Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Aplikasi Latihan Kombinasi Zig–Zagteknik Dan Pengaruhnya Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Pesilat Putra Jpok Fkip Universitas Sebelas Maret Surakarta MUHAD FATONI; Nurhidayat Nurhidayat; Eko Sudarmanto
Jurnal Muara Olahraga Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Muara Olahraga
Publisher : PRODI PJKR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.945 KB) | DOI: 10.52060/jmo.v1i1.58

Abstract

he purpose of this study was to determine: (1) The effect of Zig-zag-Technique Combination Exercise application on the speed of the JPOK Son's Sabit Kick Fighting FKIP Sebelas Maret University Surakarta. This research is using experimental method. The subject of this research is the son of the fostering of the achievement of pencak silat JPOK in Sebelas Maret University Surakarta in 2012 totaling 20 people. The data collection technique used in this study was a 10-second sickle kick speed test. Data analysis techniques used with t test with a significance level of 5%. The results of the research are as follows: (1) There is a significant effect after the application of Zig-Zag Combination Technique on the Speed ​​of JPOK Putra's Fighter's Sabit Kick FKIP Sebelas Maret University Surakarta in 2012. From the calculation, the t-count is 2,242 and t-table with a significance level of 5% and n = 10 of 2,228. Improved index contributions that are able to be given a technical zigzag combination exercise are 14.40%. The research conclusions are as follows: (1) There is a significant effect of the technical zigzag combination training application on the speed of sickle kick on the son of the Pencak Silat JPOK Achievement in 2012 Sebelas Maret University Surakarta
MANAJEMEN PEMBINAAN BULUTANGKIS PB. RBT HUMATO SRAGEN TAHUN 2018-2022 Dony Oktafia Putra; Eko Sudarmanto; Nurhidayat Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v2i1.4776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembinaan di PB. RBT HUMATO Sragen. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan peneliti terdapat hasil penghitungan validitas masing-masing item soal yang terdiri dari 65 butir soal diketahui bahwa, soal yang valid sebanyak 54 soal, sedangkan yang tidak valid atau drop sebanyak 11 soal. Dari hasil analisa kuisioner keadaan organisasi klub bulutangkis PB. RBT HUMATO Sragen tahun 2018-2022 adalah cukup dengan jumlah total nilai 3 (jawaban b) sebesar 55,05%, kemudian Pendanaan klub bulutangkis PB. RBT HUMATO Sragen tahun 2018-2022 adalah baik dengan jumlah total nilai 4 (jawaban a) sebesar 40,42%, kemudian dalam Perekrutan pelatih dan atlet klub bulutangkis PB. RBT HUMATO Sragen tahun 2018-2022 adalah cukup dengan jumlah total nilai 3 (jawaban b) sebesar 45,99%, dalam keadaan sarana dan prasarana klub bulutangkis PB. RBT HUMATO Sragen tahun 2018-2022 adalah cukup dengan jumlah total nilai 3 (jawaban b) sebesar 41,11%. Kemudian dalam program latihan dan prestasi klub bulutangkis PB. RBT HUMATO Sragen tahun 2018-2022 adalah cukup dengan jumlah total nilai 3 (jawaban b) sebesar 40,07%. Maka Setelah angket diuji validitas, selanjutnya dilakukan uji relibilitas dengan korelasi product moment. Hasil uji reliabilitas kuisioner dalam penelitian ini adalah memperoleh nilai 0.850 hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat reliabilitasnya tinggi, sehingga dapat dinyatakan data valid dan dapat digunakan untuk penelitian.
Kebugaran jasmani ditinjau dari karakteristik jenis kelamin dan indeks masa tubuh Kahfi Hidayah; Eko Sudarmanto; Gatot Jariono; Nurhidayat Nurhidayat
Journal Power Of Sports Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpos.v6i2.18115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa SD Negeri 3 Kalikotes Usia 10-12 tahun ditinjau dari karakteristik jenis kelamin dan indeks massa tubuh. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan rentang usia 10-12 tahun. Pengumpulan data penelitian menggunakan prosedur Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Teknik analisis data dilakukan dalam tahap, yaitu deskriptiv, statistik presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hasil tes IMT siswa laki-laki sebanyak 10 siswa (77%) kategori normal atau gizi baik, 2 siswa (15%) kategori overweight atau gizi lebih,1 siswa (8%) kategori obesitas dan pada hasil capaian tes v sit and reach, sit up, squat thrust dan pacer tes menghasilkan nilai 2,9 dengan kategori kebugaran jasmani siswa laki-laki yakni “cukup”. Sedangkan hasil tes IMT siswa perempuan sebanyak 1 siswa (6%) kategori thinness atau gizi kurang, 13 siswa (76%) kategori normal atau gizi baik, 3 siswa (18%) kategori overweight atau gizi lebih, dan pada hasil capaian tes v sit and reach, sit up, squat thrust dan pacer tes menghasilkan nilai 2,9 dengan kategori kebugaran jasmani siswa perempuan yakni “cukup”.
ANALISIS KEMAMPUAN TEKNIK DASAR PASSING DITINJAU DARI KARAKTERISTIK USIA (STUDI KASUS PADA PEMAIN BOLA VOLI PADEPOKAN NGAWI JUNIOR) Prakosa Gempur Pamungkas; Eko Sudarmanto; Nurhidayat Nurhidayat; Nur Subekti Nur Subekti; hadiono hadiono
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 3 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v3i1.6017

