Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MENJALANI TERAPI HEMODIALISA PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RUANGAN DAHLIA DAN MELATI RSUP PROF. Dr. R. D KANDOU MANADO Rostanti, Anggreini; Bawotong, Jeavery; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12873

Abstract

Abstarc : Compliance is a term used to describe the behavior of the patient in performing hemodialysis therapy in accordance with the specified time. Research Purpose: Unknown factors related to compliance in undergoing hemodialysis therapy in Chronic Kidney Disease at Dahlia lounge room and Bed Hospital Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Methods: the design of this research is analytic survey with Result : show there were 36 repondents (18,7%) submissive in therapy to have good family support in getting p = 0,000, education on adherence in hemodialysis therapy obedient background is high school with the number of 21 respondents (26,9%) with p = 0,193, undergoing hemodyalisis duration is 1 who had undergone hemodyalisis therapy with the number respondent 21 (31,3%) to p = 0,581. Conclusion: there is a relationship between compliance with family support, education level, and duration of hemodialysis in undergoing hemodialysis therapy. Recommendation: Expected for relevant agencies to better provide information for patients with chronic kidney disease on the impact of family support, education level, and duration of hemodialysis on adherence menajalni hemodialysis therapy in a timely manner and to maintain the health status of patients with chronic kidney disease. Keyword : compliance undergoing hemodialysis therapy, family support, education level and duration of hemodialysis, chronic kidney disease. Abstrak : Kepatuhan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku pasien dalam melakukan terapi hemodialisa sesuai dengan waktu yang ditentukan. Tujuan Diketahui faktorfaktor yang berhubungan dengan kepatuhan menjalani terapi hemodialisa pada penderita penyakit ginjal kronik di Ruang Dahlia dan Melati RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah 67 sampel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 36 responden (18,7%) patuh dalam menjalani terapi dengan memiliki dukungan keluarga baik didapatkan nilai p = 0,000, pendidikan terhadap kepatuhan dalam menjalani terapi hemodialisa yang patuh adalah berlatar belakang pendidikan SMA dengan jumlah responden 18 (26,9%) dengan p =0,193, lama hemodialisa terhadap kepatuhan yang patuh adalah 1 tahun yang telah menjalani terapi hemodialisa dengan jumlah 21 responden (31,3%) dengan p = 0,581 . Kesimpulan ini menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga, tingkat pendidikan dan lamanya menjalani hemodialisa terhadap kepatuhan dengan dalam menjalani terapi hemodialisa. Saran Diharapkan bagi instansi terkait untuk dapat lebih memberikan informasi bagi penderita penyakit ginjal kronik tentang dampak dari dukungan keluarga, tingkat pendidikan dan lamnya menjalani hemodialisa terhadap kepatuhan dalam menajalni terapi hemodialisis dengan tepat waktu dan dapat mempertahankan status kesehatan penderita penyakit ginjal kronik. Kata kunci : Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisa, Dukungan keluarga, tingkat pendidikan, lamanya menjalani hemodialisa, Penyakit Ginjal Kronik
PENGARUH PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER TERHADAP KESTABILAN POLA NAPAS PADA PASIEN TB PARU DI IRINA C5 RSUP PROF Dr. R. D. KANDOU MANADO Majampoh, Aneci Boki; Rondonuwu, Rolly; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6696

