Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN PISANG (MUSA PARADISIACA L.) PADA UMKM HENI PISANG SALE DI NAGARI IV KOTO KECAMATAN PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA Yandra, Hidayatul Mikrat; Hakimi, Rini; Raesi, Syahyana
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1725

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran aktivitas agroindustri serta menganalisis nilai tambah buah pisang menjadi pisang sale. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode Hayami digunakan dalam analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga rata-rata buah pisang Rp5.457,46 per kilogram. Buah pisang melewati beberapa tahap dalam produksi pisang sale Teh Heni, termasuk pengupasan, pemotongan, penjemuran, penyortiran, penggorengan dan pengemasan. Pisang sale Teh Heni yang terbuat dari buah pisang, setelah diproses ditawarkan untuk dijual dengan harga Rp90.000 per kilogram. Pada UMKM Heni pisang sale, pengolahan buah pisang menjadi pisang sale Teh Heni menghasilkan nilai tambah sebesar Rp12.689 dengan rasio nilai tambah. 58,75%, nilai tambah ini dikategorikan tinggi karena lebih dari 40%. Jika dibandingkan dengan bagian keuntungan UMKM Heni pisang sale dan kontribusi input lainnya, maka imbalan tenaga kerja sebesar Rp1.150 HOK/Kg atau 7,13% merupakan bagian yang paling kecil. Pembagian keuntungan sebesar Rp11.539 atau 71,56%, dan imbalan atas kontribusi input lainnya sebesar Rp3.454 atau 21,42%. Berdasarkan temuan studi ini, usaha UMKM Heni pisang sale perlu dikembangkan, pemilik usaha dapat meningkatkan imbalan terhadap tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang digunakan dalam kegiatan produksi.
Social Capital on The Performance of Microfinance Institutions of Agribusiness (MFI) in Indonesia Analia, Devi; Budiman, Cipta; Hariance, Rika; Raesi, Syahyana
HABITAT Vol. 36 No. 2 (2025): August
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2025.036.2.10

Abstract

Social capital is an essential aspect in improving the performance of Agribusiness Microfinance Institutions (MFI). The Social capital discussed in this study is trust, norms, and networks. Meanwhile, the performance of MFI could be seen from aspects of MFI services, MFI management, credit supervision, and alleviation of bad loans. This study aims to determine the impact of social capital seen from the aspects of trust, networks, and norms in improving MFI performance in Padang City, West Sumatra. This study used the analysis method of Structural Equation Modeling (SEM) Second Order Condition. It collected primary data from trust, networks, and norms to improve MFI performance. The research was obtained from 60 MFI Customers. The study showed that social capital positively influences the performance of MFI in the city of Padang. Social capital, consisting of trust, norms, and networks, significantly affects MFI performance, such as MFI services, MFI management, credit supervision, and alleviating bad loans.
Strategi Pemasaran Vanili Beans Pada Usaha Jerigud Farm Di Nagari Kamang, Kabupaten Agam Febiola, Adelia; Raesi, Syahyana; Budiman, Cipta
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 2 (2025): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i2.760

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dan merumuskan strategi pemasaran vanili beans di usaha Jerigud Farm. Analisis yang digunakan adalaha analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis SWOT adalah sebagai berikut: (1) Memperluas pasar produk dengan branding yang kuat menjalin kerjasama dengan pihak pengguna vanili melalui pemanfaatan media sosial dan jasa pengiriman yang tersedia, (2) Mempekerjakan tenaga ahli khusus mengelola bagian pemasaran, (3) Melakukan kerjasama terkait standar kualitas perdagangan internasional, (4) Membangun kerjasama dengan instansi pemerintah untuk mendapatkan dukungan berbagai aspek, (5) Meningkatkan promosi vanili beans Jerigud Farm sebagai wisata edukasi sekaliguspelatihan untuk masyarakat yang tertarik dan ingin mempelajari vanili, (6) Menciptakan segmentasi baru dengan memasarkan produk pada swalayan dan toko-toko sekitar. Hasil analisis QSPM diperoleh nilai STAS 6,598 artinya strategi priotas pada memperluas pasar produk dengan menjalin Kerjasama dengan pihak-pihak pengguna vanili dengan memanfaatkan media sosial dan jasa pengiriman yang tersedia.
Analisis Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Sayuran Hidroponik di Kota Padang Paloma, Cindy; Raesi, Syahyana; Yusmarni, Yusmarni
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 6 No. 2 (2023): September
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v6i2.681

