Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PENGEMUDI TRAVEL DI PT ANNANTA SETUJU GRUP KOTA PEKANBARU TAHUN 2023 Fitria, Nurul; Hamidi, M. Nizar Syarif; Puteri, Ade Dita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19985

Abstract

Kelelahan kerja adalah salah satu permasalahan kesehatan dan keselamatan kerja yang dapat menjadi faktor risiko terjadi kecelakaan pada saat bekerja. Mengemudi merupakan pekerjaan yang memiliki risiko cukup tinggi terjadinya kecelakaan. Salah satu penyebab kecelakaan adalah kelelahan pengemudi. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja yaitu jenis kelamin, usia, riwayat penyakit, kebiasaan merokok, waktu istirahat, beban kerja, durasi kerja dan masa kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi travel di PT Annanta Setuju Grup Kota Pekanbaru tahun 2023. Desain Penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bagian pengemudi berjumah 34 orang, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data yang diperoleh menggunakan analisis Fisher’s Exact test diperoleh hasil sebagian besar responden mengalami kelelahan sebanyak 28 orang (82,4%), tidak ada hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan kelelahan kerja dengan p value (0,202 > 0,05), ada hubungan yang signifikan antara durasi kerja dengan kelelahan kerja dengan p value (0,031 < 0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kelelahan kerja dengan p value (0,205 < 0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara waktu istirahat dengan kelelahan kerja dengan p value (0,562 > 0,05). Diharapkan perusahaan agar memberikan peraturan dan prosedur kerja yang lebih menjamin kondisi kesehatan para pekerja baik dalam waktu yang singkat ataupun lama.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA PENGGUNA KOMPUTER BAGIAN ADMINISTRASI DI PT EKAPUTRA PRADA INDONESIA TAHUN 2023 Olivia.H.R, Elsha; Puteri, Ade Dita; Isnaeni, Lira Mufti Azzahri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.20157

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan sekelompok tanda dan gejala masalah mata yang terkait dengan pekerjaan jarak dekat yang di alami seseorang dan berlangsung selama atau setelah penggunaan komputer, telepon seluler, tablet, dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, masa kerja dan lama penggunaan komputer pada pekerja pengguna komputer bagian administrasi di PT. Ekaputra Prada Indonesia Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua pekerja pengguna komputer bagian administrasi PT. Ekaputra sebanyak 41 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah usia, masa kerja, lama penggunaan komputer dan keluhan computer vision syndrome. Analisis data yang digunakan mencakup analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian didapatkan adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara usia dengan keluhan CVS (p-value = 0,233 > 0,05), ada hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan keluhan CVS (p-value = 0,007 < 0,05), ada hubungan yang signifikan antara lama penggunaan komputer dengan keluhan CVS (p-value = 0,000 < 0,05). Untuk mencegah keluhan CVS perusahaan PT. Ekaputra sebaiknya melakukan penyuluhan mengenai Computer Vision Syndrome, penyebab terjadinya CVS serta cara pencegahannya kepada seluruh karyawan yang bekerja dengan menggunakan komputer agar karyawan dapat menerapkannya saat bekerja. Disamping itu perlu tindakan pemeriksaan kesehatan rutin secara berkala untuk mengetahui kondisi mata ada atau tidaknya gangguan kesehatan mata pada karyawan.
HUBUNGAN POSTUR KERJA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA PENGRAJIN KAYU Aisyah, Siti; Puteri, Ade Dita; Harmia, Elvira; Azzahri, Lira Mufti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.20237

Abstract

Postur kerja merupakan titik penentu dalam menganalisis keefektifan dari suatu pekerjaan. Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan sekumpulan gejala yang berkaitan dengan jaringan otot, tendon, ligamen, kartigo, sistem saraf, struktur tulang, dan pembuluh darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan postur kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja pengrajin kayu di Kelurahan Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian Observasional, dengan pendekatan cross sectional, waktu penelitian dilakukan pada tanggal 8-19 Juni 2023. Adapun jumlah populasi yang ada di tempat penelitian ini sebanyak 42 orang pekerja. teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling yaitu sebanyak 42 responden. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat, diolah menggunakan sistem komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 responden sebagian besar beresiko postur kerja sebanyak 27 orang (64%), tidak beresiko sebanyak 15 orang (35%), dan sebagian besar tidak mengalami keluhan sebanyak 18 oang (42%), mengalami keluhan sebanyak 24 orang (57%). Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p value = 4,750 ? (0,05) yang berarti ada hubungan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja pengrajin kayu di Kelurahan Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampat Tahun 2023. Untuk mengurangi risiko postur kerja yang dapat menyebabkan keluhan MSDs, pekerja disarankan untuk melakukan gerakan stretching sebelum melakukan aktivitas pekerjaan. Pekerja disarankan untuk memanfaatkan jam istirahat dengan melakukan gerakan relaksasi otot sekitar 5-10 menit untuk memperlancar sirkulasi darah ke seluruh tubuh.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Food Borne Diseases, Water Borne Diseases dan Pengelolaan Sampah Dengan Kejadian Diare Pada Balita Asmah, Sarifatul; Dita Puteri, Ade; Kusumawati, Nila
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 19 No 2 (2024): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v19i2.1053

