Claim Missing Document
Check
Articles

Workshop Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) pada Kelompok Tani Desa Mojokambang Kabupaten Jombang Iin Baroroh Ma’arif; Mazidatul Faizah; Rifky Kumalasari
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Jombang yang sebagian besar penduduknya juga berkecimpung di sector pertanian. Salah satu wilayah yang menjadi sector pertanian terbesar adalah kecamatan Bandar kedungmulyo. Kecamatan Bandar kedungmulyo mempunyai beberapa desa salah satunya desa Mojokambang yang terdiri dari empat dusun yaitu, Dusun Mojotengah, Dusun Krembung, Dusun.Kemendung dan Dusun.Wonorejo. Masing–masing dusun memiliki Kelompok Tani (POKTAN). Sektor pertanian menjadi profesi mayoritas yang di jalani penduduk desa Mojokambang. Hampir 70% penduduk desa adalah petani yang menggarap lahan. Dalam perkembangannya subsidi pupuk dari pemerintah yang seharusnya diperuntukkan untuk para petani namun kenyataan dilapangan untuk memperoleh pupuk bersubsidi harus melalui mekanisme yang sulit dan bertele-tele, yang menyebabkan para petani enggan mengambil pupuk bersubsidi tersebut. Metode untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi metode diskusi dan pelatihan. Metode diskusi dan pelatihan diimplementasikan melalui bentuk sosialisasi, pelatihan dan pendampingan secara intensif sampai dapat merancang pembuatan pupuk organik cair secara mandiri. Hasilnya keterampilan para petani bahwa 50% peserta petani memiliki keterampilan ketika membuat pupuk organik cair dengan limbah rumah tangga berbasis ramah lingkungan. Sebanyak 50% para petani dalam kategori dengan keterampilan yang cukup baik dengan usia petani yang berusia 40-50 tahun.
Pemanfaatan Pekarangan dengan Metode Tanam Hidroponik dari Botol Bekas Mazidatul Faizah; Mohamad Nasirudin; Bima Prakasa
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bermula dari Permasalahan keterbatasan pengetahuan mitra tentang intensifikasi pemanfaatan pekarangan rumah. Rata-rata pekerjaan masyarakat didesa Karangdaganganan adalah petani buah, sayur dan kacang-kacangan, buruh tani dan sebagian adalah pedagang. Hasih pertanian didesa Karangdagangan yang menonjol adalah buah-buahan dan sayur mayur, buah-buahan. Karena aktivitas setiap hari di sawah sehingga banyak pekarangan rumah warga yg kurang dimanfaatkan. Sebetulnya kegiatan bertani tidak harus di sawah, petani juga dapat meningkatkan penghasilan melalui pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tamanan. Saat ini, muncul sebuah teknik budidaya tanaman yang dapat dilakukan di luar sawah, yaitu di pekarangan rumah secara hidroponik. Namun demikian, banyak masyarakat yang belum memahami cara penanaman sayuran dengan teknologi hidroponik. dibuang dan menjadi limbah ternyata masih bisa diambil manfaatnya. Mitra kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah ibu-ibu kader PKK desa Karangdagangan. Alternatif ini dipilih mengingat ibu-ibu kader PKK di wilayah desa Karangdagangan sangat membutuhkan pengetahuan tentang bagaimana cara pemanfaatan pekarangan. Solusi yang diberikan yaitu melalui sosialisasi pemanfaatan pekarangan dengan metode tanam hidroponik dari botol bekas. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode workshop melalui bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik dari botol bekas. Terdapat peningkatan pengetahuan mitra pengabdian masyarakat terutama ibu-ibu PKK yang sangat signifikan, responden menyatakan semuanya mengetahui tentang hidroponik dan manfaatnya. Hal ini terbukti dengan hasil kuisioner 100% menjawab “mengetahui
Pelatihan Pemanfaatan Lahan Pekarangan dan Pengolahan Limbah Dapur sebagai Pupuk Organik Cair Mohamad Nasirudin; Mazidatul Faizah; Achmad Kholilur Rahman; M. Wildan Tijanuddaroro
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekarangan dikenal memiliki berbagai fungsi penting bagi kehidupan keluarga, selain sebagai tempat menghasilkan tanaman obat, tanaman pangan, hortikultura, ternak, ikan dan lainnya. Pekarangan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, memberikan dampak baik bagi lingkungan, serta menambah penghasilan rumah tangga apabila dirancang dan direncanakan dengan baik. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode workshop melalui bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara intensif sampai dapat membuat pupuk berbasis ramah lingkungan untuk peserta ibu PKK. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra. Berdasarkan proses kegiatan pengabdian pada masyarakat pada skema PPM yang sudah dilakukan sejauh ini, luaran yang sudah dicapai meliputi : Memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan lahan pekarangan pada peserta pelatihan. Memberikan pengetahuan tentang pengolahan limbah dapur sebagai pupuk organic cair pada peserta pelatihan. Memberikan pelatihan tentang pemanfaatan lahan pekarangan dan pengolahan limbah dapur sebagai pupuk organic cair. Memberikan edukasi dan bibit yang siap tanam agar peserta pelatihan dapat menerapkan pengetahuan yang didapat dari pelatihan. Berdasarkan hasil analisis penyebaran angket pada 20 responden diperoleh hasil awal jumlah total skor 1040 dengan nilai rata-rata 52 dan meningkat setelah dilakukan pelatihan menjadi jumlah 1675 dengan nilai rata-rata 83,75.
