Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PKM CARA MUDAH MENULIS PUISI BAGI SISWA SDN 221 KECAMATAN SIBULUE KABUPATEN BONE Rukayah Rukayah; Sudarto Sudarto; Satriani Satriani; Asia M; Sitti Jauhar; Muhammad Ali
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 8: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra dalam pelaksanaan PKM ini adalah siswa kelas tinggi SDN 221Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone. Masalah yang dihadapi mitra adalah kurang mampu mengomunikasikan pikiran dan perasaan ke dalam bentuk puisi, sebagai salah satu keterampilan berbahasa secara produktif dengan bahasa yang indah padat dan sarat makna. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan pelatihan menulis puisi berbasis rangsang lagu, lingkungan, dan gambar. dalam hal: menentukan tema, memilih diksi, penggunaan rima, penggunaan gaya bahasa, dan pesan atau amanat yang akan disampaikan kepada pembaca atau pendengar. Metode yang digunakan dalam PKM adalah: Survey, informasi/ceramah, latihan, diskusi, Tanya jawab, penugasan, demonstarai. Hasil pelatihan memperlihatkan banyak perubahan dalam menulis puisi. Kemampuan yang dicapai peserta dalam menulis puisi sebesar 74.47 atau kategori baik. Kemampuan ini meliputi lima komponen yakni : (1) Kesesuaian tema dengan judul tulisan, sebesar 81.86 atau kategori sangat baik, (2) Kemampuan memilih/ menggunakan diksi dalam puisi, sebesar 70.23 atau kategori baik (3) Kemampuan penggunaan rima dalam setiap bait, sebesar 75.81 atau kategori baik (4) Kamampuan penggunaan gaya bahasa, sebesar 74.11 atau kategori baik, (5) Menitipkan amanat/pesan moral kepada pembaca, sebesar 70.34 atau kategori baik. Kesimpulan Metode Pelatihan berbasis rangsang lagu, lingkungan sekitar. dan gambar, efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi.
Tindak Tutur Asertif Penjual dan Pembeli di Pasar Sungguminasa Kabupaten Gowa Atsilah Khashibah Azul; Asia M; Nurhusna Nurhusna
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 3, No 2 (2023): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v3i2.51807

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan strategi tindak tutur asertif yang terjadi di Pasar Sunggumina Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa data lisan berupa kata atau kalimat  yang mengandung tuturan asertif bahasa Makassar dan bahasa Indonesia yang bersumber dari narasumber dari penjual dan pembeli di Pasar Sungguminasa Kabupaten Gowa yang diambil saat proses percakapan antara penjual dan pembeli pada saat interaksi jual beli berlangsung. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, teknik rekam, teknik analisis data,dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat delapan bentuk tuturan asertif pada penjual dan pembeli di Pasar Sungguminasa yaitu  menyatakan, memberitahukan, menyarankan, membanggakan, mengeluh, menuntut, melaporkan,  menunjukkan. Adapun strategi tuturan yang digunakan oleh Penjual dan Pembeli, yaitu tindak tutur langsung harfiah, tindak tutur langsung tidak harfiah, tindak tutur tidak langsung harfiah, tindak tutur tidak langsung tidak harfiah. Kata Kunci: tindak tutur, asertif, interaksi jual beli
Analisis Tingkat Bilingualisme Penutur Bahasa Makassar di Ambon Abd Rahim; Nursalam; Akhiruddin; Asia M; Suhartatik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3449

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tingkat penguasaan bilingualisme penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Sumber data penelitian ialah penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Jenis data penelitian ini adalah tuturan verbal dan teks hasil uji kompetensi penutur. Pengumpulan data yang dilakukan mencakup studi dokumentasi dan wawancara mendalam. Tahap penelitian ini ada tiga tahap yaitu, tahap (1) reduksi, (2) penyajian, dan (3) penarikan kesimpulan. Kesimpulan hasil penelitian ini ditemukan bahwa tingkat bilingualisme penutur bahasa Makassar di Ambon ialah bilingualisme koordinatif. Sebagai penutur bilingualisme koordinatif, penutur mampu menggunakan dua bahasa yang sama baiknya secara lisan maupun secara tertulis yaitu, bahasa Makassar dan bahasa melayu Ambon. Adapun faktor yang mempengaruhi penguasaan bilingualisme penutur yakni, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ialah faktor yang ada dalam diri penutur dan pengalaman pemerolehan bahasa penutur. Faktor eksternal ialah faktor lingkungan sosial, keluarga, dan penggunaan alat komunikasi handphone.
Perlawanan dan Romansa dalam Novel Maut dan Cinta Karya Mochtar Lubis: Kajian Postkolonial Asia M; Ridwan; Rahmah Indryani
Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2024): Ksatra
Publisher : LPPM STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/ksatra.v6i1.1404

