Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Usefulness, Responsiveness, Dan Ease Of Use Chatbot Terhadap Trust In Seller Serta Dampaknya Terhadap Brand Preference Dan Repurchase Intention Pada Pengguna E-Commerce Tusa’diyah, Juni Nur Halimah; Atmaja, Dodi Ria
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13343

Abstract

Pesatnya penggunaan chatbot dalam layanan pelanggan e-commerce mendorong perlunya pemahaman mengenai peran chatbot dalam membentuk trust in seller serta dampaknya terhadap brand preference dan repurchase intention. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usefulness, responsiveness, dan ease of use chatbot terhadap trust in seller, serta dampaknya terhadap brand preference dan repurchase intention pada pengguna e-commerce. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan jumlah responden sebanyak 180 orang yang pernah menggunakan chatbot saat berbelanja online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usefulness, responsiveness, dan ease of use berpengaruh signifikan terhadap trust in seller. Selanjutnya, trust in seller terbukti berpengaruh signifikan terhadap brand preference dan repurchase intention. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan kepada pelaku e-commerce untuk meningkatkan kualitas layanan chatbot guna membangun kepercayaan pelanggan dan mendorong niat pembelian ulang. Disarankan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan fitur chatbot yang interaktif, mudah digunakan, dan responsif terhadap kebutuhan konsumen.
Pengaruh Usefulness, Responsiveness, Dan Ease Of Use Chatbot Terhadap Trust In Seller Serta Dampaknya Terhadap Brand Preference Dan Repurchase Intention Pada Pengguna E-Commerce Tusa’diyah, Juni Nur Halimah; Atmaja, Dodi Ria
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13343

Abstract

Pesatnya penggunaan chatbot dalam layanan pelanggan e-commerce mendorong perlunya pemahaman mengenai peran chatbot dalam membentuk trust in seller serta dampaknya terhadap brand preference dan repurchase intention. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usefulness, responsiveness, dan ease of use chatbot terhadap trust in seller, serta dampaknya terhadap brand preference dan repurchase intention pada pengguna e-commerce. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan jumlah responden sebanyak 180 orang yang pernah menggunakan chatbot saat berbelanja online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usefulness, responsiveness, dan ease of use berpengaruh signifikan terhadap trust in seller. Selanjutnya, trust in seller terbukti berpengaruh signifikan terhadap brand preference dan repurchase intention. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan kepada pelaku e-commerce untuk meningkatkan kualitas layanan chatbot guna membangun kepercayaan pelanggan dan mendorong niat pembelian ulang. Disarankan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan fitur chatbot yang interaktif, mudah digunakan, dan responsif terhadap kebutuhan konsumen.
The Influence of Exploitative Leadership on Employees' Taking Charge Behavior: The Mediating Role of Organizational Identification and Moderating Role of Traditionality Saputra, Lazuardi Linus; Atmaja, Dodi Ria; Sofyan, Joel Faruk; Pawenary, Pawenary
MES Management Journal Vol. 4 No. 3 (2025): MES Management Journal 
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mesman.v5i1.1084

Abstract

Jakarta's hospitality industry faces serious challenges in leadership practices that potentially undermine employees' proactive behavior amid post-pandemic operational pressures. This study aims to analyze the influence of exploitative leadership on taking charge behavior, the mediating role of organizational identification, and the moderating role of traditionality in that relationship. This quantitative research surveyed 150 employees from star-rated hotels in Jakarta through purposive sampling. Data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Results show that exploitative leadership has a significant negative effect on both taking charge behavior and organizational identification. Organizational identification strongly and positively influences taking charge behavior and partially mediates the relationship between exploitative leadership and taking charge behavior. Traditionality moderates the relationship by weakening the negative impact of exploitative leadership on organizational identification. The study recommends hotel management to prioritize building organizational identification through systematic employee engagement programs, strengthening accountable leadership systems, and developing a work environment that supports psychological safety and employee well-being. The research contributes by confirming the central role of organizational identification as a key psychological mechanism linking exploitative leadership with employees' proactive behavior in the Indonesian cultural context.