Abstract

Abstract: Provision of Semi-fowler’s position at pulmonary tuberculosis patients have been conducted as one way to help reduce shortness of breathing. The right position for patients with cardiopulmonary disease is given Semi-Fowler’s position with degree of slope 30-45°. Purpose to know effect of Semi-Fowler’s position on the stability of breathing pattern in patients with pulmonary tuberculosis. Method quantitative research with pre-experimental research type, one group pre-post test design by using total sampling technique. Sample of 40 respondents. Data collected using observation sheet and SOP Semi-Fowler’s position. Data were processed using computer program Wilcoxon Signed Ranks Test at 95% significance level (α 0,05). Result respiratory frequency before being given a Semi-Fowler’s position, including the frequency of moderate to severe shortness of breathing and respiratory frequency after being given the Semi-Fowler’s position including normal breathing frequency. Conclusion effect of Semi-Fowler’s position against the stability of breathing pattern on pulmonary tuberculosis patient with p value = 0,000. Recommendation Releasing evidence based practice, especially in the management of pulmonary tuberculosis patient that experience shortness of breath to improve quality of breathing with nonpharmacological therapy. Keyword: Semi-Fowler’s, Stability Breathing Pattern. Abstrak: Pemberian posisi semi fowler pada pasien TB paru telah dilakukan sebagai salah satu cara untuk membantu mengurangi sesak napas. Posisi yang tepat bagi pasien dengan penyakit kardiopulmonari adalah diberikan posisi semi fowler dengan derajat kemiringan 30 - 45°. Tujuan untuk diketahui pengaruh pemberian posisi semi fowler terhadap kestabilan pola napas pada pasien TB paru. Metode kuantitatif dengan jenis penelitian praeksperimental desain satu kelompok pre-post test, tekhnik total sampling. Sampel 40 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan SOP pemberian posisi semi fowler. Data diolah dengan program komputer uji Wilcoxon Signed Ranks Test tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Hasil penelitian frekuensi pernapasan sebelum diberikan posisi semi fowler termasuk frekuensi sesak napas sedang sampai berat dan frekuensi pernapasan setelah diberikan posisi semi fowler termasuk frekuensi pernapasan normal. Simpulan Terdapat pengaruh pemberian posisi semi fowler terhadap kestabilan pola napas pada pasien TB paru dengan nilai p value = 0,000. Rekomendasi Mewujudkan evidence based practice terutama dalam hal pengelolaan pasien TB paru yang mengalami sesak napas untuk meningkatkan kualitas pernapasannya dengan terapi nonfarmakologi. Kata kunci: Semi Fowler, Kestabilan Pola Napas.
HUBUNGAN PEMBERIAN INFORMASI SEBELUM TINDAKAN OPERASI DENGAN TINGKAT KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Lapian, Windy Patricya Stevani; Mulyadi, Ns; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10855

Abstract

Abstract : Introduction The patient and relatives’ level of satisfaction is measured from the service/treatment from the medics. The higher level of satisfaction could increase the service quality of a hospital. As an example, the distribution of Informed consent informs both patient and the relatives about the surgery that is going to be conducted. The purpose of this study is to find out the relationship between provision of information before carrying surgery and relatives’ level of satisfaction. The samples are 39 respondents that are taken with purposive sampling. The research design is analytical survey with cross sectional approach and the data collected from the respondents are through the provision of information questionnaire and Level of Satisfaction questionnaire. The result of the study of the Chi square test shows a significant percentage p = 0,000 < 0,05. It shows that there is a relationship between Informed Consent before carrying surgery and relatives’ level of satisfaction in Prof. Dr. D. R. Kandou Public Hospital. The researcher recommends to keep up and increase the service quality of the hospital, and to evaluate the administration provision of information to the patient before carrying the surgery. Keyword: provision of information, level of satisfaction. Abstrak : Pendahuluan Kepuasan pasien atau keluarga pasien dinilai dari suatu pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan keluarga pasien akan meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit tersebut. Salah satu pelayanan kesehatan yaitu dalam pemberian informasi sebagai salah satu proses tindakan preoperatif bertujuan untuk memberi pemahaman bagi pasien dan keluarga tentang pembedahan yang akan dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian informasi sebelum tindakan operasi dengan tingkat kepuasan keluarga pasien. Sampel berjumlah 39 responden yang didapat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner pemberian informasi dan kuesioner tingkat kepuasan. Hasil Penelitian uji Chi Square diperoleh nilai signifikan p = 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara informed consent sebelum tindakan operasi dengan tingkat kepuasan keluarga pasien di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran untuk terus mempertahankan dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik serta mengevaluasi pelaksanaan pemberian informasi pada pasien yang akan menjani operasi. Kata Kunci : pemberian informasi, tingkat kepuasan.
HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PERILAKU ALTRUISTIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Diyai, Indriyani; Bidjuni, Hendro; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24332

