Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Effects of Discovery Learning Assisted by WebGIS Media on Students’ Critical Thinking Skills Ages Riski Lestari; Nyokro Mukti Wijaya; Novia Fitri Istiawati; Dian Utami
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2238

Abstract

Critical thinking skills are one of the essential competencies needed by students to face the challenges of 21st-century learning, particularly in geography learning, which requires students to analyze, evaluate, and solve various geographical problems. However, the critical thinking skills of students at SMA Negeri 1 Natar are still relatively low, indicating the need for innovative learning models and media to support the learning process. This study aims to determine the influence of the Discovery Learning learning model and WebGIS media on the critical thinking ability of grade XI students of SMA Negeri 1 Natar. This study uses a quantitative approach with a 2Ă—2 factorial quasi experimental design. The research sample consisted of 141 students who were divided into four treatment classes. The instrument used was a multiple-choice test to measure students' critical thinking skills. Data were analyzed using Two-Way ANOVA. The results showed that the Discovery Learning learning model had a significant effect on critical thinking skills with a significance value of 0.000 (<0.05). WebGIS media also had a significant effect with a significance value of 0.000 (<0.05). However, there was no interaction between the learning model and the learning media, with a significance value of 0.706 (>0.05). The R Square value of 0.323 indicates that the learning model and media together contribute 32.3% to students' critical thinking skills. Thus, Discovery Learning and WebGIS are separately effective in improving students' critical thinking skills in geography learning.
Pelatihan Penyusunan Modul Pembelajaran Berbasis Liveworksheets Bagi Guru Sma/ Smk/ Sederajat Kabupaten Lampung Selatan Risma Margaretha Sinaga; Novia Fitri Istiawati; Pujiati Pujiati
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.939

Abstract

: Tuntutan pendidikan abad ke-21 menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital oleh guru dalam merancang pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Kurikulum Merdeka memperkuat urgensi tersebut dengan menekankan pembelajaran berdiferensiasi dan fleksibel. Namun, hasil analisis situasi di sekolah mitra menunjukkan bahwa banyak guru masih mengalami kendala dalam menyusun modul ajar digital yang menarik dan interaktif. Sebagian besar masih menggunakan format konvensional yang kurang mendukung partisipasi aktif siswa. Salah satu solusi potensial adalah pemanfaatan Liveworksheets, sebuah platform yang memungkinkan penyusunan lembar kerja digital interaktif. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun modul ajar berbasis Liveworksheets yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan berbasis praktik langsung, pendampingan teknis, diskusi evaluatif, serta penyusunan dan presentasi produk akhir oleh peserta. Kegiatan dilaksanakan bersama guru-guru di [nama sekolah mitra], dengan fokus pada pengembangan keterampilan praktis dan peningkatan literasi teknologi pembelajaran. Hasil kegiatan diharapkan para guru mampu memahami fitur-fitur utama Liveworksheets dan berhasil menghasilkan modul ajar interaktif yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di kelas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi terhadap keterbatasan media ajar, tetapi juga membangun semangat inovasi di kalangan guru. Harapannya, pelatihan ini dapat menjadi alternatif media bagi profesional guru serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik.