Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : CJPP

Hubungan antara Psychological Capital dengan Work Engagement pada Karyawan PT. X Pradini, Difina Aldiza; Nurwidawati, Desi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54212

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang berupaya meningkatan kualitas produk untuk menghadapi persaingan pasar. Oleh karena itu, PT. X memerlukan karyawan yang mampu terikat dengan pekerjaannya atau disebut dengan Work engagement. Work engagement memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan. Work engagement dipengaruhi oleh personal resources, salah satunya adalah psychological capital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan work engagement pada karyawan PT. X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 75 karyawan produksi divisi HS dengan minimal kerja 2 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala psikologis psychological capital dan skala work engagement. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), dimana hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara psychological capital dengan work engagement. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan sebesar 0,725. Hal ini menunjukkan psychological capital dan work engagement memiliki hubungan yang searah. Semakin tinggi psychological capital yang dimiliki karyawan, maka semakin tinggi work engagement pada karyawan.
Hubungan antara Persepsi terhadap Lingkungan Kerja dengan Kepuasan Kerja pada Karyawan PT X Pamungkas Turnip, Marcelliius Janu Ardian; Nurwidawati, Desi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54341

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena pentingnya kepuasan kerja bagi karyawan dalam sebuah perusahaan karena dapat berdampak pada kinerja pegawai. Lingkungan kerja menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja seseorang, oleh karena itu penting bagi perusahaan untuk memenuhi kepuasan kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap lingkungan kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan PT X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur korelasi antara persepsi terhadap lingkungan kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan PT X. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dengan 30 sebagai subjek tryout dan 70 untuk data penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara persepsi terhadap lingkungan kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan PT X dengan nilai koefisien korelasi 0,847. karyawan ketika memiliki persepsi yang baik terhadap lingkungan kerjanya akan meningkatkan kepuasan kerja pada karyawan, sebaliknya ketika karyawan memiliki persepsi yang rendah terhadap lingkungan kerjanya akan menurunkan tingkat kepuasan kerja pada karyawan tersebut.
Hubungan Antara Motivasi Konsumen Dengan Keputusan Pembelian Di Gerai Es Kirm X Adilah, Azzarin Valda; Nurwidawati, Desi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54344

Abstract

Maraknya pembelian produk di gerai es krim X di Indonesia mengharuskan produsen memahami faktor psikologis yang mengakibatkan pembelian produk meningkat, salah satunya yaitu faktor motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi konsumen terhadap keputusan pembelian di gerai es krim X. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah pelanggan gerai es krim X yang berjumlah 92 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala motivasi konsumen dan skala keputusan pembelian. Analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi pearson product moment. Hasil uji korelasi dengan menggunakan teknik analisis product moment menunjukkan bahwa nilai r sebesar 0,673 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000. Berdasarkan angka korelasi yang dihasilkan dari analisis statistik menggunakan software pengolah data menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi konsumen dengan keputusan pembelian. Hubungan korelasi antar variabel masuk dalam kategori kuat dengan arah yang positif yang berarti jika motivasi konsumen tinggi maka keputusan pembelian akan meningkat dan jika motivasi konsumen rendah maka keputusan pembelian akan menurun.
Hubungan Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. "X" Asya, Istighfar Fauza Maulina; Nurwidawati, Desi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54501

Abstract

Hubungan antara Persepsi Media Sosial dengan Keputusan Pembelian Pengunjung Kedai Semoga Sukses Asnawi, Fajar; Nurwidawati, Desi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54761

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi media sosial dengan keputusan pembelian pada pengunjung Kedai Semoga Sukses. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek pada penelitian ini sebanyak 109 partisipan yang mengunjungi Kedai Semoga Sukses dengan kriteria yang telah ditentukan. Partisipan merupakan orang yang mengunjungi Kedai Semoga Sukses, berumur 18-25 tahun, dan sedang memakai media sosial Instagram. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pearson Product Moment. Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,568 dan nilai signifikansi 0,01 (p<0,05). Nilai tersebut berarti terdapat hubungan yang cukup kuat dan signifikan antara variabel persepsi media sosial dan keputusan pembelian. Hasil yang diperoleh dari nilai signifikansi memberikan arti bahwa semakin tinggi persepsi media sosial maka semakin tinggi juga keputusan pembelian yang dilakukan oleh pengunjung kedai. Sebaliknya, semakin rendah persepsi media sosial oleh pengunjung kedai semoga sukses, maka akan semakin rendah juga keputusan pembelian yang dilakukan di kedai semoga sukses.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Stres Kerja Pada Karyawan Bagian Produksi PT. X Khodir, Abdul; Nurwidawati, Desi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.57766

Abstract

Persaingan dan tuntutan dari pekerjaan banyak menimbulkan tekanan-tekanan yang muncul dalam diri pekerja. Hal ini dapat menimbulkan terjadinya kecemasan hingga menimbulkan sesuatu yang merugikan seperti stres kerja. Stres kerja merupakan suatu keadaan dimana karyawan mengalami sebuah tekanan baik fisik maupun psikis yang sudah melebihi batasan tertentu. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi berkembangnya stres kerja adalah kecerdasan emosional. Peran kecerdasan emosional adalah sebagai jembatan pengelolaan stres yang terjadi pada karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kecerdasan emosional dengan stres kerja pada karyawan bagian produksi PT. X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksplanatif. Peneliti ingin mengetahui bagaimana hubungan antar variabel. Data kuantitatif didapatkan melalui pembagian kuesioner. Hasil penelitian ini dilakukan terhadap 292 karyawan bagian produksi PT.X yang kemudian diperoleh hasil penelitian menujukkan angka korelasi yang siknifikan (-0.635). Artinya kecerdasan emosional memiliki hubungan negatif yang tinggi terhadap stres kerja karyawan PT.X. Artinya apabila kecerdasan emosional yang dimiliki karyawan tinggi maka stres kerjanya rendah, sebaliknya apabila kecerdasan emosional yang dimiliki karyawan rendah maka stres kerja tinggi.
Gambaran Brand Image pada E-Commerce X Candra, Ricky; Nurwidawati, Desi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v11i1.62118

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet telah mengubah cara manusia melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk jual beli yang kini lebih mudah dan cepat melalui perangkat seluler. E-commerce, sebagai bagian penting dari kehidupan modern, memungkinkan transaksi jual beli barang dan jasa secara online, memudahkan akses dan transaksi tanpa batasan waktu dan tempat. Pertumbuhan e-commerce yang pesat menciptakan persaingan ketat, mendorong perusahaan untuk membangun citra merek yang kuat sebagai strategi utama untuk memenangkan persaingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan juga menjelaskan gambaran dari brand image di e-commerce X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek pada penelitian ini sebanyak 200 partisipan yang merupakan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang menggunakan e-commerce X dengan kriteria yang sudah ditentukan. Partisipan merupakan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang telah melakukan pemebelian secara berulang pada e-commerce X. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji T-test Student. Hasil analisis data menunjukan nilai signifiansi 0,058 (p<0,005). Hal tersebut membuktikan bahwa tidak adanya perbedaan signifikan antara subjek perempuan dan laki-laki terhadap brand image. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan jenis kelamin tidak memiliki pengaruh terhadap pemilihan e-commerce berdasarkan brand image e-commerce.