Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Iklim Mikro pada Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Pusat Kota Metro Nugroho, Agung Cahyo; Ifadianto, Nugroho; Agumsari, Dini; Adi, Nur; Gerry Caesar Al Hafidz
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 6 (2023): Prosiding Seminar Nasional Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global membawa dampak adanya gelombang panas yang berdampak padakenaikan suhu permukaan bumi menjadi lebih panas dari biasanya. Efek pemanasansuhu permukaan bumi, meskipun tidak dalam kondisi gelombang panas, akanmempengaruhi kondisi kenyamanan termal pada lingkungan disekitarnya. Kondisi iniakan sangat terasa pada kawasan perkotaan yang padat yang didominasi oleh elemenkeras (bangunan dan perkerasan). Pada ruang terbuka, panas sinar matahari dapatterpantul dari permukaan ruang terbuka, dan terserap ke dalam bangunan yangakhirnya meningkatkan suhu mikro bangunan. Penelitian ini menganalisis iklimmikro pada ruang terbuka hijau di kawasan Pusat Kota Metro. Studi ini bersifatkuantitatif dengan menggunakan bantuan analisis software Envi-met 5.1, dimana akandiketahui kondisi eksisting dari iklim mikro yakni, temperatur udara, kecepatan angin,dan kelembaban relatif. Hasil menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau di kawasanPusat Kota Metro belum optimal dalam penciptaan kenyamanan iklim mikrokawasan.
Kohesi Formal-Informal pada Ruang Terbuka Linear Jaringan Irigasi Kota Metro Nugroho, Agung Cahyo; Kurniawan, P; Agumsari, D; Nugroho, A B; Latifa, H A
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhatian terhadap masalah ekologi dan keberlanjutan suatu kawasan kerap menjadi topik hangat belakangan ini, apalagi jika dikaitkan dengan fenomena perubahan iklim yang terjadi. Dalam konteks lingkup penanganan dampak, terdapat strategi umum yang sebenarnya sudah lama dilakukan, yaitu dengan melakukan pelestarian terhadap kawasan/bagian kota yang terancam, menurun kondisinya serta memiliki peran signifikan bagi kota baik secara fungsional, visual dan lingkungan. Pelestarian memberikan jalan bagi berbagai pihak untuk introspeksi apa dan bagaimana seharusnya dalam mengelola atau membangun suatu kawasan (kota) yang meminimalisir dampak ekologis. Kejadian bencana seperti banjir yang menerjang kota-kota di Indonesia dapat menjadi titik balik untuk me-reorientasi arah pembangunan kawasan, tidak lagi hanya kepentingan bisnis dan ekonomi saja, akan tetapi juga keberlanjutan lingkungan. Kota Metro sebagai salah satu kota yang memiliki cerita sejarah yang unik, memiliki potensi saujana kota yang spesifik. Area persawahan dan sistem saluran irigasi ini membentuk ruang-ruang kota yang memiliki karakter saujana unik yang menjadi ciri khas Kota Metro yang perlu dipertahankan. Penelitian ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian tentang eksistensi dan kondisi ruang terbuka kota dalam aspek kesejarahan suatu tempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik ruang terbuka linear jalur irigasi di Kota Metro, serta mengidentifikasi elemen-elemen ruang terbuka apa saja yang terkandung didalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian rasionalisme dalam bentuk kualitatif dengan pendekatan tipologi. Metode kualitatif untuk mengidentifikasi tipologi ruang terbuka linear irigasi, urban dan rural. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi perencang dan perencana kota dengan terbentuknya arah dan kebijakan penataan ruang yang memperhatikan eksistensi ruang terbuka linear, sebagai jaringan ekologi kota yang mampu menjadi pengendali pertumbuhan dan perluasan kota.
THERMAL IDENTIFICATION BASED ON BUILDING ENVELOPE, SHAPE & ORIENTATION USING SEFAIRA SIMULATION METHOD. (CASE STUDY OF BUILDING B, ARCHITECTURE DEPARTMENT, UNIVERSITY OF LAMPUNG) Ifadianto, Nugroho; Kurniawan, Panji; Nugroho, Agung Cahyo; Siregar, Amril Ma'ruf
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3S1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3S1.5374

