Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Evaluation of the Impact of Training and Counseling on Improving the Quality of Human Resources in the Agribusiness Sector in Sumenep Regency Fatmawati; Purwati Ratna Wahyuni; Ribut Santosa; Amir Hamzah
Jurnal Agricultural Science Vol 19 No 1 (2024): MAY
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS RATU SAMBAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jas.v19i1.241

Abstract

This study aims to evaluate the impact of training and extension services on improving the quality of human resources in the agribusiness sector in Sumenep Regency. Using both quantitative and qualitative approaches, we conducted surveys with farmers who participated in the training and extension programs and performed statistical data analysis to assess their influence on agricultural knowledge, skills, and practices. The survey results indicate that most respondents reported increased knowledge about cultivation techniques, fertilizer use, and post-harvest management after attending the training. Additionally, there was a significant increase in agricultural productivity and the adoption of new technologies among the farmers who participated in the program. Statistical data analysis shows a significant relationship between participation in training and increased agricultural productivity (p < 0.05). However, challenges such as limited access to information and resources still need to be addressed in the program's implementation. These findings suggest that training and extension programs are effective in enhancing the quality of human resources in the agribusiness sector, but improvements in accessibility and program continuity are necessary to achieve more optimal results.
Pengembangan Produk Agribisnis Unggulan Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Batuputih Laok Kecamata Batuputih Kabupaten Sumenep Ribut Santosa; Purwati Ratna Wahyuni; Amir Hamzah; Bambang Hermanto
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Juni : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v1i2.223

Abstract

This community service aims to develop superior agribusiness products based on local wisdom in Batuputih Laok Village, Batuputih Subdistrict, Sumenep Regency. The implementation method includes five main stages: needs identification and analysis, program and action plan development, training and counseling, program implementation, and monitoring, evaluation, and follow-up. The results show a significant increase in agricultural productivity and quality due to the integration of modern agricultural technology with local knowledge. Corn productivity increased by 30%, and the quality of tobacco produced improved, leading to higher selling prices. Support from the government, research institutions, the private sector, and active community participation were key factors in the program's success. In conclusion, this program successfully improved farmers' welfare and strengthened the village's agribusiness capacity sustainably.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Mie Daun Kelor untuk Meningkatkan Gizi dan Ekonomi Masyarakat di Desa Palongan Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Hopid, Hopid; Hamzah, Amir; Rahman, Sindi Arista; Wahyuni, Purwati Ratna; Santosa, Ribut
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 5 No 1 (2024): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v5i1.1213

Abstract

Daun kelor tersebar di wilayah Kabupaten Sumenep terutama di lahan tegalan yang sengaja ditanam pinggir lahan dengan produksi yang melimpah dan belum dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan gizi pangan dan ekonomi masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang manfaat daun kelor, memperkenalkan mie daun kelor sebagai pangan alternatif yang lebih sehat dan bergizi serta untuk menambah penghasilan masyarakat. Metode kegiatan ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan (penyuluhan dan praktek) dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan antusiasme dan minat masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan pelatihan, peserta mendapat pengetahuan dan keterampilan tentang cara pembuatan mie daun kelor yang penuh gizi dan nutrisi yang sangat baik dan berguna bagi kesehatan serta dapat membuka usaha kuliner mie berbahan baku daun kelor.
Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Kewirausahaan, Inklusi Keuangan Digital, dan Penguatan UMKM Berbasis Gender Responsif sebagai Strategi Meningkatkan Kemandirian Ekonomi dan Daya Saing Usaha Purwati Ratna Wahyuni; Sindi Arista Rahman; Ribut Santosa
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v3i1.2713

Abstract

This community service activity aims to empower women in Sumenep through entrepreneurship training, digital financial inclusion, and strengthening gender-responsive MSMEs in a sustainable community development context. The main problem identified was the low level of economic independence and competitiveness of women's businesses, particularly in the MSME sector. Therefore, this activity was designed with an approach that included entrepreneurship training to improve business skills, the implementation of digital financial inclusion to expand access to financial services, and strengthening MSMEs with a gender-responsive approach to increase competitiveness. The methods used in this activity included direct training, mentoring, and providing participants with access to relevant technology and information. The results of this activity indicate an increase in the economic independence and competitiveness of women's businesses in Sumenep, with the identification of a number of MSMEs that are growing and able to optimally utilize technology and digital financial services to support business sustainability and local economic development.
Sustainable Agriculture: Dukungan Pemerintah Desa Terhadap Kebijakan Pangan dan Kemandirian Petani di Kabupaten Sumenep Rahman, Sindi Arista; Zarnuji, Zarnuji; Rasaili, Wilda; Hopid, Hopid; Wahyuni, Purwati Ratna
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21920