Abstract

This research focuses on analyzing the novel Maut dan Cinta by Mochtar Lubis with a postcolonial approach. This research uses a qualitative description method, which is a research method that explains an event and the condition of the problems contained in the novel. This research uses data processing techniques carried out by reading and interpreting quotation data contained in the novel Maut dan Cinta using a postcolonial approach. Then the data obtained is collected and analyzed using postcolonial theory. The results of the analysis of the novel Maut dan Cinta illustrate the impact of colonialism on society, culture, and individuals as well as how the characters in the novel Maut dan Cinta react to fight colonial hegemony. Mochtar Lubis' Maut dan Cinta depicts how the struggle for independence affects the lives and relationships of the main characters. Conflict, violence, and loyalty to the ideals of nationalism become central themes.
Interprestasi Peran Perempuan dalam Novel Rara Mendut Karya Y.B Mangunwijaya: Feminisme Naomi Wolf Asia M; Ridwan Ridwan; Siti Nurjihan Indasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan interpretasi peran perempuan dalam novel yang berkaitan dengan ketidaksetaraan dan ketidakadilan antara perempuan dan Laki-laki yang memadang kekuasaan. Dengan menggunakan pendekatan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data diambil dalam Novel “Rara Mendut” karya Y.B. Mangunwijaya, data yang diperoleh diambil dari penggalan kalimat dari isi cerita. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak untuk menentukan nasib mereka, setara dengan laki-laki, dan menunjukkan bahwa sistem patriarki merugikan kedua gender. Novel ini memperjuangkan kesetaraan gender dan pentingnya pengakuan atas kekuatan serta kekuasaan perempuan serta pentingnya perempuan untuk mampu mengubah sistem patriarki yang selama ini menjadi cangkang dalam struktur sosial dan melawan tekanan-tekanan yang muncul dalam lingkungan sosial.
Pergulatan Batin dan Kebebasan dalam Puisi Tahanan Ranjang Karya Joko Pinurbo: Hermeneutika Paul Ricoeur Asia M; Ridwan Ridwan; Lulyastuti Lulyastuti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1358

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemaknaan dalam puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo yang diambil dari buku yang berjudul Selamat Menunaikan Ibadah Puisi dengan menggunakan pendekatan hermeneutika yang dicetuskan oleh Paul Ricoeur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pembahasan yang berfokus pada teks puisi dengan menggunakan teori hermeneutika sebagai alat untuk membedah makna puisi. Metode kualitatif ialah sebuah prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa deskriptif berupa kata-kata yang ditulis dari objek yang diamati. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pembacaan teks puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo secara sistematis, kemudian dilakukan klasifikasi data terhadap kata, kalimat maupun frasea yang mengandung makna-makna yang dikaji dengan menggunakan teori hermeneutik. Hasil dari penelitian ini adalah puisi menggambarkan perjuangan individu untuk melarikan dari keterbatasan, baik yang bersifat fisik maupun mental. Berdasarkan teori hermeneutika Ricoeur, puisi ini menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebebasan dan keberdiaman
Analisis Wujud Kelisanan Kapata Maluku Tengah Abd Rahim; Nursalam Nursalam; Asri Ismail; Asia M
SAWERIGADING Vol 29, No 2 (2023): Sawerigading, Edisi Desember 2023
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v29i2.978

Abstract

Kapata is an oral literature that reflects the identity of the Maluku community. Kapata, as an oral tradition product, takes the form of engaging texts. This study aims to identify the form of oral speech in Central Maluku. The data collection method identifies the kapata poems by reading and recording data according to the research focus. The data for this research are kapata poems, while the data source is a collection of kapata poems. This research phase includes the process of (1) reduction, (2) presentation, and (3) conclusion. The data analysis theory used is Walter J Ong's theory of oral analysis. The results of the study found that there were nine forms of orality in words, which included (1) additive, (2) aggregative, (3) redundant, (4) conservative, (5) close to human life, (6) agonistic, (7) empathic, (8) homeostatic, and (9) situational. AbstrakKapata merupakan sastra lisan yang menunjukkan identitas masyarakat Maluku. Kapata sebagai produk kelisanan memiliki wujud teks yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wujud kelisanan kapata Maluku Tengah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melakukan identifikasi terhadap syair-syair kapata dengan cara membaca dan mencatat data sesuai fokus penelitian. Data penelitin ini merupakan syair-syair kapata, sedangkan sumber datanya adalah buku kumpulan syair-syair kapata. Tahap penelitian ini meliputi proses (1) reduksi, (2) penyajian, dan (3) penarikan kesimpulan. Teori analisis data yang digunakan menggunakan teori analisis kelisanan Walter J Ong. Hasil penelitian ditemukan ada 9 wujud kelisanan dalam kapata yang meliputi, (1) aditif, (2) agregatif, (3) redundansi, (4) konservatif, (5) dekat dengan kehidupan manusia, (6) agonistik, (7) empatik, (8) homeostatis, dan (9) situasional.