Pembelajaran Tajwid di TPQ Al-Hikmah Karangasem Berbasis Numbered Head Games Mazidatul Faizah; Iin Baroroh Ma’arif; Laili Romadhona
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Santri-santri di TPQ Al-Hikmah Karangasem mengalami kesulitan dalam menerapkan tajwid pada bacaan Al-Qur’an. Hal itu terjadi karena ketika ada jadwal belajar tajwid di TPQ santri-santri lebih memilih tidak masuk TPQ karena ingin menghindar dari pelajaran tajwid. Padahal pembelajaran tajwid adalah pelajaran pertama yang harus dipahami oleh santri di TPQ. Berdasarkan hasil wawancara di TPQ Al-Hikmah Karangasem menunjukkan bahwa ustadzah-ustadzah sudah mengarahkan santri mengenai pelajaran tajwid. Akan tetapi, kurang baiknya respons dari santri-santri untuk mengikuti pembelajarann tajwid tersebut. Pelajaran tajwid yang diberikan ustadzah tidak hanya teori pemahaman mengenai ilmu tajwid, namun juga cara mengaplikasikannya dalam bacaan Al-Qur’an.Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode permainan melalui bentuk pengajaran, pelatihan, dan pendampingan secara intensif sampai dapat mengaplikasikan ilmu tajwid pada bacaan Al-Quran. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan wawasan dan pengetahuan bahwa pembelajaran tajwid itu sangatlah utama tujuannya agar kita dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, menumbuhkan semangat baru kepada santriwan-santriwati TPQ AL-HIKMAH Karangasem dalam belajar tajwid dimana ada peningkatan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar menggunakan media Numbered Head Games serta membantu guru dalam mengaktifkan interaksi siswa baik antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, bahkan siswa dengan media sehingga dapat mengembangkan kemampuan metakognitif siswa.
Menjaga Generasi Bangsa untuk Cerdas Berteknologi dan Bermedia Sosial Mohamad Nasirudin; Mazidatul Faizah; Aji Setyo Hartono; Yudithia Adi Wicansa
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gadget (smartphone) yang terlalu berlebihan dan tidak sewajarnya akan menimbulkan pengaruh terhadap kepribadian dan karakter peserta didik. Kepribadian peserta didik seharusnya menjadi perhatian khusus dalam menanamkan karakter kepada mereka. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat pada skema PPM ini meliputi metode ceramah, diskusi, dan workshop (pelatihan). Metode ceramah dan diskusi dilaksanakan pada kegiatan sosialisasi pembelajaran online dan pengenalan media belajar online. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode workshop melalui bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara intensif sampai dapat merancang media belajar sains berbasis ramah lingkungan untuk peserta didik SD/MI. Hasil dari kuesioner menunjukkan bahwa Orangtua dalam menggunakan smartphone masih dalam taraf pembelajaran. Hasil respon kepuasan kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa peserta pelatihan menilai kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Hasil penilaian keterampilan orangtua menunjukkan bahwa 70% peserta pelatihan memiliki keterampilan yang baik ketika merancang dan menyusun media belajar sains berbasis ramah lingkungan. Sebanyak 30% peserta pelatihan dalam kategori dengan keterampilan yang cukup baik dimana dipengaruhi oleh usia orangtua sekitar 40-50 tahun.