Abstract

The building envelope, which serves as the boundary layer between the interior and exterior, plays a crucial role in regulating heat exchange. The shape of the building also impacts heat distribution and airflow within and around the structure. The orientation of the building, particularly in relation to the sun, determines how much solar radiation it receives, directly affecting the building's thermal load.Using Sefaira, a building performance simulation software, researchers can visualize and optimize these thermal aspects. This simulation allows them to experiment with various scenarios related to the building envelope, shape, and orientation to achieve ideal thermal conditions, which are not only comfortable for occupants but also energy-efficient.The findings of this research are expected to provide new insights into sustainable architectural design, especially in tropical regions like Lampung. By understanding and applying the correct thermal principles, buildings can be designed to minimize energy usage for cooling or heating, supporting efforts to reduce the impacts of climate change
KEGIATAN PEDULI KAMPUNG PADA PERMUKIMAN BUGIS, KAMPUNG CUNGKENG, BANDAR LAMPUNG Hardilla, Dini; Nugroho, Agung Cahyo; Kurniawan, Panji; Hizbullah, Sesunan
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 2 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i2.24

Abstract

Pendampingan masyarakat peduli kampung merupakan respon terhadap keberadaan kampung kota yang mulai terpinggirkan eksistensinya akibat adanya perkembangan zaman. Salah satu kampung kota yang terancam keberadaannya adalah Kampung Cungkeng. Kampung Cungkeng merupakan kampung kota yang berada di pesisir kota Bandar Lampung, dimana kampung ini dihuni oleh permukiman suku bugis sejak puluhan tahun yang lalu. Kampung ini terbentuk secara incremental dan evolutif dari masyarakat pendatang bugis yang berasal dari Sulawesi Selatan dan Tenggara. Akan tetapi, kondisi kampung yang dinilai kumuh dan dan berada di atas pantai, yang mengakibatkan pemerintah berencana untuk merelokasi kampung ini. Isu relokasi ini secara tidak langsung akan menghilangkan alkulturasi budaya yang tercipta, dimana hal ini nantinya dapat menjadi potensi bagi kegiatan pariwisata. Oleh karena itu, sebagai bentuk kepedulian bagi eksitensi dari permukiman Bugis, Kampung Cungkeng, maka perlu dilakukannya kegiatan pendampingan masyarakat peduli kampung melalui pengorganisasian kegiatan pembangunan kampung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan inspirasi bagi masyarakat bahwa kawasan permukiman mereka memiliki nilai lebih yaitu dapat mejadi potensi pariwisata perkotaan, menghasilkan income tambahan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli dalam keberlangsungan kampungnya dan peningkatan kualitas lingkungan.
BANTUAN TEKNIS PRA DESAIN RENOVASI MUSHALLA AT-TAQWA DUSUN ADIMULYO, KAMPUNG ADIJAYA KECAMATAN TERBANGGI BESAR, KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Kurniawan, Panji; Nugroho, Agung Cahyo; Hardilla, Dini; Ifadianto, Nugroho
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 1 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i1.34

