Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Potensi Pajak Daerah Atas Objek Wisata dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Malang Jawa Timur Loso Judijanto; Ahmad Junaidi
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v3i02.1176

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi potensi pajak daerah pada objek wisata di Malang, Jawa Timur, sebagai sarana untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei yang diberikan kepada 170 wisatawan yang mengunjungi berbagai objek wisata di Malang. Penelitian ini menguji hubungan antara kebijakan perpajakan, perilaku wisatawan, dan PAD dengan menggunakan analisis korelasi dan regresi. Temuan ini menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara kebijakan perpajakan dan PAD, yang mengindikasikan bahwa persepsi yang baik terhadap kebijakan perpajakan berhubungan dengan tingkat pendapatan daerah yang lebih tinggi. Selain itu, pengeluaran dan kedatangan wisatawan ditemukan sebagai prediktor yang signifikan terhadap PAD, yang menekankan pentingnya pariwisata secara ekonomi dalam mendorong pembangunan daerah. Namun, pola pengeluaran tidak menunjukkan dampak yang signifikan terhadap PAD. Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya strategi perpajakan yang efektif dalam meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata untuk pembangunan daerah yang berkelanjutan di Malang.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE AND ECONOMIC DEVELOPMENT: MAPPING OPPORTUNITIES FOR DEVELOPING COUNTRIES Adi Susanto; Ahmad Junaidi; Dwi Koerniawati; Iyad Abdallah Al- Shreifeen
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Vol. 1 No. 9 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE (INJOLE)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial Intelligence (AI) is considered a future driver for accelerating economic development in developing countries. This study aims to assess the impacts and challenges of AI integration in critical sectors and its implications for economic growth and social inclusion in developing countries. The research method used in this study is the literature review method. The results show that AI has been successfully applied in the agriculture, health, education, and finance sectors in developing countries, contributing significantly to improving efficiency, service quality, and access. However, the implementation is faced with a number of challenges such as a lack of digital infrastructure, a shortage of labor skilled in information technology and AI, and data and privacy regulatory challenges. Further research also shows that cooperation between the government, private sector, and international bodies is crucial in overcoming these obstacles.
Eksplorasi Peran Sistem Informasi Bisnis dan Komunikasi sebagai Enabler Inovasi SDM dalam Meningkatkan Employee Experience Moh. Muklis Sulaeman; Suherlan Suherlan; Ahmad Junaidi
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran sistem informasi bisnis (SIB) dan komunikasi internal sebagai enabler dalam mendorong inovasi sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan employee experience dalam konteks transformasi digital organisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode tinjauan pustaka, data dikumpulkan dari 50 artikel ilmiah dan sumber kredibel yang diterbitkan antara tahun 1973 hingga 2025, yang kemudian diseleksi secara ketat hingga diperoleh 35 artikel yang paling relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap literatur yang membahas integrasi sistem informasi SDM, strategi komunikasi organisasi, dan pengalaman kerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi bisnis, ketika dipadukan dengan komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan kontekstual, berkontribusi signifikan terhadap pembentukan inovasi SDM yang partisipatif dan berbasis data. Integrasi keduanya memungkinkan organisasi membangun ekosistem kerja yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada keterlibatan karyawan secara menyeluruh. Penelitian ini memperkuat teori Diffusion of Innovation, Socio-Technical Systems, dan Employee Experience Framework, serta memberikan implikasi praktis bagi perancangan strategi manajemen SDM digital yang lebih humanistik dan berkelanjutan.
Analisis Peran Strategis Human Capital Agility dan Digital Readiness dalam Mengoptimalkan Kinerja Tim Virtual pada Dinamika Lingkungan Kerja Hibrida Berbasis Teknologi Adaptif Sutrisno Sutrisno; Abu Muna Almaududi Ausat; Ahmad Junaidi
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Human Capital Agility dan Digital Readiness dalam mengoptimalkan kinerja tim virtual pada dinamika lingkungan kerja hibrida berbasis teknologi adaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh dari berbagai sumber akademik dan website kredibel pada periode 1964–2025. Dari total 50 artikel yang diidentifikasi melalui Google Scholar dan situs lembaga riset internasional seperti McKinsey, sebanyak 37 artikel terpilih setelah melalui proses seleksi ketat berdasarkan relevansi dan kualitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa Human Capital Agility berperan penting dalam meningkatkan kemampuan adaptif, fleksibilitas, dan inovasi individu terhadap perubahan teknologi dan sistem kerja hibrida, sedangkan Digital Readiness menentukan kesiapan karyawan dalam mengoperasikan teknologi kolaboratif secara efektif. Sinergi antara kedua faktor ini terbukti mendukung peningkatan produktivitas, efektivitas komunikasi, serta inovasi tim virtual dalam menghadapi kompleksitas kerja modern. Penelitian ini juga memperkuat teori Dynamic Capabilities dan Resource-Based View yang menegaskan bahwa kelincahan SDM dan kesiapan digital merupakan sumber daya strategis bagi keunggulan kompetitif organisasi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan manajemen sumber daya manusia digital dan menjadi dasar praktis bagi organisasi dalam merancang strategi peningkatan kompetensi SDM di era kerja hibrida berbasis teknologi adaptif.
Technopreneurship dalam Perspektif Pendidikan Kewirausahaan dan Pengembangan SDM Unggul Ahmad Junaidi; Muhamad Yusuf; Samsudin; Elfa Setiawan; Imam Susanto; Sunarmin
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5649