Abstract

Diarrhea is a condition of increased frequency of defecation more than 3 times in 24 hours with loose stools. The purpose of this study was to determine the relationship between mother knowledge about food borne diseases, water borne diseases and waste management with the incidence of diarrhea in toddlers in the Air Tiris Community Health Center work area. Using a quantitative analytical design with a crosssectional approach. The number of samples was 97 respondents with a questionnaire measuring instrument that had been tested for validity and reliability. Statistical tests used chi square. The results showed that mothers who had good knowledge about food borne diseases were 76.3%, mothers who had good knowledge about water borne diseases were 75.3%, mothers who did poor waste management were 53.6% and toddlers who experienced diarrhea were 54.6%. Statistical tests showed that there was no significant relationship between maternal knowledge about food borne diseases, water borne diseases with the incidence of diarrhea in toddlers by values ​​p=.655 and p=.259 (p> 0.05). While there was a significant relationship between waste management with the incidence of diarrhea in toddlers indicated by a value of p = 0.013 (p <0.05). Suggestions to related agencies to carry out education regarding good waste management so that diarrheal incidents in toddlers can be prevented in the future.  Keywords : Food borne diseases; water borne diseases; waste; diarrrhea
Edukasi Pengenalan dan Pengelolaan Sampah Organik dan Sampah Anorganik di SDN 019 Lipat Kain Utara Puteri, Ade Dita; Yuristin, Devina; Hamidi, M. Nizar Syarif
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 5 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v5i1.41886

Abstract

Sampah terdiri dari dua jenis yaitu sampah organik dan anorganik. Kedua jenis sampah tersebut, menurut Undang-undang Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, sampah telah menjadi permasalahan nasional sehingga perlu adanya pengelolaan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Untuk itu tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menciptakan kesadaran serta meningkatkan pengetahuan anak-anak sekolah dasar mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Metode Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyuluhan dan praktik langsung, dimana anak-anak SD Negeri 019 Lipat Kain Utara langsung diajarkan untuk memilah sampah dengan baik dan benar. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah pengetahuan yang meningkat tentang menjaga kebersihan melalui pengelolaan sampah.
Faktor-faktor Penyebab Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Puteri, Ade Dita; Syahfitri, Celsy Aura; Isnaeni, LIra Mufti Azzahri; Yuristin, Devina
KOLONI Vol. 4 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v4i1.692

Abstract

Menurut WHO dan UNICEF, terdapat sekitar 2 milyar kasus diare di seluruh dunia setiap tahunnya dan 1,9 juta anak di bawah 5 tahun meninggal karena diare. Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, menunjukkan bahwa prevalensi diare pada balita sebesar 7,4%. Beberapa faktor penyebab kejadian diare adalah pengetahun ibu, pengolahan air minum dan kualitas jamban. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, pengolahan air minum, dan kualitas jamban dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Penelitian dilakukan pada 26 Juli – 5 Agustus 2024 dengan jumlah sampel 99 responden menggunakan teknik purposive sampling dan metode cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar cheklist. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris dengan nilai p value 0,000. Ada hubungan pengolahan air minum dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris dengan nilai p value 0,003. Ada hubungan kualitas jamban dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris dengan nilai p value 0,000. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi cerminan dalam rangka mengetahui penyakit diare dan penanganan diare pada balita, dan mengetahui manfaat pengolahan air minum dan kualitas jamban.
Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare di Desa Penyesawan Wilayah UPT Puskesmas Air Tiris Utari, Yola; Syafriani, Syafriani; Puteri, Ade Dita
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.111

