Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Using pumice as an alternative to reduce biological oxygen demand and chemical oxygen demand in tough waste Sholehah, Hijriati; Abdullah, Taufik; Azwarudin; Aprianti, Sri
Jurnal Pijar Mipa Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v18i6.5989

Abstract

The tofu industry is a type of industry that operates in the field of food processing from soybean raw materials. The tofu industry is dominated by small-scale businesses, most integrated into residential areas. The tofu industry has yet to process the liquid waste it produces. High environmental pollution can result in the death of aquatic biota due to lack of oxygen. This research aims to reduce BOD and COD levels that do not meet quality standards. Based on this, research was conducted to reduce the organic content in tofu liquid waste using pumice stone as a filtration medium. The research used a 2.5-inch PVC pipe with a height of 70 cm and a media size of 8 mesh, which was heated at temperatures of 50°C and 100°C. The research results after treatment showed that the initial concentration of BOD levels was 160 mg/L. After going through the filtration process with media heating treatment at 50°C and 100°C, the BOD levels were reduced to 116.8, 76.8, and 40 mg/L, respectively, with 52% and 75% reduction effectiveness. While the initial concentration of COD levels was 326 mg/L, after going through the filtration process with media heating treatment at  50°C and 100°C, the COD levels were reduced to  252 and 198 mg/L, respectively, and the effectiveness of the reduction was 23% and 39%.
The Analysis of Filtration Efficiency to Reduce BOD and COD Levels in Domestic Waste at the Communal WWTP of Bilebante Village, Pringgarata District, Central Lombok Nurhidayah, Nurhidayah; Sholehah, Hijriati; Al-Qarni, Jisul
Jurnal Pijar Mipa Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v19i3.6818

Abstract

This research aims to determine the level of reduction in BOD and COD in household wastewater after the filtration process and to determine the efficiency of the filter media in reducing BOD and COD in sewage. The research was conducted in Bilebante village, Central Lombok Regency, NTB. The method takes three wastewater samples at different locations before and after the filtration stage. The results of the research show that the COD concentration in domestic wastewater before going through the processing process using filtration media obtained a result of 63 mgl/L, then at the filtration stage using plastic bottle media, the result was 34 mgl/L with an efficiency value of 46%, and at the filtration stage using activated carbon media, a value of 12 mgl/L was obtained so that the resulting efficiency value was 64%. The results of the BOD concentration in domestic wastewater before going through the processing process using filtration media obtained an initial result of 1.6 mgl/L; then, at the filtration stage using plastic bottle media, the result was 0.6 mgl/L with an efficiency value of 62 %. At the filtration stage using active carbon media, a value of 0 mgl/L was obtained, with an efficiency value of 100%. This research concludes that wastewater is safe to use, whether for watering plants or other things because there is a decrease in levels of COD and BOD that meet quality standards.
Sustainability Analysis of the Vertical Composter as an Innovative Approach for Organic Waste Management and Space-Efficient Urban Food Sholehah, Hijriati; Nurhidayah, Nurhidayah; Rahmawati, Khairul Pahmi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 7 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i7.10429

Abstract

The waste problem is a never-ending problem, so it is everyone's responsibility to find solutions to the existing waste problem. According to data from the Ministry of Environment and Forestry in 2022, waste in Indonesia is predominantly composed of organic waste, accounting for 41.27% of the total waste. The purpose of this study was to determine plant growth by utilizing used barrels as a vertical composter for organic waste, which is useful for providing small-land farming, and to determine the quality of liquid and solid fertilizers. The method used was a laboratory experiment. The results of the study were as follows: the number of mustard green leaves was 15 cm, and the bok choy leaves were 13 cm. The total height of the mustard greens was 40 cm, and the bok choy was 20 cm. The length and area of ​​the leaves continue to increase by around 0.2 cm or more per day. The highest nutrient content in both compost and liquid fertilizer is P2O5 in Gegelengan Village, 4.223% in compost, and 5.4% in Kediri Village in liquid fertiliser, while the lowest is the N-Total content of 0.5% (compost) and 1.2% (liquid fertilizer). The research results obtained from the initial soil, solid organic fertilizer and liquid organic fertilizer met the quality standards based on the Decree of the Minister of Agriculture No. 261/KPTS/SR.320/M/04/2019.
Pendampingan Kelembagaan Posyantek Desa Darmaji dalam Pembuatan Biogas Skala Rumah Tangga Mulhidin, Mulhidin; Sholehah, Hijriati; Nurhidayah, Nurhidayah; Susane, Hismi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/cqgmyf81

