Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Indigenous Biologi

UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR WAIMARAPU DESA WAIMANU KECAMATAN KATIKUTANA SELATAN KABUPATEN SUMBA TENGAH eunike puteri ate; merpiseldin nitsae; yanti daud
Indigenous Biologi : Jurnal Pendidikan dan Sains Biologi Vol 1 No 3 (2018): Indigenous Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v1i3.4

Abstract

Mata air Waimarapu merupakan sumber mata air di Desa Waimanu KecamatanKatikutana Selatan Kabupaten Sumba Tengah. Masyarakat menggunakan mata air untukmencukupi kebutuhan air bersih (sebagai air minum, mandi, cuci, dan pengairantanaman) akan tetapi belum mengetahui kualitas air tesebut. Tujuan dalam penelitian iniadalah untuk mempelajari kualitas dari mata air Waimarapu dengan acuan PeraturanPemerintah Nomor 82 Tahun 2001. Metode penelitian yang digunakan adalah metodeeksperimen dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan data hasilpengukuran dari masing-masing parameter air dengan nilai baku mutu PeraturanPemerintah Nomor 82 Tahun 2001. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ada 3parameter yang tidak sesuai dengan baku mutu yaitu kandungan oksigen terlarut (5,60mg/L) tembaga (0,11 mg/L) dan phospat (0,54 mg/L). Hal ini disebabkan oleh karenaperubahan cuaca, pergerakan massa air dan lokasi mata air Waimarapu yang berada diarea persawahan sehingga menyebabkan masuknya limbah pertanian (penggunaanpupuk dan pembasmi hama). Sedangkan untuk parameter lainnya (suhu, TDS, TSS, pH,BOD, besi, mangan, sulfat, nitrat, nitrit, klorin, sianida, dan total coliform) masih sesuaidengan baku mutu yang ditetapkan. Nilai ini masih bisa ditolerir dalam kualitas air.Berdasarkan hasil yang diperoleh, mata air Waimarapu masih berada dalam batas amanuntuk digunakan sesuai peruntukkannya.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA GANGGANG COKELAT ( Sargassum polycystum ) DAN GANGANG HIJAU (Euchema cottoni) PADA PERAIRAN DAHI’ AE melkianus mola kore; merpiseldin nitsae; sonya T. M Nge
Indigenous Biologi : Jurnal Pendidikan dan Sains Biologi Vol 1 No 3 (2018): Indigenous Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v1i3.7

Abstract

Rumput laut merupakan tumbuhan yang hidup di laut dan merupakan jenis makroalga. Tanaman ganggang ini adalah ganggang multiseluler devisi Thallophyta. Rumput laut tidak termaksud tumbuhan sejati karena tidak memiliki akar, batang dan daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada ganggang cokelat jenis Sargassum polycystum dan ganggang hijau jenis Eucheuma cottonii pada perairan Dahi’Ae. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan mengunakan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil (DPPH), dengan mengunakan 3 variasi konsentrasi (50 ppm, 75 pm, dan 100 ppm) dan 5 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis untuk mendaptkan nilai % IC50. Dari plot tersebut akan diperoleh persamaan regresi linear y = ax + b. Berdasarkan persamaan ini aktivitas antioksidan secara berturut-turut pada Sargassum polycystum adalah 242,02 ppm dan Euchema cottoni adalah 169,06 ppm. Kedua sampel tersebut tergolong dalam aktivitas antioksidan sedang, sehingga perlu dianalisis aktivitas antioksidan untuk S. polycystum pada konsentrasi tinggi sedangkan E.cottoni pada konsentrasi rendah.
IDENTIFIKASI DAN PENAPISAN ALKALOID PADA JENIS-JENIS TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI CAGAR ALAM GUNUNG MUTIS Wempi Silla; Arnold Christian Hendrik; Merpiseldin Nitsae
Indigenous Biologi : Jurnal Pendidikan dan Sains Biologi Vol 3 No 3 (2020): Indigenous Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v3i3.129

