Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINDAKAN PERSONAL HYGIENE IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS BILALANG KOTA KOTAMOBAGU Mokodompit, Amanda; Ismanto, Amatus Yudi; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9947

Abstract

Abstract : Diarrheal disease is still a public health problem in this development country such as Indonesia, because moritility anda mobidility are still high. Diarrhea is the second cause among toddler after pneumonia. Low coverage o personnel hygiene and enviromental sanitation oten a risk factor for the occurene of diarrhea’s outbreaks. National data issued by the health department of Indonesia said that every year thera are 100.000 children died o diarrhea. The aim is to determine the relationship ith the mother’s personnel hygiene measures the incidence of diarrhea in infants at health center working area Bilalang Kota Kotamobagu. Research design is cross sectional. Population is all of toddler are experiencing of diarrhea at health center working area Bilalang. Sample o Research are 42 respondents. Research’s Result are statical test chi square test at the signiacance level at 95% (α 0,05), indicating that there is a relationship between maternal personnel hygiene measures ith the incidence of diarrhea on toddler ith p value = 0,001 < 0,05. Conclusion o this research is realtionship beteen maternal personnel hygiene actions with diarrhea o p value < α = 0,05.Keywords : Keywords:Diarrhea, Personnel Hygiene, ToddlerAbstrak : Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Negara berkembang sepeti Indonesia, karena mortilitas dan morbiditas yang masih tinggi. Diare adalah penyebab kematian yang kedua pada anak balita setelah pneumonia. Rendahnya cakupan personal hygiene dan sanitasi lingkungan sering sekali menjadi faktor resiko terjadinya KLB diare. Data nasional yang dikeluarkan Departemen Kesehatan Repulbik Indonesia menyebutkan setiap tahunnya di Indonesia 100.000 balita meninggal dunia karena diare. Tujuan untuk mengetahui hubungan tindakan personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita di puskesmas bilalang kota kotamobagu. Desain Penelitian Cross Sectional. Populasi adalah semua balita yang mengalami diare di puskesmas bilalang. Sampel penelitian adalah 42 responden. Hasil Penelitian uji statistik uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05), menunjukkan bahwa ada hubungan antara tindakan personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita dengan nilai p value = 0,001 < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara tindakan personal hygiene ibu dengan kejadian diare dengan nilai p value < α=0,05.Kata Kunci: Diare, Personal Hygiene, Balita
HUBUNGAN DISMENORE DENGAN GANGGUAN SIKLUS HAID PADA REMAJA DI SMA N 1 MANADO Juliana, Indah; Rompas, Sefti; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22895

Abstract

Abstract: Teenagers is the transition period, which characterized by the changes of eitherphysical, psychie, and biological which we call it as puberty. Puberty in teenage girl markedby menstruation, the first year of first menstruation or menarche is time where oftendisruption happened. The Purpose of this research is to know the relationship between thedysmeorrhea with the disturbance of menstrual cycle of the teenage girls in SMA N 1Manado. This research methodology is using the observational design with the CrossSectional approach. The population of this research were 1.103 female students, and thedetermination technique is using Slovin formula. The research sample were 92 people whomet the inclusion criteria. The research instrument are using observation sheet regarding theintensity of pain and menstrual cycle experienced by the respondents. The result of statisticaltest using the Chi Square with the confidence level of 95% (α=0.05) with the value p = 0.023,which means p< α= 0.05. The conclusion is, the result of this research showing a significantrelation between dysmenorrheal and menstrual cycle disorders in teenage girls in SMA N 1Manado.Keywords : Dysmenorrhea, Mesntrual Cycle, Teenager.Abstrak: Remaja merupakan masa transisi, yang ditandai dengan perubahan baik fisik,psikis, maupun biologis yang kerap disebut pubertas. Pubertas pada remaja putri ditandaidengan menstruasi, tahun-tahun pertama sejak menstruasi pertama kali atau menarchemerupakan masa-masa sering terjadinya gangguan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan antara dismenore dengan gangguan siklus haid pada remaja di SMA N 1 Manado.Penelitian ini merupakan Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yaitu crosssectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 1.103 siswa perempuan, teknik penentuansample menggunakan rumus slovin, didapati sampel sebanyak 92 orang yang memenuhikriteria inklusi. Instrument penelitian ini menggunakan lembar observasi mengenai intenitasnyeri dan siklus haid yang dialami responden. Hasil uji statistic menggunakan uji Chi Squaredengan tingkat kepercayaan 95% ( α ≤ 0.05), di dapati nilai p= 0.023, yang berarti p< α=0.05.Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan adanya, hubungan yang signifikan antaradismenore dengan gangguan siklus haid pada remaja di SMA N 1 Manado.Kata Kunci : Dismenore, Siklus Haid, Remaja.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK GMIM SOLAFIDE KELURAHAN UNER KECAMATAN KAWANGKOAN INDUK KABUPATEN MINAHASA Kasenda, Mariani Gabriela; Sarimin, Sisfiani; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6744

