Claim Missing Document
Check
Articles

KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII SMP HAYATI KOTA DUMAI Fivi Yulianti; Mangatur Sinaga; Charlina
TANDA Vol 6 No 03 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i03.2758

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada teks prosedur karena bertujuan mengukur kemampuan siswa dalam menyusun instruksi berdasarkan pengalaman sehari-hari. Peneliti akan menjelaskan konsep teks prosedur secara rinci melalui demonstrasi praktik langsung di kelas, sehingga materi dapat diaplikasikan dalam kehidupan siswa. Jenis teks prosedur yang digunakan adalah teks prosedur protokol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Hayati dari Mei 2024 sampai April 2026. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Hayati Kota Dumai, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak populasi yaitu 50 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes, dalam hal ini responden akan menulis teks prosedur yang berbasis keterampilan, dengan tujuan untuk mengukur pencapaian anggota sampel. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan berupa tes menulis teks prosedur yang bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t satu sampel. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Hayati Kota Dumai, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan siswa telah mencapai kategori mampu dalam menulis teks prosedur. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata skor 77,86 yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal dan kemampuan siswa dalam menyusun teks prosedur dengan struktur yang tepat, penggunaan bahasa yang sesuai, serta langkah-langkah yang runtut dan jelas. Dengan demikian, kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Hayati Kota Dumai sudah terlaksana dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif.
PRAANGGAPAN DALAM FILM AGAK LAEN KARYA MUHADKLY ACHO Hanna Maria Manalu; Mangatur Sinaga; Charlina
TANDA Vol 6 No 03 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i03.2765

Abstract

Penelitian ini membahas praanggapan dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis praanggapan dan fungsi tuturan praanggapan yang terdapat dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data penelitian berupa tuturan antar tokoh dalam film Agak Laen yang mengandung praanggapan, sedangkan sumber data penelitian adalah film Agak Laen yang tayang pada tahun 2024 dengan durasi 119 menit. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan jenis praanggapan dalam film Agak Laen, yaitu praanggapan eksistensial, faktif, nonfaktif, leksikal, struktural, konterfaktual, implikatif, dan waktu/temporal. Jenis praanggapan yang paling dominan adalah praanggapan eksistensial dan struktural, sedangkan yang paling sedikit ditemukan ialah praanggapan implikatif dan konterfaktual. Selain itu, ditemukan pula empat fungsi tuturan praanggapan, yaitu fungsi asertif, direktif, komisif, dan ekspresif. Fungsi tuturan yang paling dominan adalah fungsi direktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan praanggapan dalam dialog film berperan penting dalam membangun komunikasi, menyampaikan makna tersirat, serta memperkuat unsur humor dan konteks sosial dalam film.
PENYAMPAIAN PESAN MELALUI KONOTASI POSITIF DALAM TRADISI LISAN BASIACUONG MASYARAKAT KAMPAR Raehan Kamil; Elmustian; Mangatur Sinaga
TANDA Vol 6 No 02 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i02.2798

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis makna konotasi postif serta makna yang ingin disampaikan dalam tradisi basiacuong masyarakat Kampar dalam bentuk petatah-petitih, ungkapan adat, dan dialog simbolik pada kegiatan adat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa tuturan basiacuong yang diperoleh melalui observasi, teknik rekam, dan wawancara Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 tuturan yang mengandung makna konotasi, terdiri atas 9 konotasi positif tinggi dan 6 konotasi positif rendah. Konotasi positif tinggi digunakan untuk menyampaikan penghormatan, kesepakatan, kebersamaan, dan penguatan keputusan adat. Sementara itu, konotasi positif rendah berfungsi menyampaikan kerendahan hati, kesantunan, kesiapan menerima keputusan, serta kejelasan maksud. Makna yang ingin disampaikan dalam tuturan basiacuong  meliputi ajakan bermusyawarah, penghormatan terhadap hierarki adat, penolakan secara halus, nasihat kehati-hatian, tanggung jawab, serta upaya menjaga keharmonisan hubungan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa konotasi dalam basiacuong  mencerminkan nilai budaya masyarakat Kampar.
Unsur Pembentuk dan Makna Idiomatik dalam Rubrik Daerah Surat Kabar Riau Pos: Elements that Form and Idiomatic Meaning in the Regional Column of the Riau Pos Newspaper Jelia Jelia; Hermandra Hermandra; Mangatur Sinaga
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 01 (2026): Artikel Riset Periode Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v6i01.8275

