Claim Missing Document
Check
Articles

RIBA DALAM FIAT MONEY PERSPEKTIF SYEIKH ALI JUM’AH DAN SYEIKH IMRON NAZAR HOUSEN Syarifuddin, Moh.; Awal Amarudin, Amin; Ashlihah, Ashlihah
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5766

Abstract

Fiat money is a trigger for global economic instability. This has often happened since the Bretton Woods System was inaugurated on a global scale, namely legalizing the practice of printing paper money without any underlying. This research aims to determine the development of fiat money from an economic perspective and to determine the legal status of the use of fiat money according to the perspective of Ali Jum'ah and Imron Housen. This research is a type of Mix Method research by combining Library Research (Library) and Media Research (Social Media Research). The data collection method was obtained through primary data including literature sourced from statutory regulations, books, official documents, publications, research results, and secondary data including social media such as YouTube, Instagram, etc. Data analysis uses Comparative Descriptive Qualitative Analysis to compare the opinions of Ali Jum'ah and Imron Housen. The research results show that the development of fiat money has begun since the issuance of the fatwa on halal bank interest in 1904 by the Mufti of Egypt, Muhammad Abduh, the fatwa on halal paper money in 1984 in Haramain, the establishment of the Federal Reserve in 1913 and then the collapse of the Bretton Woods System in 1971 until now. Ali Jum'ah believes that fiat money is not usury for reasons of 'urf and the maslahah element in the modern era, while Imron Housen says that fiat money is usury on the grounds that fiat money has no intrinsic value. According to him, interest is the main characteristic of the current global financial system, capitalism or neoliberalism (banks, interest and fiat money). Fiat money is the essence of usury, from an Islamic perspective fiat money contains two types of usury at once, namely usury Al Fadl and usury an Nasiah.
Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswi Terhadap Trand Fashion Terkini Dalam Prespektif Maqasid Syari’ah Amin Awal Amarudin; Karisma Wahyu Amala; Arivatu Ni’mati Rahmatika
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8615

Abstract

Penelitian ini menganalisis perilaku konsumen mahasiswi terhadap tren busana terkini dalam perspektif maqasid syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola konsumsi mahasiswi, faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswi, dan tinjauan maqasid syariah terhadap perilaku konsumen mahasiswi dalam tren busana menurut perspektif maqasid syariah. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang berkaitan langsung dengan objek yang diteliti. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswi ekonomi Islam berperilaku pada kategori sedang sampai tinggi, hal ini menunjukkan bahwa dalam hal pola konsumsi, mahasiswi dinilai belum mampu mengelola pola konsumsi dengan baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswi ekonomi Islam berperilaku konsumtif terhadap tren busana terkini secara berurutan adalah sebagai berikut: a) Mengikuti tren (44%), b) Ingin tampil beda dengan orang lain (25%), c) Untuk menarik perhatian orang lain (19%), d) Bangga karena penampilannya (13%). Tinjauan maqasid syariah terhadap perilaku konsumen pada mahasiswi ekonomi Islam adalah bahwa perilaku konsumen mahasiswi terhadap fashion bukan didasarkan atas kebutuhan, akan tetapi didorong oleh adanya tren yang semakin berkembang dan karena faktor keinginan pribadi serta berbagai alasan tidak esensial lainnya, sehingga dalam hal ini tidak sesuai dengan ketentuan maqasid syariah. Keywords: Consumer Behavior, Fashion Trends, Maqasid Sharia
PENGARUH PENGEMBANGAN WISATA HALAL TERHADAP PENDAPATAN UMKM DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT PADA MAKAM GUS DUR Awal Amarudin, Amin; Hidayatu Rohmah, Fitriana
ISTISMAR Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/istismar.v6i2.3431

Abstract

Abstrak: Pengembangan wisata halal semakin menjadi perhatian global, khususnya di Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim. Salah satu destinasi wisata religi yang menarik perhatian adalah Makam Gus Dur di Jombang, Jawa Timur. Tujuan dan fokus utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana masyarakat lokal dapat terlibat dalam pengelolaan pariwisata halal di sekitar makam Gus Dur, beserta dampaknya terhadap kesejahteraan mereka, serta bagaimana pengembangan pariwisata halal di makam Gus Dur dapat berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengambilan data diperoleh dengan teknik survei dan wawancara kepada pelaku UMKM. Sedangkan analisis data dilakukan dengan model Miles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata halal secara signifikan meningkatkan pendapatan UMKM di sekitar Makam Gus Dur. Faktor-faktor seperti penyediaan fasilitas halal, promosi wisata religi, dan peningkatan pelayanan berdampak positif terhadap jumlah kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi lokal. Masyarakat setempat mendapatkan manfaat langsung berupa peningkatan omzet usaha, lapangan kerja, dan peluang bisnis baru. Rekomendasi penelitian ini adalah penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pengelola wisata, dan pelaku UMKM untuk memastikan keberlanjutan pengembangan wisata halal. Kata kunci: Wisata halal, UMKM, Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Makam Gus Dur.
Faktor - Faktor Penyebab Fluktuasi Harga Smartphone Pada Pasar Oligopoli (Studi Kasus Pasar Peterongan Jombang) Amarudin, Amin Awal; Fadilah, Risma Nur; Ardiansyah, Muhammad; Arrasyid, Abraham; Puspitasari, Della
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 10 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v10i1.8842

