Claim Missing Document
Check
Articles

Sintesis Lempung Terpilar TiO2 dan Uji Kemampuan Penyisihan Zat Organik Terlarut Pada Air Lindi TPA Kampus Undip Tembalang Suhartana, Suhartana; Janitra, Atikah Ayu; Azmiyawati, Choiril; Sriyanti, Sriyanti; Sriatun, Sriatun; Pardoyo, Pardoyo
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 4, No 2 (2024): Vol 4, No 2(2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gjec.2024.25392

Abstract

Pembuatan lempung terpilar TiO2 dan uji kemampuan adsorpsi dan fotokatalitik pada penghilangan senyawa organik terlarut telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah membuat lempung yang diaktivasi asam dan  terpilar TiO2 serta uji performa adsorpsi-fotokatalitik pada penghilanagn senyawa organik terlarut pada air lindi dari tempat pembuangan akhir (TPA) kampus UNDIP Tembalang. Sintesis lempung terpilar TiO2 dilakukan melalui aktivasi lempung dan pilarisasi lempung. Proses aktivasi lempung menggunakan H2SO4 pada sistem refluks, kemudian dilakukan pilarisasi dengan penambahan agen pemilar lalu dikalsinasi. Lempung alam, teraktivasi, dan terpilar TiO2 dikarakterisasi menggunakan FTIR dan XRD, masing – masing untuk menentukan gugus fungsi dan mengetahui basal spacing dari ketiga lempung tersebut. Kemampuan penyisihan lempung terhadap zat organik terlarut  diukur dari konsentrasi  zat organik terlarut  sisa dalam filtrat menggunakan parameter COD, BOD, TSS, pH dan TSSHasil yang diperoleh pada penelitian ini menujukan bahwa aktivasi dan pilarisasi lempung dapat menyebabkan penurunan rasio gugus fungsi SiOH/SiOTi dan peningkatan basal spacing. Perubahan terbesar terjadi pada lempung terpilar TiO2 variasi 3 terhadap lempung alam, yakni rasio SiOH/SiOTi menurun dari 0,6773 menjadi 0,5735 dan basal spacing meningkat dari 19.1868 Å pada 2θ = 4.6º menjadi 29.1673 Å pada 2θ = 3.03º. Kemampuan optimal pada penyisihan senyawa organik terlarut yang berasal dari tempat pembuangan akhir (TPA) kampus UNDIP Tembalang  terjadi pada waktu kontak 45 menit dengan randemen 70,15 (pada lempung sebelum terpilar) – 89,8% (pada lempung sedudah terpilar TiO2).