Abstract

This study aims to analyze the role of technopreneurship from the perspectives of entrepreneurship education and the development of high-quality human resources (HR) in the digital era. The study employed a qualitative approach using a literature review method through descriptive analysis of relevant scientific articles. Data were obtained from Google Scholar and other credible sources published between 1964 and 2026. Of the 50 identified articles, 39 were selected through inclusion and exclusion criteria and used as the basis for analysis. The data analysis technique applied was descriptive qualitative analysis by organizing, categorizing, and systematically interpreting the findings. The results indicate that technopreneurship plays a strategic role in encouraging innovation, improving business efficiency, and expanding economic access, particularly in the MSME sector. Technology-based entrepreneurship education has proven to be an important factor in developing adaptive and innovative technopreneur competencies. Case studies of Gojek, Tokopedia, and Shopee demonstrate that the utilization of digital technology can create significant economic and social value. However, the development of technopreneurship still faces challenges, including low digital literacy, limited infrastructure, and gaps between education and industry needs. This study emphasizes the importance of strengthening curricula, developing innovation ecosystems, and improving HR capacity as strategic steps to support the sustainability of technopreneurship
Strategi Talent Management Berbasis Digital dalam Meningkatkan Retensi dan Loyalitas Karyawan Generasi Milenial dan Gen Z Riko Mersandro Permana; Hizbul Khootimah Azzaakiyyah; Ahmad Junaidi
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5655

Abstract

This study aims to analyze the role of digital talent management strategies in improving employee retention and loyalty among Millennials and Generation Z employees. The research method employed a qualitative approach with a literature review design and descriptive analysis. Data were obtained from 41 selected scientific articles sourced from Google Scholar with publication years ranging from 1964–2026, which were selected from an initial 50 articles based on relevance and scientific quality. The data analysis techniques included theme categorization, interpretation, and synthesis. The findings indicate that the implementation of digital talent management through data-based HR systems, digital learning platforms, and employee engagement systems can enhance employees’ attachment to the organization. Case studies from global and national companies such as Google and Tokopedia strengthen the finding that digitalization contributes to increasing employee retention and loyalty, especially among younger generations. The success of implementation is strongly influenced by organizational readiness in integrating technology with a human-centered approach. This study is limited by its reliance on literature review without direct primary data and its greater focus on large companies and the technology sector, so the generalization of findings should be interpreted cautiously. Future research is recommended to apply mixed methods approaches, expand studies to SMEs and non-technology organizations, and develop more integrated AI-based digital talent management systems.