Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pemberdayaan Wakaf Produktif untuk Perempuan: Studi Kasus Bunda Yatim Mandiri di Yatim Mandiri Jombang Amin Awal Amarudin; Bekti Widyaningsih; Andini Silmi Kaffata
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6754

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pemberdayaan wakaf produktif untuk perempuan melalui Program Bunda Yatim Mandiri di Yatim Mandiri Jombang. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada bentuk pemberdayaan yang dilakukan, dampak program terhadap kemandirian ekonomi perempuan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan perempuan, khususnya ibu dari anak yatim, melalui bantuan usaha produktif, pelatihan kewirausahaan, dan pendampingan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kondisi ekonomi peserta, keterampilan usaha, rasa percaya diri, dan hubungan sosial penerima manfaat. Pendampingan rutin dan pembinaan yang terstruktur menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha peserta. Namun demikian, masih terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan modal usaha, rendahnya pengalaman bisnis, dan keterbatasan akses pemasaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa wakaf produktif dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi perempuan yang efektif dan berkelanjutan dalam kerangka filantropi Islam.
Analisis Penerapan Etika Bisnis Islam dalam Pemasaran Produk Halal Frozen Food di Afco Fresh Jombang Vielzah, Viramanda; Amarudin, Amin Awal
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 11 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v11i1.11632

Abstract

Penerapan etika bisnis Islam penting untuk membangun kepercayaan konsumen, memperkuat hubungan dengan pelanggan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Tanpa etika Islam, kepercayaan konsumen bisa hilang, hubungan memburuk, dan kepuasan menurun. Oleh sebab itu perlu penelitian tentang penerapan etika bisnis Islam pada sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis Islam, strategi pemasaran dan penerapan standar kehalalan produk yang dipasarkan di Afco Fresh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif,dengan jenis field research, data primer diperoleh dari wawancara dengan pihak-pihak terkait sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan hasil riset sebelumnya. Analisis data dilakukan dengan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan etika bisnis Islam di Afco Fresh Jombang tercermin melalui penguatan keimanan dan ketakwaan, seperti sholat berjamaah, doa pagi, serta kegiatan sosial rutin seperti santunan dan pembagian sembako. Perusahaan menerapkan prinsip keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab melalui aturan tegas, audit internal, kontrak kerja, serta pelayanan 3G (greeting, grooing, gesture) dan program keanggotaan untuk menjaga integritas dan kepuasan pelanggan. 2) Strategi pemasaran mencakup partisipasi dalam berbagai event, promosi melalui media sosial dan flayer, kerja sama dengan mitra seperti Muhammadiyah, serta sistem profit sharing untuk meningkatkan omzet. 3) Komitmen terhadap kehalalan produk diwujudkan melalui sertifikasi halal, pemrosesan di rumah potong ayam (RPA), penggunaan kemasan bersertifikat halal, dan distribusi via ekspedisi khusus halal. Kebersihan gedung dan pengendalian hama juga rutin dilakukan dengan bantuan vendor khusus. Peneliti selanjutnya disarankan memperluas objek atau menggunakan pendekatan kuantitatif agar mendapatkan hasil lebih komprehensif.
DIGITAL BRANDING STRATEGY FOR HALAL FASHION PRODUCTS IN INCREASING MARKETING Elensya Eka Shintya Putri; Amin Awal Amarudin; Ashlihah Ashlihah; Nurul Suhada Ismail; Ahmad Munir Hamid
ADILLA : Jurnal Ilmiah Ekonomi Syari'ah Vol. 8 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Islam Darul 'ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/adilla.v8i1.6630

Abstract

Brands become things that can make an impression and keep consumers to be loyal customers. Building the right personal branding is the key to winning competition in the era of digitalization by doing digital branding. The aim of this research is to understand and describe the digital branding strategy that halal fashion products can enhance marketing. This research uses qualitative methods. It was carried out at Agen Rabbani Kota Jombang which is located at Jl. Kusuma Bangsa No. 73, Pulo Lor, Kec.Jombang, Kab. Jomban with primary and secondary data collection. Then a descriptive analysis of the data is carried out to draw conclusions. Based on the studies already carried out, the conclusion can be drawn that the digital branding strategy (X1) has a significant positive impact on marketing improvement. The results of research on halal fashion product variables (X2) have an impact on the implementation of digital Branding strategy in enhancing marketing at Agen Rabbani Kota Jombang.
Comparative Study of Murabahah and Istishna' Contracts in BTN Syariah Jombang Mortgage Loans Amin Awal Amarudin; Muhamad Agil; Naily El Muna
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 20, No. 1 : Al Qalam (January 2026 - Special Edition: Islamic Studies)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v20i1.5908