Abstract

This study aims to describe the elements that form idioms and their idiomatic meanings found in the regional section of the Riau Pos newspaper. The use of idioms in mass media, especially newspapers, plays an important role in enriching language style and conveying information more expressively. However, idioms can also cause misunderstandings because their meanings cannot be understood lexically. Therefore, a study of idiomatic meanings is important. This study uses a qualitative approach with a content analysis method. The data source is news texts from the regional section of the Riau Pos newspaper, published from February 10 to March 10, 2025, in the form of words, phrases, or expressions containing idioms. Data collection techniques involve documentation, reading, and recording, while data analysis includes data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study show that there are 34 idiom data classified into seven constituent elements, namely body parts, five senses, colors, natural objects, animals, plants, and numbers, and idioms are also found that are formed from a combination of two elements. Furthermore, the idiomatic meanings found are contextual and cannot be taken literally; they must be interpreted based on the context in which they are used within the sentence. These findings indicate that idioms in journalistic texts not only function as linguistic variation but also convey messages more effectively, engagingly, and communicatively to readers.
EKRANISASI NOVEL DIA ANGKASA KARYA NURWINA SARI YANG DISUTRADARAI ADHE DHARMASTRIYA Suci Ramadhani Putri; Mangatur Sinaga; Elmustian
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48927

Abstract

This study aims to describe the ecranization of the novel Dia Angkasa by Nurwina Sari into the web series Dia Angkasa directed by Adhe Dharmastriya, focusing on the aspects of plot, characters, and setting. The background of this research is driven by the popularity of the novel, which reached over 8 million readers on Wattpad, and its subsequent adaptation into a modern audiovisual format like a web series. This research uses a qualitative descriptive method with an ecranization theory approach by Pamusuk Eneste. Data were collected through reading, taking notes, and observing the web series episodes. The results showed significant changes in three aspects: reduction, addition, and varied changes. In the plot aspect, 32 reductions, 22 additions, and 15 varied changes were found. Regarding characters, there were 16 reductions, 7 additions, and 1 varied change. In the setting aspect, the study identified 12 reductions, 7 additions, and 3 varied changes. These transformations occur due to medium differences, duration constraints, and the director's creative interpretation to make the story more visually appealing and dramatic while maintaining the original essence of the literary work.
Co-Authors Adriansyah Adriansyah Afriliyani Safitri Aldha Naila Rahmadani Andiana Perizga Andita Puspita Mawaddah Ariyo Mardipep Atiqoh Rosari Amri Atno Firnando Auzar Auzar Auzar Auzar Awal Surya Ramadhan Muchtar Charlina Charlina Charlina Charlina Charlina Chaterina Mariati Gultom Cico Hesekiel Simanungkalit Dahnilsyah Dahnilsyah Daryani Daryani Devi Devi Devi Haryanti Oktavia Devi Haryanti Oktavia Devi Sri Rahmawati Devia Ramadani Dorlina Ida Marpaung Dudung Burhanudin Dwi Jonanda Putri Dzahira Tsania Elmustian Elmustian Elmustian Elmustian Ernita Wahyuni Evia Firnadia Fauzia Ramadaningsih Fitia Nugrah Wati Fitri Auliya Rahmi Fitri Utami Cahyanti Fivi Yulianti Hanna Maria Manalu Hasnah Faizah AR Hasnah Faizah AR Hasnil Azrina Hermandra Hermandra Hidayati Hidayati Intan Suri Intan Suri Jelia Jelia Juliana Simanjuntak Khairun Nisa Kusuma, Yanti Yandri Lena Nursantika Leonita Sampurna M Imam Arifandy M. Firdaus Maghfiratin Walni Maili Yusma Maya Defrilyana Mega Fajarina Melan Yulia Mella Rahmadani Michael Halomoan Nainggolan Michelle Tamana Monica Nova Yolanda Muhammad Badrul Tamam Nabila Nabila Nadia Rahmah Nadila Aulia Naja Suhratul Jana Nata Rezky Putra Nindya Pradana Nurhidayah Nora Anita Novita Dwi Prasticha Nuha Amatullah Yasa Nur Shaillawati Putri Marsya Awaliyah Raehan Kamil Refiza Amanda Rihan Naya Shabilla Rofifah Zakiyah Roma Fiorentina Rut Helmina Silitonga Ruth Grasela Gultom Ryan Alfariza Sasi Karana Septyanti, Elvrin Sestri Permata Bunda Silvia Permata Sari Silvia Permatasari Siti Nadia Siti Nurfatin Suci Ramadhani Putri Sukma Mentari Lubis Sutrisno Agi Syafrial Syafrial Syahnari Septiana Tia Srimulia Titi Yustia Siregar Tria Putri Mustika Uswatul Azizah Vicha Nurfiyanti Vitria Hartanti Wan Malinda Warozukni Warozukni Widya Pratisca Asiba Winda Wirda Safitri Yola Apriana Zulhafizh Zulhafizh