Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Harmonisa pada Sistem AC Microgrid Terhubung ke Grid Huda, Zulmiftah; Purwasih, Nining; Permata, Diah; Despa, Dikpride
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 15 No. 2 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v15n2.2201

Abstract

Kualitas daya telah menjadi faktor penting dalam layanan kelistrikan. Peningkatan pembangkitan tersebar atau dikenal dengan istilah distributed generation (DG), yaitu pembangkitan daya yang tersebar di seluruh sistem tenaga seperti pembangkit listrik tenaga matahari dan pembangkit listrik tenaga angin. Pada makalah ini penulis akan mengevaluasi dampak sumber energi terbarukan ini terhadap kualitas daya listrik pada skala sistem microgrid. Distorsi harmonisa yang timbul disebabkan konverter yang digunakan dalam mengkonversi Daya AC menjadi DC atau sebaliknya. Dari hasil analisis dapat dilihat harmonisa yang ditimbulkan dari konverter 12 pulsa terdapat harmonisa 11th, 13th dan 23th. Dengan menggunakan C-Type High-Pass filter, high-pass filter dan double-tuned filter. Dari hasil simulasi THD tegangan pada bus 1 adalah 17,03 persen setelah menggunakan filter harmonisa THD tegangan pada bus 1 menjadi 0,69 persen. Dari hasil simulasi THD arus pada bus 1 yaitu 7,4 persen setelah dipasang filter harmonisa menjadi 0,48 persen. Nilai THD setelah pemasangan filter 0,69 persen untuk tegangan dan dimana nilai THDv tersebut lebih baik dari sebelum pemasangan filter dan sudah memenuhi standar IEEE 519-1992 sebesar kurang dari sama dengan 5 persen.
UTILIZATION OF INFORMATION TECHNOLOGY FOR REALIZATION OF GOOD GOVERNANCE IMPLEMENTATION IN THE PILOT PROJECT AREA AT RAJABASA IN BANDAR LAMPUNG Purwiyanti, Sri; Yuniati, Yetti; Permata, Diah
Journal of Community Research and Service Vol. 1 No. 2: July 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v1i2.9339

Abstract

AbstractImplementation of good governance™s principles at Rajabasa, Bandar Lampung has not done well. It caused by the lack of communication between government (public officials) and citizens. Therefore, the purpose of this public service activity is to resolve the problem by using information technology. The activity chooses a smaller government scope, which is a neighborhood area. The activity involves two steps, which is website creation and training step. The website contains are statistic data of citizens, procedures to apply the resident documents completing with the required forms, activities announcement, interactive forum for conveying critics and suggestions between citizens and government, and promotion forum for industry players. As a result, the website successfully displays a variety of information needed by citizens, and provides a means of communication for citizens and public officials. Training step about procedure for using the website also has been done. Certainly, evaluation about the liveliness of citizens in accessing the website is still required. However, good communication, efficiency, and effectiveness can begin to form well, which leads to better implementation of good governance.Keywords: good governance, information technology, public service
PELATIHAN PROGRAM BANTU SIMULASI BIDANG ELEKTRONIKA BAGI SISWA SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG Setyawan, F.X. Arinto; Susanto, Misfa; Permata, Diah; Sitorus, Henri BH
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 1 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i1.7

Abstract

Elektronika bukanlah mata pelajaran wajib di SMA. Biasanya pengetahuan dasar di bidang elektronika ini disampaikan dalam mata pelajaran fisika. Pengetahuan mengenai elektronika sebenarnya sangat penting untuk diberikan kepada siswa karena sebagian besar peralatan saat ini menggunakan teknologi ini. Peralatan elektronik ini dipergunakan hampir disemua bidang kehidupan manusia sehingga memudahkan manusia dalam beraktivitas. Ketiadaan alat praktik yang memadai karena mahalnya harga peralatan-peralatan alat ukur elektronik seperti multimeter dan osiloskop serta biaya pembelian komponen-komponen elektronik yang sangat mudah rusak karena pemakaian merupakan alasan mengapa pengetahuan ini tidak dapat diberikan sejak dini. Pengabdian ini memberi solusi bagaimana cara mengatasi kekurangan ketiadaan alat ukur dan komponen elektronik yang dibutuhkan untuk praktik. Pengabdian ini memberikan pelatihan cara menggunakan program bantu simulasi komputer untuk memahami teori elektronika dan dapat melakukan pratik secara multimedia. Program simulasi yang diberikan adalah Proteus. Keberhasilan pelatihan diukur berdasarkan peningkatan nilai pre-test dengan post-test. Soal pre-test diberikan sebelum dilakukan pelatihan dan soal post-test diberikan setelah pelatihan. Pada pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai penggunaan program bantu simulasi bidang elektronika. Keberhasilan peningkatan pengetahuan diindikasikan dari peningkatan nilai rata-rata pre-test yang semula sebesar 2,68 menjadi 6,84 pada post-test atau terjadi peningkatan nilai sebesar 4,16. Jumlah peserta pada pengabdian ini adalah sejumlah 25 orang siswa SMA Negeri 9.
Log-Spiral Sensor Design to Detect Partial Discharge in Transformer Sinaga, Herman H; Permata, Diah; Purwasih, Nining; Akbar, M. Achirul
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 5 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v5i2.18789

Abstract

The method of detecting electromagnetic signals generated by partial discharge is a method that is currently developing to detect early damage to Transformers. This method is done by utilizing an antenna that serves as a sensor to capture electromagnetic signals. This paper discusses the design of sensors to detect partial discharge in Transformers. The designed sensor is a planar type which has dual-arms log-spiral. Customized sensor dimensions inspection windows are commonly found on power transformers, with a diameter of 15 cm. With the specified dimensions attached sensor with an impedance of 160 Ohms. Because measuring instruments generally have an impedance of 50 ohms, it takes a balun as a transition from the sensor impedance of 160 Ohms. The designed Balun is a coplanar wave guide - coplanar strip line (cpw-cps) type with 6 of number of transition.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya Menuju Swaenergi Bagi Masjid di Desa Hajimena, Lampung Selatan, Indonesia Herman Halomoan Sinaga; Ningsih Purwasih; Diah Permata
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.25760

Abstract

Masjid Siti Aisyah  di Desa Hajimena mengandalkan sepenuhnya Listrik yang disediakan oleh PLN. Listrik PLN yang tersedia sudah dapat diandalkan untuk memehuhi kebutuhan Listrik, namun masih diperlukan sumber daya lain untuk mendukung aktivitas Listrik saat suplai PLN mengalami gangguan dan jika memungkinkan mengunakan sumber daya lain untuk mensuplai listrik Masjid sehingga mewujudkan kemandirian energi melalui pemanfaatan listrik tenaga surya pada Masjid di Desa Hajimena, Lampung Selatan. Daerah ini memiliki potensi radiasi matahari tinggi, yaitu 4,5–5,2 kWh/m² per hari, sehingga sangat mendukung penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Sistem PLTS dirancang dengan kapasitas 1100 Wp menggunakan panel surya monokristalin, inverter off-grid, dan baterai penyimpanan sesuai standar nasional. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan energi, perancangan sistem, instalasi, pelatihan operasional, serta evaluasi kinerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem PLTS mampu memenuhi kebutuhan listrik masjid sampai 200 Watt sehingga menurunkan konsumsi listrik PLN. Selain itu, pelatihan yang diberikan meningkatkan literasi energi masyarakat dan kesadaran terhadap pentingnya energi bersih. Program ini diharapkan menjadi model bagi masjid swaenergi berbasis komunitas di wilayah Hajimena, Lampung dan daerah lainnya.