Abstract

Abstract : Preschoolers are between 3 to 6 years old, preschool age is a important period for shape of quality resources. In this era the children are also undergoing of rapid motoric development include the development of skills. Nutritional status is one of the factors will influence children developing puppose.. Purpose of this research to know the relationship nutritional status with fine motor development of children preschooler at kindergarten GMIM Solafide The Village of Uner Sub District Kawangkoan Induk Regency of Minahasa. Quantitative method with cross sectional. The sample used total sampling method, with total 42 reppondents. nutrition status used anthropometric measurements based of age, whereas grader of fine motor development using sheet of observation Denver II. the data of research processed with computer program, it using Chi Square test at a significance level of 95% (=0.05). The results show are relationship with nutrition status and fine motor development of preschoolers. Statistic test chi-sqare with result p = 0.004. Conclusion of this research is nutritionl status of good influenced children fine motor development, so children can achieve fine motor development according he/she age. Suggestion through of this research are observe of nutritional status and fine motor development of child. Keywords: Preschooler, Nutrition Status, Fine Motor Development Abstrak : Anak usia prasekolah yaitu antara 3 sampai 6 tahun dimana masa usia prasekolah merupakan masa kritis dalam pembentukan sumber daya yang berkualitas. Pada masa ini anak juga sedang mengalami perkembangan motorik yang pesat termasuk perkembangan motorik halus. Status gizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik halus pada anak. Tujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK GMIM Solafide Kelurahan Uner Kecamatan Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa. Metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah 42 responden. Penilaian status gizi menggunakan pengukuran antropometri berat badan berdasarkan umur, sedangkan penilaian perkembangan motorik halus menggunakan lembar observasi Denver II. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan program komputer menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (=0,05). Hasil menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah. Uji statistik chi-squre didapatkan hasil p=0.004. Kesimpulan status gizi yang baik mempengaruhi perkembangan motorik halus anak,sehingga anak dapat mencapai perkembangan motorik halus yang optimal sesuai usianya. Saran melalui penelitian ini pemantauan status gizi dan perkembangan motorik halus anak dapat dilakukakan. Kata kunci : Anak Usia Prasekolah, Status Gizi, Perkembangan Motorik Halus
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA REMAJA DI DESA TOMBASIAN ATAS KECAMATAN KAWANGKOAN BARAT Lumantow, Indriani; Rompas, Sefty; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.11905

