Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sciscitatio : Journal for Biological Science

Synthesis of Biodiesel from Kesambi Oil using Indigenous Lipase Ledo, Mellisa E.S.; Nitsae, Merpiseldin; Solle, Hartini R.L.
SCISCITATIO Vol 1 No 1 (2020): Volume 1, Number 1, January 2020
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2020.11.14

Abstract

Kesambi (Schleichera oleosa L.) is one of ligneous tree that is abundantly found in Timor island, East Nusa Tenggara Province of Indonesia. Kesambi is known as an important component in local smoked meat home industry. Kesambi is also a promising natural source for the production of biodiesel. Application of three lipolytic fungi that is isolated from kesambi seeds and the use kesambi seeds flour as medium for indigenous lipase synthesis (Aspergillus niger M1407 lipase) by Solid-State Fermentation (SSF) showed good result for lipase and biodiesel industry development. This study aimed to characterize biodiesel synthesis using indigenous lipase from kesambi seeds. Experiments were carried out through five stages namely: oil extraction from kesambi seeds, purification of kesambi oil (degumming), extraction of A. niger M1407 lipase, trans-esterification and esterification activity of A. niger M1407 lipase assay and characterization of biodiesel. Biodiesel synthesis using A. niger M1407 lipase through esterification reaction produced biodiesel with an average acid number of 0.33 and 0.40 mg/g, water content 9.52 % and 10.47 % and density 0.7 g/mL. Biodiesel obtained from kesambi oil has lower acid numbers and densities but higher water content compared to Indonesian National Standard (SNI) value. Optimalization of the biodiesel kesambi oil synthesis could be done through adjusting ethanol and kesambi oil ratio and also by reducing water as a by-product of esterification reaction
Synthesis of Biodiesel from Kesambi Oil using Indigenous Lipase Ledo, Mellisa E.S.; Nitsae, Merpiseldin; Solle, Hartini R.L.
SCISCITATIO Vol 1 No 1 (2020): Volume 1, Number 1, January 2020
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2020.11.14

Abstract

Kesambi (Schleichera oleosa L.) is one of ligneous tree that is abundantly found in Timor island, East Nusa Tenggara Province of Indonesia. Kesambi is known as an important component in local smoked meat home industry. Kesambi is also a promising natural source for the production of biodiesel. Application of three lipolytic fungi that is isolated from kesambi seeds and the use kesambi seeds flour as medium for indigenous lipase synthesis (Aspergillus niger M1407 lipase) by Solid-State Fermentation (SSF) showed good result for lipase and biodiesel industry development. This study aimed to characterize biodiesel synthesis using indigenous lipase from kesambi seeds. Experiments were carried out through five stages namely: oil extraction from kesambi seeds, purification of kesambi oil (degumming), extraction of A. niger M1407 lipase, trans-esterification and esterification activity of A. niger M1407 lipase assay and characterization of biodiesel. Biodiesel synthesis using A. niger M1407 lipase through esterification reaction produced biodiesel with an average acid number of 0.33 and 0.40 mg/g, water content 9.52 % and 10.47 % and density 0.7 g/mL. Biodiesel obtained from kesambi oil has lower acid numbers and densities but higher water content compared to Indonesian National Standard (SNI) value. Optimalization of the biodiesel kesambi oil synthesis could be done through adjusting ethanol and kesambi oil ratio and also by reducing water as a by-product of esterification reaction
Aktivitas Hidrolisis Ekstrak Kasar Lipase dari Kecambah Biji Kesambi (Schleichera oleosa L) dengan Variasi Waktu Perkecambahan Hendrik, Gersandi; Ledo, Mellissa Erlyn Stephanie; Nitsae, Merpiseldin
SCISCITATIO Vol 1 No 2 (2020): Volume 1, Number 2, July 2020
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2020.12.34

Abstract

Biji kesambi mengandung beberapa jenis asam lemak seperti asam miristat, asam palmitat, asam stearat,asam arakidat, asam oleat dan asam linoleat. Proses perkecambahan merupakan tahap awal perkembangantumbuhan berbiji yang didukung oleh peran enzim. Enzim lipase berperan untuk mengatur kecepatanpemecahan lemak dan sintesis lemak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas hidrolisis ekstrakkasar lipase kecambah biji kesambi dan kadar protein dalam ekstrak kasar lipase kecambah biji kesambi. Hasilpenelitian ini menunjukan aktivitas hidrolisis ekstrak kasar lipase kecambah biji kesambi tertinggi adalah harike 13 sebesar 41,3 U/ml, kadar protein tertinggi pada hari ke 13 sebesar 1,11 gr/mL, aktivitas spesifik tertinggipada hari ke 11 sebesar 69,20 U/gr, sehingga penggunaan kecambah biji kesambi pada usia kecambah 11 haridirekomendasikan sebagai sumber lipase.
Aktivitas Antimikroba Larutan Antiseptik Dari Garbage Enzyme Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Ledo, Mellissa Erlyn Stephanie; Rupidara, Anggreini D.N; Solle, Hartini R.L; Nitsae, Merpiseldin; Nomleni, Fransina T
SCISCITATIO Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Number 1, January 2024
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2024.51.162