Abstract

The smartphone market, dominated by several major brands, reflects the characteristics of an oligopolistic market with intense competition and dynamic price fluctuations. This study aims to analyze the factors contribubuting to smartphone price fluctuations in Peterongan Market, Jombang, as well as to understand how interactions among market participants (sellers, distributors, and manufacturers) influence these dynamics. The research utilizes a qualitative descriptive method, with primary data collected through in-depth interviews with four counter owners and 45 consumers, along with direct observation at the location. Secondary data were obtained from reports by the International Data Corporation (IDC) and supporting literature related to smartphone price trends. The findings reveal that price fluctuations are influenced by a combination of internal factors, such as technological innovation and marketing strategies, as well as external factors, such as imbalances in supply and demand, government fiscal policies, and global economic conditions. Interactions among market participants play a crucial role, with manufacturers setting base prices, distributors adjusting to local market conditions, and sellers implementing promotional strategies to attract consumers. The impact of these fluctuations affects price-sensitive consumers, sellers who must adjust their sales strategies, and manufacturers who are required to maintain competitiveness through product innovation. This study provides valuable insights for market participants in managing price dynamics and helps consumers gain a better understanding of the market
IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN SKILL ENTERPRENEURSHIP PEREMPUAN BERBASIS WAKAF SEBUAH ANALISIS LITERATUR Siti Anggraeni, Depi; Awal Amarudin, Amin; Ashlihah, Ashlihah
ISTISMAR Vol. 8 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan perempuan akan pemberdayaan ekonomi menjadi sebuah permasalahan yang hendaknya dicarikan solusinya, salah satunya adalah dengan memaksimalkan peran wakaf produktif dengan berbagai program yang sesuai. Sebab potensi wakaf produktif yang besar berpotensi mendorong kesejahteraan dan kemandirian ekonomi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pemberdayaan perempuan berbasis wakaf produktif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari sumber-sumber yang relevan seperti artikel jurnal ilmiah, buku dan laporan penelitian. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk menilai konsep-konsep yang ada dan bagaimana konsep tersebut diterapkan dalam konteks wakaf produktif. Validasi data dilakukan melalui pengecekan sumber-sumber literatur yang kredibel dan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi wakaf produktif untuk pemberdayaan perempuan terbukti mampu memberdayakan perempuan baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, ketrampilan kewirausahaan, dan kemandirian ekonomi. Implementasi tersebut diwujudkan dalam program-program pemberdayaan kemandirian perekonomian perempuan berbentuk pelatihan usaha dan pendampingan modal.
Faktor - Faktor Penyebab Fluktuasi Harga Smartphone Pada Pasar Oligopoli (Studi Kasus Pasar Peterongan Jombang) Amarudin, Amin Awal; Fadilah, Risma Nur; Ardiansyah, Muhammad; Arrasyid, Abraham; Puspitasari, Della
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 10 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v10i1.8842

Abstract

The smartphone market, dominated by several major brands, reflects the characteristics of an oligopolistic market with intense competition and dynamic price fluctuations. This study aims to analyze the factors contribubuting to smartphone price fluctuations in Peterongan Market, Jombang, as well as to understand how interactions among market participants (sellers, distributors, and manufacturers) influence these dynamics. The research utilizes a qualitative descriptive method, with primary data collected through in-depth interviews with four counter owners and 45 consumers, along with direct observation at the location. Secondary data were obtained from reports by the International Data Corporation (IDC) and supporting literature related to smartphone price trends. The findings reveal that price fluctuations are influenced by a combination of internal factors, such as technological innovation and marketing strategies, as well as external factors, such as imbalances in supply and demand, government fiscal policies, and global economic conditions. Interactions among market participants play a crucial role, with manufacturers setting base prices, distributors adjusting to local market conditions, and sellers implementing promotional strategies to attract consumers. The impact of these fluctuations affects price-sensitive consumers, sellers who must adjust their sales strategies, and manufacturers who are required to maintain competitiveness through product innovation. This study provides valuable insights for market participants in managing price dynamics and helps consumers gain a better understanding of the market
Implementasi Belief System Dan Etika Bisnis Pada Toko Madura Dalam Pemasaran Ritel Tradisional Amin Awal Amarudin; Aby Hanandany; Arivatu Ni'mati Rahmatika
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2035