Abstract

Abstract : Blood pleasure is the pressure of blood flow in the arteries. Lifestyle effects blood pressure is a sleep disorder. Factors that poor sleep quality is habit that short sleep duration is associated with changes in blood pressure, especially in adolescents. The purpose of this research study was to determine the relationship of sleep quality with the blood pressure in adolescents. Design research is an analytic observational with cross sectional, where the data collection independent and dependent variables is done jointly. Population in this study were all teenagers totaling of 80 people with the age category 13-18 years. Sampling technique using saturation sampling/total sampling. Results of statistical is chi square test with a significance level of 95 % (α = 0,05) presented in a 3x2 table values abtained p = 0,000 is smaller than α (0,05) with Ho rejected and Ha accepted. Conclusions in this research that there is a relationship with the sleep quality of blood pressure in adolescents. Suggestions research is expected to provide a reference for the development and study of science education in adolescents. Keywords : Sleep Quality, Blood Pressure Abstrak : Tekanan darah adalah tekanan dari aliran darah dalam pembuluh nadi (arteri). Gaya hidup yang mempengaruhi tekanan darah, yaitu gangguan tidur. Faktor kualitas tidur yang buruk yaitu kebiasaan durasi tidur yang pendek dihubungkan dengan perubahan tekanan darah terutama pada kalangan remaja. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dimana pengumpulan data variabel independen dan dependen dilakukan secara bersama-sama. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yaitu 80 orang dengan kategori usia 13-18 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh/total sampling. Hasil uji statistik Chi-Square test dengan tingkat kemaknaan 95 % (α = 0,05) disajikan dalam tabel 3x2 diperoleh nilai p = 0,000 yakni lebih kecil dibandingkan α (0,05) dengan Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada remaja. Saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi bagi perkembangan dan kajian ilmu pendidikan pada remaja. Kata kunci : Kualitas Tidur, Tekanan Darah
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Angkow, Julia; Robot, Fredna; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5277

Abstract

Abstract: Gastritis is an inflammatory process in the mucosa and sub mucosa of the stomach that may occur in acute or chronic. Approximately 1.8 to 2.1 millions of people worldwide suffer from gastritis each year. Among the highest in Canada 35% and the lowest 22% in the UK. Purpose, to determine the Factors associated with the incidence of gastritis in Puskesmas Bahu Manado. This study methods was a descriptive analytical using cross-sectional. The study was conducted starting in june-july 2014 with sample of 77. Results of statistical tests on the regularity of eating with the incidence of gastritis obtained value ρ = 0.004 <α = 0.05. Results of statistical tests on the incidence of smoking with gastritis ρ = 0.013 obtained value <α = 0.05. Results of statistical tests on the use of OAINS with incidence of gastritis obtained value ρ = 0.013 <α = 0.05. Results of statistical tests on the incidence of alcohol with incidence of gastritis obtained value ρ = 0.043 <α = 0.05. Results of statistical tests on coffee with incidence of gastritis obtained value ρ = 0.035 <α = 0.05. In conclusion, the factors that have a relationship with the incidence of gastritis are diet, smoking, alcohol and coffee while the factors that do not have a relationship with the incidence of gastritis is the use of OAINS. Keywords: Gastritis, diet, smoking, use of OAINS, alcohol, coffee, Abstrak: Gastritis adalah proses inflamasi pada mukosa dan submukosa lambung dapat terjadi secara akut atau kronis. sekitar 1,8-2,1 juta jumlah penduduk dunia menderita gastritis tiap tahun. Diantaranya yang tertinggi di Kanada 35% dan terendah di Inggris 22%. Tujuan Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis di wilayah kerja Puskesmas Bahu Kota Manado. Metode Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan cross sectional study. Penelitian dilakukan mulai bulan juni-juli 2014. Dengan jumlah sampel 77. Hasil uji statistic tentang keteraturan makan dengan kejadian gastritis diperoleh nilai ρ = 0,004 < α = 0,05. Hasil uji statistic tentang merokok dengan kejadian gastritis diperoleh nilai ρ = 0,013 < α = 0,05. Hasil uji statistic tentang penggunaan OAINS dengan kejadian gastritis memperoleh nilai ρ = 0,013 < α = 0,05. Hasil uji statistic tentang alkohol dengan kejadian gastritis memperoleh nilai ρ = 0,043 < α = 0,05. Hasil uji statistic tentang kopi dengan kejadian gastritis diperoleh nilai ρ = 0,035 < α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian faktorfaktor yang memiliki hubungan dengan kejadian gastritis adalah pola makan, merokok, alkohol dan kopi sedangkan faktor yang tidak memiliki hubungan dengan kejadian gastritis adalah penggunaan OAINS. Kata kunci: Gastritis, Pola Makan, Merokok, Penggunaan OAINS, Alkohol, Kopi
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE-2 DI POLI INTERNA BLU.RSUP. PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Sumangkut, Sartika; Supit, Wenny; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2235