Abstract

Diare kerap terjadi pada balita, faktor penyebab diare berasal dari lingkungan. Kualitas lingkungan baik, maka perkembangan diare  juga semakin kecil.Diare adalah penyakit yang terjadi ketika terjadi perubahan konsistensi feses selain dari frekuensi buang air besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare di Desa Penyasawan Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang bertempat tinggal di Desa Penyasawan. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 75 keluarga yang berdomisili di Desa Penyasawan.Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, Ketersediaan SPAL. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian dengan uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan yaitu dengan (p value = 0,000), faktor sikap (p value = 0,001), faktor ketersediaan SPAL (p value = 0,008). Adapun saran untuk masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah, memiliki jamban sehat dan SPAL yang tertutup. 
Hubungan Beban Kerja dengan Kecelakaan Kerja pada Karyawan di PT Virajaya Riau Putra Kecamatan Tambang Tahun 2024 Susanti, Nur wahyuni; Taruna, John; Puteri, Ade Dita
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.135

Abstract

Kecelakaan kerja menjadi masalah serius yang perlu mendapat perhatian karena dampak dan kerugian yang dapat ditimbulkannya. Kerugian akibat kecelakaan kerja dapat dirasakan bagi karyawan maupun perusahaan tempat bekerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecelakaan kerja adalah beban kerja. Beban kerja yang terus-menerus dan berlebihan dapat menjadi pemicu utama kecelakaan kerja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kecelakaan kerja pada karyawan di PT. Virajaya RiauPutra Kec. Tambang tahun 2024. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Penelitian dilakukan pada 24-28 Juni 2024 dengan jumlah sampel 75 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value (0.000). Artinya ada hubungan beban kerja dengan kecelakaan kerja pada karyawan di PT. Virajaya Riau Putra Kec. Tambang tahun 2024 Sarannya adalah diharapkan kepada pekerja agar mengurangi beban kerja agar terhindar dari kecelakaan kerja.       
HUBUNGAN TIDAK SARAPAN PAGI, JENIS MAKANAN DAN MINUMAN YANG MEMICU ASAM LAMBUNG DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA REMAJA USIA 15-19 TAHUN DI KELURAHAN BANGKINANG Puteri, Ade Dita; Yuristin, Devina
KOLONI Vol. 1 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i2.146

Abstract

Dyspepsia caused by bad habits such as not having breakfast, the habit of consuming food and drinks, such as eating spicy, sour, drinking coffee, and carbonated drinks. Breakfast for teenagers is very important because when they are active they need a lot of energy and calories and if they consume too often and drinks that can trigger food acids, it will cause dyspepsia. Data in Kampar Regency in 2021 the number of dyspepsia cases is 9120 cases, Bangkinang Village is 122 cases. The purpose of this study was to determine the relationship between skipping breakfast, types of food and beverages that trigger stomach acid with the incidence of dyspepsia in adolescents aged 15-19 years in Bangkinang village in 2021. This type of research is descriptive correlation with cross sectional research design. The population of this study was 488 adolescents aged 15-19 years who lived in Bangkinang Village. By displaying the sample using simple random sampling. From the Chi-Square test, it was found that there was a relationship between not having breakfast, the type of food and drink that triggers stomach acid and the incidence of dyspepsia (pv = 0.001). Research provides information from health workers to the public about the importance of the morning and the importance of choosing the types of food and drinks that are good for stomach health. Keywords: breakfast, food, drink, gastric acid trigger, dyspepsia
PENGARUH RECYCLE GAME TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK KELAS 2-3 SDN 001 DESA SALO TIMUR KECAMATAN SALO Puteri, Ade Dita; Yuristin, Devina
KOLONI Vol. 2 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i1.403

Abstract

An increase in the amount of waste without improvement and an increase in waste processing facilities and infrastructure has created complex waste problems. Education about garbage disposal should be given to everyone possible, so that children are more concerned about the environment. The purpose of this study was to determine the effect of recycle games on increasing the knowledge of children in grades 2-3 at SDN 001 Salo Timur Village, Salo District in 2022. This type of research was a quasi-experimental design experiment with pretest and posttest approaches. The research was conducted on October 4-26 2022 with 73 respondents in grades 2-3 and a sample of 15 children in grades 2-3 at SDN 001 Desa Salo Timur using random sampling technique. Data collection used questionnaires pretest, posttest and the Recycle Game application. The data analysis used was Univariate and Bivariate analysis. The results of the study were based on pretest and posttest tests of children's knowledge before being given the recycle game treatment, most of the students had bad knowledge of 10 people (66.7%) and those who had good knowledge were 5 people (33.3%), whereas after being given the same treatment 3 people (20.0%) have poor knowledge and 12 people (80.0%) have good knowledge. Keywords: game, classification, waste, knowledge, children