Peningkatan Kemampuan Membaca Al Quran Santri TPQ Al Mustaqim dengan Bimbingan Fashohatul Lisan Mazidatul Faizah; Siska Binti Qoirot; Mohamad Nasirudin
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca Al-Qur’an adalah amalan yang mulia. Sebelum membaca Al Quran kita harus mempelajari makhraj dan tajwid dengan baik dengan begitu akan dapat membaca al quran dengan fashih, baik dan benar. Sebagian besar para santri TPQ Al Mustaqim kurang maksimal dalam melafalkan huruf huruf hijaiyah ketika membaca al quran. Banyaknya santri dan terbatasnya waktu pengajar dan kemampuan pengajar membuat kegiatan TPQ kurang maksimal dan santri TPQ mengalami kurangan wawasan dan pengetahuan tentang ilmu makhorijul huruf. Metode pendekatan yang digunakan pada kegiatan ini yaitu dengan Tutorial dan Klasikal yang dilakukan dengan santri TPQ Al Mustaqim. Hal ini dilakukan karena salah satu cara yang efektif karena dapat menyimak langsung dan mengecek pemahaman serta membetulkan pelafalan huruf hijaiyah santri TPQ Al Mustaqim.Dengan bimbingan ini mahasiswa juga dapat lebih dekat dengan mitra. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dan pemaham santri TPQ Al Mustaqim tentang makhorijul huruf dan sifat huruf hijaiyah, setelah kegiatan pelatihan cara melafalkan huruf huruf hijaiyahsehingga dapat membaca al quran dengan baik dan benar, serta membantu pihak lembaga TPQ untuk meningkat kualitas membaca al quran para santri TPQ Al Mustaqim.
Pengembangan Media Belajar Bahasa Arab Santri TPQ Nu Ar-Rohman Mazidatul Faizah; Ichsanul Chumamy; Kiki Suliyatun; Abd Kholid
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan TPQ Karangdagangan Jombang merupakan yang perkembangannya cukup pesat, namun fasilitas sarana dan prasarana dilembaga ini masih belum digunakan secara optimal dan kondisi guru/tenaga pendidik secara menyeluruh belum paham akan pembelajaran berbasis media. Sehingga perlu metode untuk mendukung perbaikan metode pembelajaran. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode workshop melalui bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara intensif sampai benar-benar merasakan bagaimana berbahasa asing. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa 20 peserta sosialisasi mengalami kebingungan ketika menghadapi mata pelajaran yang sulit untuk menyajikan dengan media yang nyata dan pada penilaian tergolong cukup baik. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa buku media belajar bahasa asing. Kegiatan ini perlu dilanjutkan agar TPQ NU AR-ROHMAN dapat berkembang dengan optimal.
Pendalaman Ilmu Tajwid pada Pelajar “Menjaga Generasi Islam Bangsa untuk Cerdas Membaca Al Qur’an Sesuai Tajwid” Mohamad Nasirudin; Mazidatul Faizah; Mariatul Zulfa; Siti Mukarromah
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun target luaran yang menjadi sasaran pada kegiatan ini adalah lembaga pendidikan dasar di Desa Karangdagangan yang diharapkan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, keterampilan dan kemampuan belajar peserta didik Desa Karangdagangan.. Adapun metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada PPM ini meliputi metode ceramah dan diskusi kelas yang terbagi dalam kelas privat. Untuk metode pengambilan data diambil dari orang tua murid yang melaksanakan les privat dengan melalui aplikasi google form. Melalui metode pengambilan data ini diharapkan dapat mengetahui bagaimana respon wali murid terkait pendampingan belajar yang sudah di jalankan oleh TIM PPM di Desa Karang Dagangan.. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat pada skema PPM dilakukan di bulan Oktober 2020 dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, dan pendampingan belajar melalui beberapa kali pertemuan atau tatap muka. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di tempat bimbel yang sudah disediakan oleh pemilik bimbel sekitar untuk di pakai sebagai tempat pembelajaran siswa. Kegiatan pembelajaran daring sebagai tambahan pembelajaran siswa dilaksanakan di bimbel AL-KHOLIDAH Desa Karangdagangan. Adapun hasil dari kegiatan PPM ini adalah perizinan untuk melakukan kegiatan PPM sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Menerapkan metode dan media yang menarik yang bertujuan untuk memberikan pengaruh terhadap peningkatan dan efektifitas pembelajaran siswa.