Abstract

Abstract : Diabetes mellitus is a Degenerative’s disease which really has been associated with Diet. Diet is an overview of the various, amount and composition of foodstuff to someone who eaten everyday.  Lifestyle city with diet high lipid, salt, sugar and often presents the party, cause the peoples inclined to eat the food more and result in many disease included Diabetes mellitus. WHO prediction increased total sufferer DM type 2 in Indonesia from 8,4 million on 2000 up to  possibly 21,3 million on 2030. The purpose of this research is to know about the relationship on diet with Diabetes Melitus type-2 in the clinic interna. BLU. Hospital. PROF. DR. R. D. Kandou Manado. This research is a descriptive analytic with cross sectional design (study cut latitude). The sampling method used to purposive sampling, The research method used in this study is cross sectional. Sample were taken based on purposive sampling that consist of 80 respondents. Research instruments used to quistionnaires study consisted of 15 questions. The answers of questions which there are in kuisioner, the data that already collected is being analized using the Chi-square test and counted by SPSS program. The result of this research which is gain the trusted level of 95% show value p=0,000. This p-value is smaller than α = 0,05. The conclusion of this research is showed that a significant relationship on diet with Diabetes Melitus type-2 in the policlinic of Prof. Dr. R. D. Kandou Manado hospital. Suggestion for the medicals and nutritionist must keep give information about diet better to Diabetes mellitus patients in the clinic interna. BLU. Hospital. PROF. DR. R. D. Kandou Manado. Keywords : diet, diabetes mellitusAbstrak : Penyakit Diabetes Melitus merupakan penyakit degeneratif  yang sangat terkait  pola makan. Pola makan merupakan gambaran mengenai macam-macam, jumlah dan komposisi bahan makanan yang dimakan tiap hari oleh seseorang. Gaya hidup di perkotaan dengan pola diet yang tinggi lemak, garam, dan gula, keseringan menghadiri resepsi/pesta, mengakibatkan masyarakat cenderung mengkonsumsi makanan secara berlebihan mengakibatkan berbagai penyakit termasuk DM. WHO memprediksi kenaikan jumlah penyandang DM di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian diabetes mellitus tipe-2 di Poliklinik Interna BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional (potong lintang). Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan purposive sampling yaitu sebanyak 80 orang. Instrument penelitian yang digunakan berupa kuisioner penelitian yang terdiri dari 15 pertanyaan. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuisioner, data yang didapatkan dianalisa dengan menggunakan uji chi-square dan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian yang didapat pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p=0,000. Nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan pola makan dengan kejadian diabetes mellitus tipe-2 di Poliklinik Interna BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran peran penting dari tenaga medis dan para medis serta ahli gizi untuk terus memberikan informasi kepada pasien Diabetes mellitus yang berobat di Poliklinik Interna BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, sehingga dapat mengatur pola makan dengan baik. Kata kunci : pola makan, diabetes mellitus
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KLIEN GOUT ARTHRITIS DI PUSKESMAS TAHUNA TIMUR KABUPATEN SANGIHE Kurniawati, Eni; Kaawoan, Adeleida; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5210