Abstract

Teknologi tepat guna Menurut  merupakan teknologi yang sesuai dengan kondisi dimana teknologi tersebut digunakan atau diterapkan, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun budaya, sehingga masyarakat setempat mudah berpartisipasi dan bisa memenuhi kebutuhan mereka secara efektif. Biogas adalah gas yang dapat dihasilkan dari fermentasi faeces (kotoran) ternak, misalnya sapi, kerbau, babi, kambing, ayam dan lain-lain dalam suatu ruangan yang disebut digester Pendampingan kelembagaan dalam pembuatan biogas skala rumah tangga sangat penting untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program.Tujuan Kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara pembuatan Biogas skala rumah tangga sebagai eenrgi terbaruka.Metode yang digunakan dalam pengadbian masyarakat ini adalah Sosialisasi dan pelatihan Langsung tentang cara pembuatan Biogas. Program Pendampingan pembuatan biogas di Desa Darmaji Kecamatan kopang Kabupaten Lombok Tengah diharapkan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi biogas sebagai energi terbarukan yang ramah lingkungan dan bermanfaat dalam mengelola limbah.
Analisis Komposisi Sampah dan Potensi Daur Ulang Sampah di Tempat Pembuangan Sementara Sandubaya Sweta Kota Mataram Nurhidayah Nurhidayah; Hijriati Sholehah; Sahril Ramadoan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.18720

Abstract

Tujuan untuk menganalisis komposisi dan potensi daur ulang sampah di Tempat Pembuangan Sementara. Sandubaya Sweta, Kota Mataram. Pengumpulan data dilakukan melalui pengambilan sampel dan pemilahan sampah selama delapan hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total timbulan sampah mencapai 96,40 kg dengan rata-rata 12,05 kg per hari. Komposisi sampah didominasi oleh sisa makanan (25%), sampah tumbuhan (15%), kertas (16%), serta sampah yang sulit didaur ulang (17%). Dari total sampah yang dianalisis, sekitar 54% memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang, seperti sampah kertas, plastik, kain/tekstil, dan kaca. Potensi ini dapat mendukung pengembangan konsep ekonomi sirkular dan mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Namun, kurangnya pemilahan sampah dari sumber menjadi tantangan utama dalam optimalisasi daur ulang. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan yang terintegrasi melalui edukasi, penyediaan fasilitas pemilahan, dan pemberdayaan bank sampah agar pengelolaan sampah di Kota Mataram dapat lebih efektif dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penerapan Komposter Vertikal Sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga dan Pertanian Lahan Sempit Hijriati Sholehah; Nurhidayatullah Nurhidayatullah; Nurhidayah Nurhidayah; Mulhidin Mulhidin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4276

Abstract

Sampah organik masih menjadi salah satu jenis sampah yang dibuang ke Tempat pembuangan Akhir (TPA), salah satu penyebabnya adalah  Kurangnya kesadaran serta pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah Organik. Pemberdayaan masyarakat melalui penerapan komposter vertikal merupakan solusi efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi limbah organik rumah tangga, terutama di area dengan keterbatasan lahan. Pendekatan ini mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos yang berguna, sekaligus mengurangi emisi metana dari tempat pembuangan sampah.Tujuan dari Pelaksanaan Kegiatan pengabdian Masyarakat inia dalah untuk Memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang pengolahan sampah organik yang sederhana dan dapat dilakukan langsung oleh Masyarakat. Diharapkan Edukasi dan Pelatihan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk jangka panjang.
PENGARUH PROFESIONALITAS GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KELAS IV MI NW KARANG BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Muhammad Munir; Hijriati Sholehah
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2021): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.778 KB) | DOI: 10.51700/alifbata.v1i1.84

