kelas VII­2 sebagai kelas ekperimen yang diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dan kelas VII3 sebagai kelas kontrol yang diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining. Desain penelitian menggunakan Posttest Only Control Group Design. Data hasil penelitian dikumpulkan melalui pemberian instrumen berupa tes kemampuan komunikasi matematis berbentuk soal uraian dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa.
Luas Segibanyak Dalam Pandangan Geometri Analitik La Arapu
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1: Januari 2013
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.666 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v4i1.1997

Abstract

Telah dibahas luas segibanyak berdasarkan pandangan geometrik analitik. Jika Ai(xi, yi);           i=1, 2, ..., n  adalah titik sudut segi-n, maka luasnya L=(1) , asalkan A1A2...An cembung. Jika A1A2...An cekung luasnya dapat ditentukan dengan (1) setelah memilih        (x1, y1) sehingga semua diagonal dari A1 terletak di dalam atau pada  segi-n ini.          Jika suatu segi-n tidak mempunyai A1, maka dibagi menjadi beberapa segi-nk; k=1, 2, ..., m sehingga setiap dua segi-nk yang berdekatan hanya bersekutu pada satu sisi dan setiap segi-nk  ke-i terdapat A1 sehingga hubungan (1) dapat diterapkan. Jika luas setiap segi-nk ke-i adalah Ai, maka luas segi-n  L=(2).Kata Kunci: segi-n, cembung, cekung.
Analisis Kemampuan Numerik Siswa SMP Negeri Di Kota Kendari Ditinjau Dari Perbedaan Gender Sitriani Sitriani; Kadir Kadir; La Arapu; La Ndia
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2: Edisi Juli 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.216 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v10i2.7249

Abstract

Rendahnya kemampuan numerik siswa SMP Negeri Di Kota Kendari. Populasi penelitian ini tersebar pada 20 SMP Negeri di kota Kendari.Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Sampling (Area Sampling) dan simple random sampling. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII dari 6 SMP Negeri Kendari yang diambil dari 6 kecamatan yang berbeda. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan berikut: (1) Rata-rata kemampuan numerik siswa laki-laki adalah 36,11, 96,34% atau  158 siswa mempunyai kemampuan numerik rendah dan 3,66% atau 6 siswa mempunyai kemampuan numerik sedang. (2) Rata-rata kemampuan numerik siswa perempuan adalah 40, 92,05% atau 197 siswa mempunyai kemampuan numerik rendah, 7,48% atau 16  siswa yang mempunyai kemampuan numerik sedang dan 0,46% atau 1 siswa mempunyai kemampuan numerik tinggi. (3) Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan numerik siswa laki-laki dan kemampuan numerik perempuan pada SMP Negeri di Kota Kendari
Melukis Grafik Irisan Kerucut Tanpa Transformasi Sumbu-sumbu Koordinat La Arapu
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1: Januari 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.868 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v2i1.1962

Abstract

Telah dibahas lukisan irisan kerucut tanpa transformasi sumbu-sumbu koordinat. Hasilnya menunjukkan bahwa proses pelukisan tidak berbeda jauh dengan proses pelukisan dengan menggunakan transformasi sumbu-sumbu koordinat. Tetapi untuk mengetahui unsur-unsur irisan kerucut (fokus, pusat(jika ada), sumbu, dan puncak) pada sistem koordinat awal lebih cepat dibandingkan dengan melukis irisan kerucut dengan transformasi sumbu-sumbu koordinat. Sebab dalam lukisan irisan kerucut dengan transformasi sumbu-sumbu koordinat, untuk menentukan unsur-unsur irisan kerucut pada sistem koordinat semula harus dilakukan transformasi balikan lagi.
Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Kemampuan Komunikasi Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Neni Ferli Yanti; La Arapu; Kadir Kadir
Jurnal Amal Pendidikan Vol 1, No 3 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v1i3.15827

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Kepercayaan Diri terhadap kemampuan komunikasi dan hasil belajar Matematika siswa SMP Negeri 1 Barangka. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Barangka. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Stratified Random Sampling sehingga terpilih kelas VII2, VIII4, IX1. Pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes kemampuan komunikasi matematika, angket kepercayaan diri dan dokumentasi hasil belajar matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan (1) Kepercayaan diri siswa (X) berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematika (Y1) siswa SMP Negeri 1 Barangka sebesar 29,9%, yang menunjukkan bahwa kepercayaan diri memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa. (2) Kepercayaan diri siswa (X) memiliki pengaruh terhadap hasil belajar matematika (Y2) siswa SMP Negeri 1 Barangka, sebesar 79%, yang menunjukkan bahwa kepercayaan diri memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI SATAP 1 TIKEP Wa Ode Sriani Latifa; Muhammad Sudia; La Arapu La Arapu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v10i1.23846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi; (2) mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa yang memiliki kemandirian belajar sedang; (3) mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa yang memiliki kemandirian belajar rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam peneltian ini adalah siswa kelas VII SMPN Satap 1 Tikep. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, angket kemandirian belajar, tes kemampuan penalaran matematis dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Subjek dengan kategori kemandirian belajar tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan penalaran  matematis. (2) Subjek dengan kategori kemandirian belajar sedang hanya mampu mengajukan dugaan dan melakukan manipulasi matematika namun subjek belum mampu menarik kesimpulan dari pernyataan. (3) Subjek dengan kategori kemandirian belajar rendah hanya mampu memenuhi indikator melakukan manipulasi matematika, namun subjek belum mampu mengajukan dugaan dan menarik kesimpulan dari pernyataan.