Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KONSEP DIRI NARAPIDANA Fina Afriany; Abu Bakar; Nanang Al Hidayat; Syahwami Syahwami; Siti Rahmiati; Deni Handani; Zahlimar Zahlimar
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56957/jsr.v7i1.260

Abstract

Hal yang dapat menjadi masalah bagi narapidana salah satunya adalah masalah konsep diri. Bagaimana narapidana menilai dirinya baik secara fisik, psikis, moral dan sosial memiliki peran penting untuk menjalani kehidupannya. Memiliki konsep diri yang negatif akan menciptakan hubungan interpersonal yang negatif pula. Terbentuknya konsep diri seseorang tergantung pada penilaian orang lain disekitarnya. Konsep diri dapat dikaji dalam konsep the looking-glass self adalah terdapat?????? elemen-elemen pokok yang bersifat fundamental. Bagaimana konsep diri yang dimiliki oleh para narapidana menjadi fenomena yang menarik karena bukan hanya berdampak bagi dirinya sendiri tapi juga orang lain atau masyarakat.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam menggali data mengenai konsep diri narapidana yang menjadi objek penelitian dengan menggunakan kajian dari konsep diri dari teori Cooley. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis selanjutnya dijadikan sebagai dasar hasil penelitian. Subjek penelitian terdiri dari 5 (Lima) orang narapidana.Berdasarkan hasil penelitian semua narapinda menilai diri mereka secara negatif, mereka merasa memiliki lebih banyak kekurangan dari pada kelebihan. Mereka tidak dapat menggambarkan diri mereka sendiri dengan jelas, adanya perasaan bingung dan lebih banyak mengungkapkan adalah masalah dan kondisi emosi dan karakter mereka yang temperamental. Berdasarkan kajian dari konsep the looking-glass self oleh Cooley menunjukkan sangat besar peran dan pengaruh penilaian diri seseorang dari pemikiran orang lain. Konsep diri yang dimiliki oleh narapidana berperan terhadap tindakan pelanggaran norma dan aturan yang mereka lakukan. Konsep diri pada narapidana memiliki peran penting bagi para narapidana untuk menghadapi kehidupan setelah hukuman pidana selesai dan kembali ke lingkungan masyarakat.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN KOPERASI DI DESA BANGUN HARJO KUAMANG KUNING Ira Widyastuti; Syah Amin Albadry; Deni Handani; Sasmita Rusnaini; Panji Ulum; Siti Rahmiati; Ade Sofa; Mardansyah Mardansyah; Haesdhona Haesdhona
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3933

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa bangun harjo. Dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya memahami prosedur pembentukan koperasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan Indonesia. Jumlah masyarakat yang tidak memahami manfaat dan tujuan bergabung dalam koperasi adalah masalah yang sering ditemui. Banyak masyarakat di desa tidak memiliki koperasi unit desa (KUD) ataupun bentuk koperasi lainnya. Meskipun demikian, desa memiliki banyak potensi untuk menghasilkan produk rumah tangga dan produk pertanian dari kelompok usaha kecil yang ada di masyarakat. Sementara itu, materi yang disampaikan memberikan pemaparan teoritis dan praktis, tanya jawab dan diskusi menentukan sejauh mana peserta memahami proses pendampingan pembentukan koperasi. serta masyarakat bisa menyadari betapa pentingnya memahami proses pembentukan koperasi sesuai dengan Undang-Undang perkoperasian No.25/1992. Hasil dari evaluasi kegiatan pengabdian pendampingan pembentukan Koperasi Desa menunjukkan bahwa masyarakat telah memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang manfaat koperasi Desa, lebih banyak pengetahuan dan pemahaman tentang cara membentuk koperasi Desa, dan lebih banyak kesadaran dan keinginan untuk bergabung dengan koperasi
PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN KOPERASI DI DESA BANGUN HARJO KUAMANG KUNING Ira Widyastuti; Syah Amin Albadry; Deni Handani; Sasmita Rusnaini; Panji Ulum; Siti Rahmiati; Ade Sofa; Mardansyah Mardansyah; Haesdhona Haesdhona
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3933

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa bangun harjo. Dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya memahami prosedur pembentukan koperasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan Indonesia. Jumlah masyarakat yang tidak memahami manfaat dan tujuan bergabung dalam koperasi adalah masalah yang sering ditemui. Banyak masyarakat di desa tidak memiliki koperasi unit desa (KUD) ataupun bentuk koperasi lainnya. Meskipun demikian, desa memiliki banyak potensi untuk menghasilkan produk rumah tangga dan produk pertanian dari kelompok usaha kecil yang ada di masyarakat. Sementara itu, materi yang disampaikan memberikan pemaparan teoritis dan praktis, tanya jawab dan diskusi menentukan sejauh mana peserta memahami proses pendampingan pembentukan koperasi. serta masyarakat bisa menyadari betapa pentingnya memahami proses pembentukan koperasi sesuai dengan Undang-Undang perkoperasian No.25/1992. Hasil dari evaluasi kegiatan pengabdian pendampingan pembentukan Koperasi Desa menunjukkan bahwa masyarakat telah memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang manfaat koperasi Desa, lebih banyak pengetahuan dan pemahaman tentang cara membentuk koperasi Desa, dan lebih banyak kesadaran dan keinginan untuk bergabung dengan koperasi
PELATIHAN SOFT SKILL DAN HARD SKILL BAGI MAHASISWA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DAN KESIAPAN KERJA Ira Widyastuti; Syah Amin Albadry; Deni Handani; Sasmita Rusnaini; Siti Rahmiati; Ha esdhona; Feri Antoni
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4975