Abstract

Abstract: Altruistic behavior is a voluntary act of helping others without expecting any reward,one factor that influence the altruistic is religious and moral values. To develop religious andmoral values, college student need to have high spiritual intelligence. The Research Purposeis to identify the spiritual intelligence and altruistic behavior as well as to analyze whetherthere is any relation of spiritual intelligence to altruistic behavior of nursing student of SamRatulangi university Manado. The Research Design used is Descriptive Analysis methodthrough Cross-Sectional. The sample consists of 73 respondents obtained by using non randomsampling technique with dengan total sampling method. The Result of the Research significantresult was obtained at ρ= 0,000 <α (0,05) and coefficient correlation (r) = 0,693 . TheConclusion is there is a positive and significant relation of spiritual intelligence with altruisticbehavior of college student, the higher the spiritual intelligence, the greater the altruisticbehavior of nursing student of Sam Ratulangi university ManadoKeyword: Spiritual Intelligence and Altruistik Behavior, Adolescent, College StudentAbstrak: Perilaku Altruistik adalah tindakan sukarela yang dilakukan oleh seseorang untukmenolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan apa pun, salah satu faktor yangmempengaruhi tindakan altruistik yaitu nilai-nilai agama dan moral. Untuk mencapaiperkembangan nilai-nilai agama dan moral, mahasiswa perlu memiliki kecerdasan spiritualyang tinggi. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi kecerdasan spiritual dan perilaku altruistikpada mahasiswa serta menganalisis apakah ada hubungan kecerdasan spiritual dengan perilakualtruistik pada mahasiswa keperawatan Universitas Sam Ratulangi Manado. Desain penelitianyang digunakan yaitu Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampelberjumlah 73 responden yang didapat dengan menggunakan tehnik non random samplingdengan metode total sampling. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikan ρ = 0,000 < α (0,05)dan koefisien korelasi (r) = 0,693 Kesimpulan adanya hubungan yang positif dan signifikanantara kecerdasan spiritual dengan perilaku altruistik pada mahasiswa, semakin tinggi tingkatkecerdasan spiritual, semakin tinggi pula tingkat perilaku altruistik mahasiswa keperawatanUniversitas Sam RatulangiKata Kunci : Kecerdasan Spiritual, Perilaku Altruistik, Remaja, Mahasiswa
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA TENAGA PENGAJAR DI SMA N 1 AMURANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN Sinubu, Risky Brian; Rondonuwu, Rolly; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8034

Abstract

Abstrak : Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya peningkatan tekanan darah adalah beban kerja yang dilakukan seseorang yang melebihi batas waktu normal. Suatu jenis pekerjaan yang dilakukan melebihi batas waktu kerja memicu terjadinya kelelahan kerja sehingga mempengaruhi aspek beban mental, fisik, dan waktu kerja. Hasil penelitian dari Riskesdas (2013) terhadap hipertensi menurut karakteristiknya didapat bahwa status pekerjaan juga dapat mempengaruhi terjadinya hipertensi dengan prevalensi sebesar 24,72%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kejadian hipertensi di SMA N 1 Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Desain Penelitian yang digunakan bersifat observasional analitik yaitu cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan accidental sampling dengan jumlah sampel 33 orang. Hasil penelitian menggunakan uji statistik chi square didapatkan nilai p = 0.023 < α = 0.05. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan beban kerja dengan kejadian hipertensi pada tenaga pengajar di SMA N 1 Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Saran dapat ditambahkan sebagai informasi dibidang keperawatan medikal bedah untuk dijadikan acuan penelitian selanjutnya bahwa beban kerja yang berat memicu terjadinya hipertensi.Kata Kunci: Beban Kerja, Hipertensi, Tenaga Pengajar
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SD DI KOTA MANADO Danari, Angel Lolita; Mayulu, Nelly; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2162