Abstract

Hidroponik merupakan sayuran yang mendukung pola hidup sehat masyarakat perkotaan. Supermarket modern menjual produk sayuran hidroponik dari berbagai produsen dengan harga yang bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen terhadap pengambilan keputusan pembelian sayuran hidroponik di Kota Padang. Penelitian dilakukan bulan April-Mei 2023 di 4 supermarket di Kota Padang, kepada 100 konsumen. Variabel yang digunakan adalah  tahapan proses pengambilan keputusan yang dianalisis dengan statistik deskriptif dari tabulasi distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik konsumen adalah 37% berada pada rentang umur 20-30 tahun, 85% perempuan, berpendidikan dan berpenghasilan tinggi. Perilaku konsumen sayuran hidroponik, dalam pengambilan keputusan dimulai dari tahapan pengenalan kebutuhan, yang mementingkan pola makanan sehat. Tahapan kedua, pencairan informasi dilakukan secara aktif dengan mengunjungi supermarket modern yang ada di kota Padang, karena pentingnya kepedulian konsumen terhadap konsumsi sayuran hidroponik dan keyakinan keaslian produk hidroponik. Tahapan ketiga pada evaluasi alternatif  yaitu alasan tujuan pembelian  menunjang pola hidup  sehat masyarakat perkotaan, tahapan keempat keputusan pembelian sayuran hidroponik frekuensinya lebih dari 3 kali selama satu bulan, dan memilih supermarket modern karena nyaman untuk dikunjungi dan jam operasional supermarket lebih lama. Tahapan kelima perilaku pasca pembelian, konsumen sangat puas terhadap sayuran hidroponik yang ada di supermarket dan 82 persen akan melakukan pembelian secara rutin. Pola hidup sehat pada masyarakat perkotaan melalui konsumsi sayuran hidroponik, mendatangkan manfaat bisnis bagi produsen dan pemasok (supermarket).
IDENTIFIKASI SUMBER RISIKO PRODUKSI MANGGIS DI KAMPUNG TEMATIK PAUH KOTA PADANG Hariance, Rika; Paloma, Cindy; Raesi, Syahyana; Putri, Afrianingsih
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 7, No 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v7i2.1217

Abstract

Manggis merupakan tanaman perkebunan tropis yang dikenal sebagai queen of fruit, memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam memenuhi permintaan pasar ekspor. Penyusuan perencaan pengembangan manggis dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Kecamatan Pauh merupakan daerah yang ditunjuk oleh Walikota Padang sebagai kampung tematik manggis sejak tahun 2021. Fluktuasi produksi manggis dan penurunan jumlah eskpor manggis menjadi masalah dalam memenuhi permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani dan mengidentifikasi sumber risiko produksi manggis di kampung tematik Pauh. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pengambilan sample secra purposive samping pada 40 petani. Analisis data menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik petani manggis di Kota Padang berada diantara usia 50-60 tahun sebanyak 23 orang atau 58%, petani wanita berjumlah 27 orang atau 68%, tingkat pendidikan SMA sebanyak 22 orang atau 55%. Hasil diagram fishbone dalam mengindentifikasi sumber risiko produksi manggis diantaranya, ketidakpastian lingkungan, sumberdaya manusia (tenaga kerja), modal petani dan kualitas serta jumlah produk manggis.
PERANAN MODEL PENTAHELIX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI: STUDI KASUS PADA KAMPUNG TEMATIK MANGGIS, PAUH, KOTA PADANG Paloma, Cindy; Hariance, Rika; Putri, Afrianingsih; Raesi, Syahyana; Yusmarni, Yusmarni
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.1626

Abstract

Model Pentahelix menggabungkan lima sektor utama yaitu pemerintah, akademisi, bisnis (ekportir), petani manggis dan media, sebagai kerangka kerja kolaboratif untuk mengatasi permasalahan sosial ekonomi petani manggis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif yang berfokus pada metode Focus Group Discussion (FGD) dalam mengevaluasi model pentahelix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan eksportir sangat penting dalam menyediakan akses pasar global untuk petani, seperti wilayah Abu Dhabi, India, Singapura dan Malaysia, sehingga meningkatkan potensi pendapatan petani. Dukungan pemerintah melalui subsidi pupuk, penyuluhan pertanian, pengolahan hasil, dan penyediaan bibit merupakan peran penting dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian. Hasil panen manggis menyumbang 59 persen pendapatan petani manggis di masa panen, sehingga akses pasar dan pertanian yang baik berkontribusi pada ketahanan ekonomi petani manggis. Model pentahelix jika didukung oleh inisiatif pemerintah dan keterlibatan aktif eksportir, akan meningkatkan pendapatan petani dan keberlanjutan kesejahteraan petani. Akademisi juga memiliki peran penting sebagai fasilitator komunikasi antara kebutuhan petani dan program pemerintah. Rekomendasi kebijakan pada penelitian adalah mengintegrasikan aspek agroindustri pada komoditas manggis guna meningkatkan kesejahteraan petani.