Abstract

Pengolahan sampah yang belum optimal menimbulkan berbagai masalah pencemaran lingkungan yang belum dapat diatasi. Berbagai upaya pengolahan sampah, terutama dari jenis organik dilakukan untuk menghasilkan produk baru yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Istilah garbage enzyme (GE) mengacu kepada hasil fermentasi sisa sayuran dan buah yang memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai purifikato air yang tercemar, pupuk organik, dan mengurangi bau tidak sedap pada timbunan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antimikroba larutan antiseptik dari GE terhadap Escherichia coli ATCC 25922 dan Staphylococcus aureus ATCC 25923. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi konsentrasi larutan antiseptic GE yaitu 0%, 15%, 30%, 45% dan 60%. Metode uji aktivitas antimikroba adalah metode difusi agar yang mengukur diameter zona bening yang menunjukan penghambatan pertumbuhan bakteri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat aktivitas antimikroba pada larutan antiseptik GE dengan rata-rata diameter zona bening adalah 14-21,3 mm untuk E. coli, dan 14,3-25,9 mm untuk S. aureus. Aktivitas antimikroba larutan antiseptik GE terhadap E. coli dan S. aureus meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi larutan antiseptik GE, dimana konsentrasi 45 % dan 60% memiliki aktivitas antimikroba yang kuat dalam menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus.
Aktivitas Antimikroba Larutan Antiseptik Dari Garbage Enzyme Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Ledo, Mellissa Erlyn Stephanie; Rupidara, Anggreini D.N; Solle, Hartini R.L; Nitsae, Merpiseldin; Nomleni, Fransina T
SCISCITATIO Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Number 1, January 2024
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2024.51.162

Abstract

Pengolahan sampah yang belum optimal menimbulkan berbagai masalah pencemaran lingkungan yang belum dapat diatasi. Berbagai upaya pengolahan sampah, terutama dari jenis organik dilakukan untuk menghasilkan produk baru yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Istilah garbage enzyme (GE) mengacu kepada hasil fermentasi sisa sayuran dan buah yang memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai purifikato air yang tercemar, pupuk organik, dan mengurangi bau tidak sedap pada timbunan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antimikroba larutan antiseptik dari GE terhadap Escherichia coli ATCC 25922 dan Staphylococcus aureus ATCC 25923. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi konsentrasi larutan antiseptic GE yaitu 0%, 15%, 30%, 45% dan 60%. Metode uji aktivitas antimikroba adalah metode difusi agar yang mengukur diameter zona bening yang menunjukan penghambatan pertumbuhan bakteri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat aktivitas antimikroba pada larutan antiseptik GE dengan rata-rata diameter zona bening adalah 14-21,3 mm untuk E. coli, dan 14,3-25,9 mm untuk S. aureus. Aktivitas antimikroba larutan antiseptik GE terhadap E. coli dan S. aureus meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi larutan antiseptik GE, dimana konsentrasi 45 % dan 60% memiliki aktivitas antimikroba yang kuat dalam menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus.
Co-Authors Adri Gabriel Sooai Akhmad Sabarudin Akhmad Sabarudin Aloisius M. Kopon Aloisius Masan Kopon Alwan M. Ninef Ambrosius Faofeto Ame, Joni Alvonsius Amelia M Salmon Anselmus Boy Baunsele Armeida D. R. Madjid Armeida Dwi Ridhowati Madjid Arnold Ch. Hendrik arnold christian hendrik Banu, Erik Sandy Blegur, Willem Amu Daud E. Adu Daud, Yanti Dwi Siswanta Egertha Karpada Arsun Banamtuan Mellissa E. S. Ledo Elsita Rambu Kahi Erly Grizca Boelan eunike puteri ate Hariyati Lubis, Hariyati Hartini R.L. Solle Henderina Mowata Hendrik, Gersandi Hildegardis Missa Imanuel Jacob Emola Irma, Mutia James Ngginak Joenrith Agrid Kana, Belandina Here Kii, Arniati Ina Koehuan, Jonathan Ebet Lano, Lans Asideo Lans Asideo Lano Ledo, M E S Ledo, Mellisa E.S. Ledo, Mellissa Erlyn Stephanie Lenciani Seran Lolonrian, Patrisia Marfiana Dae Lukman Hakim M Nitsae, M Maria A. U. Leba Maria Aloisia Uron Leba Medah, Andreas Isakh melkianus mola kore Mellissa E. S. Ledo, Egertha Karpada Arsun Banamtuan mellissa e.s ledo Mesri Welhelmina Nisriani Manafe Nomleni, Fransina T Perdinan Sinuhaji Philiphi de Rozari Philiphi de Rozari Pius Dore Ola Rafly Ihsan As Siddiq, Muhammad Rahayu Rahayu Rahayu Realista Lydia Solle, Hartini Redo, Irmina Rinaldi, Fajar Rony S. Mauboy Rupidara, Anggreini D.N Sabuna, Alan Ch. Serliani M. Martinus Soleman Sayuna Solissa, Arfie Solle, Hartini Realista Lidya Solvina Tanggu Sana Sonya Titin M. Nge Sonya Titin Marlina Nge Sonya Titin Nge Sooai, Adry Gabriel Susilawati Tini Margarita Talan Toulasik, Yulita Wempi Silla Wora, Theresia Wea Yoaclina D. Ninu Yulita Iryani Mamulak