Asrawaty Asrawaty
Prodi D3 Kebidanan Palu, Poltekkes Kemenkes Palu

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir Bandang di Sulawesi Tengah: Humanitarian Assistance for Flash Flood Victims in Central Sulawesi Fahmi Hafid; Nasrul Nasrul; Aminudin Aminudin; Amsal Amsal; Masudin Masudin; Gusman Gusman; Sova Evie; Kadar Ramadhan; Hamsiah Hamsiah; Junaidi Junaidi; Zainul Zainul; Lisnawati Lisnawati; Putu Candriasih; Nurjaya Nurjaya; Elvyrah Faisal; Linda Linda; Moammar Safari; Supriadi Abd Malik; Andi Fatmawati; Hasnawati Hasnawati; Selvi Alfrida Mangundap; Mardani Mangun; Fajrillah Kolomboy; Dedi Mahyudin Syam; Hastuti Usman; Nurarifah Nurarifah; Tjitrowati Djaafar; Niluh Nita Silfia; Lili Suryani; Sri Restu Tempali; Sigit M. Nuzul; Lisda Widianti Longgupa; Hadina Hadina; Sri M. Hasan; Hadriani; I Wayan Supetran; Mercy Joice Kaparang; Lindanur Sipatu; Baharuddin Condeng; Azizah Saleh; Siti Hadijah Batjo; Djadid Subchan; Anna Veronika Pont; Olkamien J. Longulo; Novarianti Novarianti; Supriadi; Wijianto Wijianto; Sri Yanti Kusika; Henrietta Imelda Tondong; Christina Entoh; Nurfatimah Nurfatimah; Masda Masda; Saman Saman; Yasmin H Yasmin H; Azwar Azwar; Hasni Hasni; Ekasari Dewi Pertiwi; Rusneni; Raoda; Hasdrini; Salman; Irsanty Collein; Yulianus Sudarman H Melangka; Christine; Taqwin Taqwin; Hanum Sasmita; Asri Widyayanti; Ros Arianty; Dwi Kartika; Baiq Emy; Diah Ayu Hartini; Sukmawati; Nitro Galenso; Wery Aslinda; Indro Subagyo; Elfyrah Faisal; Ansar Ansar; Bahja Bahja; Dwi Erma Kusumawati; Agusrianto Agusrianto; Nirva Rantesigi; Rina Tampake; Sony Bernike Magdalena Sitorus; Helena Pangaribuan; Firdaus Hi Jahja Kunoli; Hasbunsyah Hasbunsyah; Metrys Ndama; Nurindah Nurindah; Diana Nurhayati Sinurat; Asrawaty Asrawaty; Abd Farid Lewa; Muliani Muliani; Eka S. Riyanto; Dafrosia Darmi Manggasa; Ni Made Ridla Nilasanti Purwata
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.561 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.1084

Abstract

The flash flood disaster hit Galumpang Village, Aung Village and Bajungan Village in Tolitoli Regency, Central Sulawesi on Wednesday morning 23 March 2022. Due to the large number of victims of flash floods and the urgent needs of victims of flash floods, the Civitas Academic of Poltekkes Kemenkes Palu provided humanitarian aid for victims of flash floods in Tolitoli Regency, Central Sulawesi. Humanitarian assistance in the form of ready-to-eat food, rice, Toothpaste, Soap, Sunlight, Shampoo, Sweetened Condensed Milk, Tea, Sugar, Bucket, Dipper, Mask and Pampers Children under two. The assistance was handed over by the Chief Community Service Officer to the Head of Galumpang Village on April 1, 2022 at the Disaster Management Command Post in Galumpang Village, Dakopamean District, Tolitoli Regency, Central Sulawesi. The flash flood victim’s community as beneficiaries have received assistance from the Poltekkes Kemenkes Palu Academic Community through Community Service activities.   ABSTRAK Bencana banjir bandang telah menghantam Desa Galumpang, Desa Aung dan Desa Bajungan di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah pada Rabu dini hari tanggal 23 Maret 2022. Oleh karena besarnya jumlah korban banjir bandang dan kebutuhan korban banjir bandang yang mendesak, maka Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Palu memberikan bantuan kemanusiaan korban banjir bandang di Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah. Bantuan kemanusian berupa makanan siap saji, beras, Pasta Gigi, Sabun, Sunlight, Shampoo, Susu Kental Manis, Teh, Gula Pasir, Ember, Gayung, masker dan Pampers Baduta. Bantuan diserahkan oleh Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat kepada Kepala Desa Galumpang pada tanggal 01 April 2022 di Posko Induk Penanggulangan Bencana Desa Galumpang Kecamatan Dakopamean Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Masyarakat korban banjir bandang sebagai penerima manfaat telah menerima bantuan dari Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Palu melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat.
EDUKASI TERAPI PIJAT UNTUK MENJAGA SISTEM IMUN BAYI 6-12 BULAN DI MASA ADAPTASI KENORMALAN BARU Asrawaty Asrawaty; Sumiaty Sumiaty; Hasfany Asike
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.418 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6360