Abstract

Perkembangan pesat sektor ritel di era digital menimbulkan tantangan serius bagi pelaku ritel tradisional, terutama dengan semakin dominannya jaringan minimarket modern dan platform e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi belief system dan etika bisnis sebagai fondasi utama ketahanan Toko Madura dalam praktik pemasaran ritel tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Desa Tambakrejo, Jombang, Jawa Timur. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan lima pemilik Toko Madura yang dipilih sebagai informan kunci menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belief system pedagang Madura terefleksi dalam nilai kepercayaan, identitas keagamaan, kontrol emosional, resiliensi, adaptasi, serta pelayanan maksimal. Sementara itu, etika bisnis terimplementasi melalui prinsip kemandirian, tanggung jawab, kejujuran, keadilan, saling menguntungkan, moralitas, profesionalisme, serta menjaga kepercayaan konsumen. Integrasi keduanya menciptakan keunggulan kompetitif yang tidak mudah ditiru oleh ritel modern, terutama dalam aspek loyalitas konsumen, pelayanan personal, serta hubungan jangka panjang berbasis nilai
Kosmetik Halal, Strategi Marketing Sos-Med, Dan Minat Konsumen: Studi Kasus Pada Panda Lovely Jombang Amin Awal Amarudin; Firda Nikmah Nur Azizah; Bekti Widya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2046

Abstract

Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap kosmetik halal mencerminkan pergeseran gaya hidup dan tuntutan etis dalam konsumsi produk kecantikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran kosmetik halal serta faktor yang memengaruhi minat beli konsumen di Panda Lovely Jombang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panda Lovely menerapkan strategi bauran pemasaran yang mencakup promosi melalui media sosial, pemberian diskon, layanan pelanggan personal, dan kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga berhasil meningkatkan daya tarik konsumen. Faktor utama yang memengaruhi minat beli meliputi kualitas produk, layanan, promosi, harga, serta keaktifan di media digital. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan strategi pemasaran halal yang tepat mampu memperkuat loyalitas konsumen dan memberikan keuntungan kompetitif. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya inovasi pemasaran halal untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat citra bisnis yang berkelanjutan
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN BMT RIZQONA TERHADAP MINAT MENABUNG SANTRI PONDOK PESANTREN ALMARDLIYYAH TAMBAKBERAS JOMBANG Awal Amarudin, Amin; Ashlihah, Ashlihah; Futaya, Andhi
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis pengaruh kualitas pelayanan BMT Rizqona terhadap minat menabung santri pondok pesantren Al-Mardliyah Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket (kuisoner) dalam bentuk pertanyaan tertutup berupa skala Likert’s kepada 30 responden yang merupakan santri pondok pesantren Al-Mardliyah Tambakberas Jombang. Data dianalisis menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 18. Terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, Uji Homogenitas dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan di BMT Rizqona Tambak beras Jombang, berdasarkan pada data yang diambil dari hasil angket yang telah disebar kepada 30 responden (santri) dapat dikategorikan sangat baik, begitu juga minat menabung santri pondok pesantren Al-Mardliyah Tambakberas Jombang, berdasarkan pada data yang telah diambil dari hasil angket minat menabung santri yang telah disebar kepada 30 responden (santri) dapat dikategorikan baik sehingga terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan BMT Rizqona terhadap minat menabung santri Al-Mardliyah Tambakberas Jombang. 
RIBA DALAM FIAT MONEY PERSPEKTIF SYEIKH ALI JUM’AH DAN SYEIKH IMRON NAZAR HOUSEN Syarifuddin, Moh.; Awal Amarudin, Amin; Ashlihah, Ashlihah
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5766

Abstract

Fiat money is a trigger for global economic instability. This has often happened since the Bretton Woods System was inaugurated on a global scale, namely legalizing the practice of printing paper money without any underlying. This research aims to determine the development of fiat money from an economic perspective and to determine the legal status of the use of fiat money according to the perspective of Ali Jum'ah and Imron Housen. This research is a type of Mix Method research by combining Library Research (Library) and Media Research (Social Media Research). The data collection method was obtained through primary data including literature sourced from statutory regulations, books, official documents, publications, research results, and secondary data including social media such as YouTube, Instagram, etc. Data analysis uses Comparative Descriptive Qualitative Analysis to compare the opinions of Ali Jum'ah and Imron Housen. The research results show that the development of fiat money has begun since the issuance of the fatwa on halal bank interest in 1904 by the Mufti of Egypt, Muhammad Abduh, the fatwa on halal paper money in 1984 in Haramain, the establishment of the Federal Reserve in 1913 and then the collapse of the Bretton Woods System in 1971 until now. Ali Jum'ah believes that fiat money is not usury for reasons of 'urf and the maslahah element in the modern era, while Imron Housen says that fiat money is usury on the grounds that fiat money has no intrinsic value. According to him, interest is the main characteristic of the current global financial system, capitalism or neoliberalism (banks, interest and fiat money). Fiat money is the essence of usury, from an Islamic perspective fiat money contains two types of usury at once, namely usury Al Fadl and usury an Nasiah.