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat Kemampuan Teknik Dasar Passing Atas ditinjau dari Karakteristik Usia 11-13 tahun pada Padepokan Bola Voli Junior Ngawi yang dikelompokkan pada beberapa Kategorisasi diantaranya Kategori Sangat Baik, Kategori Baik, Kategori Cukup, Kategori Kurang, dan Kategori Sangat Kurang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan keluaran hasil berupa persentase dari tiap-tiap kategori. Teknik yang dilakukan dalam melakukan penelitian dengan melakukan perhitungan kemampuan passing atas yang dilakukan oleh para Atlet secara menyeluruh (totally sampling) sebanyak 25 Atlet yang dilakukan selama 4 hari dan skor yang didapatkan mengacu pada sumber literatur yang ada. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah jumlah Atlet bola voli dari Padepokan Ngawi Junior di Kota Ngawi sesuai dengan kategorinya berdasarkan pada rentang usia para Atlet. Hasil penelitian didapatkan, untuk Atlet dengan usia kelahiran tahun 2010, terdapat 1 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Sangat Baik, 3 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Baik, 2 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Cukup, dan 1 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Kurang. Kemudian untuk Atlet dengan usia kelahiran tahun 2011, terdapat 2 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Sangat Baik, 3 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Baik, dan 4 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Cukup. Selanjutnya Atlet dengan usia kelahiran tahun 2012, terdapat 1 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Sangat Baik, dan 3 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Cukup. Terakhir yaitu Atlet dengan usia kelahiran tahun 2013 dimana terdapat 3 Atlet yang termasuk dalam Kategori Cukup dan 2 Atlet yang termasuk kedalam Kategori Kurang.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA SD NEGERI 01 DAWUNG, KECAMATAN MATESIH, KABUPATEN KARANGANYAR, JAWA TENGAH Bani Ikhsan Nugraha; Eko Sudarmanto; Nurhidayat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional Bentengan terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena menurunnya aktivitas fisik anak akibat perkembangan teknologi digital yang menyebabkan berkurangnya interaksi dengan permainan tradisional. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian terdiri dari 12 siswa laki-laki kelas V dan VI SD Negeri 01 Dawung, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Instrumen penelitian menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk mengukur lima komponen kebugaran jasmani, yaitu kecepatan, kekuatan, daya tahan otot, daya ledak, dan daya tahan kardiovaskular. Data dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Bentengan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan (p=0,000), kekuatan otot perut (p=0,004), daya ledak otot tungkai (p=0,001), dan daya tahan jantung-paru (p=0,001), namun tidak signifikan terhadap kekuatan otot lengan (p=0,166). Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional Bentengan efektif meningkatkan sebagian besar aspek kebugaran jasmani siswa sekolah dasar serta relevan untuk diterapkan sebagai strategi pembelajaran pendidikan jasmani yang berbasis budaya dan menyenangkan.
Studi korelasi antara akurasi shooting dengan koordinasi mata-kaki pada pemian MBO Futsal universitas muhammadiyah surakarta Desti Wulandari; Eko Sudarmanto; Gatot Jariono
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5677