Abstract

Abstrak: Selama masa pandemi, berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 pada bayi dan balita. Salah satu pelayanan kesehatan yang dilakukan adalah pijat bayi dengan menggunakan gerakan-gerakan tertentu yang memiliki banyak manfaat. Kenyataannya, tidak banyak kader posyandu di kecamatan Layana yang terlatih melakukan pijat dengan teknik yang benar. Pijat bayi bisa dilakukan oleh orang tua tetapi kebanyakan orang tua takut untuk memijat bayinya sendiri. Tujuan pengabdian ini agar orang tua dan kader posyandu dapat memijat bayi untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan dan meningkatkan fungsi organ tubuh. Kegiatan tersebut dilakukan melalui metode penyuluhan berupa tanya jawab dan pelatihan pijat bayi. Di awal kegiatan peserta diberikan pretest untuk mengetahui pengetahuan awal peserta tentang pijat bayi, dilanjutkan dengan ceramah dan tanya jawab kemudian pelatihan. Diakhir kegiatan diberikan posttest untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta. Proses pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dengan sukses. Peserta sangat aktif, dalam memberikan pertanyaan dan terlihat dari hasil pretest berada pada kisaran 51-65% atau kategori sedang. Hasil Postest mengalami peningkatan pada kisaran 75-90% atau kategori tinggi. Kegiatan edukasi ini dinilai efektif untuk melakukan terapi pijat sesuai standar operasional prosedur untuk meningkatkan daya tahan tubuh.Abstract: During the pandemic, various efforts were made to prevent the spread of COVID-19 in infants and toddlers. One of the health services provided is baby massage using certain movements that have many benefits. In fact, not many posyandu cadres in Layana sub-district are trained to do massage with the correct technique. Baby massage can be done by parents but most parents are afraid to massage their baby themselves. The purpose of this service is so that parents and posyandu cadres can massage babies to overcome various health problems and improve organ function. The activity was carried out through counseling methods in the form of questions and answers and baby massage training. At the beginning of the activity the participants were given a pretest to determine the participants' initial knowledge about baby massage, followed by lectures and questions and answers then training. At the end of the activity, a posttest was given to determine the increase in participants' knowledge. The process of implementing community service has been carried out successfully. Participants were very active, in asking questions and as seen from the results of the pretest the was in the range of 51-65% or the moderate category. Posttest results have increased in the range of 75-90% or high category. This educational activity is considered effective for performing massage therapy according to standard operating procedures to increase endurance.
EFEKTIVITAS PIJAT PERINEUM TERHADAP KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN SPONTAN PRIMIGRAVIDA Yuliani Tangko; Asrawaty Asrawaty; Ida Ariyanti; Noviyati Rahardjo Putri; Isnu Kurnia
Midwifery Care Journal Vol 2, No 4 (2021): October 2021
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.187 KB) | DOI: 10.31983/micajo.v2i4.7876