Abstract

Abstract: Gout Arthritis is a type of rheumatic diseases associated with impaired acid kinetic namely hyperuricemia. Hyperuricemia is a uric acid levels in the blood above normal, according to data from the District Health Center East Tahuna. Regency of Sangihe mentioned in the period January 2014 to March 2014 there were 143 patients with Gout Arthritis. The purpose of this study was to determine the effect of health education on knowledge and attitude of Gout Arthritis clients in health center East Tahuna. The research method used was a pre-experimental design with "One group Pre test post test design" in one group, the population in this study were all patients of Gout Arthritis who visit the Health Center East TahunaSangihe regency, with a samples 45 persons. The measuring instrument used was a questionnaire, the data obtained were processed using the Wilcoxon Sign Rank Test with a significance level (α) = 0.05. The results showed there is an effect of health education on knowledge and attitude of Gout Arthritis clientsin the health center East Tahuna, based on Wilcoxon statistical test obtained  = 0.000, which meant  was smaller than α (0.05). The conclusion of this research there was a effect of health education on knowledge and attitude of Gout Arthritis client’s in health center East Tahuna, Regency of Sangihe. Keyword: Health education, Knowledge, attitude, Gout Arthritis Client Abstrak: Gout Arthritis merupakan jenis penyakit reumatik berhubungan dengan gangguan kinetik asam yaitu hiperurisemia. Hiperurisemia adalah peningkatan kadar asam urat dalam darah diatas normal, Berdasarkan data dari Puskesmas Tahuna Timur Kab. Sangihe menyebutkan dalam kurun waktu Januari 2014 sampai dengan Maret 2014 terdapat sebanyak 143 pasien penderita Gout Arthritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap klien Gout Arthritis di Puskesmas Tahuna Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-eksperimen dengan desain “One group pre-post test design” dalam satu kelompok, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien penderita Gout Arthritis yang berkunjung di Puskesmas Tahuna Timur Kab Sangihe, dengan jumlah sampel 45 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner, data yang diperoleh diolah dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat kemaknaan (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap klien Gout Arthritis di Puskesmas Tahuna Timur, dimana berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai = 0.000, yang berarti nilai  lebih kecil dari α (0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap klien Gout Arthritis di Puskesmas Tahuna Timur Kab. Sangihe. Kata Kunci : Penyuluhan kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Klien Gout Arthritis
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN JAJANAN DENGAN DIARE PADA ANAK DI SDN 3 GOGAGOMAN KECAMATAN KOTAMOBAGU BARAT KOTA KOTAMOBAGU Gultom, Maria M.K; Onibala, Franly; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.18775

Abstract

day accompanied by changes in fecal consistency with or without mucus or blood. To be able to avoid the diarrhea is required consumption of healthy snacks. Diarrhea is still one of the world's greatest health problems, especially for developing countries because of the high morbidity and mortality rate. The purpose of this research is to know the relationship of consumption of snack food with diarrhea on children school in SDN 3 Gogagoman. Design The research is using observational analytic research, using Cross Sectional approach. The sample is 37 respondents taken by using simple random sampling technique. Data collected from respondents by using questionnaire sheet of food consumption of snack and diarrhea. Then presented in table 2x2 with help of program of SPSS (Statistic Program for Social Science) use Chi Square test at significance level 95% α = 0,009. The results showed the relationship between the consumption of snack foods with diarrhea in children in SDN 3 Gogagoman. Keywords: Consumption of snack foods, diarrhea, children school Abstrak: Diare ditandai dengan meningkatnya frekuensi Buang Air Besar (BAB) > 3 kali sehari yang disertai perubahan konsistensi tinja dengan atau tanpa lendir atau darah. Untuk dapat terhindar dari diare diperlukan konsumsi makanan jajanan yang sehat. Diare sampai dengan saat ini masih termasuk masalah kesehatan terbesar dunia apalagi bagi negara-negara berkembang karena angka kesakitan dan kematian yang masih tinggi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan jajanan dengan diare pada anak di SDN 3 Gogagoman. Desain Penelitian yaitu menggunakan penelitian observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel sebanyak 37 responden yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner konsumsi makanan jajanan dan diare. Kemudian disajikan dalam tabel 2x2 dengan bantuan program SPSS (Statistic Program for Social Science) menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% α=0,009. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara konsumsi makanan jajanan dengan diare pada anak di SDN 3 Gogagoman. Kata Kunci: Konsumsi makanan jajanan, diare, anak usia sekolah
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI KELAS V DAN VI DI SD GMIM TUMALUNTUNG MINAHASA SELATAN Oping, Delvi Novita; Ismanto, Amatus Yudi; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5268