Abstract

Abstract: Obesity is a condition that indicates the presence of excess body fat is usually deposited in the subcutaneous fat tissue (under the skin) around the organs and sometimes there is an extension to the organ network. This study aim to determine whether there is a relationship of physical activity with obesity in primary school children in manado city.With analytic survey research methods using case control design 136 samples using the chi-square (x2) test at a significance level of 95% (α 0,05). Results showed that there is a relationship between physical activity with incidence of obesity in primary school children in manado city. Conclusions illustration light physical activity for children who are obes 85,3% and non-obese 14,7%.. Recomended for children should have a 60 minute duration of the accumulation of light and moderate physical activity every day. Keywords: physical activity, obese Abstrak : Obesitas adalah keadaan yang menunjukkan adanya kelebihan lemak tubuh yang umumnya ditimbun dalam jaringan subkutan (bawah kulit), sekitar organ tubuh dan kadang terjadi perluasan ke dalam jaringan organnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak SD di Kota Manado dengan metode penelitian survei analitik menggunakan  rancangan case kontrol (kasus kontrol) sampel 136 menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05).Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak SD di kota Manado. Kesimpulan Gambaran aktivitas fisik ringan anak yang mengalami obesitas sebesar 85,3% dan tidak obesitas 14,7%. Disarankan kepada anak sebaiknya memiliki 60 menit durasi dari akumulasi aktivitas fisik ringan dan sedang setiap hari. Kata kunci : aktivitas fisik, obesitas
HUBUNGAN PENERAPAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) DIARE DENGAN KESEMBUHAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Mu'is, Abdul; Ismanto, Amatus Yudi; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5305

Abstract

Abstract: Integrated Management of Childhood Illness (IMCI) is an integrated management approach/integrated management of sick children who come in health care, either about some classifications of disease, nutritional status, immunization status and treatment of the sick children and counseling. According to the 2005 WHO has recognized that the IMCI approach are complete to anticipate the diseases that often lead to death in children under five in the world, including diarrhea. This type of research used was descriptive cross-sectional approach with analytic. Sampling technique used was accidental sampling. The sample in this study consisted of 34 peoples. Results of Chi-Square test statistic values obtained ρ = 0.000. This means that the ρ-value is smaller than α (0.05). It can be concluded that there is a relationship between the implementation of integrated management of sick children (IMCI) diarrhea to cure diarrhea in infants in PHC Bahu at Manado City. Recommendations are expected for the existing services, especially in Bahu’s health centers can improve the application of IMCI complete with participated in IMCI training. Keywords: IMCI, Diarrhea, Toddler. Abstrak: Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) adalah suatu manajemen melalui pendekatan terintegrasi/terpadu dalam tatalaksana balita sakit yang datang di pelayanan kesehatan, baik mengenai beberapa klasifikasi penyakit, status gizi, status imunisasi maupun penanganan balita sakit tersebut dan konseling yang diberikan. Menurut WHO tahun 2005 telah mengakui bahwa pendekatan MTBS tergolong lengkap untuk mengantisi pasipenyakit-penyakit yang sering menyebabkan kematian pada balita di dunia, termasuk diare. Jenis penelitian yang digunakan ialah pendekatan cross sectional dengan descriptive analitik. Tehnik pengambilan sampel yang dipakai ialah aksidental sampling. Sampel dalam penelitian sebanyak 34 orang. Hasil uji statistik Chi-berarti nilai p lebih kecil dari α (0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara penerapan manajemen terpadu balita sakit (MTBS) diare dengan kesembuhan diare pada balita di Puskesmas Bahu Kota Manado. Saran diharapkan bagi pelayanan terutama yang ada di Puskesmas Bahu dapat meningkatkan Penerapan MTBS yang lengkap dengan mengikuti pelatihan MTBS. Kata Kunci: MTBS, Diare, Balita.
PELAYANAN KESEHATAN PADA LANSIA DI KELURAHAN MAPANGET BARAT LINGKUNGAN VIII KOTA MANADO: HEALTH SERVICES FOR ELDERLY AT KELURAHAN MAPANGET BARAT LINGKUNGAN VIII Ningrum, Puspita; Woran, Develin; Onibala, Franly; Rondonuwu , Junytha; Purwanti5, Erna; Parapaga, Noviyanti
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.2099