Abstract

Perineal rupture cases in Indonesian occur in women at the age of 25-30 years are 24%, while at the age of 32-39 are 62%. Perineal rupture can cause female organ dysfunction, bleeding, and infection. One way to prevent perineal rupture is to do perineal massage to increase blood flow and elasticity of the perineal. This study aims to analyze the effect of perineal massage on the incidence of spontaneous perineal rupture in primigravida normal deliveries. This research method uses a literature review by conducting searches on the PubMed, Science Direct, and Google Scholar databases. The literature used is written in English and Indonesian. The articles in this study were published in 2014-2018. The keywords used are Perineal Massage, Rupture Perineum, and Primigravida Normal Labor. From the 12 articles which had been obtained, 8 articles discuss the benefits of perineal massage to prevent perineal rupture, 1 article discusses the comparison of perineal massage with kegel exercise, 1 article discusses risk factors that can affect the occurrence of perineal rupture, 1 article discusses knowledge and the period of service of the midwife related to perineal massage and 1 article discusses perineal massage which does not provide benefits to perineal rupture but perineal massage is safe during delivery. Perineal massage can increase the elasticity of the perineal muscles, relax the perineal tissue, prevent perineal tears, facilitate the delivery process so that labor complications do not occur, and reduce maternal morbidity
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MELALUI PENYULUHAN DAN PELATIHAN “GOLDEN AGE PERIOD FOR GOLDEN GENERATION” SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Asrawaty Asrawaty; Arie Maineny; Henrietta Imelda Tondong
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.787 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9065

Abstract

Abstrak: Golden age period merupakan siklus yang penting pada anak, dimana kecerdasan anak berkembang dengan cepat. Golden age dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan anak sampai berusia mencapai dua tahun. Hal ini dapat mengurangi risiko anak mengalami stunting sejak masa kehamilan dengan memenuhi nutrisi seimbang, pemeriksaan antenatal care secara rutin, berolahraga secara rutin, pola asuh yang baik, dan hindari paparan asap rokok. Solusi terhadap permasalahan yang ada adalah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) melalui kegiatan edukasi dan tanya jawab bagaimana upaya pencegahan stunting yang harus dilakukan pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) dan melatih ibu yang memiliki balita dan para kader untuk melakukan skrining penilaian perkembangan anak dengan menggunakan instrumen KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). Permasalahan yang dihadapi mitra belum sepenuhnya mengetahui perawatan serta tumbuh kembang balita menggunakan KPSP. Hal ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan anak apakah ada penyimpangan atau normal. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada mitra PKM maupun ibu balita tentang upaya pencegahan stunting.Abstract: The golden age period is important cycle in children, where children's intelligence develops rapidly. The golden age starts from the first 1000 days of a child's life until two years of age. This can reduce the risk of children experiencing stunting since pregnancy by balanced nutrition, routine antenatal care, exercising, good parenting, and avoiding exposure cigarette. The solution existing problems is the Community Partnership Program (PKM) through educational and questions-answers on how stunting prevention must be carried out in the first 1000 days of life (HPK) and training mothers with toddlers and cadres to conduct screening assessments of child development using KPSP (Development Pre-screening Questionnaire). The problems by partners are not fully aware and growth development of toddlers using KPSP. This aims to determine whether the child's development is abnormal or normal. The results of the service activities carried out showed an increase in knowledge and skills for PKM partners and mothers of children under five about stunting prevention efforts.
KESIAPSIAGAAN KADER, KELUARGA, DAN KELOMPOK RENTAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI BENCANA ALAM Asrawaty Asrawaty; Arie Maineny; Henrietta Imelda Tondong
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24975

