Pengabdian ini bertujuan menguatkan literasi guru, orang tua, dan siswa mengenai advokasi teman sebaya sebagai strategi pencegahan bullying pada anak usia sekolah dasar di MI NW Montong Selat. Pelaksanaan program dilakukan melalui enam tahapan, yaitu observasi dan wawancara, perancangan program, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Observasi dan wawancara bertujuan memetakan dinamika sosial siswa, potensi munculnya perilaku bullying, serta karakter budaya sekolah, termasuk informasi dari kepala sekolah dan guru terkait program pembinaan karakter yang telah diterapkan. Tahap perancangan program disusun berdasarkan analisis kebutuhan yang menempatkan isu bullying sebagai fokus utama dan dirancang secara kolaboratif bersama seluruh warga sekolah. Sosialisasi dan pelatihan menghadirkan pemaparan mengenai konsep bullying, dampaknya, serta strategi pencegahan berbasis advokasi sebaya yang dilengkapi studi kasus dan diskusi untuk membangun komitmen menciptakan lingkungan aman dan inklusif. Pendampingan dilakukan melalui pembahasan kasus nyata, penguatan keterampilan guru dalam menangani perilaku siswa secara empatik, serta peningkatan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua. Monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya penguatan nilai karakter melalui berbagai aktivitas sekolah meskipun dihadapkan pada keterbatasan sarana. Secara keseluruhan, program ini meningkatkan literasi sosial, kesadaran anti-bullying, dan kolaborasi pemangku kepentingan, serta memerlukan kesinambungan untuk menjaga keberlanjutan dampaknya