Abstract

The fact that the number of elderly people is increasing shows how difficult the disease is. The number of deaths worldwide reached 56.9 million in 2016, 71% of which were caused by non-communicable diseases (NCDs). The World Health Organization issued a Global Action Strategy to combat NCDs, which includes increasing public and political awareness, understanding and practice of prevention, and control of NCDs. This strategy is implemented through health education, psychological interventions such as cognitive behavioral therapy and motivational interviewing, and routine checks of public health services. The purpose of writing this article is to inform people, especially older people, about the dangers of diseases such as diabetes, stroke, heart disease, arthritis due to gout, and others. This community service was carried out in Mapanget Barat Village, Environment VIII with a total of 34 elderly people. Examination and exercise were the methods used. The results and discussions produced showed that the majority of elderly people had high blood pressure uric acid, while cholesterol was only 7 elderly people out of a total of 34 elderly people, while blood sugar of half of the elderly was detected as high and some were normal.
“PANTAU KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI DETEKSI DINI 4H (HIPERTENSI, HIPERURISEMIA, HIPERKOLESTEROMIA, HIPERGLIKEMI)” Parapaga, Noviyanti; Purwanti, Erna; Onibala, Franly; Rondonuwu, Junytha; Ningrum, Puspita; Woran, Develin; Momongan, Lieke
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v7i2.1027

Abstract

Abstrak Angka kejadian penyakit tidak menular seperti gagal ginjal, stroke dan DM yang diakibatkan oleh kondisi kelebihan kadar gula darah, kolesterol, asam urat dan tekanan darah semakin meningkat. Mengingat akan hal tersebut maka penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan serta mencegah penyakit tidak menular, melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kegiatan PkM ini merupakan tindakan preventif dan promotif yang bertujuan sebagai deteksi dini dan pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Metode yang diterapkan yaitu survei awal untuk mengumpulkan data, persiapan dan perizinan dengan musyawarah bersama hukum tua dan perangkat desa. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan maka selanjutnya diberi tindakan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui tekanan darah, kadar kolesterol, asam urat dan gula darah. Sesudah dilakukan tindakan pemeriksaan, masyarakat dengan hasil pemeriksaan lebih dari normal diberi edukasi dan masyarakat makin memahami akan pentingnya pemeriksaan secara berkala. Kata kunci : Hiperglikemia, Hiperkolesteromia, Hiperurisemia, Hipertensi Abstract The incidence of non-communicable diseases such as kidney failure, stroke, and diabetes mellitus caused by conditions of high blood sugar, cholesterol, uric acid, and blood pressure is increasing. Given this, it is important to raise public awareness of health and prevent non-communicable diseases through regular health check-ups. This community service activity is a preventive and promotive measure aimed at early detection and monitoring of the community's health conditions. The method applied was an initial survey to collect data, preparation and licensing through deliberation with the village elders and officials. Based on the survey results, health checks were then carried out to determine blood pressure, cholesterol levels, uric acid, and blood sugar. After the check-ups, those with results above normal were provided with education, and the community better understood the importance of regular check-ups. Keywords: Hyperglycemia, Hypercholesterolemia, Hyperuricemia, Hypertension
Terapi Musik Pada Pasien Pre Operasi dengan Masalah Ansietas Onibala, Franly; Parapaga, Noviyanti; Mandiaga, Sesilia
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2691