Abstract

Abstrak: Ibu hamil salah satu kelompok yang rentan dalam menghadapi bencana alam karena keadaan fisik dan kesehatannya yang membutuhkan perhatian khusus. Desa Padende terletak di Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi merupakan salah satu daerah yang sering kali terkena dampak bencana alam, terutama gempa bumi dan banjir. Peran kader sangat penting dalam mempersiapkan dan membimbing keluarga dan kelompok rentan termasuk ibu hamil dalam memberikan edukasi tentang langkah kesiapsiagaan melakukan evakuasi, dan membantu dalam menyusun rencana tanggap darurat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat desa Padende dalam kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Padende Kabupaten Sigi dengan jumlah peserta sejumlah 25 orang terdiri dari kader, kepala keluarga, pemuda karang taruna, dan ibu hamil. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah sosialisai dan praktik. Hasil pengabdian masyarakat ini dari analisis kuesioner sebelum (Pre-Test) dan sesudah sosialisai (Post-Test), yaitu yaitu sebelum edukasi dan pelatihan hanya 60%, setelah edukasi dan pelatihan terjadi peningkatan tingkat pengetahuan dan keterampilan mencapai 90% pada mitra PKM maupun masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.Abstract: Pregnant women one of the vulnerable groups facing natural disasters because their physical condition and health require special attention. Padende Village, located in Marawola District, Sigi Regency, often affected by natural disasters, especially earthquakes and floods. The role of cadres very important preparing and guiding families, vulnerable groups, and pregnant women, in providing education about evacuation preparedness steps, and preparing emergency response plans. Purpose of this community service to increase the knowledge and skills of the Padende village in preparing for natural disasters. This community service was carried out in Padende Village, Sigi Regency with a total of 25 participants consisting of cadres, head of family, youth groups and pregnant women. The methods used in this community service are socialization and practice. The results of this community service from the analysis of questionnaires before (Pre-Test) and after socialization (Post-Test), Before education and training it was only 60%, after education and training there was an increase in the level of knowledge and skills reaching 90% in PKM partners and the community regarding preparedness for natural disasters.
PEMBENTUKAN KELAS PEDULI PENDERITA DAN SADAR HIPERTENSI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG TERAPI KOMPLEMENTER HIPERTENSI Henrietta Imelda Tondong; Arie Maineny; Niluh Nita Silfia; Novi Dwi Astuti; Asrawaty Asrawaty; Sumiaty Sumiaty
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39620

Abstract

Abstrak: Hipertensi menjadi tantangan kesehatan global dengan prevalensi di Indonesia mencapai 30,8%. Penanganan hipertensi mulai mengintegrasikan terapi komplementer, seperti kombinasi akupresur dan aromaterapi lavender. Kader kesehatan memiliki peran sentral sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan melalui pembentukan Kelas PITA DASI (Peduli Penderita dan Sadar Hipertensi) mengenai terapi komplementer hipertensi. Kegiatan ini melibatkan 15 kader kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Mamboro. Metode pelaksanaan meliputi edukasi menggunakan media LCD dan leaflet, serta demonstrasi dan praktik mandiri terapi kombinasi akupresur dan aromaterapi lavender. Evaluasi melalui pemberian pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan kader yang signifikan. Sebelum pelatihan (pre-test), hanya 27% kader yang memiliki pengetahuan kategori baik, namun setelah mengikuti Kelas PITA DASI (post-test), angka tersebut meningkat menjadi 87%. Pembentukan Kelas PITA DASI efektif meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam pengelolaan hipertensi.Abstract: Hypertension is a global health challenge, with a prevalence rate of 30.8% in Indonesia. The management of hypertension is beginning to incorporate complementary therapies, such as a combination of acupressure and lavender aromatherapy. Community health workers play a central role as the frontline providers of community health services. This community service activity (PKM) aims to enhance the knowledge and skills of community health workers through the establishment of the PITA DASI Class (Caring for Patients and Hypertension Awareness) regarding complementary therapies for hypertension. This activity involved 15 community health workers in the Mamboro Community Health Center (Puskesmas) service area. Implementation methods included education using LCD projectors and leaflets, as well as demonstrations and independent practice of the combined acupressure and lavender aromatherapy therapy. Evaluation through pre-tests and post-tests showed a significant increase in the workers’ knowledge. Before the training (pre-test), only 27% of the workers had “good” knowledge, but after participating in the PITA DASI Class (post-test), that figure rose to 87%. The establishment of the PITA DASI Class effectively improved the knowledge and skills of health workers in managing hypertension.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DETEKSI DINI PENYAKIT JANTUNG PADA IBU DAN ANAK Sri Yanti Kusika; Asrawaty Asrawaty; Niluh Nita Silfia; Narmin Narmin; Hasnawati Hasnawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.40392

