Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN FASILITAS DESA WISATA KEPUHSARI DI WONOGIRI BERPENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Pamungkas, Dwi Yoga Awang; Prabowo, Wahyu
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 2 No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v2i2.4059

Abstract

Pembangunan fasilitas Desa Wisata Kepuhsari adalah upaya Kabupaten Wonogiri untuk memaksimalkan potensi pariwisata desa. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Wonogiri, Haryanto, menyatakan bahwa pariwisata harus mencakup tidak hanya keindahan alam dan olahraga petualangan, tetapi juga budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif. Desa Wisata Paranggupito, misalnya, sukses dengan tawaran wisata seni budaya, pantai, dan edukasi pelestarian alam, meraih penghargaan sebagai Desa Wisata Terbaik Kedua di Jawa Tengah pada 2023. Desa Wisata Sendang dikenal dengan Waduk Gajah Mungkur, paralayang, dan Bukit Gantole, sementara Desa Wisata Conto terkenal dengan perkebunan dan kopi. Pembangunan Desa Wisata Kepuhsari mendukung tujuan Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian RI, yakni meningkatkan ekonomi, kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, mengatasi pengangguran, melestarikan lingkungan, dan memajukan budaya. Penelitian ini menerapkan pendekatan Neo-Vernakular dalam perancangan fasilitas desa wisata, menggunakan metode kualitatif seperti observasi, wawancara dengan pemangku kepentingan lokal, dan analisis dokumen. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu merancang fasilitas yang memenuhi kebutuhan wisatawan serta mendukung pelestarian budaya dan lingkungan lokal.
Strategi Dakwah Jamaah Kopdariyah dalam Merawat Kebhinekaan Mazid, Sukron; Prabowo, Wahyu
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 4 No. 1 (2020): February
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v4i1.179

Abstract

ABSTRACT Kopdariyah Congregation is a cross-generation community that gives color in preaching to create a love of religion, arts and culture so that it is able to care for diversity that is in Magelang raya. The prosecutor must understand the place, culture, habits and language of his object because it determines the success of the Da'wah he did. The research method uses a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and documentation. Validity of data via trianggulation (source and method). Data analysis using the Miles and Huberman models are data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. The results of the first research, Model Da'wah Congregation Kopdariyah, (a) discussion party, to give insight and understanding together. (b) Cultural arts, aims to facilitate how to preach giving Syiar. Second, the stage of the preaching of the Kopdariyah Congregation (a) invites, identified the Syiar to be good in life. (b) Embrace, various groups of various cross-denominations, generations and cultures and religions. Keywords: da'wah strategy, diversity