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui guru yang ada di MI NW Karang Baru dalam melaksanakan tugasnya dan menjalankan profesionalitasnya dalam proses belajar mengajar, (2) untuk memperoleh gambaran tentang prestasi belajar siswa, (3) untuk mengetahui terdapat pengeruh profesionalitas guru dalam proses belajar mengajar terhadap peningkatan prestasi belajar siswa di MI NW Karang Baru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif, adapun instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis deskriptif dan teknik analisis infrensial untuk menguji normalitas data, uji regresi linier sederhana, uji korelasi product moment dan determinasi Hasil penelitian dari profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa di MI NW Karang Baru. Pada perhitungan statistic korelasi product moment diperoleh rhitung = 0,927 sedangkan Harga rtabel pada taraf signifikan 5% yaitu 0,423. Setelah dikorelasikan rhitung dan rtabel maka rhitung lebih besar dari pada rtabel = 0,927 > 0,423. Demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif antara profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa, berdasarkan perhitungan didapat tingkat keslahan a =0,05;db=n-2 = 22-2 =20 sehingga didapat Ftabel = 4,35 ternyata Fhitung > Ftabel atau 18,83 > 4,35. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa kelas IV MI NW Karang Baru
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERORIENTASI PADA KEMAMPUAN KERJASAMA SISWA PADA MATERI GEOMETRI Muhammad Munir; Hijriati Sholehah Hijriati
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2021): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.716 KB) | DOI: 10.51700/alifbata.v1i2.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran geometri SMP dengan pembelajaran berbasis masalah berorientasi pada kemampuan kerjasama. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Deskriptif. Metode deskriptif bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan terhadap angka-angka yang telah diolah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerjasama siswa dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian tingkat kemampuan kerjasama siswa dalam belajar menggunakan pembelajaran berbasis masalah yaitu pembelajaran pada pertemuan pertama dapat dikategorikan cukup dengan nilai rata-rata 41.13. pertemuan kedua memperoleh nilai rata-rata 44.28 dengan kategori baik. Pertemuan ketiga memperoleh nilai rata-rata 44.97 dengan kategori baik. Pertemuan keempat memperoleh nilai rata-rata 47.08 dengan kategori baik. Pertemuan kelima dan keenam memperoleh nilai rata-rata 47.21 dan 47.72. Kriteria keefektifan pembelajaran yang dikembangkan dikatakan efektif dari hasil obsevasi kemampuan kerjasama jika menunjukkan minimal kategori Baik. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa secara nilai rata-rata keseluruan menunjukkan bahwa Pembelajaran berbasis masalah yang sudah dilaksanakan berkatergori baik dengan nilai rata-rata kesuluruhan yaitu 45.40. oleh karena itu,. Oleh karena itu, dapat disempulkan bahwa pembelajaran geometri SMP dengan pembelajaran berbasis masalah berorientasi pada kemampuan kerjasama siswa dapat diterapkan atau dipraktekan di sekolah tingkat SMP/MTs.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DI PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Muhammad Munir; Hijriati Sholehah; Muh Rusmayadi
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 2 No 1 (2022): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.126 KB) | DOI: 10.51700/alifbata.v2i1.285

Abstract

Karakter sering disamaankan dengan ahlak, yaitu cara berpikir atau Prilaku seseorang sebagai ciri khas dalam diri pribadi. Dengan karakter orang akan menampakan keaslian seseorang. Peran orang tua sangat penting sekali dalam hal pendidikan, karena orang tua merupakan guru sekaligus contoh bagi anak-anak. Tiga hal yang perlu ditanamkan kepada peserta didik yaitu pengetahuan moral, perasaan moral, dan perilaku moral. Jika ketiga hal tersebut tertanam dalam diri peserta didik maka akan terbentuk karakter baik. karakter yang baik terdiri dari mengetahui hal yang baik, menginginkan hal yang baik, dan melakukan hal yang baik, kebiasaan dalam cara berpikir, kebiasaan dalam hati, dan kebiasaan dalam tindakan. Adapun dalam lingkungan pendidikan formal (sekolah) Ada beberapa hal yang menjadi penyebab penyimpangan karakter, Metode pembelajaran menitik beratkan kepada nilai­-nilai kognitif, sedangkan nilai­-nilai afektif diabaikan, menghafal lebih diutamakan dibandingkan memahami serbuan budaya asing yang begitu dahsyat sehingga mampu menghancurkan benteng moral dan agama para generasi kita sehingga perlu ada pengontrolan kepada budaya asing yang masuk dilingkungan peserta didik.
Analysis of Sayang-Sayang Spring Water Quality Using the Water Quality Index for Evaluation of the Suitability of Clean Water Sources Hismi Susane; Mulhidin Mulhidin; Nurhidayah Nurhidayah; Hijriati Sholehah
Indonesian Journal of Chemistry and Environment Vol. 8 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ijoce.v8i2.94441

Abstract

Clean water plays a crucial role in public health and environmental sustainability, particularly in urban and peri-urban areas that still rely on springs as a water source. The Sayang-Sayang Spring in Mataram City is utilized by the community, but its water quality is potentially affected by anthropogenic activities in the surrounding area. This study aimed to comprehensively evaluate the water quality of Sayang-Sayang Spring using the Water Quality Index (WQI) approach and determine its suitability as a clean water source. Water samples were collected in August 2025 and analyzed for physical, chemical, and biological parameters in accordance with Minister of Health Regulation No. 32 of 2017. The Weighted Water Quality Index (WQI) was calculated by determining parameter weights using the Delphi method. The analysis results showed that most physical and chemical parameters, such as temperature, TSS, TDS, pH, BOD, DO, nitrate, and ammonia, met clean water quality standards. However, COD and total phosphate values ​​exceeded the established threshold, and microbiological parameters showed a total coliform content of 240 MPN/100 mL. A WQI of 90.20 indicates excellent water quality. However, the presence of organic matter, nutrients, and coliforms limits the use of this spring as untreated drinking water. This study confirms the effectiveness of the WQI as a water quality assessment tool and supports the sustainable management of the spring from anthropogenic pressures.