Abstract

Abstract: Adolescent growth and development is the transition phase from childhood to adulthood, where they will try to adjust to his role as a child to adulthood, Menarche is the first menstruation occurs at puberty a woman. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge about child development with menarche preparedness. The method used in this study was a quantitative cross-sectional study design with a student population totaling 57 girls and samples used in this study is the overall object under study or the entire population of the total sampling method. This research uses the chi-square test with alpha 0.05 level. The Results studies showed no association between knowledge about child development with menarche preparedness. Conclusion it can be stated that there is a relationship between knowledge of growth and development with menarche readiness in elementary GMIM Tumaluntung. Suggestions for this study can be used as input and information to increase knowledge. Keywords : Knowledge, growth and development, menarche Readiness Abstrak: Tumbuh kembang anak remaja merupakan masa pada fase transisi dari kanak-kanak menuju dewasa, dimana mereka akan berusaha menyesuaikan perannya sebagai anak yang akan menuju dewasa, Menarche merupakan menstruasi yang pertama terjadi pada masa pubertas seorang wanita. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang tumbuh kembang anak dengan kesiapan menghadapi menarche. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional Populasi siswi berjumlah 57 siswi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah keseluruhan objek yang diteliti atau seluruh populasi yaitu metode total sampling. Penelitian ini menggunakan uji chi square dengan alpha 0.05. Hasil Penilitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan tentang tumbuh kembang anak dengan kesiapan menghadapi menarche. Kesimpulan maka dapat dinyatakan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tumbuh kembang dengan kesiapan menarche di SD GMIM Tumaluntung. Saran agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan informasi untuk menambah pengetahuan. Kata Kunci : Pengetahuan, Tumbuh kembang, Kesiapan Menarche
HUBUNGAN SIKAP DAN PERILAKU REMAJA PUTRI DENGAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI SMA N 3 TAHUNA BARAT KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Gampu, Hendrika Tri Hutami; Onibala, Franly; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19488