Abstract

Dalam menghadapi tantangan dunia kerja di era Revolusi Industri 4.0 saat ini, mahasiswa dituntut memiliki kompetensi yang seimbang antara hard skill (keterampilan teknis) dan soft skill (keterampilan non-teknis). Fakta menunjukkan bahwa kurangnya kesiapan kerja dan persaingan yang rendah masih menyulitkan banyak lulusan perguruan tinggi untuk masuk ke dunia kerja. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa melalui pelatihan yang menggabungkan hard skill (seperti keterampilan digital, penggunaan teknologi, dan analisis data) dengan soft skill (seperti komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, dan kerja sama tim). Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan interaktif, simulasi kasus dan pendampingan intensif oleh narasumber. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan membuat mahasiswa lebih siap kerja, kompetitif di seluruh dunia, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan industri. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa yang berpartisipasi; itu juga dapat berfungsi sebagai model pembinaan kompetensi yang dapat direplikasi yang menekankan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia demgan itu mereka bisa bersaing di pasar kerja global.
Penguatan Kompetensi Guru Dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi Sesuai Kebijakan Digitalisasi Sekolah : Pengabdian Yulia Wiji Astika; Panji Ulum; Silvia Jesika; Joko Sunaryo; Deni Handani; Teta Wismar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3856

Abstract

Tujuan Pengabdian yaitu untuk meningkatkan kompetensi digital guru dalam menggunakan perangkat teknologi informasi dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu workshop based training and mentoring dengan metode partisipatif. Instrumen yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu wawancara terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengkaji hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi serta menarik kesimpulan mengenai efektivitas pelatihan dan perubahan praktik pembelajaran guru. Hasil pengabdian menunjukkan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan mampu memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi informasi pada proses pembelajaran.
Strategi Komunikasi AI pada Media Sosial Perusahaan Teknologi Indonesia: Analisis Instagram dan Linkedin Panji Ulum; Tarjo Tarjo; Yasmir Yasmir; Deni Handani
JUEB : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2026): JUEB: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jueb.v5i2.2938

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang diterapkan oleh perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia melalui platform media sosial Instagram dan LinkedIn dalam rentang 2023–2025. Dengan menggunakan pendekatan mixed methods eksplanatori berurutan yang menggabungkan analisis konten kuantitatif dan analisis framing kualitatif, penelitian menganalisis 1.280 unggahan dari akun resmi GoTo, Traveloka, Bukalapak, dan Ruangguru. Keempat perusahaan dipilih berdasarkan status unicorn/decacorn, intensitas penerapan AI, dan keragaman segmen pasar yang diwakili. Analisis framing mengidentifikasi tiga kategori dominan: framing inovatif-optimistik yang lebih kuat di LinkedIn; framing humanistik-empatik yang lebih menonjol di Instagram dan menghasilkan tingkat keterlibatan audiens tertinggi; serta framing teknikal-kredibilitas yang lebih berfungsi membangun kepercayaan pemangku kepentingan institusional. Uji Chi-square mengonfirmasi perbedaan distribusi framing yang signifikan secara statistik antara kedua platform. Secara temporal, analisis memperlihatkan pergeseran orientasi komunikasi AI yang mencolok dari tahun ke tahun: dari penekanan pada pembuktian kapasitas teknis di awal periode, menuju narasi dampak personal yang menguat pada periode berikutnya, hingga pengintegrasian narasi AI ke dalam konteks keberlanjutan dan nilai sosial yang lebih luas menjelang akhir rentang 2023–2025. Secara teoretis, penelitian ini mengembangkan penerapan Media Richness Theory dan Framing Theory ke ranah komunikasi korporat digital di pasar berkembang. Secara praktis, penelitian ini menawarkan kerangka strategi komunikasi AI yang responsif terhadap karakteristik platform dan konteks audiens lokal.
Pengaruh Literasi Keuangan Dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Menabung Dengan Sikap Keuangan Sebagai Variabel Mediasi yasmir; Muhammad Nasir; Tarjo Tarjo; Syah Amin Albadry; Deni Handani; Panji Ulum
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE — AUGUST 2026
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap perilaku menabung mahasiswa, dengan sikap keuangan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini mengintegrasikan ketiga variabel tersebut dalam satu model untuk mengungkap mekanisme psikologis di balik hubungan literasi keuangan dan gaya hidup terhadap perilaku menabung, khususnya pada konteks mahasiswa perguruan tinggi kesehatan yang belum banyak diteliti. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan pada 164 mahasiswa Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio yang dipilih melalui teknik probability sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap keuangan (β = 0,480; t = 6,142), sedangkan gaya hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap sikap keuangan (β = −0,249; t = 4,246). Sikap keuangan menjadi variabel paling dominan dalam memengaruhi perilaku menabung (β = 0,511; t = 6,696). Literasi keuangan juga berpengaruh langsung terhadap perilaku menabung meski relatif lemah (β = 0,160; t = 1,985), sementara gaya hidup tidak berpengaruh langsung signifikan (β = −0,017; t = 0,236). Model mampu menjelaskan 36,2% variasi sikap keuangan dan 38,6% variasi perilaku menabung. Sikap keuangan memediasi secara parsial pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku menabung (indirect effect = 0,245), namun tidak memediasi pengaruh gaya hidup. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan sikap keuangan lebih efektif membentuk perilaku menabung mahasiswa dibandingkan hanya meningkatkan literasi keuangan atau mengendalikan gaya hidup, sekaligus memberikan landasan bagi pengembangan program edukasi keuangan berbasis pembentukan sikap.