PELATIHAN PEMANFAATAN BELIMBING WULUH SEBAGAI MANISAN DI DESA TAMPINGMOJO KECAMATAN TEMBELANG JOMBANG Purbowo purbowo; Mazidatul Faizah; Dina Nurhayati; Indah Tiarawati; Nora Iffatul Maula Achmad
-
Publisher : Jurnal KeDayMas: Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/kedaymas.v2i2.2905

Abstract

Masyarakat desa Tampingmojo belum memanfaatkan sumberdaya alam sebagai sumber pendapatan tambahan, padahal potensi belimbing wuluh di daerah tersebut sangat melimpah. Penyusunan program pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi disekitarnya sehingga dapat meningkatkan nilai tambah buah belimbing wuluh. Kegiatan telah diikuti oleh sepuluh peserta di pendopo balai desa Tampingmojo. Kendala yang dihadapi yaitu kondisi cuaca hujan sehingga beberapa peserta tidak dapat hadir. Luaran yang didapatkan berupa pemanfaatan teknologi tepat guna pengolahan belimbing menjadi makanan yang memiliki nilai tambah dan daya simpan yang lebih lama. Dengan adanya inovasi produk tersebut, harapan kedepan dapat dijadikan sebagai produk unggulan desa yang dapat memberikan kontribusi terhadapat perekonomian masyarakat desa 
Financial Feasibility Analysis of Durian Fruit Business (Durio Zibethinus ) Afrina Hidayatul Arifah; Mazidatul Faizah
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 2 No. 2 (2022): October
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A number of tourist areas in Wonosalam District, Jombang Regency, are the main attraction for tourists. One of the attractions of Wonosalam District is the durian fruit. For durian lovers, Wonosalam is familiar to the ears, so that when harvest time arrives, they will enjoy the fruit as well as travel to enjoy its natural beauty. In Wonosalam there are various types of durian. Starting from Durian Montong, Musang King, to Wonosalam's mainstay, Durian Bido. For the price of Durian Bido, it starts from Rp. 50,000 to Rp. 200,000/seed depending on the type and weight of the fruit. Research Objectives (1). Knowing the income level of durian farming in Sumber Village, Kec. Wonosalam, (2). Knowing the financial feasibility of durian farming in Sumber Village, Kec. Wonosalam in terms of B/C ratio. This research was conducted in Sumber Hamlet, Wonosalam Village, Wonosalam District, Jombang Regency. The location of this research was chosen intentionally (purposive sampling) because, in Sumber Hamlet, Wonosalam Village, Wonosalam District, there are 32 residents who have land planted with durian trees with an area of ​​<5000 m2, so the respondents who were taken in this study were only 4 people. . With the consideration of these 4 people, the land area is > 5000 m2. (1). The total cost of the durian fruit farming analysis on average is Rp. 62,109,925/Ha/Year, the average durian fruit farming revenue is Rp. 64,175,000/Ha/Year, and the average income earned by farmers is Rp. 90,181,575/Ha/Year. (2). R/C Ratio of 2.4. (3). B/C Ratio of 1.4. In Sumber Hamlet, Wonosalam Village, Wonosalam District, there are 32 residents who have land planted with durian trees with an area of ​​<5000 m2, so the respondents who were taken in this study were only 4 people. With the consideration of these 4 people, the land area is > 5000 m2. (1). The total cost of the durian fruit farming analysis on average is Rp. 62,109,925/Ha/Year, the average durian fruit farming revenue is Rp. 64,175,000/Ha/Year, and the average income earned by farmers is Rp. 90,181,575/Ha/Year. (2). R/C Ratio of 2.4. (3). B/C Ratio of 1.4. In Sumber Hamlet, Wonosalam Village, Wonosalam District, there are 32 residents who have land planted with durian trees with an area of ​​<5000 m2, so the respondents who were taken in this study were only 4 people. With the consideration of these 4 people, the land area is > 5000 m2. (1). The total cost of the durian fruit farming analysis on average is Rp. 62,109,925/Ha/Year, the average durian fruit farming revenue is Rp. 64,175,000/Ha/Year, and the average income earned by farmers is Rp. 90,181,575/Ha/Year. (2). R/C Ratio of 2.4. (3). B/C Ratio of 1.4. With the consideration of these 4 people, the land area is > 5000 m2. (1). The total cost of the durian fruit farming analysis on average is Rp. 62,109,925/Ha/Year, the average durian fruit farming revenue is Rp. 64,175,000/Ha/Year, and the average income earned by farmers is Rp. 90,181,575/Ha/Year. (2). R/C Ratio of 2.4. (3). B/C Ratio of 1.4. With the consideration of these 4 people, the land area is > 5000 m2. (1). The total cost of the durian fruit farming analysis on average is Rp. 62,109,925/Ha/Year, the average durian fruit farming revenue is Rp. 64,175,000/Ha/Year, and the average income earned by farmers is Rp. 90,181,575/Ha/Year. (2). R/C Ratio of 2.4. (3). B/C Ratio of 1.4.