Abstract

Permasalahan yang sering ditemukan dalam permainan futsal adalahnya rendahnya akurasi shooting meskipun permainan memiliki kekuatan tendangan yang baik, yang diduga berkaitan dengan kurang optimalnya koordinasi mata-kaki. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengethaui hubungan antara koordinasi mata-kaki dengan akurasi shooting pada pemain MBO futsal Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian ini berjumlah 20 pemain futsal yang dipilih melalui Teknik purvosive sampling dari populasi mahasiswa aktif MBO futsal. Intrumen penelitian ini meliputi tes koordinasi mata-kaki menggunakan tes pantulan bila ke dinding selama 20 detik dan tes akurasi shooting melalui tendangan ke gawang yang dibagi ke dalam beberapa zona penilaian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistika deskriptif dan uji korelasi mata kaki dan akurasi shooting sebesar r = 0,60, yang termasuk dalam kategori hubungan sedang. Hasil uji signifikan menunjukan nilai thitung lebih besar dari ttabel (3,18≥1,73), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdpat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Koordinasi mata-kaki memberi kontribusi sebesar 36% terhadap akurasi shooting, sedangkan sisinya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan itu menegaskan pentingnya pengembangan koordinasi mata-kaki dalam menunjukan peningkatan akurasi shooting pada pemain futsal
EFEKTIVITAS TENDANGAN LINGKAR DALAM TARUNG DERAJAT PUTRI KELAS 58,1-62 KG PERTANDINGAN PON ACEH 2024 Milatina Shinta Amalia; Eko Sudarmanto; Nurhidayat
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/4z2zz210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tendangan lingkar dalam pada cabang olahraga Tarung Derajat putri kelas 58,1-62 kg melalui analisis video pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh 2024. Metode penelitian yang digunakan Adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik observasi tidak langsung menggunakan analisis video pertandingan. Subjek penelitian adalah atlet Tarung Derajat putri yang bertanding pada babak semifinal dan final PON Aceh 2024 pada kelas 58,1-62 kg. Data dikumpulkan dengan mengamati frekuensi penggunaan tendangan lingkar dalam, perolehan poin, serta sasaran tendangan, kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atlet dengan frekuensi tendangan lingkar dalam yang lebih tinggi memperoleh perolehan poin yang lebih besar dan mampu mendominasi jalannya pertandingan. Tendangan lingkar dalam terbukti efektif sebagai teknik serangan utama, khususnya Ketika diarahkan kesasaran badan yang memiliki Tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan sasaran kepala. Meskipun sasaran kepala menghasilkan poin yang lebih besar ,tinggi resikonya menyebabkan frekuensi penggunaannya lebih rendah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas tendangan lingkar dalam dipengaruhi oleh jumlah tendangan, ketepatan sasaran, dan konsistensi pelaksanaan teknik, sehingga teknik ini layak dijadikan focus utama dalam strategi bertanding dan program latihan atlet Tarung Derajat
KEGIATAN ARUNG JERAM SEBAGAI SARANA PEMBENTUKAN TEAM COHESION MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Agus Widya Purnomo; Gatot jariono; Eko Sudarmanto; Nurhidayat Nurhidayat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.48740

Abstract

This study examines the role of rafting activities as an experiential learning medium in fostering team cohesion among Physical Education students at Universitas Muhammadiyah Surakarta. The research employed a quantitative descriptive design involving 81 students from the 2022 cohort who participated in rafting activities at the Upper Progo River, Magelang, Indonesia, in 2025. Data were collected using a structured questionnaire based on the Group Environment Questionnaire (GEQ), measuring task cohesion and social cohesion dimensions. Descriptive statistics and Pearson correlation analysis were applied to analyze the data. The results indicate that the overall level of team cohesion was categorized as very high, with mean scores ranging from 4.31 to 4.72 on a five-point Likert scale. A total of 77.3% of respondents fell into the very high category, while 22.7% were classified as high, with no respondents in the moderate or lower categories. Correlation analysis revealed significant positive relationships among GEQ indicators, ranging from weak to very strong (r = 0.19–0.77, p < 0.05), demonstrating a strong interconnection between task cohesion and social cohesion. These findings suggest that rafting activities create a structured experiential environment that enhances communication, trust, coordination, and social bonding within student groups.