Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS IMPLEMENTASI PENYELENGGARAAN PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT DI ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Febrian, Muhammad Rae; Permatasari, Putri; Nurrizka, Rahmah Hida; Hardy, Fathinah Ranggauni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 1 (2020): JIKM Vol. 12, Edisi 1, Februari 2020
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.164 KB) | DOI: 10.52022/jikm.v12i1.49

Abstract

Latar Belakang: Promosi kesehatan rumah sakit (PKRS) merupakan kewajiban yang sangat penting pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam melindungi dan meningkatkan status kesehatan masyarakat. Namun saat ini perkembangan PKRS masih berjalan lambat di Indonesia karena belum terjaga prosesnya. Hal tersebut juga terjadi pada salah satu rumah sakit swasta di Tangerang Selatan, dimana berdasarkan studi pendahuluan secara garis besar masih belum optimal seperti standar di Permenkes No. 44 Tahun 2018 tentang PKRS. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan analitik dengan tujuan untuk meninjau faktor yang dapat mempengaruhi implementasi PKRS. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen pendukung penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan konsep triangulasi sumber, metode maupun teori. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang, yang terdiri dari petugas struktural, fungsional maupun keluarga pasien. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penyelenggaraan PKRS masih belum optimal pelaksanaannya. Meskipun telah adanya dukungan dan komitmen pelaksana yang baik, namun ada faktor lain yang bisa mempengaruhi implementasi konsep tersebut seperti masih belum lengkapnya sumber daya yang dimiliki, komunikasi yang terjalin antar petugas masih kurang terkait aktivitas PKRS, dan masih adanya hambatan sikap pelaksana terkait konsep ini. Diharapkan pihak rumah sakit agar merealisasikan dukungan dan komitmen menjadi suatu kebutuhan untuk mengimplementasikan PKRS dengan optimal. Kata Kunci : Promosi Kesehatan, Rumah Sakit, Kebijakan Analysis of Implementation of Hospital Health Promotion Implementation in the Era of National Health Insurance Background: Health promotion hospital (HPH) is an obligation that very important in national health insurance (NHI) era for protecting and improving public health status. But nowadays, HPH development is still low in Indonesia because the process is not maintained. The same thing comes from one of private hospital in South Tangerang, where based on early studied in general, it’s still not optimal yet as the standards in ministry of health regulation number 44/2018 about HPH. Method: This is descriptive and analitical from qualitative study with the aim of reviewing factors that can affect implementation of HPH. Data retrieval is done from indepth interview, observation, and document review that support this research. Data analysis is done with triangulation concept (source, methods, theory). Informants in this research were 8 people, comes from structural officer, functional officer and patient family. Results: Results from this study is showing that implementation of organizing HPH is still not good. Even there are good supports and commitments, but there are still another factors that could affect it concepts such as lack of resources, lack of communication between stakeholders about HPH, and there is barrier attitudes about this concept. Expected the hospital have to realization their supports and commitments into their needs for implementing optimal HPH. Keywords : Health Promotion, Hospital, Policy
Efektivitas Pelatihan dengan Media Phantom dalam Meningkatkan Pengetahuan Perawatan Payudara dan Asi Ekslusif pada Ibu Hamil Nurrizka, Rahmah Hida; Wenny, Dwi Mutia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 3 (2020): JIKM Vol. 12, Edisi 3, Agustus 2020
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v12i3.83