Abstract

Housing is a basic human need, so that sharia housing financing needs to be assessed for its compliance with sharia principles. This study aims to describe the implementation of Murabahah and Istishna’ contracts in Sharia Home Ownership Credit (KPR) products at Bank BTN KCPS Jombang and analyze the SWOT aspects of both contracts. The study uses a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study indicate that the Murabahah lil Amri bi Syira’ contract in the BTN Sejahtera iB KPR product is in accordance with the DSN-MUI Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000. The Istishna’ contract in the BTN Indent iB KPR product has also been implemented in accordance with the DSN-MUI Fatwa No. 06/DSN-MUI/IV/2000 and No. 09/DSN-MUI/IV/2000. A SWOT analysis shows that the murabahah contract excels in installment certainty and margin transparency, but has weaknesses in the disbursement process. Meanwhile, the Istishna' contract excels in home design flexibility, but faces the risk of construction specification discrepancies.
Strategi Pemasaran Bank Muamalat Untuk Menarik Minat Masyarakat Dalam Memiliki Tabungan IB Hijrah Haji Refiana Alfiah Widayanti; Amin Awal Amarudin
JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jpsda.v6i2.5146

Abstract

This study aims to analyze the marketing strategies implemented by Bank Muamalat Jombang Branch in increasing public interest in the iB Hijrah Haji Savings product. Although various studies have discussed Islamic banking marketing strategies, studies on the effectiveness of the iB Hijrah Haji Savings marketing strategy at the branch office level, particularly at Bank Muamalat Jombang Branch. This study uses a qualitative approach with field research. Data were obtained through interviews, observations, and documentation of relationship managers and employees of Bank Muamalat Jombang Branch. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that Bank Muamalat Jombang Branch implements various marketing strategies, including establishing cooperation with related institutions, conducting personal approaches to potential customers, and utilizing social media as a promotional tool. Public interest in the iB Hijrah Haji Savings product is influenced by the ease of the registration process, recommendations from close friends, and a high level of trust in the bank. These strategies have been proven to increase the number of iB Hijrah Haji Savings account openings and provide customer satisfaction. The findings of this study provide practical implications for Bank Muamalat in designing more effective, adaptive, and digital-based marketing strategies to increase public interest in sharia hajj savings products.
Strategi Pemasaran Bank Muamalat untuk Menarik Minat Masyarakat dalam Memiliki Tabungan iB Hijrah Haji Refiana Alfiah Widayanti; Amin Awal Amarudin
Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 10 No 2 (2026): Jihbiz Volume 10 Nomor 2 (Juli 2026)
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/jihbiz.v10i2.9549

Abstract

This study examines the marketing strategies implemented by Bank Muamalat Jombang branch to enhance public interest in the iB Hijrah Haji saving product. Utilizing a qualitative approach and field research methodology, data were collected through in-depth interviews and relevant literature, then analyzed using the Miles and Huberman technique. The findings indicate that the bank adopt various strategies, including strategic partnerships, personalized approaches, and the utilization of social media to reach prospective Hajj pilgrims. The primary factors influencing public interest are the ease of the registration process, recommendations from close acquaintances, and the overall level of trust in the bank. The effectiveness of these strategies is demonstrated by the increasing number of applicants and positive customer satisfaction levels. This research provides a significant contribution to the development of Sharia-based marketing strategies and digital innovation for the Islamic financial industry in Indonesia. By aligning traditional values with modern outreach, Bank Muamalat successfully bridges the gap between religious aspirations and financial planning, ensuring long-term growth and community engagement. 
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN KAFALAH DAN STRATEGI PENANGANANNYA Siti Fatimah; Amin Awal Amarudin; Bekti Widyaningsih
ISTISMAR Vol. 9 No. 1 (2026): Juni
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/y77y4233

Abstract

Abstract: Sharia microfinance institutions play a role in expanding access to financing through kafalah contracts as a guarantee instrument. This study aims to analyze the problems of kafalah financing implementation and its handling strategies at BMT Rizqona IKABU. The study uses a qualitative approach with a case study type. Data were obtained through interviews, observations, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study indicate that the implementation of kafalah financing faces nine problems, namely low public understanding, default and misuse of funds, competition between financial institutions, limited human resources, employee discipline, inconsistency in the application of sharia principles, technological network disruptions, the absence of managers, bad debts. To overcome this, BMT applies certain strategies, namely education and socialization, administrative selection and salary deduction mechanisms, product and service strengthening, collaborative work, persuasive and gradual approaches, the implementation of a tiered system, coordination with the IT team, job levels, and payment rescheduling. Keywords: Kafalah Financing, Kafalah Problems, Handling Strategies