Abstract

Abstrak: Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada ibu dan anak. Kelurahan Kayumalue Ngapa merupakan daerah dengan masalah hipertensi yang berdampak pada kesehatan jantung. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali tanda serta gejala dini penyakit jantung menjadi faktor risiko keterlambatan penanganan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan deteksi dini penyakit jantung pada ibu dan anak. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung dengan pendampingan fasilitator. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 30 peserta, khususnya ibu usia reproduktif dan kader kesehatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test sebanyak 15 pertanyaan serta observasi keterampilan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dimana 100% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Peserta mampu mengenali tanda bahaya serta melakukan deteksi dini secara sederhana. Pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk pencegahan dan deteksi dini penyakit jantung secara mandiri dan berkelanjutan.Abstract: Heart disease remains one of the leading causes of morbidity and mortality among mothers and children. Kayumalue Ngapa Village is an area with hypertension problems that affect heart health. Limited community knowledge and skills in recognizing early signs and symptoms of heart disease contribute to delays in treatment. This community service activity aimed to improve knowledge and skills through early detection training of heart disease in mothers and children. The methods included health education, demonstrations, and hands-on practice with facilitator guidance. The program was conducted over two days, involving 30 participants, mainly women of reproductive age and health cadres. Evaluation was carried out using pre-test and post-test, as well as observation of participants’ skills. The results showed a significant improvement, with 100% of participants increasing their knowledge and skills. Participants were able to recognize warning signs and perform simple early detection. This training effectively enhanced community capacity for independent and sustainable prevention and early detection of heart disease.
PENGGUNAAN AKUPRESURE DAN AROMATERAPI LEMON SEBAGAI TERAPI BAGI IBU HAMIL DENGAN HIPERTENSI Asrawaty Asrawaty; Arie Maineny; Febty Kuswanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34776

Abstract

Abstrak: Hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi serius yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Puskesmas Marawola di Kabupaten Sigi merupakan salah satu daerah dengan masalah hipertensi pada ibu hamil. Hipertensi dalam kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti preeklamsia, eklamsia, dan retardasi pertumbuhan janin yang dapat mengakibatkan cacat lahir atau kematian, serta stroke dan kerusakan organ. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam penggunaan akupresure dan aromaterapi lemon. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kabupaten Sigi dengan peserta sebanyak 25 orang terdiri dari kader dan ibu hamil. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan tentang terapi akupresur dan aromaterapi lemon, serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta 100% setelah edukasi, keterampilan praktik akupresur dan aromaterapi lemon yang benar, serta adanya penurunan tekanan darah rata-rata pada ibu hamil dengan hipertensi ringan.Abstract: Hypertension in pregnancy is a serious condition that can endanger the health of the mother and fetus. Marawola Community Health Center in Sigi Regency is one of the areas with hypertension problems in pregnant women. Hypertension in pregnancy can increase the risk of complications such as preeclampsia, eclampsia, and fetal growth retardation which can lead to birth defects or death, as well as stroke and organ damage. Purpose of this community service to increase the knowledge and skills in the use of acupressure and lemon aromatherapy. The community service was carried out in Beka Village, Sigi Regency with 25 participants consisting of cadres and pregnant women. Evaluation was conducted through pre- and post-tests to measure increased knowledge about acupressure and lemon aromatherapy, as well as blood pressure measurements before and after the activity. There was a 100% increase in participants' knowledge after the education, and increase in the correct practice skills for acupressure and lemon aromatherapy, as well as a decrease in average blood pressure in pregnant women with mild hypertension.
Co-Authors Abd Farid Lewa Agusrianto Aminudin Aminudin Amsal Andi Fatmawati Anna Veronica Pont Ansar Ansar Arie Maineny Arie Maineny Arie Maineny Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Diah Ayu Hartini Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Febty Kuswanti Firdaus Hi Jahja Kunoli Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasfany Asike Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman Henrietta Imelda Tondong Henrietta Imelda Tondong I Wayan Supetran Ida Ariyanti Indro Subagyo Irsanty Collein Isnu Kurnia Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Maineny, Arie Mardani Mangun Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Muliani Narmin Narmin Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Niluh Nita Silfia Niluh Nita Silfia Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Novi Dwi Astuti Noviyati Rahardjo Putri Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Putri Mulia Sakti Raoda Rina Tampake Ros Arianty Rusneni Salman Saman Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Wery Aslinda Wijianto Yasmin H Yasmin H Yuliani Tangko Zainul