Abstract

Latar Belakang: Dalam meningkatkan pemberian ASI pada bayi, Ibu menyusui membutuhkan bantuan dan informasi serta dukungan dalam perawatan payudara pada saat hamil untuk mempersiapkan pemberian ASI. Penelitian ini menganalisis sejauh mana pelatihan perawatan payudara dengan menggunakan media phantom memberikan efektivitas terhadap perubahan pengetahuan Ibu menyusui. Metode: Penelitian menggunakan desain stusi preeksperimental dengan rancangan one group pretest posttest. Penelitian dilakukan pada Ibu Hamil yang berkunjung di Puskesmas Pondok cabe Ilir. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan yang signifikan terhadap pengetahuan ibu setelah dilakukan pelatihan dengan media phantom (nilai sig < 0.05). Kesimpulan: Pelatihan dengan penggunaan media phantom Imenunjukkan efektivitas yang baik sebagai media pelatihan kepada ibu menyusui. Oleh sebab itu, pelatihan dengan media phantom perlu terus dilakukan agar pemberian ASI ekslusif dapat meningkat. Effectiveness of Training with Phantom Media as Treatment of Breastfeeding Success Abstract Background: Pregnant and nursing mothers need information on breast care to prepare for breastfeeding. This study analyzes the extent to which breast care training using phantom media provides effectiveness in changing the knowledge for pregnant mother. Methods: This study was pre-experimental design which one group pretest and posttest design. It conducted on pregnant women who visited the Pondok Cabe Ilir health center during September 2019. Data were analyzed using t dependent test. Result: The results showed a significant change in the mother's knowledge after training with phantom media (sig <0,05). Conclution: The training with phantom media showed good effectiveness as a training medium in pregnant women. Therefore, training with phantom media needs to be carried out so that exclusive breastfeeding runs well.
Studi Responsivitas Sistem Kesehatan dalam Pelayanan Tuberkulosis di Puskesmas Tangerang Selatan, Indonesia Rahim, Ulya Mutia; Ariyanti, Fajar; Nurrizka, Rahmah Hida; Wardani, Riastuti Kusuma
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2s (2025): Special Issue: The 3rd International Conference on Health Sciences 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i2s.3796

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia (969.000 kasus) terutama di Banten (23.343 kasus). Pada tahun 2023, Kota Tangerang Selatan ditemukan sebanyak 1.107 kasus. Sistem kesehatan yang responsif memiliki peran dalam mengelola penyakit tuberkulosis, seperti mengurangi penyebaran dan meningkatkan hasil pengobatan. Berdasarkan studi pendahuluan di lima puskesmas Kota Tangerang Selatan ditemukan bahwa waktu tunggu yang lama, fasilitas tempat duduk yang kurang memadai dan kurang meratanya pelayanan kunjungan rumah menjadi penyebab masalah responsif pada pelayanan tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran Responsiveness pada pelayanan tuberkulosis di puskesmas Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 96 pasien tuberkulosis di lima puskesmas di Kota Tangerang Selatan yang dipilih secara cluster random sampling dan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Pelayanan tuberkulosis di puskesmas Kota Tangerang Selatan sudah responsif seperti pasien merasa informasi dirahasiakan (92,7%), pasien dilibatkan dalam pengambilan keputusan (90,6%), pasien diberikan pilihan pengobatan (89,6%), petugas ramah (88,5%), komunikasi yang jelas (86,5%), diberikan dukungan tenaga kesehatan (81,3%), kualitas pelayanan bagus (76%) dan waktu tunggu yang cepat (51%). Pelayanan tuberkulosis menunjukan hasil yang responsif, namun waktu tunggu pasien masih menjadi masalah pelayanan tuberkulosis. Oleh karena itu, puskesmas perlu meningkatkan pelayanan yang lebih efisien dengan memperhatikan lama waktu tunggu.
ANALISIS FAKTOR PREDIKTOR MEROKOK PADA REMAJA DI KOTA DEPOK TAHUN 2019 ANALYSIS OF PREDICTORS OF SMOKING IN ADOLESCENTS IN DEPOK CITY IN 2019 Fitriani, Nur Laela; Nurrizka, Rahmah Hida
Journal of Religion and Public Health Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v2i2.28751

