Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Strategi Pengembangan SDM Petani Untuk Meningkatkan Efisiensi Dan Kesejahteraan Di Sektor Pertanian Di Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Kurdi, Moh.; Fatmawati, Fatmawati; Santosa, Ribut; Wahyuni, Purwati Ratna; Anwar, Moh.
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Edisi Bulan Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jmbi.v9i2.1101

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) petani di Kecamatan Lenteng, dengan fokus pada peningkatan efisiensi produksi, kesejahteraan petani, dan dampak terhadap ketahanan pangan serta ekonomi lokal. Strategi ini melibatkan pelatihan keterampilan teknis, penerapan teknologi pertanian seperti sistem irigasi tetes dan aplikasi mobile, serta pembentukan kelompok diskusi komunitas. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan produktivitas pertanian sebesar 20% dan kenaikan pendapatan petani hingga 30%. Pembentukan komunitas petani yang solid melalui kelompok diskusi komunitas memberikan dampak positif dalam pertukaran pengetahuan dan mendukung pertumbuhan bersama. Dampak keseluruhan strategi ini meluas ke arah ketahanan pangan dan ekonomi lokal, memperkuat suplai pangan dan membangun ekonomi komunitas. Kesuksesan implementasi strategi pengembangan SDM petani di Kecamatan Lenteng menawarkan pandangan praktis bagi daerah sejenis. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya partisipasi petani, adaptasi teknologi yang tepat, dan pembangunan komunitas untuk mencapai pertanian berdaya saing dan berkelanjutan di tingkat lokal.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN KERIPIK SINGKONG CAP LUMBA-LUMBA RASA PEDAS MANIS Wahyuni, Purwati Ratna; Rahman, Sindi Arista; Hopid, Hopid
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 1 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 1, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i1.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan. Sampel penelitian ini terdiri dari 40 responden yang dipilih secara acak dari pelanggan keripik singkong cap lumba-lumba rasa pedas manis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Hal ini berarti semakin tinggi kualitas produk yang dirasakan pelanggan, semakin tinggi pula loyalitas mereka terhadap perusahaan. Selain itu, kualitas pelayanan juga ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan yang baik dapat meningkatkan loyalitas pelanggan. Kedua variabel, kualitas produk dan kualitas pelayanan, secara simultan berkontribusi signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, perusahaan harus fokus pada peningkatan kualitas produk serta kualitas pelayanan yang diberikan.
Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Pakan Ternak Berkualitas dengan Penerapan Teknologi Fermentasi di Desa Kapedi Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Hopid Hopid; Sindi Arista Rahman; Ribut Santosa; Amir Hamzah; Purwati Ratna Wahyuni
Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial Vol. 2 No. 4 (2025): November : Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karya.v2i4.2263

Abstract

An educational activity on the use of agricultural waste as animal feed through fermentation technology was held in Kapedi Village, Bluto Subdistrict, Sumenep Regency. The aim of this activity was to improve farmers' understanding and skills in processing agricultural waste, such as rice straw and corn cobs, into alternative feed that is highly nutritious and environmentally friendly. The methods used included interactive extension, practical fermentation feed production, discussion, and evaluation. The results showed high enthusiasm among participants, increased knowledge about fermentation technology, and successful production of fermented feed that was liked by livestock and had the potential to increase productivity. The main obstacles, namely limited initial knowledge and the length of fermentation time, could be overcome with technical assistance. This extension not only provides an economical and high-quality livestock feed solution but also supports sustainable agricultural waste management. It is recommended that fermentation materials be facilitated, advanced training be provided, and socialisation be carried out in other villages so that the benefits of this technology can be expanded.
Evaluation of the Impact of Training and Counseling on Improving the Quality of Human Resources in the Agribusiness Sector in Sumenep Regency Fatmawati; Purwati Ratna Wahyuni; Ribut Santosa; Amir Hamzah
Jurnal Agricultural Science Vol 19 No 1 (2024): MAY
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS RATU SAMBAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jas.v19i1.241

Abstract

This study aims to evaluate the impact of training and extension services on improving the quality of human resources in the agribusiness sector in Sumenep Regency. Using both quantitative and qualitative approaches, we conducted surveys with farmers who participated in the training and extension programs and performed statistical data analysis to assess their influence on agricultural knowledge, skills, and practices. The survey results indicate that most respondents reported increased knowledge about cultivation techniques, fertilizer use, and post-harvest management after attending the training. Additionally, there was a significant increase in agricultural productivity and the adoption of new technologies among the farmers who participated in the program. Statistical data analysis shows a significant relationship between participation in training and increased agricultural productivity (p < 0.05). However, challenges such as limited access to information and resources still need to be addressed in the program's implementation. These findings suggest that training and extension programs are effective in enhancing the quality of human resources in the agribusiness sector, but improvements in accessibility and program continuity are necessary to achieve more optimal results.
Pengembangan Produk Agribisnis Unggulan Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Batuputih Laok Kecamata Batuputih Kabupaten Sumenep Ribut Santosa; Purwati Ratna Wahyuni; Amir Hamzah; Bambang Hermanto
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Juni : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v1i2.223