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan paku dan senyawa alkaloid pada tumbuhan paku yang terdapat di Cagar Alam Gunung Mutis. Penelitian ini akan dilakukan di Cagar Alam Gunung Mutis pada bulan Februari- Maret 2019 dan uji senyawa alkaloid. Pengambilan sampel menggunakan teknik metode jelajah sepanjang jalan yang dilalui dari Oenino hingga padang II pada ketinggian 1.500-1.800 mdpl di Cagar Alam Gunung Mutis. Penapisan alkaloid menggunakan Reagen Mayer, Wagner dan Dragendorff, sampel yang digunakan akar, batang dan daun sekitar 1 gram. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 9 spesies tumbuhan paku di Cagar Alam Gunung Mutis, yaitu Dryopteris filix-mas, Hypolepis tructata, Gleichenia truncata, Asplenium nidus, Trichomanes maximum, Platycerium bifurcatum, Nephrolepis cordifolia, Cyanthea contaminans dan Dyplazium esculentum. Berdasarkan hasil uji alkaloid, pada akar tumbuhan paku yang mengadung senyawa alkaloid adalah Dryopteris filix-mas, Hypolepis tructata, Gleichenia truncata, Asplenium nidus, Trichomanes maximum, Platycerium bifurcatum, Nephrolepis cordifolia, Cyanthea contaminans, pada bagian batang, tumbuhan paku yang mengandung senyawa alkaloid adalah Dryopteris filix-mas, Hypolepis tructata, Gleichenia truncata, Asplenium nidus, Trichomanes maximum, Platycerium bifurcatum, Nephrolepis cordifolia, Cyanthea contaminans dan pada bagian daun, tumbuhan paku yang mengandung senyawa alkaloid adalah Dryopteris filix-mas, Gleichenia truncata, Asplenium nidus, Trichomanes maximum, Platycerium bifurcatum, Nephrolepis cordifolia, dan Cyanthea contaminans. Kata Kunci : Alkaloid, Tumbuhan Paku, Cagar Alam
UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR SUMUR BOR DI DESA BAUMATA TIMUR KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Tini Margarita Talan; Merpiseldin Nitsae; Rony S. Mauboy
Indigenous Biologi : Jurnal Pendidikan dan Sains Biologi Vol 4 No 2 (2021): Indigenous Biologi Agustus 2021
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v4i2.220

Abstract

ABSTRAK Air adalah substansi yang memungkinkan terjadinya kehidupan seperti yang ada di bumi. Penggunaan air untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, mulai dari kebutuhan langsung seperti air minum, mandi, mencuci, irigasi, pertanian, perternakan, perikanan dan rekreasi. Air bersih harus memenuhi syarat kesehatan berupa faktor fisika, kimia maupun biologi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji Kualitas Air Pada Sumber Mata Air Sumur Bor Di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan menggunakan parameter Fisika, kimia dan biologi dibandingkan dengan PP No 82 tahun 2001 berdasarkan kelas 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dilihat dari parameter yang digunakan, TSS dari kedua Sumur Bor Bilamun dan Putun melebihi standar baku mutu, sedangakan Suhu, TDS, pH, dan total colifrom dari kedua Sumur Bor memenuhi standar baku mutu air yang telah ditetapkan pada PP No 82 tahun 2001 tentang pengelolaan Kualitas air berdasarkan kelas 1. Maka demikian hasil penelitian pada kedua Sumur Bor Bilamun dan Putun dapat digunakan sebagai air baku mutu menurut PP No 82 tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air sesuai peruntukannya.
Co-Authors Adri Gabriel Sooai Akhmad Sabarudin Akhmad Sabarudin Aloisius M. Kopon Aloisius Masan Kopon Alwan M. Ninef Ambrosius Faofeto Ame, Joni Alvonsius Amelia M Salmon Anselmus Boy Baunsele Armeida D. R. Madjid Armeida Dwi Ridhowati Madjid Arnold Ch. Hendrik arnold christian hendrik Banu, Erik Sandy Blegur, Willem Amu Daud E. Adu Daud, Yanti Dwi Siswanta Egertha Karpada Arsun Banamtuan Mellissa E. S. Ledo Elsita Rambu Kahi Erly Grizca Boelan eunike puteri ate Hariyati Lubis, Hariyati Hartini R.L. Solle Henderina Mowata Hendrik, Gersandi Hildegardis Missa Imanuel Jacob Emola Irma, Mutia James Ngginak Joenrith Agrid Kana, Belandina Here Kii, Arniati Ina Koehuan, Jonathan Ebet Lano, Lans Asideo Lans Asideo Lano Ledo, M E S Ledo, Mellisa E.S. Ledo, Mellissa Erlyn Stephanie Lenciani Seran Lolonrian, Patrisia Marfiana Dae Lukman Hakim M Nitsae, M Maria A. U. Leba Maria Aloisia Uron Leba Medah, Andreas Isakh melkianus mola kore Mellissa E. S. Ledo, Egertha Karpada Arsun Banamtuan mellissa e.s ledo Mesri Welhelmina Nisriani Manafe Nomleni, Fransina T Perdinan Sinuhaji Philiphi de Rozari Philiphi de Rozari Pius Dore Ola Rafly Ihsan As Siddiq, Muhammad Rahayu Rahayu Rahayu Realista Lydia Solle, Hartini Redo, Irmina Rinaldi, Fajar Rony S. Mauboy Rupidara, Anggreini D.N Sabuna, Alan Ch. Serliani M. Martinus Soleman Sayuna Solissa, Arfie Solle, Hartini Realista Lidya Solvina Tanggu Sana Sonya Titin M. Nge Sonya Titin Marlina Nge Sonya Titin Nge Sooai, Adry Gabriel Susilawati Tini Margarita Talan Toulasik, Yulita Wempi Silla Wora, Theresia Wea Yoaclina D. Ninu Yulita Iryani Mamulak