Abstract

Periode pre operasi sering terjadi perubahan emosional seperti ansietas atau kecemasan. Ansietas terjadi karena beberapa hal contohnya rasa sakit yang akan dialami, bagaimana keadaan dan situasi di dalam ruangan operasi, bagaimana proses berjalannya operasi dan hasil dari tindakan operasi apakah akan berhasil atau sebaliknya. Peran perawat pada pre operasi dapat membantu mempersiapkan pasien untuk menghadapi tindakan pembedahan juga dapat mengurangi ansietas pasien. Menurunkan tingkat ansietas pada pasien pre operasi merupakan tugas dari perawat, salah satunya memberikan terapi musik. Penelitian ini bertujuan menganalisis seberapa jauh manfaat implementasi terapi musik sebagai upaya non farmakologi mengurangi ansietas pasien pre operasi. Desain studi kasus digunakan pada penelitian ini. Subjek penelitian dipilih dengan metode purposive sampling, yang berjumlah 2 subjek sesuai kriteria. Intervensi terapi musik dilakukan sehari sebelum tindakan operasi di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Setelah dilakukan intervensi terapi musik selama 1 hari terbukti dapat menurunkan ansietas pada pasien pre operasi. Hasil studi kasus ini disarankan dapat menjadi pedoman dalam pemberian asuhan keperawatan pasien pre operasi lebih khusus yang mengalami ansietas.
Co-Authors Abdurrahim Senuk Adeleida Kaawoan Agnes Madianung Ali, Widianti Amanda Mokodompit, Amanda Amatus Yudi Ismanto Anastasia Lintang, Anastasia Aneci Boki Majampoh Angel Lolita Danari Anggreini Rostanti, Anggreini Anna R.R Samsudin, Anna R.R Ardiansul Abram, Ardiansul Beauty Manumpil Belinda F. T. Taher Camalia, Iin Fitah Cheren Christine Pondaag Christian Komaling D. H. C. Pangemanan Delvi Novita Oping Diyai, Indriyani Eni Kurniawati Esrom Kanine Farrah Rianda Usman, Farrah Rianda Ferdinan Wowiling Fredna Robot G Wahongan Gampu, Hendrika Tri Hutami Gresty Masi Greta Wahongan Gultom, Maria M.K Hanny Ticoalu Hastaty Onthonie Helma Christy S. Tumigolung Hendro Bidjuni Herlina I. S. Wungouw Hesti Sulistia Ningsih I Dewa Ayu Rai Suastina Indriani Lumantow, Indriani Ismanto, Yudi A. Jeavery Bawotong Jul Stevie Claudia Lario, Jul Stevie Claudia Julia Angkow Juliana, Indah Junaidi Masuku Kallo, Vandri D. KARIM, NUR AFNI Karjoyo, Julianti Dewi Kartika S Kawuwung, Kartika S Katuuk, Mario Esau Kausuhe, Janasiska Liani Kawulur, Liani Lucky Kumaat Lucky T. Kumaat Made Ardika Wanantara Malaeny, Cicilia Seplin Mamahit, Melia Leidi Mandiaga, Sesilia Mariani Gabriela Kasenda Marini Melisa Koampa, Marini Melisa Mawitjere, Omega T. Mia Audina, Mia Moh. Hamdi Adam Momongan, Lieke Monalisa R.H. Bunaen Mu'is, Abdul Nelko Tewuh Nelly Mayulu Novita Maloring Ns Mulyadi Nurjaya Hi. Ibrahim Nurmansyah, Muhamad Oroh, Wenda Paath, Chauverim Jeremi Gotlieb Palar, Jordan Efraim Pangemanan, Damayanti H.C. Parapaga, Noviyanti Paulus Ronaldo Kambuaya, Paulus Ronaldo Presilya Sadenna Sambominanga Purwanti, Erna Purwanti5, Erna Puspita Ningrum, Puspita Revony Yulli Turang Ribka Seran, Ribka Rina Kundre Rina M Kundre, Rina M Risky Brian Sinubu, Risky Brian Rolly Rondonuwu Romario M. Anthonie Rondo, Amelia Andrita Alika Rondonuwu , Junytha Rondonuwu, Junytha Sari Apriani Musa, Sari Apriani Sari T, Ratu Ita Sartika Sumangkut Sefti Rompas Sefty Rompas Shane H. R. Ticoalu Sisfiani Sarimin Sondakh, Syutrika A. Stania F.Y Rampengan Suharty Dahlan Sumarauw, Lando Tumigolung, Gisella Tesalonika Udampo, Ana Stevi Vandri Kallo Wenny Supit Windy Patricya Stevani Lapian, Windy Patricya Stevani Woran, Develin Yayuk A. Lasari Yolanda B Bataha, Yolanda B Yolanda Bataha Yudi Ismanto