Abstract

This community service aims to develop superior agribusiness products based on local wisdom in Batuputih Laok Village, Batuputih Subdistrict, Sumenep Regency. The implementation method includes five main stages: needs identification and analysis, program and action plan development, training and counseling, program implementation, and monitoring, evaluation, and follow-up. The results show a significant increase in agricultural productivity and quality due to the integration of modern agricultural technology with local knowledge. Corn productivity increased by 30%, and the quality of tobacco produced improved, leading to higher selling prices. Support from the government, research institutions, the private sector, and active community participation were key factors in the program's success. In conclusion, this program successfully improved farmers' welfare and strengthened the village's agribusiness capacity sustainably.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Mie Daun Kelor untuk Meningkatkan Gizi dan Ekonomi Masyarakat di Desa Palongan Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Hopid, Hopid; Hamzah, Amir; Rahman, Sindi Arista; Wahyuni, Purwati Ratna; Santosa, Ribut
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 5 No 1 (2024): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v5i1.1213

Abstract

Daun kelor tersebar di wilayah Kabupaten Sumenep terutama di lahan tegalan yang sengaja ditanam pinggir lahan dengan produksi yang melimpah dan belum dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan gizi pangan dan ekonomi masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang manfaat daun kelor, memperkenalkan mie daun kelor sebagai pangan alternatif yang lebih sehat dan bergizi serta untuk menambah penghasilan masyarakat. Metode kegiatan ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan (penyuluhan dan praktek) dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan antusiasme dan minat masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan pelatihan, peserta mendapat pengetahuan dan keterampilan tentang cara pembuatan mie daun kelor yang penuh gizi dan nutrisi yang sangat baik dan berguna bagi kesehatan serta dapat membuka usaha kuliner mie berbahan baku daun kelor.
MODEL STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS UMKM DALAM MENDORONG PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK PERTANIAN LOKAL DI KECAMATAN BATUPUTIH Wahyuni, Purwati Ratna; Hamzah, Amir
PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi Vol 15 No 2: Performance: Jurnal Bisnis & Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Wiraraja Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/feb.v15i2.4967

Abstract

Pengembangan agribisnis berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal serta memperkuat perekonomian wilayah perdesaan. Kecamatan Batuputih merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi sumber daya pertanian cukup besar, namun pemanfaatannya dalam bentuk produk olahan bernilai tambah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting UMKM agribisnis, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan usaha, serta merumuskan model strategi pengembangan agribisnis UMKM yang kontekstual dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM agribisnis di Kecamatan Batuputih memiliki kekuatan berupa ketersediaan bahan baku lokal dan dukungan sosial masyarakat, namun masih menghadapi kelemahan dalam aspek manajemen usaha, inovasi produk, dan pemasaran. Peluang pengembangan terbuka melalui meningkatnya permintaan produk olahan lokal dan dukungan kebijakan pemerintah, sementara ancaman berasal dari persaingan produk luar daerah dan dinamika pasar. Model strategi pengembangan yang dirumuskan menekankan pada penguatan kapasitas pelaku usaha, inovasi produk berbasis potensi lokal, optimalisasi pemasaran digital, serta penguatan kelembagaan dan kemitraan. Strategi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai tambah produk pertanian lokal secara berkelanjutan dan memperkuat peran UMKM agribisnis sebagai penggerak ekonomi lokal.
Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Kewirausahaan, Inklusi Keuangan Digital, dan Penguatan UMKM Berbasis Gender Responsif sebagai Strategi Meningkatkan Kemandirian Ekonomi dan Daya Saing Usaha Purwati Ratna Wahyuni; Sindi Arista Rahman; Ribut Santosa
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v3i1.2713

Abstract

This community service activity aims to empower women in Sumenep through entrepreneurship training, digital financial inclusion, and strengthening gender-responsive MSMEs in a sustainable community development context. The main problem identified was the low level of economic independence and competitiveness of women's businesses, particularly in the MSME sector. Therefore, this activity was designed with an approach that included entrepreneurship training to improve business skills, the implementation of digital financial inclusion to expand access to financial services, and strengthening MSMEs with a gender-responsive approach to increase competitiveness. The methods used in this activity included direct training, mentoring, and providing participants with access to relevant technology and information. The results of this activity indicate an increase in the economic independence and competitiveness of women's businesses in Sumenep, with the identification of a number of MSMEs that are growing and able to optimally utilize technology and digital financial services to support business sustainability and local economic development.
Sustainable Agriculture: Dukungan Pemerintah Desa Terhadap Kebijakan Pangan dan Kemandirian Petani di Kabupaten Sumenep Rahman, Sindi Arista; Zarnuji, Zarnuji; Rasaili, Wilda; Hopid, Hopid; Wahyuni, Purwati Ratna
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21920

Abstract

Sustainable agriculture is an important pillar in achieving national food security, especially in rural areas that have an agricultural production base. This study aims to analyse the role and support of village governments in food policy and its implications for farmer independence in Sumenep Regency. This study uses a descriptive-qualitative approach with data collection through in-depth interviews, surveys of 15 respondents, and analysis of village policy documents in five sub-districts that are agricultural production centres (Gapura, Runaru, Batang Batang, Lenteng, and Guluk-Guluk). The results show that 73% of villages have allocated Village Funds for food security programmes, particularly for the procurement of high-quality local seeds, organic fertilisers, and simple agricultural equipment. A total of 35% of villages have Village Food Security Regulations as a legal instrument to protect land and strengthen local food reserves. In addition, several farmers have begun to adopt environmentally friendly agricultural practices and crop diversification, which has resulted in an increase in income of 5–15% per planting season. Farmers' high social capital strengthens local institutional collaboration, such as Poktan, Gapoktan, and BUMDes agriculture. These findings indicate that village government support plays a significant role in strengthening farmer independence and local food security through policy, institutions, and community participation. However, challenges such as limited access to capital, dependence on aid, and land conversion still require cross-level policy intervention. This study emphasises the importance of a multi-level governance approach and community-based sustainable agriculture as strategies for strengthening village food sovereignty.