Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA DALAM PEMBELAJARAN HUKUM NEWTON MELALUI PENDEKATAN MIXED METHODS Adilah Hanifah; Oka Saputra; Imam Sucahyo; Hanandita Veda Saphira
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7895

Abstract

Dengan menerapkan pembelajaran berbasis digital diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia, seperti melalui media belajar interaktif menggunakan website dan simulator sederhana. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi profil kemampuan berpikir kritis siswa dengan memanfaatkan penilaian formatif dalam proses pembelajaran fisika di tingkat SMA. Metode penelitian termasuk dalam penelitian pendahuluan dengan sampel 63 siswa SMA di Surabaya, Jawa Timur. Teknik pengumpulan data meliputi pembagian tes keterampilan beprikir kritis, survei tanggapan siswa, dan wawancara dengan guru fisika. Penelitian ini memberikan hasil yang signifikan pada rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa dengan 32 siswa dalam kategori sangat rendah, indikator terendah adalah inferensi dan tertinggi adalah evalusi. Sedangkan proses pembelajaran yang masih menggunakan metode pembelajaran konvensional dapat memengaruhi rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, penting untuk memanfaatkan teknologi, terutama pada media pembelajaran fisika.
Bridging the Cognitive Gap in Inclusive Physics Classes: Behavioral and Cognitive Responses of a Student with Intellectual Disabilities Characteristics to IT-Based Hybrid Flashcards Kharisma Rizqi Sofiya Nita Machabbah; Imam Sucahyo; Amira Hasnanuha Ulayya
Journal of Psychology and Culture Behavior in SDGs Vol. 2 No. 2 (2026): July
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63230/jopacbis.2.2.247

