Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sewagati

Aplikasi Eco Enzyme Sebagai Bahan Pembuatan Sabun Antiseptik Nurul Jadid; Adillatul Lathiifatun Jannah; Bagas Prakoso Wicaksono Putra Handiar; Tutik Nurhidayati; Kristanti Indah Purwani; Dini Ermavitalin; Wirdhatul Muslihatin; Ardy Maulidy Navastara
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.591 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.168

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis dan agraris dengan biodiversitas tumbuhan terbesar kedua di dunia, setelah Brazil. Kondisi iklim tropis dan suburnya tanah menjadikan wilayah Indonesia sebagai salah satu Kawasan pertanian yang diperhitungkan di wilayah asia tenggara. Salah satu sentra agribisnis di Jawa Timur adalah kota Batu, Malang. Kota ini dikenal sebagai Kawasan Agropolitan dengan tanaman hortikultura sebagai komoditas unggulan. Industri pertanian dan perkebunan di wilayah tersebut berhasil menopang ekonomi masyarakat sekitar. Namun demikian, permasalahan limbah pertanian organik sebagai produk samping dari pengembangan industri pertanian di kota Batu menjadi hal yang harus diperhatikan bersama. Salah satu alternatif pengelolaan limbah atau sampah organik tersebut adalah pengembangan eco-enzyme. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pembuatan sabun antiseptic berbasis eco-enzyme. Sabun antiseptic ini mengambil nama Mizella yang berasal dari kata Mizu dan Ella. Mizu dalam Bahasa Jepang berarti Air dan Ella dalam Bahasa Prancis berarti kecantikan dan keindahan. Berdasarkan hasil survei didapatkan hasil sebagai berikut, sebanyak 80% responden menyatakan aroma, busa, kelembapan, kesegaran, pada sabun organik sudah sangat baik, sebanyak 73.3% responden menyatakan warna, penampilan, busa pada sabun organik Eco-Enzyme sudah sangat baik, sebanyak 76.7% responden menyatakan kualitas pembersihan dan kekesatan pada sabun organik Eco-Enzyme sudah sangat baik, sebanyak 83.3% responden menyatakan kehalusan pada sabun organik Eco-Enzyme sudah sangat baik.
Pemanfaatan Greenhouse sebagai Wahana Edukasi di Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto Tutik Nurhidayati; Maya Shovitri; Nengah Dwianita Kuswytasari; Enny Zulaika; Nur Hidayatul Alami; Arif Luqman; Dini Ermavitalini; Kristanti Indah Purwani; Wirdatul Muslihatin; Imam Wahyudi Farid; Ciptian Weried Priananda; Sri Fatmawati
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.515

Abstract

Salah satu desa yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa wisata adalah desa Kebontunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Desa tersebut memiliki banyak potensi desa wisata yang strategis. Disisi lain ada keinginan untuk melakukan kegiatan pertanian berbasis teknologi dalam skala greenhouse untuk mendukung usaha wisata di Desa Kebontunggul. Adanya potensi dan keingginan untuk maju tersebut maka langkah pertama yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat adalah pembuatan greenhouse sebagai sarana untuk pengembangan teknologi IoT. Selain itu adanya greenhouse di desa menjadi salah satu pengembangan desa dengan ikon terbaru berupa wisata edukasi. Hasil survei kebermanfaatan greenhouse menunjukkan bahwa greenhouse bermanfaat bagi masyarakat Kebontunggul untuk wahana wisata yang menarik banyak wisatawan.
Pemanfaatan Aplikasi Teknologi Informasi dalam Eduwisata di Kawasan Kalurahan Sumbersari, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman untuk Meningkatkan Minat Belajar Biologi dan Fisika Pada Siswa SMP dan SMA Rahayu, Lucky Putri; Suweni Muntini, Melania; Nurhidayati, Tutik; Bagus Saputro, Triono; Suyatno, Suyatno; Yuwana, Lila; Indrawati, Susilo; Fatimah, Iim; Priambodo, Joko; Rahman Aliffianto, Lutfir; Alawiyyah, Mujtahidatul
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2585

Abstract

Rendahnya minat belajar Biologi dan Fisika di kalangan pelajar menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi informasi. Program Pengabdian kepada Masyarakat yang bertajuk "Pemanfaatan Aplikasi Teknologi Informasi dalam Eduwisata di Kawasan Kalurahan Sumbersari" ini mengintegrasikan aplikasi edukatif interaktif dengan program eduwisata yang berfokus pada energi berkelanjutan. Melalui pengembangan aplikasi edukatif interaktif dan program eduwisata yang terintegrasi, kami bertujuan untuk mengatasi rendahnya minat belajar Biologi dan Fisika di kalangan pelajar. Aplikasi ini dirancang untuk menyajikan konten pembelajaran yang relevan, menarik, dan eksperimental, khususnya terkait konsep-konsep Biologi dan Fisika yang berkaitan dengan energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Dengan menggabungkan kunjungan lapangan, simulasi, dan workshop, program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, serta minat belajar siswa. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap materi Biologi dan Fisika, serta keterlibatan aktif dalam aksi iklim melalui pemanfaatan energi terbarukan. Selain itu, program ini juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam hal pendidikan berkualitas pada tujuan 4 dan aksi iklim nomor 13. Keberlanjutan program ini akan dijaga melalui kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak, termasuk pendidik di Desa Moyudan, dan masyarakat setempat, yang diharapkan dapat menjadikannya sebagai model pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan.