Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Formulasi dan Karakterisasi Nanopartikel Ekstrak Biji Carica (Carica pubescens) dengan Variasi Konsentrasi Kitosan menggunakan Metode Gelasi Ionik Luhurningtyas, Fania Putri; Damayanti, Prashinta Nita; Astyamalia, Suzan; Kemila, Mir-a; Novitasari, Evi
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v6i2.39161

Abstract

Carica seeds (Carica pubescens) contain alkaloid, saponin, and flavonoid compounds, which have pharmacological activities such as antibacterial, anti-inflammatory, immunomodulatory, and antihyperlipidemic properties, but their bioavailability is low. Nanotechnology has significantly advanced in drug delivery systems because it can enhance absorption in the gastrointestinal tract, allowing entry into the bloodstream. This study aims to create and evaluate the characteristics of carica seed extract nanoparticles with varying concentrations of chitosan. The carica seed extract was obtained using the maceration method with 70% ethanol as the solvent. The Carica seed extract was then formulated into nanoparticles using the ionic gelation method with varying concentrations of chitosan: NaTPP, specifically formulas FA (0.3:1), FB (0.2:1), and FC (0.1:1). The resulting nanoparticle colloids were characterized for particle size, polydispersity index (PDI), percent transmittance (%T), and specific functional groups. The results showed that the particle sizes for formulas FA, FB, and FC were 243.7 nm, 47.96 nm, and 116.6 nm, respectively. The PDI values for formulas FA, FB, and FC were 0.378, 0.357, and 0.52, respectively. The percent transmittance for all three formulas ranged from 99.5% to 99.6%. The characterization of functional groups indicated interactions between the carica seed extract, chitosan, and NaTPP, with the presence of OH, N-H, aliphatic CH, P=O, and PO3 groups. These interactions were observed based on the shift in wavenumbers in the FTIR results for each sample. All carica seed nanoparticle formulas showed particle sizes within the nanometer range (<1000 nm), polydispersity indices less than 1, percent transmittance close to 100%, and specific functional groups indicating interactions between the extract and the coating polymer. Formula FB was the optimal formula, with the smallest nanoparticle size (<100 nm), a PDI value of <0.5, and a percent transmittance of >99%.
Kajian Ketepatan dan Kepatuhan Penggunaan Masker Bagi Pembeli di Pasar Tradisional Surakarta: Compliance and Accuracy of the Use of Face Masks by Buyers in Surakarta Traditional Market Hartono, Hartono; Damayanti, Prashinta Nita; Amin, Muhammad Saiful
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.946 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i3.1436

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya dalam pemutusan rantai penularan Covid-19 melalui berbagai strategi dan kebijakan yang dikeluarkannya. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan penerapan protokol kesehatan, salah satunya adalah kewajiban penggunaan masker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan ketepatan penggunaan masker bagi pembeli di 5 pasar tradisional kota Surakarta sebagai upaya pencegahan penyakit Covid-19. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan survey deskriptif kualitatif terhadap 5 pasar tradisional di kota Surakarta meliputi pasar Gede, Nusukan, Jongke, Kadipolo, dan pasar Sidodadi. Sampel penelitian diambil dengan random sampling sebanyak 500 responden pembeli di 5 pasar tradisional Surakarta. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan pembeli yang berinteraksi dan melakukan transaksi di 5 pasar tradisional di Kota Surakarta sudah baik, karena 94,2 % pembeli taat menggunakan masker sebagai protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19. Namun tingkat ketepatan penggunaan masker masih kurang baik, karena dari 471 pembeli yang memakai masker hanya 43,3% yang menggunakan masker dengan tepat. Kesimpulan: Tingkat kepatuhan penggunaan masker oleh pembeli di 5 pasar tradisional di Kota Surakarta masuk dalam kategori patuh, namun tingkat ketepatan penggunaan masker masih kurang baik.