Abstract

Objective: This study aims to develop and evaluate the feasibility of an information technology (IT)-based hybrid flashcard integrated with QR codes for teaching abstract physics concepts, specifically logic gates, in an inclusive classroom. Method: A convergent mixed-methods design was employed involving 14 regular students and one student with intellectual disabilities (Subject I). Quantitative data were collected through pre-tests, post-tests, and observation sheets, while qualitative data were obtained from classroom observations, interviews, and field notes. Quantitative data were analyzed descriptively, whereas qualitative data were analyzed through data condensation, data display, conclusion drawing, and source triangulation. Results: The developed media achieved a practicality score of 94% based on peer observations. Regular students demonstrated moderate conceptual improvement with an average N-Gain score of 0.55. Although Subject I showed lower post-test performance, qualitative findings indicated active participation and successful completion of learning activities with teacher guidance, suggesting that the media supported accessibility and engagement during learning. Novelty: Unlike previous studies that primarily investigated assistive technology in either regular or special education settings, this study provides preliminary evidence for implementing a physical-digital hybrid learning medium within a heterogeneous inclusive classroom, where one instructional medium simultaneously supports regular students and a student with intellectual disabilities despite limited availability of Special Education Teachers (SETs).
Pengembangan Alat Praktikum WaveTimer (Mechanical Wave Generator with Ticker Timer) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gelombang Mekanik Nadiya Ayuni Salma; Imam Sucahyo
Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026): Vol. 15 No. 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Tahun 2026 in Progres...
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan alat praktikum WaveTimer (Mechanical Wave Generator with Ticker Timer) pada materi gelombang mekanik serta mengkaji kelayakannya dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada ranah kognitif. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap analisis dilakukan identifikasi kebutuhan pembelajaran, kajian kurikulum, analisis materi, karakteristik peserta didik, serta observasi dan wawancara dengan guru fisika. Tahap perancangan meliputi penyusunan desain WaveTimer, perangkat pembelajaran, dan instrumen penelitian. Selanjutnya, tahap pengembangan mencakup pembuatan alat, pengujian kinerja berdasarkan Hukum Melde, validasi oleh ahli media dan ahli materi, serta penyempurnaan produk sesuai masukan validator. Implementasi dilaksanakan pada 28 peserta didik kelas XI MAN 1 Nganjuk melalui pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing, sedangkan evaluasi dilakukan secara berkesinambungan pada setiap tahap pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WaveTimer memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi dengan persentase validitas media sebesar 95% dan validitas materi sebesar 90%. Perangkat pembelajaran beserta instrumen penelitian juga memperoleh kategori sangat valid dengan rentang persentase 81%-94%. Dari aspek kepraktisan, alat memperoleh respons positif dari peserta didik dan mampu mendukung keterlaksanaan pembelajaran dengan kategori sangat baik. Dari aspek keefektifan, penggunaan WaveTimer meningkatkan rata-rata nilai peserta didik dari 41,25 pada pretest menjadi 83,21 pada posttest. Peningkatan tersebut diperkuat oleh hasil Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) serta nilai N-Gain sebesar 0,702 yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut WaveTimer dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif alat praktikum untuk mendukung pembelajaran gelombang mekanik sekaligus meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA PESAWAT HARTL MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Shania Alda Fuadiyah; Imam Sucahyo
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat peraga merupakan alat bantu yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didik. Berdasarkan wawancara yang dilakukan didapatkan hasil bahwa rendahnya minat belajar peserta didik terhadap pelajaran fisika, hal ini dikarenakan peserta didik menganggap fisika adalah pelajaran yang membosankan dan sulit. Selain itu, sarana prasarana yang kurang memadai mengakibatkan kurang aktifnya peserta didik dalam pembelajaran. Oleh karena itu, berdasarkan kondisi tersebut perlu adanya pengembangan media pembelajaran berbasis alat peraga yang dapat menunjang kebutuhan pembelajaran, salah satunya yaitu mengembangkan alat peraga Pesawat Hartl pada materi fluida statis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kevalidan alat peraga Pesawat Hartl yang telah dikembangkan sebagai cara meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi fluida statis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development model ADDIE. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat peraga Pesawat Hartl yang telah dikembangkan dapat dinyatakan layak untuk digunakan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi fluida statis. Hal ini didasarkan pada persentase kevalidan alat peraga sebesar 97,5% dengan kategori sangat valid.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA TORRICELLI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Nadya Kusuma Suryanti; Imam Sucahyo
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat peraga merupakan alat bantu yang dirancang untuk mempermudah pemahaman konsep abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa pembelajaran fisika masih dianggap sulit karena metode konvensional dan keterbatasan alat peraga, terutama pada materi fluida. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan alat peraga interaktif seperti Torricelli untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kevalidan alat peraga Torricelli yang telah dikembangkan sebagai cara meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi fluida dinamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development dengan model ADDIE. Pada persentase kevalidan alat peraga didapatkan hasil sebesar 98,3% dengan kategori sangat valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat peraga Torricelli yang telah dikembangkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat dinyatakan layak untuk digunakan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi fluida dinamis.
BUKU DIGITAL BERBASIS MEDIA PEMBELAJARAN AR DAN PERMAINAN MAZE CHASE PADA MATERI MEDAN MAGNET Azar Zakaria; Imam Sucahyo; Mita Anggaryani; Muhammad Satriawan; Aang Gunaifi
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 4 No 1 (2025): Al-Irsyad Journal of Physics Education
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v4i1.130

Abstract

Penggunaan smartphone dalam pembelajaran fisika memberikan dampak positif dan menimbulkan masalah lain, salah satunya adalah penyalahgunaan gawai untuk kegiatan lain, seperti bermain game. Hal ini menyebabkan pembelajaran menjadi kurang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi berupa buku digital berbasis augmented reality dan gamifikasi untuk pembelajaran fisika untuk materi medan magnet. Penelitian ini mengikuti langkah-langkah pengembangan model ADDIE, yang meliputi analisis, desain, dan pengembangan. Data untuk pengembangan dikumpulkan melalui analisis konten fisika, media pembelajaran, dan analisis perangkat lunak yang terkait dengan augmented reality dan permainan Maze Chase. Lima orang pakar melakukan validasi terhadap media ajar yang dihasilkan. Setelah dikembangkan, media pembelajaran medan magnet berbasis augmented reality dan gamifikasi dihasilkan menjadi buku digital. Berdasarkan hasil validasi pakar, nilai CVR untuk semua aspek yang tervalidasi adalah 5, yang lebih besar dari CVR kritis yaitu 4. Dengan demikian, media pembelajaran yang dihasilkan valid dan layak untuk mendukung pembelajaran fisika SMA tentang medan magnet.
Rancang bangun alat monitoring dan deteksi banjir menggunakan NodeMCU ESP8266 dan HC-SR04 berbasis IoT (BLYNK) Funny Qorry Ain; Imam Sucahyo; Meta Yantidewi
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v14i1.24059