Abstract

Sustainable agriculture is an important pillar in achieving national food security, especially in rural areas that have an agricultural production base. This study aims to analyse the role and support of village governments in food policy and its implications for farmer independence in Sumenep Regency. This study uses a descriptive-qualitative approach with data collection through in-depth interviews, surveys of 15 respondents, and analysis of village policy documents in five sub-districts that are agricultural production centres (Gapura, Runaru, Batang Batang, Lenteng, and Guluk-Guluk). The results show that 73% of villages have allocated Village Funds for food security programmes, particularly for the procurement of high-quality local seeds, organic fertilisers, and simple agricultural equipment. A total of 35% of villages have Village Food Security Regulations as a legal instrument to protect land and strengthen local food reserves. In addition, several farmers have begun to adopt environmentally friendly agricultural practices and crop diversification, which has resulted in an increase in income of 5–15% per planting season. Farmers' high social capital strengthens local institutional collaboration, such as Poktan, Gapoktan, and BUMDes agriculture. These findings indicate that village government support plays a significant role in strengthening farmer independence and local food security through policy, institutions, and community participation. However, challenges such as limited access to capital, dependence on aid, and land conversion still require cross-level policy intervention. This study emphasises the importance of a multi-level governance approach and community-based sustainable agriculture as strategies for strengthening village food sovereignty.
ANALISIS KEBIJAKAN HUKUM DALAM PERLINDUNGAN PETANI TERHADAP FLUKTUASI HARGA KOMODITAS PERTANIAN DI KABUPATEN SUMENEP Purwati Ratna Wahyuni; Amir Hamzah; Mohammad Anwar
PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi Vol 14 No 2: Performance: Jurnal Bisnis & Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Wiraraja Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/feb.v14i2.3998

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan berbagai permasalahan dalam implementasi kebijakan hukum di sektor pertanian Kabupaten Sumenep. Pemerintah daerah telah merancang kebijakan seperti subsidi input pertanian, program stabilisasi harga melalui koperasi, dan pengawasan distribusi hasil pertanian untuk melindungi petani dari fluktuasi harga. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala signifikan, seperti keterbatasan anggaran, penyimpangan distribusi bantuan, dan lemahnya pengawasan. Banyak petani tidak memahami hak-hak mereka dalam kebijakan hukum yang berlaku, yang diperparah oleh minimnya edukasi hukum. Akibatnya, petani tidak dapat memanfaatkan program yang ada secara maksimal dan tetap bergantung pada tengkulak untuk menjual hasil panen dengan harga rendah. Fluktuasi harga komoditas pertanian menjadi tantangan utama yang memengaruhi pendapatan petani. Ketika harga turun, petani menderita kerugian besar, sementara saat harga naik, keuntungan tidak sebanding dengan biaya produksi. Respon pemerintah terhadap krisis harga sering terlambat, sementara koperasi tani belum optimal dalam membantu petani karena keterbatasan sumber daya dan manajemen. Hambatan lain termasuk kurangnya koordinasi antara pemerintah daerah, organisasi petani, dan dinas terkait, serta infrastruktur yang buruk, seperti akses jalan ke pasar yang memengaruhi biaya transportasi. Untuk mengatasi kendala tersebut, perlu adanya peningkatan edukasi hukum, pemanfaatan teknologi informasi, penguatan peran koperasi, serta koordinasi antarpihak yang lebih baik. Dengan langkah strategis ini, kebijakan hukum dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS BERBASIS KOMODITAS LOKAL DI KECAMATAN MANDING, KABUPATEN SUMENEP Purwati Ratna Wahyuni; Amir Hamzah; Moh Kurdi
PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi Vol 15 No 1: Performance: Jurnal Bisnis & Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Wiraraja Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/feb.v15i1.4426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi agribisnis berbasis komoditas lokal di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, serta menganalisis strategi pengembangannya. Manding dikenal sebagai salah satu sentra pertanian bawang merah dan tembakau di Madura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi agribisnis di Manding masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses pasar, rendahnya literasi keuangan petani, dan minimnya inovasi teknologi pertanian. Strategi yang dapat dikembangkan antara lain penguatan kelembagaan petani, kolaborasi dengan UMKM pengolahan hasil pertanian, serta pemanfaatan digital marketing untuk perluasan pasar.