Abstract

Smoking is a public health concern because it leads to a variety of illnesses and even death. The number of smokers in Indonesia from year to year tends to increase. In addition, age started smoking in Indonesia is relatively young. The aims of the present study were to determine the prevalence of smoking action in adolescents of Depok. This study uses a quantitative method with a cross sectional study design with a sample of 415 students. Samples were taken at purposive and the sample size for each school is determined in proportion. The results of this study found that there are gender (p-value 0,001; OR=9,22; 95% CI=3,49-24,34), psychological reasons; want to try smoking (p-value 0,001; OR= 5,67; 95% CI= 2,23-14,38), affordability of access to cigarettes (p-value 0,001; OR= 45,15; 95% CI= 14,77-138,01), and the influence of cigarette advertising (p-value 0,001; OR= 18,59; 95% CI= 4,83-71,53). The best predictors of this study are affordability of access to cigarettes and the influence of cigarette advertising. Based on the results of research to protect adolescents, it is recommended to include the smoking hazard curriculum in counseling guidance lessons and optimize the smoke-free area regulations in the school environment by giving sanctions if the rules are violated.AbstrakMerokok merupakan masalah kesehatan masyarakat karena menyebabkan berbagai penyakit dan bahkan kematian. Jumlah perokok di Indonesia dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Selain itu, usia mulai merokok di Indonesia relatif masih muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi tindakan merokok pada remaja Depok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dengan sampel sebanyak 415 siswa. Sampel diambil secara purposive dan besar sampel untuk setiap sekolah ditentukan secara proporsional. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa ada jenis kelamin (p-value 0,001; OR=9,22; 95% CI=3,49-24,34), alasan psikologis; ingin mencoba merokok (p-value 0,001; OR= 5,67; CI 95%= 2,23-14,38), keterjangkauan akses terhadap rokok (p-value 0,001; OR= 45,15; CI 95%= 14,77-138.01), dan pengaruh iklan rokok (p-value 0,001; OR= 18,59; 95% CI= 4,83-71,53). Prediktor terbaik dari penelitian ini adalah keterjangkauan akses terhadap rokok dan pengaruh iklan rokok. Berdasarkan hasil penelitian untuk melindungi remaja, disarankan untuk memasukkan kurikulum bahaya merokok dalam pelajaran bimbingan konseling dan mengoptimalkan peraturan kawasan bebas rokok di lingkungan sekolah dengan memberikan sanksi jika peraturan dilanggar.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kecerdasan Emosional Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Tahun 2021 Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Natanel, Handro Steve; Pasiak, Taufiq Fredrik; Prabowo, Imam; Makkiyah, Feda Anisah; Nurrizka, Rahmah Hida
Journal of Religion and Public Health Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v4i1.28830

Abstract

Sleep quality may affect many important things in life. Medical students are one of the groups at risk of experiencing poor sleep quality, especially during the COVID-19 pandemic. Various stressors to medical students might cause poor sleep quality and affect emotional intelligence which is an important indicator of social functioning. The purpose of this study was to determine the relationship between sleep quality and emotional intelligence during the COVID-19 pandemic in medical students. This research is a cross-sectional study. Data collection was done by a simple random sampling technique with a total sample of 120 respondents. Data based on the characteristics of respondents, univariate analysis, and bivariate analysis using the Spearman correlation test. The instruments used are the Pittsburgh Sleep Quality Index and the Schutte Emotional Intelligence Scale. The results of the bivariate analysis showed a p-value of 0.000 < 0.05 (α) and a calculated r-value of 0.674. Therefore, it can be concluded that there is a strong relationship between sleep quality and emotional intelligence in medical students during the COVID-19 pandemic.Keywords: COVID-19 Pandemic, Emotional Intelligence, Medical Student, Sleep QualityAbstrak Tidur yang berkualitas dibutuhkan oleh makhluk hidup. Kualitas tidur yang terganggu dapat mempengaruhi kesehatan karena dapat mempengaruhi proses metabolik, kesehatan fisik, mental, kemampuan kognitif, dan kecerdasan emosional. Mahasiswa kedokteran merupakan salah satu kelompok yang berisiko mengalami kualitas tidur yang buruk, terutama di masa pandemi COVID-19. Berbagai stresor pada mahasiswa kedokteran dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk dan mempengaruhi kecerdasan emosional yang merupakan indikator penting dari fungsi sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kecerdasan emosional selama pandemi COVID-19 pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 120 responden. Data dianalisis berdasarkan karakteristik responden, analisis univariat, dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index dan Schutte Emotional Intelligence Scale. Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p-value 0,000 < 0,05 (α) dan nilai r hitung 0,674. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kualitas tidur dengan kecerdasan emosional pada mahasiswa kedokteran selama masa pandemi COVID-19.Kata kunci: Kualitas Tidur, Kecerdasan Emosional, Mahasiswa Kedokteran, Pandemi COVID-19