Abstract

Abstact : Adolescence is a peroid of transition from childhood to adulthood. Teenagers are thestarting point of the reproduction process, so it is possible to experience a vaginal discharge.Vaginal discharge (Flour Albus) is white or grayish vaginal fluid which is patched on the vaginawall andcan also be yellowish, yellow-green, foul smelling and frothy. The purpose of this studywas to determined the relationship of attitude and behavior with preventions of vaginal dischargeat SMA N 3 Tahuna Barat Sangihe Islands Regency. Methods of this study used cross sectionalanalytical descriptive approach. The sampling technique used total sampling with 42 sampels.the result of the study was analyzed by using Chi Square tets with Ci = 95% and α = 0,05. Theresult of statistical tets showed that there is a relationship between attitude with preventions ofvaginal discharge (p = 0,031) and there is a relationship between behavior with preventions ofvaginal discharge (p = 0,008). Conculasion that there is a relationship between attitude andbehavior adolescent girls with preventions of vaginal discharge at SMA N 3 Tahuna BaratRegency of Islands Sangihe.Keywords : Attitude , Behavior , Flour AlbusAbstrak: Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Remajamerupakan titik awal terjadinya proses reproduksi sehingga tidak menutup kemungkinan untukmengalami keputihan. Keputihan adalah cairan vagina yang berwarna putih atau keabu-abuanyang melekat pada dinding vagina dan dapat juga berwarna kekuning-kuningan, kuning-hijau,berbau tidak enak dan berbusa. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan sikap dan perilakuremaja putri dengan pencegahan keputihan di SMA N 3 Tahuna Barat Kabupaten KepulauanSangihe. Disain Penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectionalTeknik Pengambilan Sampel menggunakan total sempel dengan jumlah sampel sebanyak 42orang. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan Cl = 95% dan α = 0,05.Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan antara sikap dengan pencegahankeputihan (p = 0,031) dan terdapat hubungan antara perilaku dengan pencegahan keputihan (p =0,008). Simpulan terdapat hubungan antara sikap dan perilaku remaja putri dengan pencegahankeputihan di SMA N 3 Tahuna Barat Kabupaten Kepulauan Sangihe.Kata Kunci : Sikap , Perilaku , Keputihan
Co-Authors Abdurrahim Senuk Adeleida Kaawoan Agnes Madianung Ali, Widianti Amanda Mokodompit, Amanda Amatus Yudi Ismanto Anastasia Lintang, Anastasia Aneci Boki Majampoh Angel Lolita Danari Anggreini Rostanti, Anggreini Anna R.R Samsudin, Anna R.R Ardiansul Abram, Ardiansul Beauty Manumpil Belinda F. T. Taher Camalia, Iin Fitah Cheren Christine Pondaag Christian Komaling D. H. C. Pangemanan Delvi Novita Oping Diyai, Indriyani Eni Kurniawati Esrom Kanine Farrah Rianda Usman, Farrah Rianda Ferdinan Wowiling Fredna Robot G Wahongan Gampu, Hendrika Tri Hutami Gresty Masi Greta Wahongan Gultom, Maria M.K Hanny Ticoalu Hastaty Onthonie Helma Christy S. Tumigolung Hendro Bidjuni Herlina I. S. Wungouw Hesti Sulistia Ningsih I Dewa Ayu Rai Suastina Indriani Lumantow, Indriani Ismanto, Yudi A. Jeavery Bawotong Jul Stevie Claudia Lario, Jul Stevie Claudia Julia Angkow Juliana, Indah Junaidi Masuku Kallo, Vandri D. KARIM, NUR AFNI Karjoyo, Julianti Dewi Kartika S Kawuwung, Kartika S Katuuk, Mario Esau Kausuhe, Janasiska Liani Kawulur, Liani Lucky Kumaat Lucky T. Kumaat Made Ardika Wanantara Malaeny, Cicilia Seplin Mamahit, Melia Leidi Mandiaga, Sesilia Mariani Gabriela Kasenda Marini Melisa Koampa, Marini Melisa Mawitjere, Omega T. Mia Audina, Mia Moh. Hamdi Adam Momongan, Lieke Monalisa R.H. Bunaen Mu'is, Abdul Nelko Tewuh Nelly Mayulu Novita Maloring Ns Mulyadi Nurjaya Hi. Ibrahim Nurmansyah, Muhamad Oroh, Wenda Paath, Chauverim Jeremi Gotlieb Palar, Jordan Efraim Pangemanan, Damayanti H.C. Parapaga, Noviyanti Paulus Ronaldo Kambuaya, Paulus Ronaldo Presilya Sadenna Sambominanga Purwanti, Erna Purwanti5, Erna Puspita Ningrum, Puspita Revony Yulli Turang Ribka Seran, Ribka Rina Kundre Rina M Kundre, Rina M Risky Brian Sinubu, Risky Brian Rolly Rondonuwu Romario M. Anthonie Rondo, Amelia Andrita Alika Rondonuwu , Junytha Rondonuwu, Junytha Sari Apriani Musa, Sari Apriani Sari T, Ratu Ita Sartika Sumangkut Sefti Rompas Sefty Rompas Shane H. R. Ticoalu Sisfiani Sarimin Sondakh, Syutrika A. Stania F.Y Rampengan Suharty Dahlan Sumarauw, Lando Tumigolung, Gisella Tesalonika Udampo, Ana Stevi Vandri Kallo Wenny Supit Windy Patricya Stevani Lapian, Windy Patricya Stevani Woran, Develin Yayuk A. Lasari Yolanda B Bataha, Yolanda B Yolanda Bataha Yudi Ismanto