Co-Authors Abd Kholid Abdul Basith Abdur Rokhim Nurhadi Abu Naim Achmad Kholilur Rahman Achmad Rizky Afrina Hidayatul Arifah Ahmad Fauzan Ahmad Ghozali Ahmad Zamroni Ahmidah, Silfi Alfi Aji Setyo Hartono Al Ayubi - Al Hadi, Muhammad Ubaidillah Alif Riswandar Ambar Susanti Aminatus Zuhria, Siti Anggi Indah Yuliana Anggi Indah Yuliani Annisa' khurun ain fauziah Antok Wahyu Sektiono Anton Muhibuddin ashar, salim Asiyah Lu’lu’ul Husna Bima Prakasa Chusnah, Miftachul Dyah Ayu Sri Hartanti Erna Prastyawati Nengsih Fadhilatus Syarifah Faikotul Himmah Faiqotul Himmah Fatin Nur Azimah Fauziah, Annisa' Khurun Ain Fithriah, Zuhriatul Gian Diva Bayu K Gian Diva Bayu K Hadi Asih Kresnanto Hanifah Hari Prasetjono Hari Prasetyono Hartati, Dyah Ayu Sri Hawa Auliya Rofendi Husain, Muhammad Faqih Ichsanul Chumamy Iin Baroroh Ma'arif Iliyin Na&#039;imah Ilyas, Nur Taufiqurrachman Indah Lestari Setya N Indah Tiarawati Ipung/Riza, Syaifur riza Iska - Zuliatin Islakhul Anam, Muhammad Kiki Suliyatun Kresnanto, Hadi Asih Lailatul Fitriyah Laili Romadhona M Arsyad Amrullah M. Arsyad Amrullah M. Wildan Tijanuddaroro Maftukhah, Nur Aini Maghfiroh Maghfiroh Maghfiroh Maghfiroh Maghfiroh, Canggih Nailil Mariatul Zulfa Mega Kirana Dewi mochamad Amaludin Moh Andrik Robil Alamsyah Moh. Andrik Robil Alamsyah Mohamad Nasirudin Mohammad Suud Wahyudi Mucharommah Sartika Ami Mufarrokhah, Vina Mufidah, Khusna Niswatul Muh Ibnu Sholeh Muh. Lutfi Syaiul Khamid Muhammad Ega Saputro Muhammad Renjis Setiawan Muhibuddin, Anton Nasirudin, Mohamad Noer, Shafa Noer Nora Iffatul Maula Achmad Nur Aini Solikhah Nur Sa’adah Nurhayati, Dina Purbowo purbowo Qusyairiy, Dewi Masruroh Ahmad Raden Mohamad Herdian Bhakti Rifky Kumalasari Robithotul Ummah Rofendi, Hawa Auliya Roni Wibowo Sholeh, Muh Ibnu Shufyani Azzahro Sindi Yulia Anggraini Sindi Yulia Anggraini Siska Binti Qoirot Siti Aminatus Zuhria Siti Aminatuz Zuhria Siti Fadhilah Siti Mukarromah Sri Nurhatika Suci Prihatiningtyas Tomi Ariffaturakhman Tri Lestari Tri Lestari Umar Khasan Umi Kulsum Nur Qomariah Umi Kulsum Nur Qomariyah Yessita Puspaningrum Yudithia Adi Wicansa Yusup Hasim Zahroh, Umi Latifahtuz Zuhriatul Fithriah Zulfikar