Abstract

Tugas akhir ini bertujuan untuk merangkai atau membuat alat monitoring dan deteksi banjir menggunakan sensor HC-SR04 berbasis IoT (blynk), serta mengetahui sistem kerja dari alat tersebut. Metode yang dilakukan adalah perancangan perangkat lunak (software) dan perancangan perangkat keras (hardware), setelah dilakukannya perancangan, selanjutnya dilakukan uji coba kerja dari program alat tersebut, apabila alat berjalan dengan baik, maka langkah selanjutnya ialah proses pengambilan data. Hasil yang diperoleh bahwa sistem dan juga alat dapat berjalan sesuai program yang telah dibuat, alat dapat mendeteksi 3 kondisi (aman, waspada, bahaya) dimana saat kondisi bahaya, alat akan memberi 2 peringatan. 1 peringatan secara offline yaitu suara dari buzzer dan 1 peringatan secara online yaitu notifikasi dari aplikasi blynk. Alat dapat memonitoring dalam 2 kondisi, 1 dalam kondisi offline melalui LCD pada alat, 1 dalam kondisi online melalui aplikasi blynk. Kesimpulanya alat dapat bekerja sesuai dengan program yang telah dibuat, dengan nilai error rata-rata sebesar 4,25. Dengan sistem yang dapat mengirimkan peringatan dan monitoring melalui aplikasi blynk.
Analisis Validitas EMAR – (E-Module Augmented Reality Stationary) WAVE sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA: Validity Analysis of EMAR – (E-Module Augmented Reality Stationary) WAVE as a Learning Media to Improve Critical Thinking Skills of High School Students Radika Septi Radisti Artika; Imam Sucahyo; Oka Saputra
Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026): Vol. 15 No. 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Tahun 2026 in Progres...
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perlunya inovasi media pembelajaran yang mampu memvisualisasikan konsep fisika abstrak serta memfasilitasi kemampuan berpikir kritis peserta didik. Materi gelombang stasioner merupakan salah satu materi fisika yang memiliki tingkat abstraksi tinggi sehingga memerlukan media pembelajaran yang interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas EMAR-(E-Module Augmented Reality Stationary) WAVE berbasis Deep Learning sebagai media pembelajaran fisika pada materi gelombang stasioner untuk peserta didik SMA. Produk yang dikembangkan berupa e-modul digital interaktif yang mengintegrasikan materi pembelajaran, visualisasi berbasis Augmented Reality, video pembelajaran, simulasi PhET, latihan soal berbasis indikator kemampuan berpikir kritis Ennis, serta kegiatan refleksi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model ADDIE yang dilaksanakan hingga tahap development. Validasi produk dilakukan oleh tiga validator ahli yang terdiri atas dua dosen Pendidikan Fisika dan satu guru fisika SMA. Instrumen penelitian berupa lembar validasi menggunakan skala Likert empat tingkat yang mencakup aspek materi, penyajian, bahasa, visual, integrasi Augmented Reality, dan kemudahan penggunaan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EMAR-WAVE memperoleh nilai validitas rata-rata sebesar 90,27% dengan kategori sangat valid. Persentase validitas pada aspek materi sebesar 89,58%, penyajian 86,46%, bahasa 95,00%, visual 90,28%, integrasi Augmented Reality 90,00%, dan kemudahan penggunaan 91,67%, sehingga seluruh aspek memenuhi kriteria sangat valid. Hasil tersebut menunjukkan bahwa EMAR-WAVE layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika pada materi gelombang stasioner setelah dilakukan penyempurnaan berdasarkan masukan validator. Temuan ini mengimplikasikan bahwa integrasi e-modul, teknologi Augmented Reality, dan pendekatan Deep Learning dapat menjadi alternatif solusi bagi guru fisika dalam mengatasi keterbatasan visualisasi konsep abstrak, khususnya pada materi gelombang stasioner, sekaligus menjadi acuan bagi pengembang media pembelajaran lain dalam merancang produk sejenis pada materi fisika abstrak lainnya. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji kepraktisan dan efektivitas media dalam pembelajaran