Abstract

Pembangunan diberbagai bidang terus berkembang saat ini. Peningkatan terhadap kualitas hidup, tidak hanya tidak hanya di tandai dengan meningkatnya kesejahteraan, namun juga pada konteks hubungan dengan sang maha pencipta, Allah SWT. Hubungan komunikasi antara mahluk dan tuhannya di wadahi pada bentuk fisik tertentu. Misalnya yang dilakukan pada pengabdian kali ini yaitu Rencana Renovasi Mushalla At-Taqwa yang berada di dusun Sidomulyo, kampung Adijaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah dengan cara membuat gambar pra desain mushalla At-Taqwa yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang berada di sekitar Mushalla At- Taqwa, agar dapat memperkirakan kebutuhan ruang, tata letak ruang, letak sarana pendukung Mushalla dalam sebuah bentuk kegiatan Renovasi. Hal ini menjadi penting karena kondisi eksisting Mushalla ini sudah memerlukan perawatan atau bahkan penggantian bangunan. Dengan adanya gambar desain ini diharapkan akan dapat membantu pihak kepanitiaan dalam proses pelaksanaan pembangunan, penyebaran informasi, hingga dapat menjadi bahan untuk pembuatan proposal dalam menggalang dana dari donatur pembangunan.
Perceptual Study of User Comfort Regarding The Temperature Comfort of Learning Teaching Space in Building B of The Faculty Engineering, Architecture Department, Lampung University. Salsabila R, Syifa; Nugroho, Agung Cahyo
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v7i2.212

Abstract

This study addresses the importance of thermal comfort in educational spaces, focusing on Building B at the Faculty of Engineering, Lampung University, where tropical climate conditions and suboptimal thermal control systems often result in uncomfortable room temperatures. The study aims to assess architecture students' perceptions of thermal comfort in classrooms and analyze the impact of temperature on their learning comfort. A quantitative research method was employed, collecting data through direct observation and questionnaires distributed to students. Results indicate that classroom temperatures do not meet optimal comfort standards, with most students feeling discomfort due to excessive heat, which affects concentration and productivity. The study concludes by recommending improvements in cooling and ventilation systems within classrooms to create a more conducive learning environment for architecture students in tropical regions.
Konsep Perencanaan Master plan pada lingkungan Keagamaan Maitreya di Cirarab Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten: Master plan lingkungan Keagamaan Maitreya di Kecamatan Legok, Banten Dona Jhonnata; Agung Cahyo Nugroho; Panji Kurniawan; Diana Lisa
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan sosial, khususnya keagamaan, menjadi prioritas penelitian karena manfaatnya besar bagi masyarakat dan sejalan dengan nilai toleransi umat beragama di Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan konsep master plan yang terintegrasi mengingat banyaknya fungsi bangunan yang ada. Ruang lingkup penelitian mencakup penyusunan konsep, visualisasi suasana eksterior, serta pendampingan kepada klien, yaitu Yayasan Keagamaan Maitreya di Legok Kabupaten Tangerang, Banten. Metode Penelitian yang digunakan bersifat kualitatif melalui observasi lapangan dan pengukuran kondisi eksisting termasuk kontur. Hasilnya berupa penentuan zona master plan, penataan kawasan, dan rancangan eksterior. Kesimpulannya, dengan adanya konsep ini klien akan mengetahui rekomendasi prioritas pembangunan serta strategi penataan kawasan ke depan. Kesimpulannya diharapkan dengan master plan yang telah direncanakan dengan baik, Yayasan dapat memberikan kawasan yang saling mendukung, baik secara eksternal maupun internal, bersifat Inklusif, tidak hanya kalangan tertentu tetapi masyarakat sekitar mendapatkan manfaatnya.
Informalitas Ruang dan Perannya terhadap Pelestarian Lingkungan Kawasan Perkotaan Agung Cahyo Nugroho; Dini Agumsari; Achmad Zoelkarnaen
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kota berlangsung melalui dua arah yang saling berinteraksi, yaitu kebijakan formal yang bersifat top-down dan praktik keseharian warga yang berkembang secara bottom-up. Dalam banyak konteks perkotaan, dominasi kebijakan berbasis kapital dan perencanaan formal sering kali menyebabkan berkurangnya ruang terbuka publik, padahal ruang tersebut memiliki fungsi penting secara sosial, kultural, dan ekologis. Di tengah keterbatasan tersebut, muncul ruang-ruang terbuka informal yang terbentuk dari kebutuhan serta inisiatif warga, seperti lahan sisa, tepian sungai, atau sela bangunan yang dimanfaatkan untuk aktivitas sosial, ekonomi, maupun ekologis. Studi ini bertujuan untuk memahami konsep informalitas dan kaitannya dengan ruang dalam kerangka teori produksi sosial ruang Henri Lefebvre, khususnya melalui triad perceived–conceived–lived space. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap publikasi mengenai produksi ruang, informalitas, informal green space (IGS), dan pelestarian kota, yang dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa IGS memiliki peran sosial-ekologis dalam membangun keterikatan tempat, menjaga identitas lokal, serta mendukung keberlanjutan dan ketahanan kota. Ruang-ruang ini merepresentasikan lived space, yaitu ruang yang diproduksi dan dimaknai melalui praktik keseharian masyarakat. Namun, integrasi konseptual antara teori produksi ruang, IGS, dan pelestarian kota masih terbatas, khususnya dalam konteks Global South. Penelitian ini menegaskan bahwa informalitas tidak sekadar bentuk ketidakteraturan, melainkan mekanisme produksi ruang yang berkontribusi terhadap pelestarian kota secara organik dan kontekstual.
OPTIMALISASI RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN BLOK M UNTUK MEMBENTUK KAWASAN YANG HIJAU DAN DINAMIS Naufal Ramadhan; Agung Cahyo Nugroho; Dini Agumsari
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v2i1.464

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) di dalam kota merupakan elemen penting dalam membentuk ruang ketiga manusia. Data terakhir menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau di Jakarta baru mencapai 5% dari 30% kebutuhan minimal ruang terbuka hijau yang dibutuhkan dari total luas wilayah. Hal ini disebabkan oleh permasalahan urbanisasi, kemacetan dan padatnya wilayah DKI Jakarta yang mendorong pertumbuhan yang tidak memperhatikan ruang hijau. Penelitian desain ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting ruang terbuka hijau dalam kawasan Blok M dan memberikan solusi dalam optimalisasi ruang terbuka hijau di dalam kawasan kota. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode analisis kualitatif dengan mengidentifikasi luasan ruang terbuka hijau di Jakarta sesuai dengan standar minimum kebutuhan ruang terbuka hijau di dalam kota. Selanjutnya, analisis kawasan Blok M dilakukan berdasarkan Panduan Rancang Kota (PRK) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Kebayoran Baru dalam mendukung visi dan misi menjadi kawasan pemugaran yang hijau dan dinamis. Hasil penelitian desain diselaraskan dengan visi dan misi kawasan untuk membentuk kawasan yang lebih hijau dengan meminimalkan KDB dan memaksimalkan KLB kawasan komersial di Kebayoran Baru. Dengan demikian, capaian target ruang terbuka hijau untuk DKI Jakarta dapat tercapai.
Perception Analysis of Visitors on Placemaking at Pasar Kreatif dan Seni Lampung as a Communal Space Hafizhah Salwa Balqis; Agung Cahyo Nugroho
Jurnal Arsitektur Vol 16, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/ja.v16i2.4360

Abstract

Pasar Kreatif dan Seni Lampung (PAKSI) is a public space with the potential to be a place for social interaction, art activity, and community activity in Lampung Province. However, the low levels of visitation, activity intensity, space utilization, and community participation led to in its function being suboptimal. This study aims to analyze visitors’ perceptions of the placemaking concept application in the area, based on the four elements of the Project for Public Spaces, namely access and linkages, comfort and images, uses and activities, and sociability. This research also relates these elements to the creative placemaking approach that emphasizes art, culture, and community engagement. The method used is a mixed methods which includes 50 respondents who have visited this area. The result show that majority of respondents have a positive perception of spatial comfort and the potential for social interaction. However, aspects of accessibility, activities contuinity, and promotion are still considered suboptimal. This indicates that to develop PAKSI as a sustainable communal space, efforts are needed to strengthen uses perception based on placemaking elements, combined with creative placemaking strategies to build local indentity and enchance community attachment to the space.